Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah sang Gadis

Gairah sang Gadis

Sejak kecil, hidupku terkekang oleh aturan konservatif Ibu yang memaksaku memakai bodysuit ketat berikat simpul mati demi menjaga kesucian. Gesekan konstan pakaian kasar itu memicu gatal tak tertahankan, membuatku mencari cara ekstrem untuk meredakannya, bahkan dengan memasukkan berbagai benda besar. Saat Ibu tewas dalam kecelakaan dan aku akhirnya bisa melepaskan pakaian terkutuk itu, kelegaan yang kunantikan tidak pernah datang. Rasa tidak nyaman yang jauh lebih mengerikan justru mulai menggerogoti tubuhku.
Bab
Bagikan

Bab 4

Ah! Kenapa dia bangun?

Jantungku hampir copot saja. Aku seketika tertegun di tempat.

Tolong! Aku boleh mati, tapi aku tidak boleh mati karena malu.

Aku dipergoki saat ingin melahapnya, aku benar-benar tidak tahu harus berkata apa lagi.

Pria tampan itu pasti merasa aku adalah wanita jahat yang murahan.

Bagian anu Jason memang terlalu hebat hingga tidak ada yang bersedia untuk bersamanya. Namun biasanya dia terlihat begitu kalem dan dingin, apalagi dia adalah ketua OSIS. Seorang pria terpandang pasti tidak menyukai gadis yang sembarangan.

Aku malah melakukan hal yang begitu memalukan saat dia tertidur. Dia pasti menganggapku sangat menjijikkan.

Aku sungguh merasa kesal terhadap diriku sendiri. Kenapa aku begitu buru-buru dan tidak bisa bersabar? Kenapa aku tidak bisa melakukannya setahap demi setahap?

Ketika kepikiran kesempatan langka ini telah dihancurkan oleh diriku sendiri, aku pun merasa sangat amat menyesal.

Kelak aku benar-benar ingin menjadi wanita mandul saja.

Saat kepikiran hal ini, aku pun tidak bisa menahan diriku lagi. Setetes demi setetes air mata pun mengalir di tubuh pria tertampan di sekolah.

Jason pun merinding. Aku merasa syok ketika melihat perubahan yang mengagetkan itu.

Jason menggaruk kepalanya dengan agak canggung. Dia menarik celana dalamnya ke atas.

“Kenapa menangis?” Suara Jason terdengar sangat lembut, hanya saja aku tetap tidak bisa menjawabnya.

Apa yang seharusnya kujawab?

Karena aku terlalu lapar? Aku merasa sedih karena tidak berhasil melahapnya? Atau aku bilang aku takut kelak akan menjadi wanita mandul?

Apa pun jawabannya, semuanya terlalu menakjubkan!

“Jangan menangis lagi. Apa kamu nggak suka dikatai sama aku?” Jason duduk di tempat, lalu mengusap air mataku dengan lembut. “Salah aku, aku sudah mengagetkanmu.”

Suhu tubuhnya yang membara membuatku kehilangan akal dan terbawa suasana. Aku tidak bisa menahan diri untuk bersandar di pundaknya, ingin menyerap lebih banyak kehangatannya.

Sepertinya Jason tidak membenciku, seharusnya aku merasa senang, tapi air mataku malah mengalir deras.

Jason menekan kepalaku. “Nah, kuberi makan, jangan menangis lagi.”

Jason benar-benar memberinya kepadaku. Meskipun tidak dimasukkan ke dalam tubuh, aku juga sudah terpuaskan.

Aku merasa semua ini terasa bagai mimpi saja. Seharusnya hal ini adalah hal yang paling indah dan bahagia di dalam hidupku. Aku bisa berterus terang dan membantu pria yang aku sukai.

Setelah berakhir, kami pun tidur. Sebenarnya aku masih ingin dia mengajariku untuk menjadi wanita yang sebenarnya, tapi aku yang masih memiliki harga diri tidak sanggup untuk mengatakan permohonan memalukan seperti itu.

Subuh hari, sesuatu yang keras dan panas telah membangunkanku.

Aku berlagak polos. “Kak, sepertinya kamu taruh termos di atas ranjang. Aku turunkan.”

Aku mengulurkan tanganku untuk meraihnya, tetapi Jason segera menggenggam tanganku.

Terdengar suara desah dari atas kepala. Beberapa saat kemudian, aku baru mendengar suara serak pria tertampan di sekolah. “Biar … aku saja.”

Tadinya aku sedang membelakanginya. Dia membalikkan tubuhku untuk berhadapan dengannya.

Kami berdua saling bertatapan sesaat, baru berkata, “Aku nggak tahu ada apa dengan diriku, tapi tubuhku terasa nggak nyaman.”

Usai berbicara, tiba-tiba Jason bagai telah berubah saja. Matanya memerah. Keningnya bercucuran keringat. Terlihat urat hijau menonjol di bagian lengannya.

Sepertinya obat pembangkit gairah itu bukan obat palsu. Hanya saja, seharusnya sudah kadaluarsa, sebab baru efeknya baru keluar sekarang.

Aku memberanikan diri untuk berkata dengan suara kecil, “Kak, aku bisa membantumu.”

Setelah mendengar, Jason merasa syok dan juga kaget. “Benarkah? Apa kamu bersedia untuk membantu Kakak?”

Usai berbicara, tatapannya malah menjadi lara.

“Lupakan saja. Kamu nggak akan sanggup. Aku nggak ingin melukaimu.”

Jason memang baik sekali. Aku jadi ingin menangis. Padahal tubuhnya hampir meledak, dia masih saja menyayangiku.

Aku memberi tahu penyakit yang paling rahasiaku kepadanya, bahkan masalah aku tidak disukai oleh semua pria ….

“Kak, aku sangat membenci tubuhku, kenapa aku berbeda dengan orang lain?”

Setelah Jason mendengar, dia menyeka air mataku. Dia berkata dengan lembut sembari membelai rambutku, “Kenapa kamu mesti sama seperti orang lain?”

“Apalagi pasti ada jalanmu sendiri. Jadi, kamu jangan sembarangan berpikir.”

Wajahku menjadi merona. Aku menatap Jason dengan mata berlinangkan air mata. “Kak, apa kamu nggak merasa risi sama aku?”

Jason tersenyum. “Dasar bodoh. Aku saja sudah seperti ini. Apa aku berhak untuk nggak menyukaimu?”

Iblis kecil tidak berhenti memberi instruksi di dalam benak. Akhirnya di bawah kendali hasratku, aku pun jatuh ke dalam dekapan Jason. “Kak, aku ingin.”

Setelah Jason mendengar, dia juga merobek topengnya. Sepasang tangan besar yang kasar itu langsung menutupiku.

Seketika kedua kakiku terasa lemas. Semua ini memang baru permainan awal saja, tapi aku pun merasa sangat nikmat. Aku merasa rohku bahkan sedang bergetar.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B21281" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B21281
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gulai Daging Ibu
9.1
Tekanan hidup yang menghimpit memaksa Parni, seorang wanita berusia empat puluh tahun, mencari cara ekstrem demi menghidupi anak-anak serta suaminya yang lumpuh. Demi memenuhi tuntutan keluarga, ia terjerumus ke dalam lembah dosa yang mengerikan dan tanpa batas. Tindakan nekat apa yang sebenarnya dilakukan Parni hingga seluruh warga desa merasa ketakutan? Sebuah kisah kelam tentang pengorbanan yang berujung pada misteri yang mencekam seluruh kampung.
Sampul Novel JARAN GOYANG PENARI JAIPONG
8.3
Terbakar api cemburu melihat Abimanyu memadu kasih dengan sahabatnya sendiri, Kamila nekat menempuh jalan hitam. Ia mengamalkan Ajian Jaran Goyang pemberian Nyai Winarsih, sosok tua yang secara misterius tetap berparas jelita. Kamila tidak menyadari bahwa tindakannya menyeretnya ke dalam pusaran sumpah masa lalu sang nyai. Obsesi buta ini membangkitkan petaka kuno yang telah terkubur puluhan tahun, mengancam nyawa demi sebuah cinta yang dipaksakan.
Sampul Novel MENYUSUI TUYUL
7.8
Isu pesugihan masih menghantui pedesaan, terutama bagi mereka yang sukses. Pasangan Bintang dan Alisha merasakan tekanan ini setelah pindah ke Jawa Timur demi tugas kepolisian Bintang. Warga sekitar mencurigai mereka memelihara serta menyusui tuyul akibat serentetan peristiwa ganjil yang terjadi. Tuduhan makin memanas saat mereka membeli rumah baru di luar desa. Mampukah pasangan ini membuktikan kebenaran dan lolos dari fitnah mistis yang mengancam?
Sampul Novel Mr. Reagan
8.2
Reagan Adam dikenal sebagai miliarder rupawan yang dipuja banyak wanita. Namun, di balik pesonanya, ia adalah dalang pembunuhan berantai yang mencekam London. Hidupnya berubah saat bertemu Clara, gadis toko bunga yang ceria. Awalnya Clara adalah target buruan, namun Reagan justru terobsesi memilikinya. Kini, Clara terjebak dalam dekapan monster tampan yang mengklaim seluruh hidupnya. Akankah ia pasrah menjadi milik pria berbahaya yang bisa menghabisinya kapan saja?
Sampul Novel NURHAYATI
8.2
Warga Karang Pandan mendadak gempar akibat kemunculan sosok hantu perawat yang menghantui sebuah klinik setempat. Teror mistis ini menjadi buah bibir masyarakat karena kehadirannya yang sangat mencekam. Namun, di balik penampakan yang menakutkan tersebut, tersimpan sebuah rahasia kelam yang selama ini terkubur rapat. Kini, misteri besar yang menyelimuti identitas sang perawat perlahan mulai terkuak dan mengancam ketenangan semua orang di sana.
Sampul Novel Pengkhianatan di Tengah Duka
8.4
Setelah tewas didorong dari tebing oleh suaminya sendiri saat hamil tua, seorang wanita terlahir kembali. Di kehidupan lalu, ia mencegah suaminya menemui Jessi, cinta pertamanya, demi menyelamatkan mertuanya dari penyerangan. Namun, Jessi kehilangan tangannya dan sang suami membalas dendam dengan membunuhnya. Kini, ia memilih membiarkan suaminya pergi merawat Jessi saat mertuanya diculik, lalu melaporkannya ke polisi. Saat pulang, sang suami justru terduduk lesu membawa penyesalan besar.