Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Godaan Mantan Istri

Godaan Mantan Istri

Anne terikat kontrak untuk menikahi Kevin dan memberikan ahli waris dalam setahun demi melindungi miliknya. Namun, penghinaan Kevin membuatnya lelah bertahan. Saat kecelakaan tragis menimpa Kevin, Anne berkorban demi menyelamatkannya lalu menghilang dari dunia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat anak mereka telah tumbuh besar. Kini Anne kembali bukan untuk mengejar cinta Kevin lagi, melainkan demi memperjuangkan hak dan masa depan putra tercintanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tidak pernah sekali pun Kevin membagikan apapun tentang Anne di WhatsApp story miliknya. Satu-satunya orang yang pernah dia pamerkan adalah Cherry.

Semua orang berpikir pria itu sedang jatuh cinta. Tidak ada yang berani mengatakan bahwa Kevin tidak berperasaan atau bahkan menuduhnya memamerkan wanita lain saat dia masih memiliki seorang istri. Bagaimanapun, Kevin adalah orang yang paling berpengaruh di sekitar kota. Tidak ada yang berani mempertanyakan sikapnya.

Anne mengenakan gaun pendek berwarna merah. Rambutnya yang agak panjang tersisir rapi ke belakang telinganya. Meskipun wajahnya tidak memakai riasan apapun, tetapi Anne masih terlihat jauh lebih cantik dibanding mereka yang memakai riasan wajah.

Postur badannya terlihat sangat proposional. Sementara Cherry terlihat seperti seorang dewi, Anne terlihat seperti seorang ratu dengan pakaian yang dikenakannya.

Sosok agungnya terpancarkan dari warna gaun yang dia kenakan.

Anne turun dari mobil setelah sang supir membukakan pintu penumpang untuknya, lalu Anne berjalan ke Hotel Awan dan Surga.

Hotel tersebut merupakan salah satu hotel termewah di Kota Andara. Orang-orang perlu melakukan reservasi terlebih dahulu sebelum datang ke sana. Jika tidak melakukan reservasi terlebih dahulu, maka tidak diperbolehkan masuk. Hanya anggota emas dengan biaya tahunan lebih dari 2 Miliar rupiah yang boleh mereservasi kamar di sana. Berkata bahwa hotel itu mewah benar-benar pernyataan yang terlalu meremehkan.

Anne memesan kamar pribadi yang berada di lantai tiga. Di sanalah Anne akan mengadaan jamuan makan malam bersama orang-orang dari Grup KIA.

"Sekretaris Wendy baru saja menelepon. Dia berkata bahwa CEO Grup KIA baru saja kembali dari luar negeri. Dia juga akan menghadiri makan malam hari ini," Asisten Anne berbisik di telinganya.

Mata Anne berkedut. Grup KIA adalah perusahaan terbesar di Kota Castora, bahkan grup itu berada di posisi teratas di daftar Forbes.

Grup AN telah beberapa kali mengundang mereka untuk berkolaborasi, tetapi mereka selalu mempertimbangan ajakan tersebut.

Sekarang, CEO dari Grup KIA akan menghadiri jamuan makan malam. Apa itu berarti peluangnya untuk mendapatkan kesepakatan kerja sama akan lebih besar? Atau malah sebaliknya? Menjadi lebih kecil?

Meskipun Anne merasa khawatir, tetapi ekspresinya terlihat tenang. "Apa kamu sudah mengkonfirmasi semua hidangan dan wine yang akan disajikan malam ini?" Anne bertanya kepada asistennya dengan sopan.

"Sudah." Sang asisten menjawab dengan sigap.

Para tamu yang diundang adalah anggota senior dari Grup KIA. Sekarang, CEO-nya juga datang kemari, Anne tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apa pun.

Setelah masuk ke ruangan privat, Anne dan asistennya memeriksa semua perabotan di sekitar ruangan, mencoba memeriksa apa semuanya sudah pada tempatnya. Tepat ketika Anne hendak duduk untuk beristirahat, ada sebuah telepon yang masuk. Sang asisten kemudian mengangkat telepon tersebut.

Sang asisten dengan cepat menoleh ke arah Anne, "Bu Anne, Michelle berkata bahwa orang-orang dari Grup KIA telah tiba."

"Minta Michelle untuk mengantarkan mereka ke sini." Anne berkata dengan tenang sambil menegakkan punggungnya.

"Baik, Bu Anne." Sang asisten mengucapkan beberapa patah kata kepada orang di ujung telepon sebelum menutup telepon.

Anne masih bisa merasakan rasa pegal di sekitar kakinya. Pinggulnya pun masih terasa tidak nyaman, membuatnya susah untuk bergerak. Meskipun merasa lelah, tetapi Anne tahu jika dia tidak bisa hanya duduk dan bersantai. Para tamunya dari Grup KIA akan tiba dalam waktu dekat. Anne menatap pintu sambil mengipasi wajahnya dengan lembut.

Ini bukanlah kali pertamanya menjamu klien besar, tapi kenapa dia merasa begitu panas di sini? Apa itu karena AC-nya?

"Periksa suhu ruangan," perintah Anne pada sang asisten.

"Suhunya 24 derajat," jawab sang Asisten.

Hotel Awan dan Surga memiliki sistem pendingin udara yang sangat baik. Suhu di hotel itu bahkan beberapa derajat lebih rendah daripada hotel lain, tetapi Anne masih merasa kepanasan.

Mungkin itu hanya beberapa alasan psikologis yang Anne rasakan saja.

Tak lama kemudian, pintu di depannya didorong terbuka. Seseorang dengan perawakan yang tinggi muncul di hadapannya.

Ada sesuatu tentang pria itu yang membuat Anne merasa tertarik. Matanya terlihat indah dan tenang bagaikan laut dengan deburan ombak yang menerpa bibir pantai. Pria itu mengenakan setelan abu-abu perak, seulas senyuman terlukis dengan indah di wajahnya.

Di antara tujuh orang di depannya, pria itulah yang paling menarik perhatian. Dia terlihat sangat menonjol di tengah kerumunan.

Ketika tatapannya tertuju pada Anne, senyum di bibirnya melebar.

Senyumannya begitu mempesona, membuat Anne tidak bisa memalingkan wajahnya.

"Kami bertemu Kevin dalam perjalanan ke sini, jadi kami sedikit terlambat. Aku tidak menyangka Kevin akan memesan kamari privat di lantai empat untuk merayakan ulang tahun Cherry," ucap seseorang yang berdiri di sebelah pria berjas abu-abu itu sambil tersenyum. Orang itu tidak lain adalah Pak Rahadi, direktur dari Grup KIA. Pernyataan yang dia lontarkan cukup membuat hati Anne terasa sakit.

Mata Anne seketika berubah menjadi gelap. 'Jadi Kevin merayakan ulang tahun Cherry?' batinnya. Anne menggelengkan kepalanya untuk membuang semua pikiran di kepalanya jauh-jauh. Ini bukan saatnya untuk memikirkan hal itu.

"Apa ini adalah CEO baru grup KIA?" Anne bertanya kepada Pak Rahadi sambil menyunggingkan senyuman yang sopan.

Pak Rahadi

membusungkan dadanya dan berkata dengan bangga, "Anda sangat jeli, Bu Anne. Ini Ryan Yudhistira, CEO baru kami," ucap Pak Rahadi.

"Saya telah mendengar banyak tentang Anda, Bu Anne." Ryan melangkah maju, kemudian mengulurkan tangannya dengan sopan layaknya pria sejati.

Anne merasa terpesona hanya dengan menatap wajah pria di depannya itu. Melihat Anne yang terdiam ketika Ryan mengulurkan tangan kepadanya, sang asisten yang berada di sampingnya kemudian menyenggolnya.

Anne akhirnya tersadar dan mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Ryan.

Namun, tiba-tiba Ryan malah menarik Anne lebih dekat ke dadanya. Kemudian, dia mencondongkan tubuhnya ke depan dan berbisik, "Selamat ulang tahun."

Anne membeku mendengar ucapannya. Wajahnya berubah menjadi pucat.

Hari ulang tahunnya... Seseorang ternyata benar-benar mengingat hari ulang tahunnya. Mata Anne terasa sedikit perih, namun dengan cepat dia mengerjapkannya matanya beberapa kali untuk menghentikan air mata keluar dari matanya. Sementara suaminya merayakan ulang tahun wanita lain, Anne malah menghabiskan ulang tahunnya bersama klien.

Suaminya bahkan tidak ingat akan ulang tahunnya, atau mungkin Kevin bahkan tidak peduli sama sekali.

Pak Rahadi tertawa, "Ryan baru saja kembali dari Prancis, jadi dia menyapa semua orang seperti itu."

Emosi yang bergejolak di matanya kini sedikit mereda, kemudian Anne menegakkan badannya, "Suatu kehormatan bagi saya untuk bisa bertemu dengan Pak Yudhistira hari ini. Semuanya, silakan duduk."

Anne membawa Ryan ke tempat duduknya yang berada tepat di sampingnya. Kemudian, dia berbalik untuk kembali menyapa pada anggota senior Grup KIA lainnya.

Hari ini, sepertinya Pak Rahadi berusaha untuk mendapatkan perhatian dari Anne. Dia berjalan menuju kursinya dan bertanya sambil tersenyum, "Jadi, kenapa Kevin tidak datang hari ini? Apa dia..."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Takdir dan Cinta
9.3
Daren memaksa Azra Guzel Nawala untuk menikahinya tanpa memberi ruang untuk menolak. Bagi Azra, pria egois itu tidak memahami cinta suci dan hanya memberikan perintah mutlak. Meski Azra sangat mencintai Bima, sosok yang terasa mustahil ia gapai, takdir justru menyeretnya ke pelukan orang asing yang terobsesi memilikinya. Kini, Azra terjebak dalam dilema antara perasaan tulusnya pada Bima dan pernikahan paksa yang menghancurkan harapannya akan kebahagiaan sejati.
Sampul Novel Hidden Baby Girl
9.1
Laras memutuskan pergi menjauh saat David menyuruhnya melenyapkan janin di rahimnya. Namun, pelarian itu tak lantas membawa ketenangan karena bayangan masa lalu terus mengejarnya. Bertahun-tahun berlalu, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang telah berubah total. Akankah mereka memilih bersatu demi sang buah hati, atau justru tetap pada jalan masing-masing meski benih cinta sebenarnya masih tersimpan rapat di dalam lubuk hati mereka?
Sampul Novel Istri Kedua Ustadz
8.2
Dina, perempuan sederhana yang penuh kasih, menghadapi babak baru dalam hidupnya setelah dipersunting oleh Ustadz Ahmad. Sebagai ulama yang sangat disegani, Ahmad telah memiliki istri bernama Siti. Namun, karena kondisi Siti yang tidak mampu memberikan keturunan, ia dengan tulus meminta suaminya untuk menikah lagi. Keputusan besar ini diambil Siti demi mewujudkan impian mereka memiliki anak, yang akhirnya membawa Dina masuk ke dalam rumah tangga mereka.
Sampul Novel Jerat Pesona Ayah Anakku
8.9
Kehidupan Kara hancur setelah kehilangan kesuciannya dalam semalam. Terasingkan dan menderita, ia berjuang bertahan hidup demi membesarkan buah hatinya. Bertahun-tahun berlalu, takdir membawanya kembali bertemu pria yang menjadi sumber kepedihannya. Kini, sosok itu datang kembali untuk menjerat hidupnya lebih dalam. Kara pun dilanda ketakutan luar biasa. Sanggupkah ia bertahan saat sang anak terancam direbut oleh pria yang telah menghancurkan dunianya?
Sampul Novel Kisah Aku & Dia
7.9
Rina bermimpi bisa terus bersanding dengan Damar dalam segala situasi. Meski hubungan mereka sangat erat, melebihi kedekatan Damar dengan keluarganya, kenyataan pahit justru menghantam. Damar tidak memiliki perasaan cinta yang sama terhadap Rina. Luka hati ini terpaksa Rina pendam sendirian tanpa berani diungkapkan kepada siapa pun. Harapannya kian hancur saat Damar harus pindah ke luar kota, meninggalkan Rina yang hanya bisa mendoakan kebahagiaannya.
Sampul Novel Nafkah Batin Yang Tak Tertunaikan
9.4
Bagi Soraya, pernikahan merupakan ikatan suci yang seharusnya hanya terjadi sekali seumur hidupnya. Namun, fondasi rumah tangganya kini mulai goyah akibat adanya misteri besar yang disembunyikan oleh sang suami. Kejujuran di antara mereka pun dipertanyakan saat satu per satu keanehan muncul. Rahasia gelap apakah yang sebenarnya disimpan rapat oleh Kang Yana dari istrinya? Sanggupkah komitmen Soraya bertahan di tengah badai ketidakpastian ini?