Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dua Tahun, Tapi Dia Pilih yang Polos

Dua Tahun, Tapi Dia Pilih yang Polos

Demi janji nikah Aidan Jace, sang protagonis berjuang lulus cepat dan belajar memuaskan kekasihnya. Namun, semua hancur saat ia mendengar Aidan meremehkannya di depan teman-temannya dan memuji kepolosan gadis lain bernama Lira. Merasa dikhianati, ia memutuskan hubungan dan memilih bergabung dalam proyek akademis rahasia negara yang ditawarkan profesornya. Sejak hari itu, ia mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mengabdi pada bangsa, meninggalkan masa lalu pahitnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Dalam ketakutan, aku menelepon Aidan.

Malam itu salju turun deras, dia datang menjemputku. Membawaku keluar dari neraka, dan berjanji akan memberiku sebuah rumah.

Aku ingin memiliki rumahku sendiri.

Selama dua tahun bersama, dia membujukku berkali-kali untuk menuruti nafsunya, dan berulang kali berjanji akan menikah denganku.

Namun setelah setengah tahun bertunangan, baru sekarang aku menyadari...

Selain cincin perak sederhana di jariku, aku bahkan belum pernah bertemu satu pun anggota keluarganya.

Pertunangan sialan, cinta sialan, dan aku…

Air mata mengaburkan pandanganku. Aku melepas cincin pertunangan itu dan melemparkannya ke tempat sampah.

'Aidan, aku tidak mau nikah denganmu lagi.'

Dua hari lagi, aku akan bergabung dalam proyek rahasia itu.

...

Keesokan paginya, aku bangun pagi-pagi untuk mengemasi barang bawaanku.

Aidan yang semalaman tak pulang, masuk ke kamar. Ia tertegun sebentar, lalu segera menarik tanganku.

"Kamu mau ke mana?"

Tanpa menatapnya, aku menjawab singkat, "Ujian akhir sudah dekat, aku mau pindah ke asrama."

Wajah Aidan sedikit melunak, lalu tangannya melingkar ke pinggangku dari belakang, nada suaranya menggoda, "Mau tinggal berapa lama? Kamu tahu kan, aku nggak bisa tahan kalau nggak ada kamu."

Dulu, aku mungkin akan tersipu dan menganggapnya manis.

Sekarang, entah kenapa, aku justru merasa mual.

Aku melepaskan diri dari pelukannya dan melanjutkan beres-beres barang.

Sekilas pandang dari Aidan jatuh pada jariku yang kini kosong, matanya seketika jadi dingin.

"Mana cincinmu? Mana? Kenapa nggak dipakai?"

Tiga pertanyaan beruntun itu membuatku sedikit kaget.

"Kotor, jadi aku lepas dulu."

Entah hanya perasaanku atau tidak, Aidan tampak mengembuskan napas lega.

Dia tersenyum dan dengan santai berjanji padaku, "Kalau sudah kotor, ya buang saja. Lagipula nggak berharga. Besok aku belikan yang lebih bagus."

Ya, memang tidak berharga.

Dua tahun lalu, Aidan melamarku di sebuah kamar hotel.

Setelah momen mesra kami, dengan mata masih sembap aku bertanya padanya, "Aidan, kamu akan menikahiku, kan?"

Aidan tertegun selama dua detik, lalu mengeluarkan sebuah cincin perak polos dari sakunya dan memasangkannya di jariku.

Tak ada bunga, tak ada tepuk tangan, apalagi berlutut satu kaki.

Tapi aku, bodohnya, tetap percaya dia akan memberiku kebahagiaan.

Kalau dipikir-pikir lagi, aku sungguh naif.

Setelah mengemasi koper, aku pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangan.

Tiba-tiba, ponselku bergetar karena notifikasi menandai.

Lira mengunggah video lamaran ke platform media sosialnya.

Dalam rekaman yang agak goyah itu, Aidan berlutut di tengah sorak-sorai orang-orang, dengan hati-hati menyematkan cincin berlian besar di jari Lira.

Di bawah cahaya lampu, berlian itu memantulkan kilau memukau, dan juga menusuk mataku.

Ketika aku keluar dan membuka ulang unggahannya, video itu sudah dihapus.

Yang tersisa hanyalah pesan permintaan maaf dari Lira.

[Kakak Ipar, jangan marah. Semua yang kami lalukan tadi malam hanya bercanda.]

[Aku nggak tahu kenapa bisa nggak sengaja menandai kamu. Tadinya kami udah sepakat nggak akan kasih tahu kamu.]

[Kakak Ipar, kamu nggak akan marah, kan?]

Kata-katanya, satu per satu, seperti pisau yang menari dengan nada menantang. Di luar, Aidan mengetuk.

"Ivy, kamu suka cincin model apa? Besok aku bawa kamu pilih, ya?"

Rasa perih yang menyesakkan seperti sebilah pisau tak kasat mata, menusuk jantungku yang sudah remuk berkali-kali.

Aku menarik napas panjang dan menjawab dengan suara tenang, "Oke."

...

Malamnya, Aidan entah kenapa tiba-tiba gila, dia bersikeras mengajakku menghadiri pesta perusahaan rekanan.

Selama dua tahun bersama, ini adalah pertama kalinya dia mau membawaku tampil di depan umum.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
9.2
Dalam buku kedua trilogi Women Power Series, Jihan Khairiyah menghadapi kehancuran rumah tangga di tengah kehamilan tua. Reuni membawa petaka saat suaminya, Tommy Wiranata, terjerat CLBK dengan Diana, tetangga yang dianggap saudara sendiri. Meski Tommy berdalih hanya khilaf, Jihan menyadari pengkhianatan emosional tetaplah perselingkuhan. Kini Jihan harus memilih antara bertahan demi nafkah atau pergi demi harga diri dari lingkaran dusta yang menyakitkan.
Sampul Novel Benihku Bukan Cintamu
9.4
Aluna Callysta, pengusaha sukses yang tampak sempurna, menyimpan luka batin akibat pengkhianatan Elian Dharma. Mantan kekasihnya itu justru menikahi kakak tirinya sendiri, menghancurkan kepercayaan Aluna pada cinta. Kini ia hanya menginginkan seorang anak tanpa keterikatan emosional dengan pria. Mengandalkan kekayaan melimpah, Aluna menggelar sayembara mencari donor bibit unggul demi melahirkan pewaris. Ia pun berhasil menjadi ibu dari tiga anak tanpa harus jatuh cinta lagi.
Sampul Novel Dosa Terindah Bersama Sang Primadona
9.6
Setiap malam, Lucy menyamar sebagai Rose, primadona klub malam yang menggoda namun tetap menjaga kesuciannya meski ditawar mahal. Reputasinya menarik perhatian Rookie, seorang playboy yang terobsesi menaklukkan wanita yang belum pernah menolaknya itu. Namun, pertemuan mereka justru mengungkap rahasia masa lalu yang rumit. Kini, keduanya terjebak antara pilihan untuk merajut kembali cinta lama yang tertunda atau merelakan perasaan demi menjalani hidup masing-masing.
Sampul Novel Istri Kontrak Tuan CEO
8.4
Hidup Scarlett Piers hancur saat ayah dan ibu tirinya menjebaknya untuk dijual kepada duda tua kaya. Di tengah keputusasaan, Xanders Rilley hadir menyelamatkannya. Pengusaha dingin nan misterius itu menawarkan perlindungan, namun dengan syarat pernikahan kontrak selama satu tahun. Kini Scarlett harus memilih: menerima tawaran Xanders demi membalaskan dendam pada keluarganya, atau justru terjerumus ke dalam lingkaran masalah yang jauh lebih berbahaya.
Sampul Novel Jebakan Lilin Aromaterapi Ibuku
8.7
Mengelola toko perlengkapan dewasa milik keluarga membuat protagonis kelelahan hingga memutuskan beristirahat di sana. Namun, keputusan itu berujung petaka saat dirinya justru tersangkut di atas ranjang seks pajangan. Situasi semakin kacau ketika Charles, pemilik toko sebelah, masuk ke dalam ruangan. Mengira gadis yang tak berdaya itu sebagai produk mainan dewasa model terbaru yang sangat realistis, Charles tanpa ragu mendekat dan langsung melucuti celananya.
Sampul Novel Kakak Beradik 
8.6
Kematian tragis sang protagonis terjadi tepat di hari ulang tahunnya bersama saudara kembar perempuannya. Namun, alih-alih duka yang tulus, ia justru menyaksikan pacarnya memeluk erat kembarannya yang menangis. Di saat yang sama, kemarahan keluarganya memuncak; ibunya terus menelepon tanpa henti, ayahnya mencaci dirinya sebagai anak yang tidak tahu berterima kasih, dan saudarinya mengirim pesan kejam yang menuduhnya egois. Saat semua hujatan itu datang, ia menyadari satu hal: dadanya kini tidak lagi terasa sakit.