Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Mengetahui pernikahan tiga tahunnya dengan Yovan palsu dan sahabatnya adalah istri sah, Kiana Liman merasa dikhianati. Padahal, ia mandul demi menyelamatkan nyawa Yovan. Kiana memilih bangkit dan menikah dengan tuan muda konglomerat. Kehidupan barunya dipenuhi kemewahan, proyek besar, serta kehadiran anak kembar. Meski ada rumor sang suami tak bisa melupakan cinta sejatinya, pria itu justru memohon agar Kiana memercayai ketulusannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Dalam sebulan ini, Kiana bisa bermain-main dengan anggota Keluarga Sumargo.

Kiana menyimpan ponselnya, lalu melangkah menuju kediaman Keluarga Sumargo.

Dia membunyikan bel pintu. Tak lama kemudian, pelayan, Bi Ida Marsya, datang membukakan pintu. Dia terkejut saat tahu siapa yang kembali.

"Kiana, bukankah kamu sedang perjalanan bisnis? Kenapa tiba-tiba kembali?"

Kiana tidak menggubrisnya. Dia berjalan mengitari Bi Ida dan masuk ke dalam.

Lantaran tidak bisa menghentikannya, Bi Ida langsung berteriak, "Nyonya, Nyonya! Nona Kiana sudah kembali dari perjalanan bisnis!"

Ketika Kiana berjalan sampai di tangga, ibunya Yovan bergegas keluar dari dapur sambil membawa semangkuk sup ayam untuk menghentikannya.

"Kenapa kamu…"

"Yovan ada di atas, 'kan?"

"Nggak, dia nggak di rumah…"

"Aku cari dia di atas."

Tanpa mendengarkan apa yang dikatakan ibunya Yovan, Kiana langsung naik ke atas.

"Kiana, Kiana, jangan naik ke atas." Ibunya Yovan bergegas menyusul dari belakang.

Kiana naik ke atas dan langsung menuju kamar mereka. Dia ingin tahu bagaimana keduanya akan menjelaskan begitu kepergok berada di kamar yang sama.

Kiana mendorong pintu hingga terbuka. Dia melihat Yovan yang baru saja keluar dari ruang ganti.

Melihat Kiana masuk, jelas ada kepanikan yang muncul di matanya. Pria itu refleks mundur selangkah, seakan mencoba menutupi sesuatu.

"Kiana, kamu…"

"Kenapa aku tiba-tiba pulang dari perjalanan bisnis? Betul, nggak?" Kiana berjalan mendekati Yovan sambil mengerutkan keningnya. "Kenapa kalian semua menanyakan hal yang sama padaku? Apa aku seharusnya nggak pulang?"

Yovan mengerutkan bibirnya dan berkata, "Seharusnya kamu meneleponku dulu."

Kiana tersenyum dan berkata, "Aku ingin memberimu kejutan."

Yovan terpaku.

"Tapi mengapa kamu terkejut dan nggak senang?"

Yovan menghela napas. "Mana mungkin? Aku sangat merindukanmu."

Selesai berbicara, Yovan ingin maju dan memeluknya.

Kiana langsung menghindar dan berjalan menuju ruang ganti.

"Kiana!"

Suara Yovan berubah karena panik. Pria itu mencoba menahannya.

Namun, Kiana sudah masuk. Meski tidak ada seorang pun di sana, dia bisa melihat ada ujung rok tersangkut di pintu lemari.

Rachel bersembunyi di dalam lemari!

Huh. Demi membohonginya, Rachel bahkan beradaptasi dalam berbagai situasi.

Kiana memang sudah dibutakan selama tiga tahun, tetapi sekarang dia sudah melihat semuanya dengan jelas.

Dia melangkah menuju lemari. Tangannya mencengkeram gagang pintu dengan erat.

"Kiana!" Yovan buru-buru meraih tangan Kiana. "Aku dengar dari Rachel, kamu sedang mempersiapkan ulang tahun pernikahan kita?"

Saat mendengar itu, Kiana menoleh.

Yovan dan Rachel bahkan membicarakan masalah ini.

Keduanya pasti sangat bangga karena berhasil mempermainkan ketulusannya dan menipunya.

Namun sekarang, Yovan benar-benar panik.

Pria itu menatap tangan Kiana yang mencengkeram gagang pintu lemari. Napasnya menjadi cepat dan ada lapisan tipis keringat muncul di dahinya.

Dia takut Kiana tahu. Keluarga Sumargo juga takut.

Kiana sengaja memegang gagang pintu dan berpura-pura ingin membuka pintu lemari. Hal itu membuat Yovan makin panik.

Ternyata, melihat reaksi orang yang tertipu sangatlah menarik.

Kiana pun melepaskan gagang pintu dan berpura-pura marah. "Ini rahasia. Kenapa dia malah memberitahumu?"

"Dia keceplosan, tapi aku nggak begitu suka Restoran Baroya."

Tentu saja Yovan tidak suka. Lantaran jika mereka pergi ke Restoran Baroya lagi, Kiana akan tahu bahwa buku nikah mereka palsu!

"Kalau begitu, ganti restoran lain saja. Tapi ini kejutan, jadi nggak boleh tanya-tanya lagi."

"Oke." Yovan menghela napas lega.

"Oh ya, mana baju luaranku yang warna cokelat muda? Aku ingat aku membawanya dalam perjalanan bisnis kali ini, tapi kenapa nggak ada di dalam koperku? Aku jadi penasaran. Apa aku meninggalkannya di rumah?"

Sembari berbicara, Kiana berpura-pura ingin membuka lemari lagi.

"Yang mana?" Yovan terkejut lagi dan buru-buru menariknya.

"Itu yang dibelikan Ibu. Aku sangat menyukainya. Jangan sampai hilang."

"Nggak ada di lemari. Mungkin di kantorku."

"Benarkah?"

"Iya, aku pernah lihat."

Yovan menarik Kiana keluar dari ruang ganti. Kebetulan berpapasan dengan ibunya yang bergegas masuk ke kamar.

"Kamu, kamu…"

"Bu, Kiana lagi cari baju luaran cokelat muda yang Ibu belikan untuknya. Ibu ada lihat nggak?"

Ibunya Yovan mengerjap beberapa kali. Setelah itu, dia baru menyadari apa yang terjadi. "Oh, cari baju ya? Baju luaran itu?"

"Ibu ada lihat nggak?" tanya Kiana dengan tenang.

"Nggak, nggak lihat. Bukankah hanya sepotong pakaian? Ibu akan belikan untukmu nanti."

Kiana tersenyum. "Ibu sangat baik padaku."

Wajah ibunya Yovan agak kaku. Untuk sesaat, dia tidak tahu harus mengatakan apa.

"Ini sup ayam yang Ibu masak untukku, 'kan? Terima kasih, Bu!"

Kiana berjalan maju sambil tersenyum, lalu merebut semangkuk sup ayam dari ibu mertuanya.

"Ini, ini…"

"Sup ayam ini bukan untukku?"

Ibunya Yovan membuka mulutnya beberapa kali. Terakhir, dia hanya bisa mengangguk datar.

Kiana mulai meneguk sup itu di depan mereka. Dia sesekali memuji keterampilan memasak ibu mertuanya. "Sup buatan Ibu enak sekali."

Selesai minum sup, Kiana tidak langsung pergi. Dia bilang dia lelah, lalu mengusir Yovan keluar kamar dan berbaring di atas kasur.

Kiana melirik ke lemari pakaian. Meringkuk di lemari sempit seperti itu pasti membuat Rachel tidak mampu meregangkan kakinya dan merasa pengap. Sahabatnya pasti sangat tersiksa.

Memikirkan hal ini, Kiana tidak kuasa menahan tawa.

Menarik sekali.

Dalam sebulan ini, Kiana berencana mengolok-olok dengan mereka.

Saat ayahnya Yovan pulang di malam hari, Kiana baru turun untuk makan malam bersama Keluarga Sumargo.

Grup Thevas didirikan oleh ayahnya Yovan. Dia telah bekerja keras untuk seluruh perusahaan selama bertahun-tahun. Usianya belum 60 tahun, tetapi rambutnya sudah memutih.

Kiana selalu menghormati ayah mertuanya. Pria itu bukan hanya seorang pengusaha yang cerdik, tetapi juga seorang tetua yang jujur dan murah hati.

Namun, ayah mertuanya jelas juga tahu tentang Yovan dan Rachel.

"Bagaimana perkembangan proyek pusat perbelanjaan Grup Januar?" tanya ayahnya Jovan sambil menatap Kiana.

Perjalanan bisnis Kiana kali ini adalah untuk membahas proyek tersebut. Itu juga sebuah kolaborasi yang krusial bagi Grup Thevas.

Melalui proyek inilah, Kiana bertemu dengan Pak Ishan, yang kemudian memicu berbagai kejadian berikutnya.

"Sudah hampir selesai. Langkah selanjutnya adalah membahas detail kerja sama dan kemudian menandatangani kontrak," jawab Kiana dengan nada datar.

Mendengar itu, ayah mertuanya mengangguk puas.

Namun, dia kemudian teringat sesuatu. Setelah terdiam sejenak, dia pun berkata, "Kamu sudah berusaha keras dalam proyek ini. Perusahaan akan memberimu bonus. Besok pergilah ke kantor untuk serah terima pekerjaan dan biarlah orang lain yang menangani proyek ini. Aku punya rencana lain untukmu."

Kiana mengerutkan keningnya.

Dia telah mempersiapkan proyek tersebut selama setengah tahun. Sekarang begitu tiba saat menuai hasil, dia diminta untuk menyerahkan tugas ini kepada orang lain?

"Serah terima sama siapa?" tanya Kiana.

"Rachel. Dia juga berkontribusi dalam proyek ini. Apalagi, dia juga teman baikmu. Seharusnya kamu nggak keberatan, 'kan?"

Kiana diam-diam tersenyum sinis.

Benar saja, hanya menantu sah yang dianggap sebagai keluarga. Wajar saja, mereka khawatir proyek sepenting itu dipegang olehnya.

Hanya saja, yang tidak mereka ketahui adalah seluruh Grup Januar akan segera menjadi milik Kiana.

Dia bisa memutuskan proyek ini berhasil atau tidak!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benihku Bukan Cintamu
9.4
Aluna Callysta, pengusaha sukses yang tampak sempurna, menyimpan luka batin akibat pengkhianatan Elian Dharma. Mantan kekasihnya itu justru menikahi kakak tirinya sendiri, menghancurkan kepercayaan Aluna pada cinta. Kini ia hanya menginginkan seorang anak tanpa keterikatan emosional dengan pria. Mengandalkan kekayaan melimpah, Aluna menggelar sayembara mencari donor bibit unggul demi melahirkan pewaris. Ia pun berhasil menjadi ibu dari tiga anak tanpa harus jatuh cinta lagi.
Sampul Novel GADIS PENCURI VS TUAN MUDA
9.3
Seorang pencuri wanita lihai menjadi buronan elit dengan imbalan jutaan Dollar bagi siapa pun yang melenyapkannya. Di tengah kepungan maut, Martin Jakovsky, tuan muda kaya raya yang menderita alergi aneh terhadap sentuhan wanita, justru mengerahkan segala kekuatannya demi melindungi sang gadis dari kejaran penguasa. Mengapa Martin rela mempertaruhkan nyawa untuk melindunginya meski ia sendiri tak bisa bersentuhan dengan lawan jenis? Simak kisahnya.
Sampul Novel Mati Satu Tumbuh Seribu
9.5
Menjelang hari pernikahannya, Kiara mendapati aula acaranya dihancurkan oleh seorang wanita yang menuduhnya sebagai selingkuhah dan perebut suami orang. Akibat fitnah kejam tersebut, Kiara dikeroyok massa hingga kehilangan calon bayinya. Namun, publik tidak tahu bahwa Kiara adalah miliarder asli, sementara tunangannya, Galang, hanyalah pria parasit yang memanfaatkan kekayaannya. Didorong rasa murka, Kiara membatalkan pernikahan, mengusir Galang dari perusahaannya, dan bersiap menghancurkan para pengkhianat.
Sampul Novel Pengantin Bos Mafia
8.0
Sebagai tunangan Alexander sang pewaris mafia, Alana harus menyaksikan pria itu terpikat oleh Kiara, putri pedagang senjata yang liar. Saat Alexander meminta Alana menyerahkan gelar istrinya demi menenangkan Kiara yang menolak menjadi selir, Alana menyadari pengkhianatan ini. Ketika gaun pengantinnya ternoda darah, Alana menolak tersingkir. Jika tidak bisa menjadi istri dari sang pewaris, maka ia bertekad untuk merebut posisi yang lebih tinggi dan menjadi wanita dari Bos Mafia itu sendiri.
Sampul Novel Pengantin Pengganti Tuan Muda Gila
9.5
Demi menyelamatkan keluarga angkatnya dari jurang kebangkrutan, Yura terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi Ataya Wijaya setelah Mina melarikan diri. Sosok suami yang harus ia hadapi adalah Tuan Muda yang selama ini ia rawat secara rahasia. Saat penyakit mental Ataya kambuh, hanya pelukan dan ASI Yura yang mampu menenangkannya. Kini, Yura harus terjebak dalam pernikahan penuh teka-teki bersama pria yang sangat bergantung pada kehadirannya tersebut.
Sampul Novel Pernikahan Piutang Berujung Cinta
9.1
Dunia Acasha runtuh saat memergoki kekasihnya berselingkuh, tepat ketika ibunya terjerat utang miliaran rupiah. Demi melunasi beban itu, Aca terpaksa menjadi LC dan menghadapi realita kelam hingga berkali-kali menggugurkan kandungan. Harapan muncul saat Lucas menawarkan pelunasan utang dengan satu syarat berat. Di tengah perjuangan penuh rintangan itu, Deryl kembali hadir dan terkejut melihat perubahan drastis pada diri Aca yang kini tak lagi sama.