Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gejolak Hati dan Logika

Gejolak Hati dan Logika

Olivia terjebak dalam dilema antara perasaan cinta dan trauma masa lalu. Meski mencintai Rendra, bosnya yang mapan, logika Olivia menolak pernikahan karena tragedi yang menimpa keluarganya. Kematian ibunya akibat KDRT serta kegagalan asmara saudara perempuannya menciptakan ketakutan akan pengkhianatan. Kakak dan adiknya pun menentang hubungan ini. Di tengah bayang-bayang luka lama, mampukah Olivia mempercayai Rendra dan memilih kebahagiaannya sendiri?
Bab
Bagikan

Bab 2

Julie, Olivia, dan Caitlin mengurus pemakaman ibu mereka dengan dibantu warga sekitar. Sedangkan, Burhan kemana? Dia pergi tanpa ada yang tahu kemana perginya. Jangankan membantu mengurus pemakaman, peduli pada istrinya sendiri saja tidak. Bahkan di pemakaman tak terlihat batang hidungnya.

“Mah… Kenapa Mamah pergi secepat ini,” ucap Olivia sambil menangis di batu nisan ibunya.

“Maafin Julie ya Mah karena Julie belum bisa membahagiakan Mamah,” ucap Julie yang sudah meneteskan air mata.

Begitu juga dengan si bungsu Caitlin yang sangat sedih “Mah, mamah yang tenang disana ya.”

*****

Setelah dari pemakaman, mereka pulang ke rumah. Tak terima dengan kematian ibunya, Caitlin ingin kedua kakaknya bertindak tegas untuk menjebloskan ayah tirinya sendiri, Burhan ke penjara. Hal ini karena Burhan lah yang melakukan pembunuhan kepada ibu mereka.

“Kak Olivia, kak Julie, kita harus jeblosin Burhan ke penjara karena dia udah bunuh Mamah kita!” ucap Caitlin.

“Jangan asal menuduh Cait,” ucap Julie.

“Aku gak nuduh kak. Aku punya buktinya. Kalau kakak gak percaya kakak lihat sendiri aja,” ucap Caitlin sambil menunjukkan video cctv yang sudah ia pindah ke ponselnya.

Melihat itu, Julie dan Olivia kaget ternyata memang benar Burhan lah yang menyebabkan ibu mereka meninggal. Olivia sangat menyesal karena ia tak bergerak cepat untuk membuat ibunya berpisah dengan ayah tirinya. Namun, ia tak bisa berbuat apa-apa karena semuanya sudah terjadi.

“Ya ampun. Papah tega banget sama Mamah,” ucap Julie.

“Aku nyesel gak bisa bikin Mamah pisah sama pria yang gak baik buat Mamah,” ucap Olivia.

“Pokoknya kita harus melaporkan Burhan ke polisi. Aku gak terima dia bisa hidup tenang setelah menghancurkan keluarga kita,” ucap Caitlin.

Beberapa saat kemudian, Rendra, kekasih Olivia tiba di rumahnya. Sebenarnya, Rendra ingin datang lebih awal tetapi karena ia ada meeting dengan klien penting, ia tak jadi datang dan tak bisa ikut ke pemakaman ibu Olivia.

“Oliv, maaf ya aku baru dateng. Soalnya tadi aku ada meeting penting sama klien,” ucap Rendra.

“Gak apa-apa kok,” ucap Olivia.

“Kak Julie, Oliva, Caitlin, aku turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya tante Rosmala (ibu Julie, Olivia, dan Caitlin). Semoga almarhumah diampuni segala kesalahan dan ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya,” ucap Rendra.

“Aamiin,”

Melihat kepedulian Rendra terhadap keluarganya membuat Julie iri. Rendra yang masih berstatus pacar saja sangat peduli dengan keluarganya, sedangkan suaminya, Willy sama sekali tidak menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarganya. Padahal Julie sudah berkali-kali menelpon dan mengabari Willy tapi Willy malah mematikan telponnya.

“Rendra yang masih berstatus pacar aja kelihatan peduli banget sama keluargaku. Sedangkan, suamiku sendiri, Willy malah acuh sama keluargaku. Padahal kita kan udah menikah seharusnya dia gak bersikap kayak gitu,” batin Julie.

“Kak Rendra, kakak harus bantuin kita jeblosin Burhan ke penjara. Kita yakin kakak pasti bisa bantu kita,” ucap Caitlin.

“Maksud kamu Om Burhan ayah tiri kamu?” tanya Rendra.

“Maaf ya Ren kalau kesannya Caitlin gak sopan. Aku udah sering ngasih tahu dia tapi dia gak pernah mau denger,” ucap Olivia.

“Berarti yang Caitlin maksud itu benar ayah tiri kalian?” tanya Rendra.

“Iya Ren. Aku udah sering ceritain ke kamu kan gimana sikap ayah tiriku sama Mamah, aku, dan Caitlin? Ya gitu deh pokoknya. Kita gak nyangka kalau Papah tega melakukan perbuatan sekeji itu,” ucap Olivia.

“Aku juga gak nyangka kalau Om Burhan bisa senekat itu sama Tante. Kalau udah kayak gitu, kita gak bisa diem aja. Om Burhan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ucap Rendra.

“Nah itu kak Ren. Kita harus laporin Burhan secepatnya sebelum dia kabur semakin jauh,” ucap Caitlin.

“Iya. Nanti kita pikirkan lagi sama-sama gimana baiknya,” ucap Rendra.

“Kok nanti sih kak? Udah jelas ini ada buktinya ngapain coba nunggu-nunggu nanti segala,” ucap Caitlin.

Olivia memasang wajah jutek dan meminta Caitlin untuk diam, “Caitlin.. Diem, oke!”

“Hemm,” ucap Caitlin berdehem.

Di Rumah Julie

Karena Julie sudah membangun rumah tangga, Julie pun pamit sebentar untuk pulang ke rumahnya. Sesampainya dirumah, Julie melihat suaminya, Willy bersantai-santai di sofa sambil memainkan ponselnya. Entah mengapa Willy tega melakukan itu disaat istrinya berduka.

“Mas, kamu kemana aja sih? Tadi pagi aku nelponin kamu tapi malah kamu matiin telpon dari aku,” ucap Julie.

“Aku pikir gak penting,” ucap Willy santai dengan wajah yang tetap menghadap ke ponselnya.

“Aku gak mungkin nelpon kalau gak penting. Kalau aku udah berkali-kali nelpon kamu itu artinya penting!” ucap Julie.

“Emang ada apa sih?” tanya Willy.

“Mamahku meninggal,” ucap Julie.

“Oh,” jawab Willy singkat.

“Kok oh doang sih?” tanya Julie.

“Ya terus aku harus gimana? Nangis-nangis di sepanjang jalan gitu? Kan enggak,” ucap Willy.

“Aku mau kamu datang dan ikut ke pemakaman Mamahku. Rendra yang masih pacaran sama Olivia aja nyempetin waktu ke rumah masa kamu yang udah jadi suamiku malah gak peduli sama keluargaku!” ucap Julie.

“Yang meninggal kan mamah kamu bukan mamah aku. Jadi urus sendirilah,” ucap Willy.

“Tega ya kamu ngomong kayak gini sama aku. Kita kan udah menikah dan jadi suami istri yang sah. Berarti mamahku itu juga jadi mamahku,” ucap Julie.

“Iya,” ucap Willy.

“Kamu denger aku gak sih!” ucap Julie.

“Kalau aku gak denger mana mungkin aku jawab kamu,” ucap Willy.

“Tapi gak kayak gini juga dong. Dari tadi kamu main hape mulu tau gak!” ucap Julie.

“Hape hape aku ya terserah aku dong,” ucap Willy.

“Bener-bener ya!” ucap Julie merebut ponsel Will dari tangannya.

Tak terima, Willy merebut ponselnya lagi “Kamu apa-apa sih? Ngambil hape orang sembarangan!”

“Kamu yang apa-apaan! Kamu lebih fokus sama benda itu dibanding aku istrimu sendiri,” ucap Julie.

“Udah ya jangan bikin aku emosi. Aku lagi capek karena banyak kerjaan di kantor jadi kamu jangan bikin aku tambah capek,” ucap Willy.

“Aku cuma ingin pengertian dari kamu aja. Gak lebih,” ucap Julie.

“Terserah kamu aja deh,” ucap Willy kemudian pergi ke kamarnya.

“Willy. Kenapa kamu berubah? Kamu bukan Willy yang dulu aku kenal. Dulu kamu selalu bilang sayang sama aku, selalu perhatian sama aku, dan selalu ngertiin aku. Tapi kenapa sekarang berbeda? Apa kamu udah gak cinta lagi sama aku?” batin Julie ketika melihat Willy berjalan ke kamarnya.

Julie sangat sedih melihat sikap Willy yang sekarang. Julie kecewa karena Willy terlihat seperti tidak mencintainya lagi. Hal ini membuat Julie bertanya-tanya apakah ada yang salah dari dirinya? Jika iya, kenapa Willy tidak mengatakannya saja.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dibuang, Bangkit, Menang!
8.1
Tiga tahun Cindy berbakti sebagai istri, namun sang suami menceraikannya demi wanita lain hingga ia jadi bahan hinaan kota. Pasca perpisahan, Cindy bangkit menunjukkan bakat terpendamnya hingga meraih sukses besar. Saat mantan suaminya menyesal dan mengemis ingin kembali, Cindy tegas menolaknya. Di tengah momen itu, seorang pria tampan yang kini menjadi suaminya muncul melindungi Cindy, memperingatkan sang mantan agar tidak lagi mengganggu hidup mereka.
Sampul Novel Hidupku yang Kaya Mendadak
8.5
Terlahir miskin, aku banting tulang demi membiayai kuliah dan membelikan iPhone untuk kekasih impianku. Namun, pengorbananku dibalas pengkhianatan saat aku memergokinya bermesraan dengan pria lain. Tak hanya dihina karena kemiskinanku, aku pun dipukuli hingga terpuruk dalam keputusasaan. Di titik terendah itu, sebuah telepon dari ayah mengubah segalanya. Rahasia besar terungkap bahwa aku sebenarnya adalah putra seorang miliarder yang sangat kaya raya.
Sampul Novel Ibu Mandul Melahirkan Sextuplets Untuk CEO Panas
8.9
Dikhianati Callan karena dianggap mandul, Amy memilih bercerai dan menghabiskan malam panas bersama seorang gigolo sebelum mengasingkan diri. Enam tahun berlalu, ia kembali membawa kejutan: enam anak kembar yang menggemaskan. Namun, Amy terkejut saat mengetahui bos barunya di NorthHill adalah pria dari masa lalunya itu. Di tengah perbedaan status, mampukah Amy menyembunyikan rahasia besar ini dari sang CEO berkuasa yang selama ini juga dikira tidak bisa memiliki keturunan?
Sampul Novel Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya
8.9
Dituduh tidak suci dan dihina karena latar belakang keluarga angkatnya, Analea menjalani pernikahan dingin bersama Hamid. Setelah memergoki suaminya berselingkuh, ia bertekad menggugat cerai dan mulai bekerja di Eternal Group dengan gaji fantastis. Namun, kehidupan barunya dipenuhi kejanggalan. Kaisar, sang presdir, terus membantunya tanpa alasan jelas, sementara misteri masa lalunya mulai terhubung dengan sosok Ibu Maira. Di tengah kekacauan, Fabian, seorang pengusaha matang, menawarkan bantuan untuk membebaskan Analea dari Hamid dengan satu syarat khusus.
Sampul Novel Karma Untuk Istri Durhaka
8.3
Pernikahan Edwin hancur saat Melissa, istrinya, kembali dari perjalanan bisnis setengah tahun dalam kondisi hamil tiga bulan bersama klien utama mereka. Alih-alih merasa bersalah, Melissa dengan bangga memamerkan kehamilannya dan menyodorkan kontrak proyek besar dengan syarat perceraian. Menolak tunduk pada penghinaan dan kerja sama yang kotor, Edwin merobek kontrak tersebut di hadapan mereka dan memilih menyetujui perceraian demi mempertahankan harga dirinya.
Sampul Novel Kehadirannya Membuatku Tersiksa
9.8
Hidup Arlena berubah total pasca perjodohan mendadak dengan pria asing. Alih-alih pernikahan datar, suaminya justru sangat perhatian dan selalu hadir menuntaskan masalahnya secara misterius. Rahasia besar terungkap saat Arlena melihat siaran televisi tentang miliarder tampan yang sangat memuja istrinya. Arlena syok menyadari pria di layar adalah suaminya sendiri. Ternyata, di balik kesederhanaan mereka, tersimpan kekuasaan besar dan cinta tulus sang suami.