
Guru Tampan Seorang Yakuza
Bab 2
Sorak kerumunan pria berada di bawah lantai dansa yang penuh dengan lautan manusia, mereka menyoraki dua orang perempuan penari telanjang.
Suara musik disko membahana di ruangan tersebut, lampu kelap-kelip disko menyoroti perempuan penari striptis.
Di lantai atas gedung club'tersebut seorang pria berdiri di depan kaca balkon memandangi jalanan kota Tokyo yang terlihat ramai,lampu jalanan ibu kota berkedip-kedip seperti bintang di atas langit.
Pria bermata sipit dan setajam elang, dengan rahang yang tegas mempunyai ketampanan bak dewa Yunani,di tangannya mengapit sebatang rokok,dia hisap kemudian dia kepulkan di udara.
Derap langkah sepatu terdengar berjalan ke arahnya.
" Master!
Ada berita buruk yang ingin aku sampaikan!" Ucap pria berbadan besar yang mempunyai ketampanan tak kalah darinya.
" Katakan!" Seru akeno.
Anak buah klan Howaitotaiga sudah mencuri barang kokain kita yang akan kita kirim ke perbatasan Osaka!
" Bangsat!" Umpat nya dengan tangannya yang mengepal kuat sehingga buku-buku jari nya tercetak, menatap nyalang ke arah jendela,lalu kemudian dia membalikkan badannya.
" Sudah terlalu lama kubiarkan tua Bangka itu!" Ucap akeno dengan rahang nya yang mengeras.
" Kita harus membalas perbuatan mereka dengan kerugian yang lebih besar daripada kita!" Ucapnya lagi.
" Siapkan anak buah kita untuk masuk ke dalam anggota mereka, sebagai mata-mata kita!" Perintah Akeno.
" Baik master!
" Tetapi aku mempunyai satu anak buah yang bisa kita andalkan,master!" Ucap saran ajuhsi orang kepercayaan akeno sekaligus sahabat kecilnya.
" Siapa dia?
" Batista!" Ucap ajuhsi.
Lalu akeno pun menganggukkan kepalanya, mengetahui sepak terjang anak buahnya itu.
Pria berkebangsaan Bulgaria campuran jepang memang tak di ragukan lagi,dia tangkas,gesit dan juga mempunyai kepintaran otak di atas rata-rata.
Batista pernah membobol sistem keamanan bank Swiss,bank skala dunia yang mempunyai keamanan sistem dengan teknologi yang canggih, dengan mudahnya Batista membobol salah satu akun nasabah milik musuh akeno dan memindahkan uangnya yang berjumlah ratusan milyar kedalam akun akeno tanpa mengetahui identitas akeno.
" Baiklah, tugaskan dia!" Perintah akeno.
" Siap master!
Jawab ajuhsi menunduk hormat sebentar,lalu kemudian membalikkan badannya hendak melangkahkan kakinya tetapi terhenti ketika akeno memanggil kembali.
" Ajuhsi!
" Ya master!
" Carikan aku wanita malam dan bawa ke kamarku!" Perintahnya kepada ajuhsi.
" Shit!
" Di kepalamu tak habis-habisnya soal selangkangan!" Gerutu ajuhsi sambil membalikkan badannya dan kembali melangkahkan kakinya.
" Sialan!
" Aku ini bos mu!" Umpat akeno dengan melemparkan kuntum rokok nya.
" Ya..ya..ya!"
Jawab ajuhsi sambil berlalu begitu saja, keluar dari ruangan akeno untuk mengerjakan perintah dari akeno sekaligus sahabat nya yang menyebalkan itu.
" Teriring!
" Teriring!
Suara dering telepon membuyarkan lamunannya,akeno berjalan menghampiri meja kerjanya dan mengangkat gagang telepon yang berada di atas mejanya.
" Hallo!
Terlihat mimik wajah akeno berubah semakin dingin dengan matanya yang menyipit,detik kemudian terlihat seringaian tajam tercetak di sudut bibirnya.
" Kerja bagus!
" Senin depan aku akan memulai penyamaran ku!" Jawab nya.
Lalu kemudian panggilan pun di tutup nya.
" Saatnya telah tiba,aku akan membalaskan kematian orangtuaku tua bangka!" Gumam akeno dengan rahangnya yang mengeras dan sorot matanya yang menyimpan api dendam.
Akeno Taoka adalah anak dari kazao Taoka seorang Yakuza yang terkenal di Jepang dan dihormati serta di segani oleh kalangan yang berada di dunia hitam.
Ayahnya di bunuh oleh tuan Kudesai secara licik oleh orang kepercayaan kazao taoka,dan orang tersebut sudah mati di tangan akeno.
Kazao adalah pemimpin dari klan yakuza dan sekarang menjadi klan milik akeno yang bernama klan barakujaga.
Akeno melanjutkan bisnis dunia hitam ayahnya dan menjadi pemimpin dari klan barakujaga, tetapi di samping itu juga akeno seorang pengusaha,dia mempunyai beberapa club dan diskotik di seluruh Jepang.
********
Pada malam hari di Mension nya akeno sedang menikmati segelas wiski di tangan nya dan satu tangannya lagi mengapit sebatang rokok,dia hisap kemudian dia kepulkan ke udara dengan membuat bulatan asap di udara.
Suara ketokan pintu dari luar menganggu kesenangannya,akeno menggeram,lalu meletakkan gelasnya di meja, melangkahkan kakinya lalu membuka pintu kamarnya.
" Ceklek!
Akeno mengerutkan dahinya ketika melihat wajah ajuhsi yang masam!
" Ini pesanan mu!" Sungut ajuhsi lalu berlalu pergi meninggalkan seorang perempuan malam berpakaian seksi.
" Masuk!" Perintah akeno datar dan dingin.
Perempuan seksi itu pun mengikuti akeno berjalan di belakangnya dengan langkahnya yang melenggak-lenggok memakai sepatu high heels.
Wanita itu memakai dres merah yang sangat ketat, panjang dress tersebut hanya sampai di atas bokong nya dan jika dia menungging itu akan memperlihatkan celana dalam nya.
Dengan bagian dadanya yang terbuka sehingga memperlihatkan buah dadanya yang menyembul,besar dan terlihat sudah kendor.
Akeno terlihat biasa saja dengan wajahnya yang datar juga dingin,dia kembali duduk di sofa dengan hanya memakai kimono.
Mengambil gelas berisikan wiski lalu meneguknya.
" Kemarilah!" Perintahnya.
Lalu perempuan itu pun berjalan mendekati akeno dan berdiri di hadapannya!
" Berlututlah,dan puaskan dia!" Titah akeno dengan menunjuk ke arah batang rudalnya.
Akeno melebarkan kakinya dengan kedua tangannya bersandar di bahu sofa.
Perempuan seksi itu duduk berlutut di hadapan pusat kemaluan akeno.
Tangan lentik itu menyingkap kimono akeno dan detik kemudian, matanya terbelalak ketika melihat benda panjang berurat berdiri tegak dan perkasa.
Perempuan itu menelan Saliva nya dengan kasar dan membayangkan benda itu menghujam di lubang nya, terlihat perempuan itu meringis bergidik, merinding dengan batang jumbo dan perkasa milik akeno.
Tetapi mata perempuan itu terpana dengan tubuh kekar akeno, dadanya yang berotot juga lengannya yang kekar membuat nya tak berkedip,belum lagi potongan roti sobek yang berada di perut nya semakin membuat nya menelan ludah.
Mata perempuan itu kembali terpana ketika melihat tato kelabang hitam memenuhi seluruh tubuh bagian depan, hingga ekor kelabang tersebut memanjang memenuhi bagian tubuh belakang akeno.
" Sudah puas kau menikmati tubuhku?!" Sarkas akeno menatap tajam perempuan itu sehingga membuatnya ketakutan.
" Ma…maafkan saya tuan!" Ucap nya gelagapan.
" Lakukanlah!" Perintah akeno dingin dan sudah tidak sabar.
Seketika tangan perempuan tersebut terulur dan memegang batang rudal akeno, memijit nya lalu kemudian mengocoknya,akeno menggeram tangannya terangkat dan detik kemudian!
" Heuk!
Tangan akeno dengan kasar mendorong kuat kepala perempuan itu dan menenggelamkan mulut nya di batang perkasanya dengan sekali hentakan.
" Gunakan mulut mu sialan!" Umpat nya.
Tangan akeno menjambak kuat rambut perempuan itu sehingga perempuan itu terlihat meringis merasakan sakit di kulit kepalanya.
Akeno menggulung rambut perempuan itu kemudian menjambak nya kuat, membuat gerakan naik turun dengan bokongnya yang ikut bergerak.
" Klek..klek..klek!
Suara kocokan batang kejantanan akeno yang berada di dalam mulut perempuan itu.
"Ough,facvk!" Erang akeno menikmati blow job dari mulut perempuan seksi itu.
" Yes Bitch!
" Seperti itu!" Racauan akeno.
" Oh yes!
" Faster bitch!"
Umpat akeno yang terlihat geram,dia kembali menjambak kuat rambut perempuan itu sehingga terdengar rintihan kesakitan dari mulut perempuan tersebut dengan suaranya yang tidak jelas karena sedang mengocok batang kejantanan akeno.
Akeno semakin kuat menarik rambut perempuan itu menggerakkan bokong nya dengan gerakan naik turun seirama hentakan bokong nya dari bawah.
Perempuan itu terlihat kesakitan dengan rahangnya yang terasa pegal mengulum batang rudal akeno, bahkan perempuan tersebut mengeluarkan airmata nya dengan wajah yang sudah pucat pasi.
Akeno semakin brutal menggerakkan bokong nya dari bawah dengan tarikan kuat di rambut perempuan tersebut, sehingga tak lama kemudian perempuan itu merasakan batang rudal akeno semakin membesar dan menggembung di mulut nya sampai menusuk ke rongga tenggorokan nya.
" Klek..klek..klek!"
Suara kocokan mulut terdengar semakin kuat dengan gerakan hentakan akeno yang semakin brutal!
" Tsuita yo ( aku hampir sampai!" Eluh nya.
" A nante oishi ( ah,enak sekali)
" Agh,fack bitch!"racauan akeno.
Dia semakin brutal dan cepat menarik rambut perempuan itu,naik turun seirama hentakan bokongnya yang brutal, sehingga detik kemudian terdengar lolongan kenikmatan keluar dari mulut akeno.
" Aargh!
" Aaghh!
Erangan akeno dengan menekan kuat kepala perempuan itu di batang perkasa nya sehingga perempuan itu kesulitan bernafas, tangannya menepuk-nepuk sofa meminta untuk di lepaskan.
Sehingga tak lama kemudian,akeno menghampas kasar tubuh perempuan itu sehingga tersungkur ke lantai.
" Hooeek!"
Perempuan itu memuntahkan semua cairan kental milik akeno yang memenuhi rongga mulut nya, dengan air mata yang membasahi pelupuk matanya.
" Hah..hah..hah!
Perempuan itu meraup oksigen sebanyak-banyaknya sehingga tubuhnya terlihat lemah dengan wajahnya yang membias.
" Srekt!
Akeno mencengkram kuat rahang perempuan itu dengan matanya yang menyalang!
" Lain kali aku ingin menelannya!" Ancam akeno.
Sehingga perempuan itu dengan cepat menganggukkan kepalanya dengan tubuhnya yang gemetaran.
Akeno bangkit, berjalan membuka laci meja kerjanya dan mengambil segepok uang lalu melemparkannya ke wajah perempuan tersebut yang terlihat ketakutan.
" Pergilah,kau tidak bisa memuaskan ku!" Sarkas akeno dengan wajahnya yang dingin serta mata sipitnya yang tajam.
" Ma…maafkan saya tuan!"
Jawab perempuan itu terbata-bata, bangkit dari lantai kemudian bergegas pergi ke luar dengan langkah terbirit-birit.
Akeno duduk di kursi kebesarannya, mengambil rokok yang ada di atas meja, menyalakan nya dengan pemantik, kemudian menghisapnya.
" Aku sudah tidak sabar, mencicipi rasa dari putrimu tuan kedesai!" Gumam akeno mengepulkan asap ke udara dengan seringaian tajam terlihat di bibirnya.
Anda Mungkin Juga Suka





