Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Minggu-minggu Sebelum Pernikahanku, Tunanganku Hanya Melupakanku

Minggu-minggu Sebelum Pernikahanku, Tunanganku Hanya Melupakanku

Tepat sebelum pernikahan, Bima Aditama berpura-pura amnesia akibat cedera demi mengejar Clara Vania. Pengkhianatan keji ini terungkap saat Kirana mendengar rencana licik Bima bersama teman-temannya. Meski hancur melihat Bima mengutamakan Clara bahkan saat kecelakaan terjadi, Kirana memilih diam dan menyusun rencana besar. Ia menolak menjadi korban pria yang tega memutus dukungannya. Dengan identitas baru sebagai Kirana Adelia, ia siap menghilang dan membuang cincinnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Keesokan paginya, Alya bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.

Dia membuatkan Bima nasi goreng spesial kesukaannya, yang pakai telur mata sapi.

"Enak," kata Bima, masih menjadi orang asing yang sopan. "Dulu aku... suka ini?"

"Suka sekali," kata Alya, suaranya diatur agar netral.

Di dalam, hatinya berkecamuk badai.

Siang harinya, dia menelepon pengacara yang dikenal Maya. Diam-diam.

"Saya ingin bertanya tentang perubahan nama secara hukum," kata Alya, suaranya pelan.

Kirana Adelia. Nama gadis nenek dari pihak ibunya. Nama yang kuat. Nama yang baru.

Dia membuka rekening bank baru atas nama Alya Maheswari, tapi itu hanya tempat penampungan sementara. Sebentar lagi, semuanya akan menjadi milik Kirana.

Dia mulai mengambil pekerjaan desain grafis lepas kecil-kecilan, yang dibayar tunai atau ke rekening baru yang tidak bisa dilacak. Pekerjaan kecil, logo untuk toko roti, pamflet untuk studio yoga. Dia bekerja sampai larut malam, setelah Bima tidur, bunyi klik mouse-nya menjadi pemberontakan sunyi.

Bandung.

Nama itu muncul di benaknya saat dia menggulir artikel tentang kota untuk para kreatif, untuk awal yang baru. Jauh dari Jakarta. Jauh dari Bima. Sejuk, sering hujan, anonim.

Kedengarannya seperti tempat seseorang bisa menghilang.

Kedengarannya seperti tempat Kirana Adelia bisa dilahirkan.

Dia mengumpulkan setiap foto mereka berdua.

Setiap surat cinta yang pernah Bima tulis, penuh janji yang kini terasa seperti abu di mulutnya.

Boneka beruang konyol yang Bima menangkan untuknya di Dufan.

Dia tidak membakarnya. Itu terasa terlalu dramatis, reaksi yang mungkin akan Bima sadari jika dia benar-benar memperhatikan.

Sebaliknya, dia mengemas semuanya ke dalam satu kotak kardus polos.

Dia mendorong kotak itu ke bagian belakang lemarinya, di bawah sweater-sweater tua yang tidak pernah ia pakai.

Jauh dari pandangan. Belum jauh dari pikiran, tapi ini adalah sebuah awal.

Dia melepaskan diri, sedikit demi sedikit.

Seminggu kemudian, Alya berada di kedai kopi langganan mereka, menunggu Maya.

Bima masuk.

Bersama Clara Vania.

Clara dengan kaki jenjangnya, rambut pirangnya, dan gaun pink cerah yang seolah berteriak 'lihat aku'. Dia tertawa, tangannya melingkar di lengan Bima.

Bima melihat Alya. Dia ragu sejenak, lalu melambaikan tangan dengan canggung, seolah Alya adalah kenalan jauh.

Mata Clara melirik Alya, ada kilatan sesuatu—kemenangan?—di dalamnya.

Alya hanya menyesap latte-nya, ekspresinya sengaja dibuat kosong.

Dia merasakan ketenangan yang aneh dan dingin.

Bima tampak... terkejut. Dia mungkin mengharapkan air mata, sebuah drama.

Dia tidak mengenal Alya yang ini. Alya yang ini sudah pergi.

Clara melepaskan diri dari Bima dan berjalan santai ke meja Alya.

"Alya, kan?" Suara Clara manis seperti sirup. "Bima cerita tentang... yah, dia tidak ingat banyak, tapi dia bilang ada seorang teman yang membantunya."

Alya menjaga wajahnya tetap datar. "Ya, itu aku."

"Pasti berat sekali ya buat kamu," rayu Clara, sambil mengibaskan rambutnya. "Dia pria yang hebat. Aku hanya mencoba ada untuknya, tahu kan? Mendukungnya melewati masa sulit ini. Dia bilang kamu yang paling mengenalnya sebelum... yah, sebelum ini. Ada tips?"

Betapa kurang ajarnya.

Alya menatap lurus ke mata Clara yang riasannya sempurna.

"Tidak ada tips," kata Alya, suaranya datar. "Aku yakin kamu bisa mencari tahu sendiri."

Senyum Clara goyah sekejap.

Dia jelas mengharapkan Alya menjadi berantakan dan menangis.

"Yah," Clara cepat pulih, "kalau kamu kepikiran sesuatu..." Dia berbalik dan kembali ke Bima, mengaitkan lengannya lagi.

Alya memperhatikan mereka pergi, lengan Bima kini melingkari pinggang Clara.

Alya yang baru, yang sedang menjadi Kirana, tidak merasakan apa-apa selain tekad yang dingin dan jauh.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Baby CEO: Kehamilan yang Tak Diinginkan
8.4
Evalia terjebak dalam kehamilan tak terduga setelah menolak cinta Hanson Dirgantara. Meski Hans bersikeras ingin bertanggung jawab demi calon bayinya, Eva yang membenci kelicikan pria itu tetap menolak menikah. Di tengah ambisi Hans yang menggunakan kekayaan keluarganya untuk menaklukkan Eva, gadis yatim piatu ini justru berusaha menggugurkan kandungannya. Mampukah Eva lepas dari obsesi Hans dan meraih mimpinya menjadi dokter, atau ia akan selamanya terkendali?
Sampul Novel Broken home
9.2
Dalam balutan genre romansa modern yang menyentuh, kisah ini menyoroti dinamika pahit sebuah keluarga yang mengalami keretakan. Di tengah konflik internal dan luka emosional yang mendalam akibat kondisi broken home, para karakter berjuang menemukan arti cinta dan kedamaian. Narasi ini mengeksplorasi bagaimana hubungan antarmanusia diuji saat fondasi rumah tangga mulai hancur, memaksa setiap individu untuk menghadapi kenyataan sulit dalam pencarian kebahagiaan mereka.
Sampul Novel Contract Love
8.1
Dunia Tiara runtuh saat kekasihnya menghilang di hari pernikahan yang sudah siap digelar. Pengakuan mengejutkan dari sahabatnya kian menghancurkan reputasi sang publik figur. Putus asa demi menyelamatkan karier, Tiara melakukan tindakan nekat dengan melamar seorang pria asing di antara tamu undangan. Namun, tawaran itu ditolak mentah-mentah. Kini, Tiara harus menghadapi masa depan yang kelam. Siapakah pria itu dan bagaimana nasib hidupnya kini?
Sampul Novel Jerat Cinta Dosen Killer
9.3
Tujuh tahun kuliah tanpa kelulusan membuat Arum dijuluki mahasiswa abadi. Hidup tenangnya hancur saat Daffin Narendra, dosen muda bermulut tajam, ditunjuk menjadi pembimbing skripsinya. Arum terpaksa patuh demi menghindari ancaman DO yang nyata. Namun, situasi kian pelik ketika rumor skandal asmara mereka tersebar luas di kampus. Di tengah kekacauan itu, teror misterius dari masa lalu muncul mengancam nyawa mereka. Mampukah keduanya bertahan?
Sampul Novel Keputusasaan Di Balik Pernikahan
7.9
Jerald Lucas dikenal sebagai CEO dingin yang sangat memuja istrinya, Clara Rernald. Namun, citra itu hancur saat Jerald terjebak skandal perselingkuhan akibat pengaruh racun di hari ulang tahun pernikahan ketujuh mereka. Meski Jerald bersujud memohon ampun dan berjanji setia, hati Clara telah hancur melihat bukti pengkhianatan di kamar mereka. Usaha penebusan dosa Jerald sia-sia karena sebuah foto misterius akhirnya memicu Clara untuk pergi selamanya.
Sampul Novel Kutemukan kebahagiaan ku
9.0
Prinsip bahwa individu baik akan dipertemukan dengan pasangan yang setara kini benar-benar menjadi nyata dalam hidupku. Setelah melewati fase penuh air mata akibat mencintai pria yang salah, Tuhan akhirnya menjawab doa-doaku. Kini, hadir sosok lelaki tulus yang senantiasa peduli dan menghujaniku dengan kasih sayang yang luar biasa. Inilah akhir dari penantian panjangku, sebuah kebahagiaan sejati bersama seseorang yang mampu menghargai keberadaanku sepenuhnya.