Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gelora Panas Sekretaris Seksi

Gelora Panas Sekretaris Seksi

Pasca dikhianati dan ditinggal kekasihnya, Kayla bertekad membalas dendam kepada Miranda yang menjadi pemicu perpisahannya dengan Bisma. Di tengah luka hati, ia melamar sebagai sekretaris pribadi Jason, seorang pria tampan yang langsung terpikat oleh pesona fisik dan kecantikan Kayla. Demi ambisinya, Kayla berjanji memberikan kepuasan yang jauh melampaui apa pun yang pernah Jason dapatkan dari Miranda sebelumnya dalam hubungan profesional yang provokatif.
Bab
Bagikan

Bab 3

Jason menenggelamkan wajahnya di dada perempuan itu kemudian menghela napas kasar.

"Itu lebih baik. Agar hanya aku yang bisa memilikimu. Jika harus hami, yaa hamil saja. Aku tidak akan lari dari tanggung jawab. Tenang saja," ucapnya santai.

Kayla kembali tersenyum tipis. 'Dan aku hanya memastikan saja. Mana mungkin, aku tidak mengenakan pengaman. Niatku hanya untuk balas dendam. Bukan untuk memberikan keturunan kepada Jason. Walau dia mencintaiku, bukan berarti aku memberinya anak. Biar saja, dia dan Miranda berpisah terlebih dahulu. Setelah itu ....' Kayla menolehkan kepalanya kepada Jason yang sudah terlelap dalam tidurnya.

Merasakan betapa hangatnya tubuh perempuan itu, sampai membuatnya terlelap dalam sekejap.

'Hhh! Kenapa pria ini malah mencintaiku? Bilangnya tidak pernah bermain di belakang Miranda. Tapi, hanya disuguhkan pemandangan seksi atas tubuhku ini, langsung terangsang dan menjadikanku pemuas nafsunya. Seperti ada yang dia sembunyikan dariku.'

Kayla mencurigai Jason tentang perasaannya, yang mengatakan cinta padanya. Sementara pria itu tak pernah sekali pun mengkhianati Miranda.

'Aku harus mencari tahu semuanya. Pasti ada yang Jason sembunyikan dariku. Terlihat dari raut wajahnya, jika dia menyimpan sesuatu dariku.'

Kayla terlalu banyak berpikir. Sampai lupa jika waktu terus berputar. Kini, sudah menunjuk angka empat pagi. Lantas perempuan itu memilih untuk menutup matanya karena besok pagi, harus bangun kembali dan menyiapkan berkas-berkas untuk dibawa ke Hotel Livina.

**

Waktu sudah menunjukkan angka tujuh pagi. Kayla dan juga Jason check out dari kamar tersebut setelah hampir dua belas jam lamanya berada di hotel itu. Lantaran adanya meeting yang harus mereka hadiri di jam sepuluh pagi, di kantornya.

"Tidak perlu pergi ke rumah dulu. Aku sudah membelikan baju untuk kamu kenakan ke kantor. Juga sepatu, tas baru dan skincare yang kamu kenakan," kata Jason sembari memberikan paper bag kepada Kayla.

Perempuan itu mengambil paper bag tersebut, kemudian matanya menatap Jason. "Kapan belinya?" tanyanya bingung.

"Kemarin. Saat kamu ke kamar mandi untuk ganti pakaian seksi yang sudah aku robek-robek, kurir datang membawa pesanan yang aku pesan lewat online."

Kayla lantas terkekeh. "Okee!! And thank you," ucapnya kemudian menerbitkan senyumnya.

Lantas dengan senang hati, perempuan itu mengenakan pakaian yang dibelikan oleh Jason.

Sudah selesai mengenakan pakaian rapi, keduanya langsung pergi dari hotel tersebut. Pergi menuju restoran yang ada di hotel tersebut untuk mengisi perutnya terlebih dahulu.

"Tubuhmu, tidak terasa pegal? Kalau terasa remuk atau tidak enak badan, kita pergi ke spa. Tapi, setelah selesai meeting," kata Jason menawarkan merelaksasikan tubuh Kayla yang menurutnya pasti remuk redam akibat pergulatan selama hampir tujuh jam lamanya itu.

"Nanti saja. Aku bisa pergi sendiri. Lagi pula, setelah minum suplemen vitamin juga sudah enakan. Tidak perlu berlebihan, Pak Jason."

Pria itu berdecak kesal. "Honey! Jangan panggil aku dengan sebutan itu! Ini bukan di kantor. Kamu sudah menjadi milikku. Turuti semua yang aku perintahkan. Okay?"

Kayla terkekeh melihat raut wajah Jason yang tengah kesal padanya. "Baby besar, jangan marah-marah. Nanti keriputnya kelihatan."

"Haaiiisss!! Aku masih muda, Honey. Baru kepala tiga."

"Lima tahun lagi kepala empat."

Jason geleng-geleng kepala kemudian menyesap kopi yang lebih dulu tiba di sana. "Jangan tinggalkan aku, Kayla," ucapnya tak terduga.

Kayla tersenyum sembari mengibaskan rambutnya dengan pelan. "Never!"

Jason lantas menerbitkan senyumnya dengan lebar. Terlihat jika pria itu begitu senang karena Kayla berjanji tidak akan meninggalkannya.

"Jika Miranda memilih untuk kamu lepaskan, apakah kamu akan menuruti permintaannya?" tanya Kayla memancing kembali perasaan Jason.

Pria itu mengendikan bahunya. "Rasanya tidak mungkin jika dia mau aku lepaskan. Kecuali aku yang melepasnya."

Kayla tersenyum miring. "Dia bisa mencintai kamu dengan tulus, bahkan tidak mau kehilangan kamu. Tapi, yang dilakukan suaminya malah selingkuh di belakangnya. Kamu tidak merasa bersalah, Jason?" Kayla seolah tengah menyadarkan Jason tentang kelakuannya.

Jason menghela napa kasar. "Biar saja. Aku yang lebih tahu dari kamu, Kayla."

"Kalau aku tidak menawarkan diri untuk menjadi pemuas nafsumu, apakah kamu sendiri yang akan memintanya?" tanya Kayla lagi.

Jason menggelengkan kepalanya dengan pelan. "Entahlah. Pertanyaanmu terlalu menyudutkanku. Aku tahu, kamu sedang memancingku. Sudah cukup, Kayla. Aku hanya akan selingkuh denganmu. Tidak ada lagi. Bahkan, tidur pun hanya akan denganmu. Dengan Miranda, mungkin hanya sekali dua kali saja. Agar dia tidak curiga padaku."

Kayla menelan saliva dengan pelan. Jason terlalu cerdas untuk dia kelabui. Bahkan, video yang seharusnya sudah berada di tangan Miranda, kini harus enyah karena dihapus oleh Jason.

Sampai akhirnya ia memilih untuk menyerah. Mengikuti alur yang ada, sampai Bisma dan istrinya kembali ke Indonesia. Siap membombardir keluarga tersebut untuk ia hancurkan berkeping-keping.

**

Waktu sudah menunjuk angka delapan malam. Karena meeting di Hotel Livina dibatalkan, dan akan diundur ke esok hari. Jason memilih untuk mengantar Kayla pulang. Ia tahu, Kayla masih sangat lelah. Dan dia masih punya hati. Tidak akan menghajar Kayla di malam ini. Masih banyak waktu karena Miranda belum pulang.

"Ini alamat apartemen aku. Mau ikut, ke dalam? Aku buatkan mie instan, kalau kamu mau."

Jason terkekeh dengan pelan. "Aku tidak suka makan mie instan. Tapi, aku ingin tahu kamar kamu ada di lantai berapa. Aku akan mengantarmu sampai ke depan pintu," ucapnya kemudian mengecup bibir perempuan itu.

Mereka tengah berada di dalam lift. Hanya saja, di dalam sana hanya ada mereka berdua. Hanya CCTV yang memantau pergerakan kedua insan yang tengah dimabuk cumbuan itu.

"Sebenarnya aku sedang ingin," ucap Jason parau. "Tapi, aku tidak ingin menyakitimu malam ini. Kita lakukan besok pagi. Di kamar privasiku," sambungnya kemudian.

Kayla tersenyum kemudian menganggukkan kepalanya. "Of course! Aku ingin tidur nyenyak untuk malam ini."

Jason mengangguk pelan. Sampai akhirnya mereka tiba di depan kamar Kayla. Kemudian perempuan itu membuka kode akses masuk ke dalam apartemennya.

"Kodenya tanggal lahirku. Kamu bisa masuk, kapan pun kamu ingin."

Cklek!

"Haaaaa!" Perempuan itu terkejut kala melihat sang mama tengah berdiri tepat di depan pintu. "Mama!" ucapnya dengan mata melotot.

Mata teler sehabis mabuk itu lantas tersenyum miring kala melihat Jason berada di samping anaknya itu. Kemudian menoleh kepada Kayla. "Semalam kamu tidak pulang. Mama telepon pun tidak kamu angkat. Ternyata, sedang bersama lelaki ini. Haiiis!"

Perempuan berusia lima puluh tahun itu kemudian kembali melangkahkan kakinya dengan oleng. Lalu duduk di sofa ruang tengah.

"Mama kamu suka mabuk rupanya," kata Jason kemudian tersenyum mendengar ocehan Laras. "Baru putus sama pacarnya? Mama kamu single mom?"

Kayla mengangguk. "Ya. Sama seperti kamu. Tergoda oleh sekretarisnya kemudian menikahi perempuan itu. Tapi, sepertinya Mama tidak peduli. Dia sendiri yang menceraikan Papa. Karena baginya, jika Papa sudah membuka hati untuk orang lain, itu artinya dia sudah tidak dibutuhkan lagi dalam hidupnya."

Ucapan Kayla benar-benar menguji kesabaran Jason. Namun, pria itu hanya mengulas senyumnya. Kemudian pamit untuk pulang. Satu kecupan di bibir perempuan itu, sebagai tanda ia harus pamit dan tidak bisa mampir terlebih dahulu.

"Jason! Kenapa kamu bisa kenal dengannya?" tanya Laras setelah sang anak menghampirinya.

Kayla lantas mengerutkan keningnya. "Kok ... Mama udah sadar?"

Laras terkekeh dengan pelan. "Mama tanya, kenapa kamu kenal dengan Jason? Malah balik nanya. Gak sopan!"

Kayla menghela napas kasar. "Dia bos baruku. Aku memilih untuk keluar dari kantor Bisma karena dia telah mengkhianatiku. Menikah dengan wanita yang dipilihkan oleh Miranda, istrinya Jason. Aku hanya ingin balas dendam. Menghancurkan Miranda dengan mendekati Jason."

Secara terang-terangan, Kayla memberi tahu motif yang sedang dia lakukan kepada Miranda.

Laras manggut-manggut. "Akhirnya. Ada juga yang bisa membalas dendam apa yang pernah kamu rasakan, Kasih." Kemudian perempuan itu menolehkan kepalanya kepada sang anak. "Lanjutkan. Karena Miranda, si biang kerok itu mendapatkan Jason dengan cara merebutnya dari orang lain."

"Haaah?! Maksud Mama?"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bos Setan Idaman
9.0
Kehidupan Dita berubah drastis setelah takdir mempertemukannya dengan Raga, sosok pria misterius yang ternyata merupakan jelmaan setan. Meski Raga dikenal sangat pendiam dan irit bicara, ia kerap menunjukkan sisi manis yang tak terduga kepada Dita. Ketegangan muncul saat sang bos tiba-tiba menyatakan perasaan cintanya secara terang-terangan. Dita yang terkejut menganggap pengakuan itu hanyalah bualan belaka, meski kini nasibnya terikat pada pria tersebut.
Sampul Novel En-PD163
8.4
Janna, peneliti berbakat yang hanya peduli pada sains, jatuh hati kepada Kingsley di pusat riset. Setelah perjuangan panjang untuk memilikinya, pernikahan mereka justru hancur saat Kingsley terobsesi mengejar cinta orang lain hingga tega menyakiti Janna. Merasa dikhianati, Janna memilih bercerai dan pergi. Saat Kingsley sadar dirinya hanya dimanfaatkan dan ingin kembali, Janna sudah memulai hidup baru bersama kekasih lain yang mencintainya.
Sampul Novel HOT LITTLE WIFE
9.6
Jelita, gadis yang sering dihina di sekolah, terkejut saat dijodohkan dengan Kenzo Putra Bagaskara tepat di hari kelulusannya. Kenzo adalah pria yang jauh lebih tua dan ternyata sudah berkeluarga. Kemalangan Jelita memuncak saat ia menyadari statusnya hanyalah istri kedua di hari pernikahan mereka. Pukulan paling berat datang ketika ia mengetahui bahwa istri pertama Kenzo adalah adiknya sendiri. Kini, ia terjebak dalam drama rumah tangga yang rumit dan penuh luka.
Sampul Novel Istri rahasia Dosen dingin
8.1
Kayra adalah mahasiswi yang terpaksa menari pole dance di klub malam demi biaya hidup. Namun, rahasianya terbongkar oleh Alvin, dosen dingin yang kemudian mengancam karier akademisnya. Kayra dipaksa menikah hanya untuk menjadi alat balas dendam Alvin terhadap mendiang mantan kekasihnya. Di tengah hubungan toksik ini, Alvin berniat membuangnya setelah satu tahun, tetapi Kayra bersumpah akan membalikkan keadaan dan mengikat Alvin selamanya.
Sampul Novel Jatuh Cinta pada Istri Tahananku
8.4
Kolton terpaksa menikahi Valentina yang keras kepala meski ia tidak mencintainya. Sejak awal, ia berjanji akan bercerai setelah dua tahun. Namun, saat waktu itu tiba, sikapnya berubah drastis dan ia menolak berpisah. Kolton bahkan mengancam akan mematahkan kaki Valentina dan mengurungnya agar tidak bisa mengurus perceraian. Di tengah tangis keputusasaan Valentina, Kolton justru memeluknya dan memaksa sang istri untuk tetap tinggal serta memiliki anak bersamanya.
Sampul Novel Kehamilanku Adalah Harapanku
7.9
Lae adalah yatim piatu yang berjuang hidup dengan bekerja di butik Miralis setelah orang tuanya tewas kecelakaan. Di sana, ia menjalin cinta dengan Reza, putra pemilik butik. Namun, restu keluarga Reza tidak kunjung datang hingga hubungan mereka kandas. Di tengah kepedihan, Lae menyadari dirinya hamil. Bukannya membela, Reza justru menyuruhnya menggugurkan kandungan itu. Kini, Lae harus memilih antara menuruti Reza atau mempertahankan darah dagingnya sendiri.