Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diuber Janda

Diuber Janda

Amin adalah seorang montir yang memiliki obsesi besar untuk mendapatkan cinta dari seorang gadis perawan. Namun, kenyataan hidup justru membawa dirinya ke dalam situasi yang sangat tak terduga dan penuh komedi. Alih-alih berhasil mendekati gadis belia impiannya, Amin malah menjadi incaran para janda di sekitarnya. Mereka saling bersaing ketat demi menarik perhatiannya, membuat perjuangan asmara sang montir menjadi sangat rumit dan penuh rintangan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Amin masih saja membetulkan motor Jihan, tetangganya yang mogok, saat menerjang banjir tadi sore. Padahal maksud hati, ia ingin tutup saja sebelum maghrib, tetapi saat melihat Jihan mendorong motor dari kejauhan, rasa ibanya hadir. Apalagi, Jihan si bunga gang tempat ia mengontrak, memang sudah lama ia taksir. Bahkan sejak ia tinggal di Gang Mawar.

"Ganti busi ini, Neng," katanya pada Jihan.

"Ya udah, berapa Bang?"

"Gratis aja deh sama Neng Jihan. He he he ...."

"Hah? Beneran, Bang?" gadis itu terpekik tak percaya.

"Iya, tapi jangan cerita ke tetangga lainnya ya."

"Oke, Bang Amin. Bang Amin baik deh," puji Jihan sore itu dan mampu membuat Amin tak bisa tidur nyenyak malam harinya.

Seandainya kembang Gang Mawar itu mau dengan dirinya yang tamvan ini, tentulah ia pasti akan sangat bahagia dan melakukan sukuran tujuh hari tujuh malam. Amin hanya berbolak-balik di atas kasur busa yang mulai mengempes bagian tengahnya, tanpa berhenti memikirkan Jihan, anak perawan Pak Darwis yang merupakan RW di daerahnya.

"Ya ampun, sudah jam sebelas mata belum ngantuk juga. Padahal besok kudu bangun pagi nih," gumamnya sambil turun dari ranjang. Berjalan ke arah dapur untuk mengambil air minum. Setelah menenggak habis minumnya, ia pun berjalan ke ruang depan, mengintip dari jendela, karena mendengar suara tawa tak asing di depan rumahnya. Matanya tiba-tiba sayu, saat Jihan sedang berbicara ramah dengan Edo, anak Pak Lurah, yang selalu saja mengendarai motor gedenya, jika berkunjung ke rumah Jihan.

"Belum perang gue dah kalah," gumamnya sambil membetulkan letak kain gorden. Ia memilih tidur, melupakan keinginan mempunyai calon istri anak perawan yang bernama Jihan.

****

Seperti biasa, bengkel buka pukul enam pagi. Amin terbiasa sholat shubuh di masjid, baru kemudian ia membuka kios  bengkel, yang alhamdulillah sudah setahun ini ia rintis. Meskipun kiosnya masih mengontrak, tetapi paling tidak, sekarang ia bisa menyisihkan sebagian keuntungannya untuk mengirimkan uang pada ibunya di kampung.

"Mas Amin, si merah mogok lagi nih, gak mau di stater." Kali ini, Nengsih janda beranak satu menghampirinya dengan membawa banyak belanjaan sayur yang menggantung di motor.

"Masa sih? Kenapa ya? coba sini, sama saya."

Amin mulai mencoba tekan tombol stater motor.

Ngeek

Ngeek

"Tuhkan, Mas. Kayak orang bengek suaranya," rengek Nengsih.

"Iya ya, coba saya standar dua aja. Baru diengkol." Amin menegakkan motor Nengsih, lalu mencoba engkol.

Ngeek

Ngeek

Brrruum

Brriumm

"Alhamdulillah, akhirnya bisa," kata Nengsih dengan lega.

"Bang Amin, nih mogok juga si putih. Tolong liatin dong!" kali ini, Elin. Janda beranak dua yang menghampiri Amin pagi hari, berdiri tepat di belakang motor Nengsih.

"Sebentar ya, Mbak Elin. Saya benerin motor Mbak Nengsih dulu."

"Iya, Bang, sabar saya mah, he he he ... asal Abang yang benerin, bukan si Udin."

"Iya, sebentar ya." Amin bersorak dalam hati, baru lima belas menit buka, sudah ada dua motor yang mengantre.

"Dah, bisa nih," kata Amin pada Nengsih.

"Terima ...."

Ttiin

Tiiin

"Mas, saya bannya bocor lagi nih!" teriak Sena yang tiba-tiba sudah mengantre persis di belakang Elin. Amin bangun dari posisi jongkoknya, kemudian memperhatikan pasien bengkelnya satu per satu.

Ya Allah, bisa berurutan gini antrenya, ha ha ha ... Janda anak satu, janda anak dua, yang paling belakang, janda anak tiga.

"Jamu kuatnya Bang Amin," panggil Mbak Katini, si tukang jamu, janda tanpa anak, yang kini sudah duduk manis di bangku.

Mati-matian Amin menahan tawa. Ya Allah, kenapa janda semua?

****

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 10 Miliar Menjadi Pelakor
8.3
Demi membiayai operasi ginjal ayahnya, Calla nekat masuk ke klub malam hingga bertemu Lucian Donovan. Lucian menawarkan 10 miliar rupiah jika Calla mampu menghancurkan rumah tangga Caspian Hawthorne. Calla terkejut karena Caspian adalah pria culun yang dulu ia abaikan saat SMP. Kini, Caspian telah berubah menjadi sosok miliarder yang dingin dan berkuasa. Terjepit kemiskinan, Calla harus memilih antara martabat atau menjadi pelakor demi bertahan hidup.
Sampul Novel Budak Nafsu Tuan Jhon!
8.9
Kecantikan luar biasa dan bentuk tubuh ideal ternyata menjadi kutukan bagi tiga bersaudara, Sherly, Livy, dan Hanny. Meski masing-masing telah membangun rumah tangga, kehidupan pernikahan mereka justru penuh cobaan berat. Pesona fisik yang mereka miliki malah memicu berbagai konflik rumit yang mengancam keharmonisan keluarga. Mampukah kakak beradik ini bertahan menghadapi badai masalah yang terus datang menghampiri kehidupan asmara mereka?
Sampul Novel Cinta Sang Pewaris
9.4
Nathaniel Albar, pewaris bisnis dingin yang terobsesi pada nama baik, bertemu Alya Nabila, gadis sederhana yang gigih. Awalnya, Nathan terus menguji dan mencoba menjatuhkan Alya setelah insiden wawancara kerja yang fatal. Namun, di balik sikap kerasnya, Nathan memiliki rencana terselubung saat merekrutnya. Ketika masa lalu kelam Nathan terkuak, Alya harus memilih antara cinta atau keselamatan diri. Mampukah ketulusan Alya mencairkan ambisi beku sang pewaris?
Sampul Novel Cinta Untuk Farisa
8.1
Farisa, seorang gadis desa, memberanikan diri merantau ke kota demi menjalankan wasiat terakhir ibunya untuk mencari sang ayah. Di tengah perjalanan, ia bertemu sosok pria baik hati yang menolongnya. Meski berhasil menemukan ayahnya, Farisa terkejut karena posisinya telah direbut oleh orang lain yang mengaku sebagai anak kandung pria itu. Kini, Farisa harus memilih antara menyerah atau tetap berjuang demi mendapatkan kembali hak dan pengakuan yang seharusnya ia miliki.
Sampul Novel Godaan Cinta Sejati
8.6
Yulia terpaksa menikah ke keluarga Jayendra hanya untuk mendapati Billy, suaminya, dalam kondisi koma. Keajaiban terjadi saat Billy terbangun pasca pernikahan, namun ia justru bersikap dingin dan berniat menceraikan Yulia karena tak mengenalnya. Saat Yulia hamil dan berencana pergi diam-diam, Billy yang semula membencinya justru berubah posesif. Ia menolak perceraian dan mendekap Yulia erat, menegaskan bahwa wanita itu adalah miliknya selamanya.
Sampul Novel I WAS NEVER YOURS
9.0
Menjalin ikatan dengannya adalah sebuah larangan keras yang tidak seharusnya kulanggar. Namun, perasaan ini tumbuh begitu dalam meski aku tahu bahwa memilikinya adalah hal yang tabu. Setiap detik aku mencintainya, rasa sakit itu justru semakin mengoyak batasan hatiku. Aku terjebak dalam dilema antara keinginan memiliki dan kenyataan pahit yang terus menyiksa. Mencintai dirinya hanya membawaku pada luka yang kian menganga tanpa ada kepastian.