Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Kecil Milik Tuan Nicholas

Gadis Kecil Milik Tuan Nicholas

Nicholas Lauther terkejut saat baru menjabat CEO Nexon Games, karena Billi dan Emma menjodohkannya dengan Amora Georgina. Amora, gadis 19 tahun dari keluarga sederhana, baru saja pindah ke kota untuk mengelola restoran steak milik Mark dan Anna. Meski kepribadian mereka bertolak belakang, Nicholas dan Amora terpaksa bersandiwara demi orang tua mereka. Sambil berpura-pura patuh, keduanya diam-diam menyusun rencana matang untuk membatalkan ikatan perjodohan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

Nicholas pun melirik Amora dari atas ke bawah hingga membuat Amora langsung kesal karena ditatap seperti itu.

“Kau tidak percaya aku ini atlet? Tenagaku besar dan kau sebaiknya jangan macam-macam padaku!”

“Kalau begitu buktikan seberapa besar,” kata Nicholas.

“Ma-maksudmu buktikan bagaimana?”

Nicholas pun segera menahan kedua tangan Amora hingga membuat tubuh Amora bersandar pada jok mobil, sedangkan respon tubuhnya sangat terkejut karena kini wajah Nicholas berada tepat disepan wajahnya. Amora pun langsung ketar-ketir dan ketakutan jika Nicholas akan berbuat macam-macam terhadap dirinya.

“Nick, lepaskan aku!”

Kedua tangan Amora masih dicengkeram kuat oleh kedua tangan Nicholas, tapi ditengah ketakutannya terhadap sosok Nicholas! Dari jarak sedekat ini Amora bisa melihat jelas betapa simetrisnya wajah Nicholas, hidungnya yang mancung dan lancip, bulu matanya yang lentik, halisnya yang tebal dan bibirnya yang tipis .

“Mana katamu tenagamu lebih besar daripada aku? Kau tidak sanggup melawan bukan?”

Nicholas pun melepaskan kedua tangan Amora kemudian duduk kembali dibangkitkan kemudinya, Amora pun hanya terdiam karena masi shock ketika bertatapan seperti tadi dengan Nicholas.

Sepanjang perjalanan mengantar Amora ke rumahnya, Nicholas mengemudikan mobil sambil membalas pesan dari wanita-wanita yang sedang dekat dengannya.

“Nick, bisakah kau tidak bermain handphone dulu? Bahaya!”

“Diamlah gadis kecil, kau tidak berhak mengatur ku! Sebaiknya pikirkan saja cara agar orang tuamu mau membatalkan perjodohan konyol ini!”

“Aku akan bicara pada orang tuaku tapi please letakkan handphone mu dan fokus menyetir!”

Akan tetapi Nicholas tidak mempedulikan ucapan Amora hingga, akhirnya saat lampu merah Nicholas menabrak mobil yang berhenti di depannya.

Brak.

“Shit, apa aku menabrak?”

“Sudah aku bilang kan berhenti bermain handphone,”

“Shut up, ini bukan waktunya untuk mengomel,”

Benar saja pengemudi didepan pun menghampiri Nicholas, dengan santainya Nicholas membuka kaca jendelanya.

“Maaf mobilmu tidak sengaja aku tabrak, aku akan ganti rugi!” kata Nick lalu menyodorkan kartu namanya.

“Baik Tuan, aku akan mengirimkan tagihan service mobilku ke perusahaanmu,”

Permasalahan pun selesai sampai disitu karena menurut Nicholas tidak ada permasalahan yang tidak dapat diselsaikan dengan uang! Tapi Amora yang sudah sangat kesal dan takut bila berada terus didalam mobil bersama dengan Nicholas yang egois dan tidak peduli atas keselamatan berkendara, Amora pun memutuskan untuk turun dari mobil Nicholas mumpung masih lampu merah.

“Hei, kenapa kau turun?”

Amora pun hanya mengacungkan jari tengah pada Nicholas kemudian naik kedalam taxi, Nicholas pun masa bodo jika memang Amora maunya turun dari mobilnya dan memutuskan pulang naik taxi!

Taxi pun tiba di kediaman Amora, kedua orangtuanya yang memang sengaja menunggu Amora di teras rumah mereka karena yakin Amora akan pulang diantar oleh Nicholas, terheran-heran karena Amora justru pulang dengan taxi.

Dengan wajah menahan kesal, Amora pun menghampiri kedua orangtuanya yang telah meninggalkannya dengan laki-laki brengsek seperti Nicholas.

“Mora, kenapa pulang pakai taxi? Nick mana?”

“Nick? Ibu lihat sendiri kan betapa brengseknya dia? Masih mau aku menikah dengan laki-laki yang tidak bertanggung jawab seperti dia?”

“Loh Mora, sebenarnya ada apa? Cerita sama Ayah kenapa Nick tidak mengantarmu?”

“Sudahlah Yah, Mora capek mau istirahat! Dan satu lagi, jangan pernah menanyakan cowok red flag seperti Nicholas lagi padaku!” kata Amora kemudian Amora pun masuk kedalam rumah.

“Ayah, bagaimana ini? Kenapa Amora semakin tidak suka pada Nick?”

“Namanya juga masih anak muda Bu, nanti lama kelamaan cinta akan tumbuh diantara mereka percaya sama Ayah,”

Didalam kamarnya, Amora langsung membanting tas miliknya ke atas ranjang dan terus mengutuk Nicholas karena perilakunya yang sangat menyebalkan.

“Gila, seumur hidup itu lama dan aku tidak bisa membayangkan jika harus menghabiskan sisa usiaku dengan laki-laki red flag seperti Nicholas!” umpat Amora.

Setelah pertemuan makan malam itu, Amora dan Nicholas selama beberapa hari ini tidak lagi bertemu! Padahal kedua orangtua mereka masing-masing hampir setiap hari bertemu, karena memang Ayah dan Ibu Amora sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan launchingnya restoran mereka yang cukup besar, menu andalan restoran orangtua Amora yaitu steak, pasta dan ada juga menu-menu lainnya.

Karena itu orangtua Nicholas sering datang berkunjung ke restoran orangtua Amora, bahkan orangtua Nicholas jugalah yang membantu untuk mempromosikan restoran tersebut agar saat grand p pening nanti restoran langsung ramai yang datang.

Malam harinya, Amora pun duduk bersama kedua orangtuanya yang sedang berbincang-bincang di gazebo belakang rumah mereka.

“Bu,”

“Iya Mora, ada apa?”

“Besok hari pertama Mora ngampus, nanti Ayah atau Ibu yang akan antar?”

“Oh itu, iya besok diantar,”

“Oh ya Yah, kapan Mora dibelikan mobil? Kira kan sudah layak kemana-mana bawa mobil sendiri, biar keren,”

“Biar keren, beli mobil lagi kalau belum terlalu butuh ya buat apa Mora? Kuliah kan bisa naik bis umum, atau diantar Ayah,”

“Sebentar lagi kn restoran Ayah buka, terus butik Ibu juga! Kalian akan sibuk, mana sempat antar jemput Mora,”

“Ya kan tetap bisa antar jemput sesekali, sudah sana tidur nanti kesiangan!” kata Bu Anna.

Amora dan keluarganya memang orang yang lumayan berada, meskipun tidak kaya sekali namun mereka berkecukupan! Akan tetapi memang Amora dan kedua orangtuanya hidup selalu sederhana dan biasa-biasa saja, padahal jika mereka mau memanjakan Amora bisa saja mereka membelikan Amora mobil jadi dia bisa wara-wiri atau foya-foya menghabiskan uang orangtua, tapi didikan kedua orangtua Amora tidak seperti itu.

Pagi harinya, suara alarm pun membangunkan Amora sialnya dia memang sangat sulit untuk bangun pagi! Amora pun bangun sambil bermalas-malasan kemudian mandi.

Setelah mandi dan berpakaian rapih, Amora turun ke lantai satu untuk sarapan! Akan tetapi kedua orangtuanya ternyata tidak ada di meja makan , Amora pun bertanya pada asisten rumah tangganya.

“Jenna, kemana Ayah dan Ibuku?”

“Mereka sudah pergi non, katanya Nyonya ada perlu jadi Tuan antar pagi-pagi sekali, tapi mereka berpesan nanti akan ada yang antar non ke kampus pagi ini,”

“Siapa?”

“Aku!” kata Nicholas sambil berjalan kearah Amora.

Amora yang tadinya membelakangi Nicholas pun menoleh ke belakang dan melihat sosok laki-laki berjas rapih menghampirinya.

“Kau, untuk apa kau ada disini?”

“Entahlah, tapi yang pasti bukan aku yang inginkan aku ada disini karena sungguh ini buang-buang waktu!” kata Nicholas sambil mengambil roti tawar yang telah dioles selai coklat.

“Sudah tau buang-buang waktu ya sudah sana pergi jangan ada di rumahku!”

“Cepat duduk dan habiskan sarapanmu! Aku tidak memiliki banyak waktu, jika bukan karena mommy aku tidak akan mau melakukan hal konyol ini!”

Amora pun rasanya semakin kesal saja karena setiap kalimat yang terucap dari bibir Nicholas selalu membuatnya ingin mencakar wajah laki-laki berpangkat CEO itu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi
8.1
Banyak pihak menanti Rhett menceraikan Jillian demi cinta lamanya. Namun, kejutan terjadi saat konferensi pers digelar. Bukannya berpisah, sang CEO justru memamerkan buah hati mereka ke hadapan publik. Rhett dengan tegas membantah isu keretakan rumah tangga yang beredar luas. Ia menyatakan bahwa hubungan mereka sangat harmonis dan kini semakin lengkap berkat kehadiran sang bayi. Harapan orang-orang untuk melihat mereka bercerai pun sirna seketika.
Sampul Novel Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
9.3
Dunia Kirana runtuh saat suaminya, Bima Nugraha, memamerkan kehamilan selingkuhannya di depan publik. Demi kelancaran bisnis, Bima dan keluarga angkat Kirana bersekongkol menjadikannya tahanan di rumah sendiri. Kirana difitnah gila dan dipaksa menggugurkan kandungannya. Namun, mereka tidak tahu identitas asli Kirana. Dengan satu panggilan, ia menghubungi ayah kandungnya, Antony Suryoatmodjo, konglomerat kuat yang siap menghancurkan Bima hingga tak bersisa.
Sampul Novel Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek
8.5
Demi membatalkan pertunangan dengan pria yang tidak setia, Viona menyamar menjadi wanita buruk rupa dan nekat tidur dengan Daniel, paman dari tunangannya sendiri. Setelah malam panas itu berlalu, Daniel yang sangat dihormati di kota justru enggan melepaskannya. Meski rumor tentang kehidupan asmaranya beredar luas, Daniel membuktikan pengabdiannya. Ia bahkan tertangkap kamera bersedia berlutut memasangkan sepatu Viona hanya demi mendapatkan satu kecupan manis.
Sampul Novel Hot Billionaire
8.6
Kehidupan Ariel dipenuhi cemoohan karena statusnya sebagai anak dari hubungan gelap. Meski menyandang nama besar sang ayah, ia tetap dianggap sebagai noda hitam yang tak termaafkan. Di tengah penderitaan itu, takdir mempertemukannya dengan Shawn Geovan, seorang miliarder sempurna yang memiliki dunia berbeda. Akankah Shawn mampu menjadi pelindung bagi Ariel dan menjaganya dari hinaan dunia? Ikuti perjuangan cinta mereka yang penuh tantangan dan perbedaan kasta.
Sampul Novel Melody Cinta Tuan Muda
8.9
Niat tulus Melody menyelamatkan seorang kakek dari aksi bunuh diri justru menyeretnya ke lingkaran keluarga konglomerat pemilik perusahaan raksasa. Di sana, ia menyaksikan persaingan licik antaranggota keluarga yang haus kekuasaan. Sagara, sang cucu yang merupakan pewaris sah, justru menjadi sasaran manipulasi karena sifatnya yang terlalu lugu. Melody kini terperangkap dalam intrik perebutan harta dan siasat kejam demi takhta tertinggi perusahaan tersebut.
Sampul Novel Of Love Trilogy
8.9
Ayana Ranisya terjebak dalam penderitaan akibat utang suaminya, Ares Adiswara. Takdir membawanya bertemu Arga Arkhilendra, pengusaha sukses yang terikat pertunangan bisnis dengan Sheryl Claudia Wibowo. Insiden cinta satu malam mengubah segalanya, memicu perasaan tulus dalam hati Arga yang sebelumnya dingin. Di tengah komitmen formal demi kekuasaan, Arga kini harus memilih antara logika bisnis atau cintanya pada Ayana. Akankah Arga meninggalkan Sheryl demi mengejar kebahagiaan sejati?