Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Menginjak usia dewasa di umur 19 tahun seharusnya menjadi momen bahagia bagi Chika. Namun, catatan hidupnya berubah drastis akibat tindakan tak terduga dari ayah tirinya. Alih-alih perayaan biasa, Chika justru dihadapkan pada situasi traumatis saat sang ayah tiri merobek gaunnya secara kasar dengan dalih memberikan sebuah kejutan ulang tahun yang intim. Kejadian kelam ini menjadi titik balik mengerikan dalam hidupnya, memaksa Chika menghadapi kenyataan pahit di balik kedok kebaikan keluarga tirinya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 1

Catatan gadis 19 tahun, hadiah terindah di ulang tahun menginjak usia dewasa dari ayah tiriku adalah bagian bawahnya yang besar.

"Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu," ucap ayah tiriku sambil merobek gaunku dengan kasar.

Namaku Chika Andita, seorang mahasiswi baru. Aku memiliki paras yang polos dan cantik, ditambah dengan ukuran dada 36E yang menonjol. Sejak awal, penampilanku sudah menarik perhatian Herry.

Herry Liman adalah pacarku. Dia selalu ingin berhubungan intim denganku, tetapi aku mematuhi peringatan ayah tiriku, Riko, bahwa aku harus menunggu sampai usia 19 tahun untuk benar-benar menjadi dewasa.

"Dua hari lagi ulang tahunku yang ke-19. Pas hari itu, aku bakal turuti kemauan kamu."

Di hutan kecil area kampus, aku bersandar di pelukan Herry dan berbisik dengan nada lembut.

Telapak tangannya terus menjelajahi pahaku, membuatku tak kuasa untuk tidak merenggangkan kedua kakiku.

"Oke, pas malam Natal nanti, aku bakal puasin kamu di sini."

Dia pun meninggalkan jejak kecupan satu demi satu di leherku, menandai kulitku seolah menjadi wilayah kekuasaannya.

Meski Herry tampak sangat haus dan tidak sabar, dia tetap menghargai keinginanku.

Aku pulang ke rumah sambil menahan gejolak dalam batin. Sejak masuk kuliah, hasrat dalam tubuhku rasanya menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Setiap kali bermesraan dengan Herry, tubuhku rasanya tidak pernah puas kalau tidak sampai klimaks. Terkadang terbersit keinginan untuk mencari siapa saja demi melampiaskan hasrat ini.

Beruntung, peringatan ayah tiriku selalu terngiang dan menjagaku agar tetap sadar. Tapi, setidaknya dalam beberapa hari lagi, aku bisa membiarkan Herry memanjakanku sepuasnya.

Aku berbaring di atas ranjang, membayangkan kembali interaksi intimku dengan Herry hingga rasa haus itu kembali bergejolak di dalam dada.

Perlahan kulepaskan pakaianku, meraba setiap jengkal kulit hingga seluruh tubuhku yang polos terpapar udara kamar.

Aku menggigit bibir bawah sambil merenggangkan kedua kaki, membiarkan insting liar mulai mengambil alih kendali tubuhku.

Tepat pada saat itu, pintu kamar mendadak terbuka.

"Chika, lihat nih Ayah bawakan apa buat kamu!"

Suara ayah tiriku terdengar dari arah pintu. Dia berdiri di sana memegang sebuah kantong kertas dengan senyum puas yang menghiasi wajahnya.

Aku mendongak dengan panik dan mendapati ayah tiriku sedang menatap lurus ke arah tubuh telanjangku tanpa berkedip. Matanya memancarkan keterkejutan sekaligus gairah yang meluap.

"Om Riko ... Om ...."

Aku bangun dengan gerakan kalut dan segera duduk bersimpuh. Aku pun mencoba menutupi tubuh menggunakan sprei sementara rona merah malu mulai menjalar di pipiku.

"Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu."

Ayah tiriku terkekeh pelan. Dia tidak memedulikan kecanggunganku dan melangkah masuk begitu saja ke dalam kamar.

"Tapi ... aku ... aku 'kan nggak pakai baju," sahutku pelan dengan jantung yang berdegup kencang karena gelisah.

"Nggak apa-apa, pas banget malah. Kamu bisa langsung coba gaun Natal yang Ayah belikan!"

Dia mengeluarkan sebuah gaun Natal mini berwarna merah menyala dari kantong kertas itu. Potongannya begitu pendek, sangat menggemaskan sekaligus menggoda siapa pun yang melihatnya.

"Cepat, jangan malu-malu."

Tatapannya penuh harap. Dengan bibir yang digigit karena malu, aku menurunkan bantal yang menutupi dadaku, membiarkan sepasang payudaraku yang sintal terekspos.

Sorot matanya seketika berubah panas, bahkan urat-urat merah mulai tampak memenuhi matanya.

"Chika, kamu benar-benar sudah dewasa. Sepertinya gaun ini bakal kekecilan buat kamu."

Tangan ayah tiriku bergerak memberi isyarat di depanku sementara wajahnya perlahan mendekat. Embusan napasnya yang berat dan memburu mendadak mengubah rasa tegangku menjadi sebuah sensasi rangsangan yang aneh.

"A ... aku ... nanti saja cobanya ...."

Aku menyahut terbata-bata sambil berusaha memiringkan tubuh untuk menghindar. Namun, tubuhku terasa lemas tak bertenaga hingga aku hampir merosot dari tempat tidur, untungnya ayah tiriku dengan sigap menangkap dan memelukku.

Dadanya menempel rapat di tubuhku dan lengannya melingkar kuat di pinggangku. Tangan kirinya seolah tidak sengaja menangkup payudaraku, meremasnya pelan sebanyak dua kali hingga membuatku refleks gemetar.

"Biar Ayah bantu pakaikan ya."

Suara ayah tiriku terdengar agak menahan diri, lalu dia langsung menyarungkan gaun itu ke tubuhku.

Lekuk dada dan bokongku yang sintal langsung terbalut ketat oleh gaun itu, tampak begitu penuh seolah akan meledak dari balik kain yang sesak.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFFAIR
9.5
Mauren yang masih 19 tahun terpaksa menikahi Aron, duda kaya berusia 45 tahun, setelah dijual oleh ayahnya. Di sisi lain, putra Aron yang berumur 23 tahun, Liam, terjebak dalam pernikahan hambar bersama Bella karena ketidakpuasan ranjang. Sementara Liam merasa frustrasi dengan istrinya, Mauren harus menderita melayani nafsu pria tua tanpa pernah merasakan kepuasan. Takdir pahit ini menjerat mereka dalam kemelut rumah tangga yang penuh penderitaan batin.
Sampul Novel Balas Dendam Sang Komposer Hebat
8.2
Lima tahun pernikahan semu hancur saat aku menyadari Sagara hanya memanfaatkanku demi melindungi Fiona. Adik tirinya itu mencuri laguku, bahkan memfitnahku saat ia berpura-pura hamil. Sagara lebih memilih memaki dan meninggalkanku di bukit demi inisial cinta mereka. Kini, duniaku runtuh namun dendam membara. Aku menjadwalkan video pembongkar aib, membuang ponsel, dan memalsukan kematian. Saatnya aku bangkit untuk menghancurkan hidup mereka tanpa sisa.
Sampul Novel Bukan Cuma Rommate
8.4
Gyda adalah gadis pesta ekstrovert yang sangat menjaga penampilan, sementara Delmar merupakan pria introvert pemalas yang tidak peduli pada sekitar. Meski Gyda memiliki standar tinggi dalam memilih pria tampan, ia harus berbagi ruang sebagai teman sekamar dengan Delmar yang sangat tidak masuk kriterianya. Gyda yakin tidak akan pernah jatuh hati, namun takdir justru memutarbalikkan ucapannya saat benih cinta mulai muncul di antara perbedaan mereka.
Sampul Novel DIBUANG SUAMI DISAYANG AYAH MERTUA
8.4
Elsa, gadis desa lugu, terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan pewaris Group Parker, Landon. Demi wasiat kakek, Landon justru memperlakukan Elsa dengan kejam hingga ia hancur. Di titik terendah, Alex Parker selaku ayah mertua hadir melindungi Elsa karena rasa tanggung jawab. Namun, kedekatan mereka memicu gairah terlarang yang sulit dibendung oleh sang miliarder dingin. Akankah Alex sanggup menahan godaan Elsa atau justru menyerah pada hasratnya?
Sampul Novel Ditinggalkan Karena Burik
9.6
Andra tega menceraikan Aisyah hanya karena penampilan fisiknya yang dianggap tidak menarik. Namun, roda kehidupan berputar cepat saat Aisyah bertransformasi menjadi sosok yang mempesona hingga membuat sang mantan suami didera penyesalan mendalam. Di tengah situasi tersebut, keduanya justru terjebak dalam sandiwara rumit. Mereka terpaksa berpura-pura tetap harmonis demi menjaga perasaan orang tua, meski luka lama dan kenyataan pahit menghantui hubungan mereka.
Sampul Novel My Professor Is My Husband!
9.6
Kehidupan Eva berubah drastis saat ia terpaksa menikah dengan Zaidan, dosen pembimbing baru di kampusnya yang dikenal sangat pemaksa. Meski Zaidan bertekad membuat istrinya jatuh cinta, Eva bersumpah tidak akan pernah membuka hati untuk pria itu. Di tengah konflik batin dan sifat Zaidan yang sulit ditebak, mampukah perhatian sang dosen meluluhkan dinding pertahanan Eva? Ikuti perjuangan cinta yang penuh ketegangan dalam rumah tangga rahasia mereka.