Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel GADIS AMNESIA MILIK SANG PEWARIS

GADIS AMNESIA MILIK SANG PEWARIS

Pasca kecelakaan tragis, Safira menderita amnesia dan migrain hebat tiap kali mencoba mengingat masa lalu. Demi menyokong ekonomi ibunya, ia merantau ke kota, namun nahas seluruh hartanya raib dicopet. Di tengah kemalangan, muncul Dexter Jackson yang menolongnya dengan penuh perhatian. Meski Dexter mengaku hanya teman lama, Safira merasa ada ikatan yang jauh lebih dalam di antara mereka. Apa rahasia yang sebenarnya disembunyikan pria yang ia panggil Mas tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 2

Mata Safira perlahan membuka, terlihat ruangan yang di dominasi putih membuat wanita itu semakin membuka lebar matanya, tubuhnya bangkit dari tidur dan melihat tangannya yang sedang di berikan cairan infus.

"Kenapa aku ada di sini?" tanyanya pada dirinya sendiri.

Tak lama terdengar suara langkah kaki, yang membuat Safira bingung sekaligus penasaran, hingga pria yang membawanya makan itu terlihat berjalan sambil menatapnya datar.

"Sudah mendingan?" tanya Dexter yang menaruh plastik yang berisikan macam-macam buah-buahan di meja samping ranjang.

Setelah itu dia duduk di kursi samping ranjang, yang membuat Safira bingung.

"Jika memang sakit! Jangan mengingatnya lagi!" ujar pria itu, yang mengambil salah satu buah dan mengupasnya dengan pisau.

"Maaf ya jadi repot-repot, mas Dexter! Biasanya saya kalau sakit kepala minum obat, tapi saat di halte tadi saya kecopetan, uang, hp bahkan pakai saya raib. Padahal saya ke sini buat mau kerja."

Satu potong apel, Dexter berikan Padanya, Sontak membuat wanita itu buru-buru menerimanya dan memakan pemberian itu , walau ia tak tau pria di depannya ini siapa, seperti dia begitu dekat dengannya hingga pria itu amat baik padanya.

"Kerja?"

Safira mengangguk dengan mulut penuh dengan apel yang diberikan Pria itu tadi.

Dexter memberikan beberapa potong apel lagi ke pada Safira dengan menggunakan piring.

"Kamu tau di mana tempat kerjanya?"

"Gak tau mas, pas saya di halte bus saya udah telepon temen saya tapi gak diangkat."

Satu potong apel itu Safira makan lagi, rasanya renyah dan manis membuat dia merasa puas, tapi mengingat semua kebaikan pria itu, ia jadi merasa tidak enak. "Mas, sebelumnya makasih ya atas semuanya, saya gak tau hubungan saya sama mas apa, apa mungkin teman lama ya? Tapi nanti saya janji kalau saya punya uang, saya bakal traktir masnya deh."

Dexter sekarang meletakan jeruk yang sudah dia kupas dengan mimik datar. "Gimana kalau kamu ganti sekarang?"

Wanita itu terdiam, ia tak paham apa yang pria di depannya bicarakan. Ia kira kebaikan ikhlas, namun kenapa ia merasa di tatapan datarnya pria itu seperti sedang menyembunyikan kesedihan. "Ma-maksud masnya apa?"

"Kamu kerja di tempatku."

"Jadi apa?" tanya Safira, ia masih mencoba menyakinkan dirinya, agar percaya pada pria yang terlihat tanpa ekspresi itu.

"Pembantu, tapi jika aku berangkat kerja kamu ikut ke kantor untuk jadi OB mau?"

Safira berpikir sebentar, lalu takut-takut menatap Dexter. "Jadi kerjaannya dobel begitu?"

"Yah, kamu mau gaji berapa?" tanya pria itu, yang membuat Safira heran.

"Kan mas Dexter yang mau ngegaji saya, kok nanya sih?"

Tak lama pria itu mengambil sejumlah uang di dompetnya, terlihat ada foto seseorang di sana tapi tak nampak jelas. Setelah mengambil beberapa lembar itu, dia meraih tangan Safira dan meletakan uang itu di sana. "Ada dua juta, kalau kamu merasa kurang, aku akan narik saldo di ATM."

Saat Dexter hendak pergi, tangan Safira mencegahnya, membuat pria itu sekarang menoleh dan kembali duduk. "Kenapa?"

"Kayaknya udah cukup deh mas! Ini udah aja kebanyakan!"

"Yakin?"

Safira mengangguk, dia merasa tak enak bila mana menambah bayaran untuk kerja yang mungkin tidak seberapa. "Iya mas, Udah cukup kok, hhhmm tapi mas kalau masalah tempat tinggal dan makan di tanggung mas Dexter kan?"

"Kamu tidur di rumahku!"

"Rumah mas Dexter, banyak keluarga ya? Udah punya keluarga ya mas? Udah punya anak belum?"

"Aku masih sendiri," balasnya Singkat yang membuat Safira terdiam, tunggu! Kalau sendiri itu artinya ia dan Dexter hanya berdua? "Kenapa? Takut?"

Karena tak ada pilihan lain, Safira menggeleng. Dia harus membuang pikiran jeleknya, dari mimik wajah datar itu tak terlihat seperti orang jahat, tapi tak ada salahnya kan waspada. "Mau kok mas, mau. Karena saya juga bingung mau kemana, saya ikut masnya aja deh."

"Kalau gitu, setelah pulang dari rumah sakit kamu ikut aku!" Mendengar ucapan itu, Safira hanya mengangguk sambil tersenyum.

.

.

Pintu mobil terbuka memperlihatkan pemandangan halaman ruang yang minimalis, namun tinggi menjulang. Sekitar ada 2 lantai yang terlihat, warna coklat klasik menambah kesan cantik di bangunan tersebut.

"Mas Dexter tinggal sendiri?" tanya Safira sambil menatap sekitar, rumah ini berada di pertengahan kompleks, yang besar bangunan hampir sama dengan yang dimiliki pria itu.

"Hhhmm."

"Rumah mas besar loh padahal."

"Seramai-ramainya sebuh rumah, kalau kita gak menemukan kebahagiaan buat apa tetap tinggal bersama?" tanya Dexter, yang membuat beberapa barang dari mobilnya, membuat Safira sontak menoleh kearah dengan mimik mencerna semua perkataan pria itu. "Ayo masuk!"

Mendengar suruhan tersebut, Safira segera masuk. Walau ia takut ada tetangga yang bicara macam-macam tentang mereka, mengingat wanita dan pria tidak boleh seatap kecuali sda ikatan pernikahan.

"Tenang aja! Tetangga di sini mayoritas pengusaha dan pebisnis, jadi mereka jarang ada di rumah."

Safira mengangguk paham, tapi kenapa pria itu bisa tau apa yang dia pikirkan?

Saat masuk Safira menatap sekitar, ruangannya cukup mewah namun ada beberapa hal kuno yang membuat terlihat unik. Saat hampir sampai di dapur, pria itu berhenti di sebuah pintu yang membuat Safira penasaran.

Terlihat sebuah kasur kecil, lemari pakaian yang lumayan besar dan kipas angin berdiri, seperti ini kamar untuknya. "Ini kamar buat saya ya mas?"

"Iya, kamar di sini cuma ada 3 termasuk kamarku yang di atas, dan kamu kehilangan baju juga kan?"

Safira mengangguk, dia bingung harus bagaimana dengan baju sekarang ia pakai, walau pria di depannya ini sudah mencucinya di tempat londri, tapi masa ia harus memakai sampai beberapa kedepan?

"Di Lemari itu ada beberapa setelan yang bisa kamu pakai! Kamu paham?"

"Iya mas, paham."

"Kalau gitu aku mau ke atas, kamu kalau mau bebersih silahkan, tapi nanti besok sekitar jam 8 pagi kita ke kantor, kamu paham kan, Safira?"

Wanita berumur 24 tahun itu mengangguk paham. "Iya mas."

"Jangan begadang!" ujar pria itu lagi, sebelum benar-benar naik ke atas tangga.

Setelah tak melihat lagi wujud Dexter, Safira yang merasa tak enak hati jika harus beristirahat memilih melangkah kaki ke dapur, terlihat dapur cantik yang tak kalah mewah dari rumahnya.

Terlihat beberapa piring kotor, sampai juga lantai yang kusam, membuat Safira tersenyum. Ia akan bekerja keras mulai sekarang dan membuat ibu juga pria yang sudah banyak membantunya merasa bahagia atas hasil kerjanya.

Walau ia agak merasa sedih karena tak dapat mengingat apapun tentang pria itu, tapi ia akan memeriksa kondisi lagi, agar cepat sembuh dan mengingat semuanya, ia berjanji untuk itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Berubah Menjadi Dendam
7.8
Darius menyimpan dendam membara pada Sienna karena menganggap ibu gadis itu sebagai perusak rumah tangga orang tuanya. Untuk membalas luka lama, Darius nekat merenggut kesucian Sienna saat gadis itu tak sadarkan diri akibat dibius. Rencana kejam ini membuat Sienna hamil dalam kondisi hancur tanpa tahu siapa pelakunya. Di tengah kekacauan hidupnya, kebenaran pahit menanti. Bagaimana reaksi Sienna saat tahu bahwa musuh besarnya adalah ayah dari janinnya?
Sampul Novel Cinta Terlarang Sang Janda
8.7
Rio Darmawan adalah CEO muda sukses yang jenuh dengan tekanan perjodohan dari orang tuanya. Selama ini ia selalu menolak setiap calon pilihan keluarga karena merasa tidak ada yang serasi. Namun, pendiriannya goyah setelah bertemu Denanda Kusuma, seorang ibu tunggal yang tangguh dan memikat. Meski mendapat tentangan keras dari keluarganya, Rio bertekad memperjuangkan cintanya pada Denanda. Kini ia terjebak dalam dilema antara mengikuti kata hati atau patuh pada kewajiban keluarga.
Sampul Novel Cinta yang Tak Sempat Kudengar
8.7
Setelah tunangannya memilih menikahi kakaknya, ia menerima lamaran Twinkle, pria dingin yang mengaku telah lama mencintainya. Tiga tahun pernikahan mereka berjalan sempurna penuh kelembutan, hingga sebuah rahasia besar terungkap. Ia tidak sengaja mendengar bahwa pernikahan mereka hanyalah kepalsuan demi melindungi wanita bernama Amelie. Menyadari dirinya hanya menjadi tameng cinta sepihak suaminya, ia memutuskan memalsukan kematiannya demi menghapus seluruh identitas dan terbebas dari Twinkle selamanya.
Sampul Novel DANGEROUS MAN
9.8
Athur Paker adalah CEO ternama sekaligus mahasiswa dengan sisi gelap yang haus darah. Hidupnya yang dingin berubah saat ia terobsesi pada Shena, gadis ceria yang berani menolak ajakannya. Meski ditolak, Athur menggunakan paksaan demi mengklaim Shena sebagai miliknya. Kini, hidup tenang Shena hancur dalam jeratan sang psikopat yang tak bisa ia hindari. Namun, rahasia masa kecil mulai terungkap. Akankah identitas asli Athur membawa petaka baru bagi Shena?
Sampul Novel Diselingkuhi Saat Mengandung
8.7
Cinta bukan jaminan kebahagiaan bagi Salma dan Rayden. Meski telah memiliki putri kecil dan kini Salma tengah hamil enam bulan, badai besar justru menghantam pernikahan mereka. Sikap Rayden mendadak dingin sejak kehadiran Clarissa, karyawan baru di kantornya yang pandai menggoda. Di tengah kondisi fisik yang melelahkan, Salma harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya berpaling. Kepercayaan yang selama ini ia jaga hancur saat perselingkuhan itu terungkap.
Sampul Novel Kembalinya Cinta Sang Mantan
9.0
Tujuh tahun berpacaran, Kalea dicampakkan karena hanya penjaga toko. Lima tahun berlalu, ia bangkit menjadi pemilik butik sukses dan siap menikahi seorang dokter bedah. Namun, sang mantan tiba-tiba muncul menghancurkan pesta pernikahan dengan fitnah keji. Ia membawa seorang anak kecil dan memaksa Kalea kembali demi membesarkan bocah itu bersama. Benarkah itu anak Kalea? Di mana istri pria itu? Kalea kini terjebak antara masa lalu kelam dan masa depan barunya.