Sampul Novel Gadis Imigran

Gadis Imigran

8.8 / 10.0
Iris Barcova terpaksa menjalani kehidupan kelam sebagai PSK demi membiayai ayah dan adiknya. Di tengah keputusasaan, seorang pria misterius keturunan mafia menawarkan pernikahan kontrak sebagai solusi medis bagi ayahnya. Meski ada dokter tulus yang mencintainya, Iris justru terjebak dalam dilema hati. Namun, kenyataan pahit mulai terungkap bahwa pria yang ia anggap penyelamat mungkin adalah dalang di balik segala tragedi dan kesialan yang menimpa hidupnya selama ini.

Gadis Imigran Bab 1

Los Angeles adalah kota impian bagi setiap gadis dengan ambisi untuk hidup di dunia glamor yang penuh kemewahan. Tapi itu tidak berlaku untuk Iris Barcova.

Gadis yang baru saja menginjak usia dua puluh dua tahun ini menjalani kehidupan yang cukup kelam. Terjebak dalam tawaran yang menggiurkan, kemudian berakhir menjadi wanita penghibur, memberikan kesenangan pada pria mana pun yang menginginkannya.

Tragis dan pahit ....

Mereka menginjakkan kaki di kota yang terkenal dengan segala kehebatan di industri hiburan, bersama keluarganya, sepuluh tahun lalu, tapi tidaklah mudah untuk berjuang menjalani kehidupan yang layak. Mereka pindah dari negara yang penuh konflik ekonomi saat itu, Slowakia, dengan harapan memiliki peluang yang lebih menjanjikan.

Namun kenyataan yang terjadi tidak semanis yang diharapkan. Ibunya meninggal dalam kecelakaan, sementara ayahnya masih hidup tetapi tidak memiliki kaki. Kini dengan keterbatasan ayahnya, Iris harus menjadi penopang utama keluarga, terutama untuk adik laki-lakinya.

Bekerja sebagai pelacur di usia muda dan Iris tenggelam lebih dalam ke penghinaan.

Malam itu, lampu klub yang remang-remang berkedip-kedip liar seiring irama musik yang semakin cepat. Para pencari hiburan satu per satu meninggalkan gelas minum mereka dan mulai bergerak mengikuti tempo lagu.

Para wanita penghibur yang bekerja untuk klub mulai menarik tamu dan menyebar ke berbagai sudut ruangan.

Juarez memang terkenal dengan tangan dinginnya dalam mengelola hotel kelas bintang lima yang juga memiliki klub terbaik di kota Los Angeles.

Wanita penghibur yang dia pilih juga merupakan pilihan terbaik. Dalam waktu dua tahun, Juarez berhasil membawa hotel ini menjadi terkenal di dunia kehidupan malam di antara jajaran hotel lainnya.

Dari jajaran wanita dalam koleksinya, Juarez memiliki tiga wanita andalan. Lori, Sherry, dan Iris. Ketiga wanita ini tidak hanya cantik tetapi juga paling menawan, mereka pandai menarik tamu, kecuali Iris tentunya.

Wanita yang memiliki fisik paling sempurna ini dikenal dengan sifatnya yang pendiam dan dingin. Wajah Iris yang khas Eropa jelas membentuk kecantikan klasik yang tiada duanya.

Ketertarikan semua tamu selalu tertuju padanya. Iris memang tidak terampil di atas tempat tidur seperti perempuan lainnya di tempat tersebut. Mungkin kecantikannya yang bak dewilah yang membuat para pria tergila-gila atau bahkan keangkuhannya yang jinak menjadi tantangan tersendiri.

Sayang, gadis itu selalu murung, seakan tidak menikmati perannya. Tidak seperti teman profesional lainnya yang selalu genit dan liar, Iris cenderung menarik diri dan duduk diam.

Malam itu, Iris seperti biasa menjadi orang terakhir yang hadir. Begitu dia memasuki klub, beberapa pasang mata menoleh padanya.

Dengan sikap tenang dan anggun, Iris melangkah menuju meja yang ada di ujung. Gaun merah tanpa lengan di atas lutut itu memperlihatkan lekuk tubuhnya yang menggoda.

Payudara besar, bulat, dan kencang dengan pinggang ramping dan bokong bulat sempurna, mengukuhkan Iris sebagai mahakarya Tuhan yang patut diapresiasi tinggi.

Sayangnya, dia harus jatuh ke lembah aib. Siapa yang tidak ingin mendapatkan Iris? Meski begitu, berbagai lamaran untuk menjadi wanita simpanan dan nyonya kedua, Iris tolak mentah-mentah.

Menjadi penghibur tanpa ikatan jauh menyenangkan, karena tidak peduli seberapa tinggi gelar yang melekat padanya, dirinya masih merasa terhina!

Iris memilih untuk tetap melajang, tanpa terlibat dalam hubungan apa pun. Merdeka tanpa dimiliki oleh siapa pun menjadi prinsip teguh yang dipegangnya selama ini. Iris belum pernah jatuh cinta sebelumnya dalam hidup.

Tak satu pun dari pria tersebut yang menarik hatinya.

Iris tahu, semua pria hanya menginginkan tubuhnya saja. Pria baik mana yang masih berkenan menerima Iris dalam kondisi sekarang? Setelah sekian lama berprofesi sebagai PSK, setiap pria mungkin akan merasa jijik untuk memilihnya sebagai istri sah.

Iris menganggap dirinya hanya layak untuk dinikmati dan bukan dimiliki.

Saat Iris termenung dalam bayangan kelam kehidupan, manajer klub mendekat dan berbisik padanya. Wanita itu mengangguk dan kembali menyibukkan diri dengan ponsel.

Tak lama berselang, muncullah seorang pria yang cukup terkenal sebagai produser film nasional. Dia menyapa Iris dan menawarinya minuman. Wanita itu menjawab dengan anggukan lemah dan senyum tipis terpaksa.

Setelah beberapa menit obrolan ringan yang membosankan, pria yang hampir setengah baya itu mulai meraba-rabanya. Iris dengan lembut mendorong tangan pria itu menjauh.

"Maaf, Anda hanya meminta saya menemani minum, Tuan Hernandez. Jika Anda menginginkan lebih dari yang kita lakukan sekarang, silahkan bicara dengan manajer klub terlebih dahulu," pinta Iris pelan namun tegas.

"A-Aku tidak tahan hanya duduk-duduk dan minum, Iris! Tolong, tidurlah denganku malam ini?" tanya Marten terengah-engah. Pria itu tidak bisa menahan keinginannya sendiri.

"Tidak malam ini." Iris menolak, seiring dia mulai menjauh.

"Aku bisa membayar dua kali lipat tarifmu!" serunya mencoba menahan Iris. Wanita itu menoleh, meskipun tidak sepenuhnya dan bergeming.

"Bagaimana dengan tips untuk saya?" tanya Iris.

Dirinya membutuhkan sepuluh ribu dolar malam ini untuk kebutuhan yang sangat mendesak. Iris berpikir akan meminta lebih banyak untuk pria pelit seperti Marten Hernandez.

"Aku akan membayarmu berapa pun yang kamu minta! Seribu dolar?" kata Marten.

Iris menghela nafas pelan.

"Sayangnya, saya membutuhkan lebih dari itu. Maaf, permisi," kata Iris sambil bersiap untuk pergi.

"Tunggu! Ok-ok! Berapa yang kamu butuhkan?" bujuk Marten dengan tidak sabar.

Iris menimbang dan sekarang berbalik sepenuhnya.

"Sepuluh ribu dolar untuk satu kali pelayanan!"

"Apa?! Apa kamu gila? Aku bisa mendapatkan sepuluh gadis dengan harga itu!" tolak Marten dengan mata melotot. Iris benar-benar bersiap pergi tanpa beban apa pun.

"Tidak apa-apa jika Tuan tidak mampu. Mungkin lain kali, saat anda memiliki anggaran sebesar itu untuk mendapatkan layananku," jawab Iris sopan tetapi nadanya terdengar meremehkan.

Marten mengutuk pelan dan akhirnya mengalah. Hasratnya terlalu tinggi hingga sulit ia kendalikan. Selama ini Iris selalu sibuk melayani orang lain, malam ini adalah kesempatan emas untuk menikmati tubuh seorang primadona seperti Iris Barcova!

Pria tua itu menerima kesepakatan tersebut dengan ekspresi kesal.

"Aku akan menunggu di kamar," ucap Iris, masih dengan nada datar.

Marten mengangguk dan segera bangun dengan tergesa-gesa.

Siapa yang bisa menolak pesona wanita seperti Iris?

***

Seperti yang diharapkan, Marten hanya bertahan lima menit. Iris bangkit dan menuju kamar mandi, meninggalkan lelaki tua yang tergeletak kelelahan.

Setelah mandi dan membersihkan tubuhnya, Iris segera melenggang keluar. Marten sudah tertidur dan tanpa membangunkan kliennya, Iris mengambil setumpuk uang yang telah mereka sepakati. Setelah uang itu tersimpan rapi di tasnya, dia menuju pintu. Iris menoleh untuk terakhir kalinya.

"Pria bodoh," gumam Iris pelan dan membuka pintu tanpa berniat menutupnya lagi.

Langkahnya berayun cepat menuju lift di tengah koridor.

Rahangnya mengeras dan tatapannya tampak angkuh. Tapi sebenarnya, jauh di lubuk hati, batinnya menjerit. Iris tidak tahan lagi menjalani berhari-hari seperti ini.

Memikirkan manusia seperti Marten, yang bau dan juga kasar saat harus menghabiskan waktu bersamanya di ranjang, terkadang membuat Iris hampir muntah. Rasa jijik itu selalu menyiksanya; dia tidak bisa menikmati sedikit pun keintiman itu.

Dalam perjalanan pulang, saat di dalam taksi, Iris menangis dalam diam.

Sesampainya di depan apartemen dua lantai di daerah kumuh, Iris melangkah masuk dengan langkah senyap. Ayahnya mungkin sedang tidur dan Jan, adik laki-lakinya, tidak ada.

Iris kembali membersihkan tubuhnya. Ketika pikiran yang rumit kembali ke benaknya, di bawah pancuran, wanita itu ambruk dan merosot ke lantai dengan bahu terguncang.

Tidak pernah terbayangkan dalam hidupnya harus menjalani kehidupan yang gelap dan memalukan seperti ini.

Kecantikan yang seharusnya dibanggakan Iris, berubah menjadi beban baginya. Saat kondisi mendesak telah memojokkan posisinya, menjalani profesi ini adalah satu-satunya pilihan.

Di lubuk hatinya yang terdalam, Iris berharap dia hanyalah seorang wanita biasa yang memiliki lebih banyak kesempatan untuk bahagia dan memiliki kehidupan yang lebih baik.

Kecantikan yang ia miliki, menempatkannya sebagai wanita cantik yang mampu meluluhkan para pria pencari kesenangan dalam semalam. Hidup tidak memperlakukan dirinya dengan adil!

Inilah kehidupan gelap Iris Barcova!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Gadis Imigran

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
9.5
Demi kesembuhan adiknya, Nadia terjun ke dalam rencana licik Satria, ibu dari konglomerat Reza Azhar. Ia diminta menjadi ibu pengganti bagi Reza dan istrinya yang tak kunjung memiliki anak. Namun, duka mendalam melanda saat adiknya meninggal, memicu Nadia untuk kabur membawa rahasia besar: ia tengah mengandung darah daging Reza. Kini, di tengah kejaran Satria dan kebenaran yang mulai terungkap, mampukah Nadia terus bersembunyi dari takdir dan intrik kekuasaan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan