Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Forced Marriage

Forced Marriage

Joan Arkan Rivenno, CEO sukses yang jatuh hati pada pandangan pertama, dijodohkan dengan aktris jelita Liza Nathalia Hope. Sayangnya, Liza menolak karena menganggap Joan hanya kakak dan ia sudah memiliki kekasih. Meski Liza terang-terangan menentang, obsesi Joan justru makin menguat. Suatu malam, Joan melakukan tindakan nekat yang merenggut kesucian Liza hingga ia hamil. Pernikahan paksa pun terjadi, meski hati Liza penuh dengan penolakan dan rasa benci.
Bab
Bagikan

Bab 3

Joan merebahkan tubuhnya disebuah kasur besar yang berada di griya tawang miliknya , perjalanan yang memakan waktu sekitar 3 jam dari letak mansion kedua orang tuanya membuat ia merasa kelelahan.

Joan mulai menatap langit - langit kamarnya , saat ini pikirannya hanya dipenuhi dengan keputusan - keputusan yang harus ia ambil dipertemuan dua keluarga Rivenno dan Hope yang akan dilaksanakan besok malam .

Jujur saja dirinya sudah merasa mencintai wanita itu sejak pertama kali bertemu , namun disisi lain Joan harus menepati janjinya pada Liza yang menolak perjodohan sebagai kompensasi yang harus ia berikan atas perbuatan yang telah ia lakukan.

" Arghhh , sialan mengapa gue harus ngelakuin perbuatan yang tak manusiawi itu " Teriak Joan seraya mengacak rambutnya Frustasi .

" Ada apa bos ?" Tanya seorang pria berjas yang baru saja memasuki kamar bosnya itu, napas pria itu terlihat tersenggal- senggal dikarenakan lari maraton memasuki kamar Joan saat mendengar teriakan bosnya .

Joan menatap sekretarisnya itu dengan tatapan yang tak dapat diartikan .Joan kemudian berusaha untuk terlihat tenang didepan sekretarisnya yang bernama Dafa itu .

" Gak ada apa - apa kok Daf " Jawab Joan dengan santai .

Dafa menatap bos sekaligus teman SMA-nya itu dengan tatapan memprihatinkan .Melihat penampilan Joan yang kacau balau membuat ia berasumsi bahwa pria yang ada dihadapannya itu sedang menghadapi suatu masalah .

" Joan kali ini gue nanya serius sama Lo sebagai teman bukan sebagai sekretaris , jadi tolong jelasin sama gue ada apa sampai jambul khatulistiwa Lo itu sampai Lo acakkin kek gitu ? " Tanya Dafa yang langsung membuat Joan mau tak mau harus menjelaskan kebenarannya .

Joan akhirnya mulai bangkit dari tempat tidurnya dan beralih kesebuah sofa melingkar yang berada diruang tamu diikuti dengan Dafa.

Keduanya mulai duduk bersebrangan , Dafa mulai menuangkan segelas air minum dan memberikannya kepada Joan agar pria itu merasa sedikit tenang .

Joan dengan cepat meneguk air itu sampai habis dan kembali meletakkan gelas kosong itu dimeja yang berada didepannya .Ia terlihat menghela nafas panjang sebelum menceritakan segalanya pada Dafa .

" Daf Lo tau kan gue bakal dijodohin ?" Tanya Joan yang dibalas anggukan oleh Dafa .

" Terus apa masalahnya , apa ceweknya kurang cantik atau kurang seksi di mata Lo ? " Tanya Dafa dengan polosnya yang membuat ia dapat satu tabokan dari Joan .

"Daf bisa gak Lo kurang - kurangin ke mesuman Lo itu jijik gue dengernya " Ucap Joan dengan ekspresi kesalnya .

Dafa hanya tersenyum tanpa rasa bersalah

" Apa cewek itu cantik bos ? " Tanya Dafa dibalas anggukan oleh Joan .

" Cewek itu Liza Nathalia Hope " Ucap Joan to the point .

Mendengar perkataan Joan , Dafa langsung membulatkan mata tak percaya dengan perkataan pria yang ada dihadapannya ini .

Dafa mengeleng - gelengkan kepalanya tak percaya " Lo kagak lagi ngehalu kan Bos, bagaimana bisa seorang Liza yang cantik nan seksi itu dijodohin sama Lo ? "

Joan menganggukkan kepalanya menyakinkan. Dafa hanya bisa memijat pelipisnya yang terasa pening .

" Gue gak pernah kepikiran kalo nama belakang Liza itu sama dengan nama keluarga Hope , gue gak nyangka kalo Liza adalah putri dari keluarga itu " Jelas Dafa yang bisa dimengerti oleh Joan Karena identitas Liza sebagai putri dari keluarga konglomerat Hope memang dirahasiakan dari publik .

" Terus lo bakal nerima perjodohan ini bos ? Tanya Dafa dengan memasang ekspresi cemburunya .

Joan terdiam sesaat , ia terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu dikepalanya .

" Bos " Panggil Dafa membuyarkan lamunan Joan .

" Gue juga belum tahu keputusan apa yang harus gue ambil Daf , perasaan gue mengatakan kalo gue mencintai wanita itu namun disisi lain gue harus nepatin janji gue "

Dafa mengernyitkan dahinya " Janji ? " 

" Gue berjanji sama Liza untuk menolak perjodohan ini " Jawab Joan tanpa basa - basi.

" Joan , Lo itu bodoh atau gimana sih .Apa Liza gak sesuai dengan kriteria wanita impian Lo atau Lo butuh wanita yang kekayaannya melebihi kekayaan keluarga kalian gitu ? " Kesabaran Dafa mulai habis , jujur saja saat ini ia benar - benar ingin memukul wajah tampan yang ada dihadapannya itu .

" Daf jujur aja gue udah suka sama Liza sejak pertama kali ketemu dan saat itu juga gue sadar kalo perasaan itu gak pernah muncul terhadap wanita manapun " Jawab Joan tanpa menyembunyikan fakta .

Dafa membuang napasnya kasar " Lah terus sekarang apa permasalahannya Joan Arkan Rivenno , Lo juga udah suka kan sama tuh cewe , jadi lebih baik Lo langsung halalin aja Liza secepetnya keburu Lo ngelakuin sesuatu yang kagak sesuai norma dan hukum sebelum kalian nikah ,kan kalo gitu bakal ribet urusannya "

Mendengar perkataan sekretarisnya itu , ketakutan Joan kembali menghantui pikirannya .Andai saja dia tidak melakukannya pada malam itu , keputusannya tentang menerima perjodohannya dengan Liza akan ia ungkapkan kepada semua orang .Namun keadaan sekarang justru terbalik ia tidak bisa  menerima maupun menolak perjodohan itu .

***

Liza tersenyum manis saat melihat pria yang baru saja membuka apartemennya .

" Surprise " Teriak Liza seraya memeluk pria itu .

Pria bertubuh jangkung itu menampilkan ekspresi bahagianya saat melihat kedatangan Liza yang datang tanpa mengabarinya .

Pria bernama Dilan Alexi itu semakin mengeratkan pelukan keduanya .

" Pelukannya pengen sampai kapan lan ? " Sindir Liza yang membuat Dilan segera melepaskan pelukannya .

" Yaudah gue lepasin deh Li " Dilan memasang wajah kecewanya .

" Ih jangan cemberut gitu , ntar wajah gantengnya luntur lagi " Liza mengelus pelan pipi Dilan .

Dilan tersenyum simpul menampilkan lesung pipinya , ia kemudian menarik tubuh Liza memasuki ruang apartemennya .

Saat sudah memasuki ruangan Dilan meminta Liza untuk duduk di sofa kemudian Liza menurutinya.

" Li, Lo tunggu bentar yah gue bikinin minuman dulu " ucap Dilan .

Liza hanya bisa mengangguk pasrah melihat Dilan yang melenggang pergi menuju arah dapur .

Dilan memang selalu memperlakukan Liza dengan baik , ia tidak seperti pria lain yang acuh kepada wanitanya .Hal itulah yang membuat Liza nyaman saat berada disisinya .

Pria itu benar - benar jauh berbeda dari pria lain , Status keluarga Dilan yang dahulunya kekurangan ekonomi membuat Dilan tumbuh menjadi seorang anak yang mandiri dan pekerja keras .Profesi ayah Dilan yang hanya bekerja sebagai petani membuat ia mau tak mau harus mencari pekerjaan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya dan saat itulah Dilan terjun kedunia hiburan sebagai seorang aktor serta menjadi model internasional karena visualnya yang sempurna. 

Liza dan Dilan memang memiliki profesi yang sama , hanya saja Liza yang terlahir dari keluarga kaya sementara Dilan yang terlahir di keluarga kurang berkecukupan .Hal itulah yang menjadi pertimbangan bagi keduanya untuk mempublikasikan hubungan mereka dipublik , mereka takut akan komentar- komentar yang akan dilontarkan orang lain diluaran sana termasuk kedua orang tua Liza yang gila akan status .

" Lo kenapa ngelamun Li ? " Suara pria yang baru saja datang dengan membawa nampan itu membuyarkan lamunan Liza .

Liza menoleh kearah sumber suara, ia kemudian berdiri dari posisi duduknya dan mengambil nampan yang dibawa Dilan dan menyimpannya diatas meja .

" Lan , gue udah bilang kan kalo Lo gak boleh kecapen " Ucap Liza memperingatkan Dilan agar penyakitnya tak kambuh .

Dilan hanya terkikik " penyakit gue gak akan menyebabkan kematian , Lo mah serius banget li" Ucap Dilan dengan santainya seraya menyeruput jus mangga yang telah dibuatnya.

" Iya gue juga tau kok penyakit Lo gak mematikan , tapi efeknya justru bisa ngerusak kulit Lo lan " Ucap Liza mengingatkan .

" Lo tenang aja Li , belakangan ini gue jarang stress atau kelelahan soalnya ngeliat wajah cantik Lo Mulu sih " Gombal Dilan yang membuat Liza memasang tatapan kesal .

" Lan , gue mohon sama Lo jangan pernah nyepelein penyakit Lo ini gue takut suatu saat bakal nimbulin efek yang lain " Ucap Liza menjelaskan kekhwatirannya tentang penyakit Cholinergic Urticaria yang ditelah diderita Dilan semenjak masa debutnya .

Terakhir Kali penyakit Dilan kambuh adalah ketika dia syuting dari pagi hingga malam untuk film barunya bersama Liza , tubuhnya yang kelelahan membuat seluruh tubuhnya memerah dan muncul ruam serta suhu tubuh yang tinggi .Saking khawatirnya, Liza bahkan sampai membawa Dilan ke Amerika untuk mendapatkan perawatan terbaik disana .

Liza berdiri dari posisi duduknya dan dengan cepat memeluk Dilan yang masih duduk diposisinya .

" Lan janji yah sama gue jangan pernah sakit lagi , walaupun gue gak ada disamping Lo ,gue harap Lo tetap ngejaga kesehatan Lo ! " Perintah Liza yang membuat Dilan seketika keheranan mendengar titah wanita yang sedang memeluknya itu .

Dilan berdiri dari posisi duduknya seraya mengeratkan pelukannya , ia mengelus lembut puncak kepala wanita itu .

" Li gue bersukur banget punya cewek yang baik dan perhatian banget sama gue dan keluarga gue .Tapi gue mohon sama Lo Li , hilangin ketakutan Lo yang berlebihan itu ! .Ucapan Lo yang kek gini yang buat gue ngerasa kalo justru Lo lah yang bakal ninggalin gue " Bisik Dilan tepat ditelinga Liza .

Liza mulai menitikkan air matanya saat mendengar kalimat terakhir Joan , tersirat kebenaran didalam Kalimat itu .

Andai saja Dilan tahu apa yang terjadi kepada Liza saat ini , mungkin pria itu enggan untuk menerimanya ataupun hanya sekedar menolehnya pun pasti tak Sudi.

" Maafin gue lan" Batin Liza .

Liza tak ingin larut dalam kesedihannya dan membuat Dilan curiga melihat kelakuannya , ia kemudian dengan cepat melepaskan pelukannya dan menjaga jaraknya dari Dilan .

Liza kembali menduduki sofa yang tadi ia duduki , untuk menghilangkan kesedihannya ia beralih mencicipi kue dan cemilan pedas lainnya yang telah siapkan oleh Dilan .

Dilan hanya menatap Liza yang sedang makan dengan tatapan heran , sikapnya yang berbeda hari ini membuat ia ingin melontarkan sejuta pertanyaan yang muncul dibenaknya .

Namun Dilan hanya ingin mencari aman saja , ia tak ingin mengetahui suatu hal yang akan membuatnya menderita. Lebih baik mengubur dalam - dalam suatu kebenaran jika itu memang menyakitkan .

" Kedua orang tua gue pengen banget ketemu sama Lo Li " Ucap Dilan mengalihkan perhatian Liza .

" Belakangan ini jadwal gue penuh Lan , kalo keburu besok gue bakal usahain untuk temuin mereka .Kita udah lama gak ketemu , gue udah rindu banget sama mereka " Liza mulai menampilkan senyuman gembiranya .

Liza dan kedua orang tua Dilan memang sudah sangat akrab .Liza memang selalu menemui kediaman keluarga Dilan yang membutuhkan waktu 3 jam dari tempatnya.Jika Liza ingin menemui mereka tentu saja ia harus memiliki waktu luang sebab jika Liza sudah berada dirumah itu rasanya sangat nyaman hingga ia enggan pulang dan selalu menginap selama berhari - hari .Bukan karena rumahnya yang mewah , tapi karena kehangatan yang meletak pada keluarga itu .Ayah, ibu , dan adik perempuan Dilan memang sangat baik kepada Liza membuat Liza seolah - olah merasa bahwa mereka adalah keluarganya bukan Keluarga kekasihnya .

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GJX" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GJX
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Buy One Get You
8.4
Audia terpaksa membatalkan niat resign setelah ayahnya, Pak Sapto, tertipu rekan bisnis. Demi melunasi utang, sang ayah menjual rumah beserta isinya kepada Ibu Sosro seharga 1,5 miliar. Sialnya, Audia yang tertidur di dalam ikut terjual sebagai aset. Sang bos, Affangga, yang masih patah hati dan membenci Audia karena mirip mantan tunangannya, tak punya pilihan. Ibu Sosro langsung memanfaatkan momen ini untuk menyeret mereka berdua ke pelaminan.
Sampul Novel Crazy Woman
8.3
Ria Ananta menyembunyikan statusnya sebagai putri konglomerat meski gaya hidupnya selalu mewah. Ia memilih hidup normal, namun ketenangannya terusik sejak menjalin asmara dengan Christian, seorang idola terkenal. Tekanan dari keluarga Christian yang tidak merestuinya memicu depresi dan sisi gelap dalam diri Ria yang tak terduga. Di balik tumpukan harta, Ria berjuang melawan kehancuran mental dan pikiran bunuh diri akibat konflik hubungan yang penuh kekerasan.
Sampul Novel Derita Seorang Gadis Desa
9.4
Alya, gadis yatim piatu lulusan SMP, nekat merantau ke kota demi membiayai neneknya yang sakit. Nasib membawanya bekerja di kediaman Ibu Ratna yang baik hati. Namun, hidupnya hancur saat Arka, putra majikannya, pulang dan merenggut kehormatannya secara paksa. Bukannya bertanggung jawab, Arka justru menghina dan mengusir Alya dengan kejam. Di tengah luka batin yang mendalam, Alya harus berjuang bangkit menghadapi kenyataan pahit demi kelangsungan hidupnya.
Sampul Novel Husband billionare
8.3
Arkhana Jason, bos besar Grup Jason, hilang ingatan usai upaya pembunuhan oleh pamannya, Wira. Ia diselamatkan Nina di desa dan mereka pun menikah. Saat ingatannya pulih, Arkha menyamar demi membongkar kejahatan Wira, termasuk nasib orang tuanya. Setelah membalas dendam dan bersatu kembali dengan keluarganya, Arkha mendapati rumah Nina hancur akibat ulah istri Wira. Ia segera menyelamatkan Nina, mengungkap identitas aslinya sebagai miliarder, lalu memboyong mereka ke kota.
Sampul Novel Jerat Cinta Sang Casanova
8.9
Hidup Aileen Maharani hancur seketika saat dikhianati kekasihnya dan kehilangan kesucian oleh pria asing dalam satu malam. Berharap memulai lembaran baru di Jakarta, ia justru terjebak obsesi Kendrick Adelard. Sang miliarder arogan itu mengklaim Aileen sebagai miliknya dan menuntut pertanggungjawaban atas insiden tak sengaja mereka. Kini, Aileen dihadapkan pada pilihan sulit: melarikan diri dari sang Casanova atau menerima tawaran menjadi wanita simpanannya.
Sampul Novel Menjadi Istri Musuhku
9.8
Selena Grant, putri bangsawan Kota Seaview yang ambisius, tiba-tiba terbangun tanpa ingatan tentang tiga tahun terakhir hidupnya. Ia terkejut mendapati dirinya telah menikah dan rela merendahkan martabat demi mengejar cinta pria yang justru membencinya. Meski bukti pesan putus asa memenuhi ponselnya, Selena yang asli takkan membiarkan siapa pun menghinanya. Kini, ia bertekad membalas perlakuan buruk suaminya dan merebut kembali harga dirinya yang sempat hilang.