
Gairah Liar sang keponakan
Bab 2
Saat mereka masuk ke hunian apartemen mewah di pusat kota, sang keponakan terus bergerak lincah kesana-kemari sambil mengikuti langkah Sky.
"Clara berhenti bergerak kesana-kemari"
Rutuk Sky tiba-tiba dengan perasaan cukup terganggu dengan kelakuan Clara.
Yang di panggil Clara tampak terkekeh, tanpa peduli ocehan uncle nya dia terus mengikuti langkah Sky tepat di belakang laki-laki itu, dia berjalan bak robot dengan kedua tangannya di letakkan di belakang punggung nya.
Saat mereka tiba di depan apartemen milik Sky, secara perlahan Sky membuka pintu kamar apartemen nya.
Titttttt,
Titttttt,
Titttttt,
Titttttt,
Tittttt,
Tittttt,
Klatakkkkk.
Setelah pintu terbuka Sky langsung masuk kedalam, tiba-tiba dengan langkah cepat Clara melesat masuk melewati ruangan utama.
"Ini cukup luas uncle"
ucap gadis itu lantas langsung melewati Sky kemudian dengan cepat merebahkan diri nya di atas kursi sofa, dia bergerak kesana-kemari di atas kursi sofa dengan gerakan lembut, cukup merasa lelah karena perjalanan.
"Hmmmm nyaman nyaaaa"
Ucao gadis itu sambil memeluk bantal kursi yang ada disampingnya.
"Aku jadi mengantuk"
Ucap Clara sembari berusaha memejamkan bola matanya masih sambil menggerakkan tubuh kekiri dan kekanan.
Sky yang melihat gerakan Clara menggeleng-gelengkan kepalanya, kemudian dia memijat perlahan kedua pelipis nya dengan jemari tangan kanannya.
Dia fikir mulai hari ini semua kehidupan nya pasti akan menjadi kacau balau karena kehadiran bocah kecil ini.
Oh god, mimpi apa aku semalam.
Rutuk Sky sambil menghembuskan nafas panjang.
Kemudian dia berjalan ke arah kamar yang saling berhadapan.
"Kamar mu di sebelah kanan dan uncle di sebelah kiri"
Ucap laki-laki itu cepat lantas membuka pintu kamar apartemen itu secara bergantian.
Clara buru-buru berdiri dari duduknya, dengan gerakan cepat gadis itu mengintip kamar mereka satu persatu.
"Tidak bisakah kita tidur bersama saja uncle?"
Tanya gadis itu kemudian sambil terus menelisik kamar milik Sky, dia mondar-mandir mengelilingi kamar Sky dalam waktu yang cukup lama kemudian langsung berbaring disana.
"No..."
Jawab Sky cepat sambil melotot kesal.
Dia fikir usia nya masih anak-anak? yang bisa tidur dengan seenak hati nya di kamar ku. gila!
Rutuk sky didalam hati nya dengan perasaan kesal.
Laki-laki itu menarik cepat tubuh gadis itu agar segera keluar dari kamarnya.
lantas sky buru-buru meletakkan koper Clara di kamar yang mendominasi berwarna abu-abu itu.
"Bukankah kamar nya terlalu besar jika di tempati sendirian?"
Clara bertanya sambil menoleh ke belakang saat tubuh nya masih di dorong oleh uncle nya.
Seolah tidak peduli ocehan Clara, Sky Terus mendorong tubuh Clara agar masuk kedalam kamar nya.
Clara mencoba membalikkan tubuhnya dengan cepat.
"Bagaimana jika ada hantu nya? atau ada monster nya? atau ada alien nya atau ada......"
Plokkk
Sky langsung menutup mulut Clara agar berhenti bicara.
"Tidak, sekali nya aku bilang tidak, ya tidak"
Ucap Sky dengan tatapan dingin.
Clara langsung menguntungkan bibirnya, kemudian dengan gerakan cepat dia menggigit jari telunjuk Sky.
"Akkkhhh Clarq"
Jerit laki-laki itu kesal.
"Kau....."
Tanpa peduli kekesalan sky, Clara langsung melesat masuk ke dalam kamarnya kemudian mengunci kamar nya dengan kencang.
"Uncle perut ku lapar,tolong Carikan aku makanannnnnn"
Teriak gadis itu seperti tanpa dosa.
Oh shi.t
Umpat sky di dalam hati.
Anda Mungkin Juga Suka





