Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar

Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar

Rayhan, seorang dokter umum, ditinggalkan kekasihnya yang ambisius demi pria bergelar spesialis. Untuk menyembuhkan luka hati, ia menjalin hubungan virtual dengan wanita misterius bernama El. Namun, dunianya terguncang saat mengetahui identitas asli El. Ternyata, sosok yang membuatnya nyaman di dunia maya adalah Dr. Elvira Maheswari, Direktur Utama yang dingin di rumah sakit tempatnya bekerja. Kini, Rayhan terjebak dalam dinamika asmara dan profesional yang rumit.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tiga hari berlalu sejak percakapan terakhir mereka di ruangan itu. Dan sejak itu, Rayhan merasa dirinya seperti hantu di rumah sakit sendiri. Ia datang, ia bekerja, ia menyapa rekan sejawat dengan senyum tipis yang dipaksakan. Tapi sejak kata-kata Elvira menusuknya seperti belati, dunia yang semula hanya abu-abu kini terasa sepenuhnya gelap.

Sementara itu, Elvira kembali menjadi sosok yang semua orang hormati-dingin, tajam, dan efisien. Tapi hanya Rayhan yang tahu bahwa di balik tatapan datarnya, tersembunyi seorang wanita yang pernah tertawa lembut di ujung malam. Seorang wanita yang pernah berkata: "Aku merasa hidup lagi saat ngobrol sama kamu."

Rayhan merasa kehilangan seseorang yang tak pernah benar-benar dimilikinya.

Hari itu, rumah sakit sedang kekurangan staf di IGD. Beberapa dokter sedang izin karena seminar medis di luar kota. Rayhan yang harusnya off dipanggil kembali. Ia datang tanpa banyak protes, seperti biasa. Namun energi dalam dirinya sudah habis.

Pukul 02.14 dini hari, IGD sedang sepi. Ia duduk di sudut ruang staf, membuka kotak makan yang sudah dingin. Baru satu suapan, seseorang masuk ke dalam ruangan.

"Rayhan."

Ia mengenal suara itu bahkan dalam tidur sekalipun.

Ia menoleh, dan benar saja-Elvira berdiri di ambang pintu. Ia tak mengenakan blazer direktur, hanya blouse biru muda dan celana panjang hitam. Wajahnya tanpa riasan, rambutnya dikuncir rendah. Dan untuk pertama kalinya... ia terlihat seperti El. Bukan Elvira Maheswari, Direktur Utama Rumah Sakit Harapan Sejahtera.

"Aku mau bicara."

Rayhan menutup kotak makan. "Sudah larut. Kita bisa bicarakan besok."

"Rayhan."

Nada suaranya berubah. Lembut. Memohon. Ia jarang seperti ini. Rayhan mendesah dan mengangguk. "Oke. Duduklah."

Elvira menarik kursi dan duduk di seberangnya. Ada jeda lama sebelum ia bicara. Suaranya nyaris tenggelam dalam suara alat medis dari luar ruangan.

"Dulu aku pernah menjalin hubungan dengan dokter junior. Waktu aku masih Kepala Departemen di Jakarta. Awalnya hanya hubungan kasual, tapi... entah bagaimana, kami jadi dekat."

Rayhan menatapnya, tidak berkata apa-apa. Ia tahu Elvira bukan tipe yang membagi masa lalunya dengan mudah.

"Tapi dia menggunakanku," lanjut Elvira. "Dia memanfaatkan kedekatan kami untuk naik cepat. Dia dapat beasiswa ke luar negeri, dan aku mendukungnya penuh. Tapi di belakang, dia menggunjingku. Mengatakan aku menjadikan hubungan pribadi sebagai alat promosi."

Matanya mulai memerah.

"Aku nyaris kehilangan semuanya waktu itu. Karierku, nama baikku. Dan aku bersumpah tidak akan pernah membiarkan hal seperti itu terjadi lagi."

Rayhan akhirnya bicara. "Dan kamu pikir aku akan lakukan hal yang sama?"

Elvira menunduk, suaranya nyaris tak terdengar. "Aku takut. Bukan karena kamu. Tapi karena apa yang dunia lihat dari luar. Aku tidak bisa lagi membela diri tanpa kehilangan sesuatu."

Hening.

Rayhan menghela napas panjang. "Kalau kamu takut dunia, kamu akan kehilangan segalanya, Elvira. Termasuk orang-orang yang sungguh melihatmu, bukan posisimu."

Elvira tidak menjawab. Ia hanya menatap Rayhan, dan kali ini tatapannya kosong-seperti seseorang yang sedang tersesat dan tidak tahu jalan pulang.

Hari-hari berikutnya berubah jadi ladang ranjau. Rayhan dan Elvira berusaha bersikap normal, seolah tidak ada percakapan pribadi yang terjadi. Tapi entah mengapa, justru keheningan itu yang membuat semuanya terasa lebih menyakitkan.

Hingga satu malam, di tengah konferensi internal rumah sakit, badai datang.

Seseorang-entah dari mana asalnya-menyebarkan rumor tentang hubungan antara direktur baru dan seorang dokter muda. Sebuah tangkapan layar percakapan dari aplikasi kencan anonim beredar diam-diam, dikirim dari ponsel ke ponsel oleh staf-staf yang terlalu penasaran.

Rayhan pertama kali mengetahuinya dari salah satu perawat. "Dok... ini beneran tentang Ibu Direktur dan... Anda?"

Ia menatap layar ponsel itu. Dan hatinya tenggelam.

Itu benar-benar tangkapan layar obrolan mereka-nama samaran, tanggal, semuanya. Bahkan potongan percakapan saat Elvira mengatakan, "Aku suka caramu dengar ceritaku. Rasanya aku bukan siapa-siapa lagi saat bicara denganmu."

Rayhan tak butuh waktu lama untuk tahu siapa yang menyebarkannya. Dan ia juga tahu-ini bukan kebetulan. Seseorang ingin menjatuhkan Elvira. Dan mereka menggunakan dia sebagai peluru.

Rayhan langsung menuju lantai delapan, ke ruangan Elvira. Ia mengabaikan tatapan para staf dan ketukan pelan dari mulut ke mulut. Ketika ia tiba, Elvira sudah berdiri dengan mata merah. Wajahnya tak lagi tenang. Tidak ada topeng.

"Aku sudah tahu," katanya sebelum Rayhan bicara. "Komite Etik sudah panggil aku untuk rapat besok."

Rayhan mengatup rahang. "Ini bukan salahmu. Aku yang harusnya melindungimu."

Elvira menggeleng. "Aku bisa hadapi ini. Aku sudah terlalu sering jatuh."

"Bukan ini maksudku!" Rayhan menaikkan suaranya. "Kalau kamu terus berpikir kamu harus hadapi semuanya sendirian, kamu akan hancur sendiri."

Elvira menatapnya tajam. Tapi bukan dengan amarah. Dengan luka. "Karena kamu tak tahu bagaimana rasanya berdiri di tempat setinggi ini dan dilihat dengan kecurigaan. Setiap niat baik selalu dicurigai sebagai kepentingan pribadi."

Rayhan maju satu langkah. "Tapi aku di sini. Aku satu-satunya yang tahu kamu sebenarnya. Jangan usir aku."

Elvira membuka mulut, ingin bicara. Tapi tak ada suara keluar. Hanya air mata yang jatuh perlahan di pipinya. Untuk pertama kalinya, ia runtuh di depan Rayhan. Bukan sebagai direktur. Tapi sebagai El-wanita yang pernah mencintai diam-diam, dan kini terluka karena mencoba berpura-pura kuat terlalu lama.

Rayhan mendekat, menggenggam tangannya.

"Aku gak akan ke mana-mana, El."

Tapi di dalam hati mereka berdua tahu... besok pagi, semuanya akan berubah.

Dan tidak akan ada yang sama lagi.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95LNE" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95LNE
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AYO, Kawin Kontrak!
8.2
Chilla adalah wanita karier sukses yang mapan, namun nasib asmaranya tak seindah pekerjaannya. Trauma melihat kegagalan pernikahan sang kakak membuatnya pesimis akan cinta. Meski begitu, keinginan kuat memiliki anak mendorongnya mencari pria berkualitas untuk menjalani pernikahan kontrak. Rencana yang semula murni demi keturunan ini berubah rumit saat nafsu dan perasaan cinta mulai tumbuh, membawa Chilla ke dalam pusaran emosi yang tak terduga dalam hidupnya.
Sampul Novel Dibunuh untuk Dicintai
9.0
Setelah dikhianati dan dibunuh oleh Ronaldo serta adik angkatnya di kehidupan lampau, Madeline terlahir kembali dengan tekad baru. Sebagai putri Keluarga Luchese, ia menolak takdir perjodohan lamanya dengan Ronaldo. Madeline justru memilih menikahi kakak kandung pria itu, Evan Vittori. Saat Madeline melangkah ke altar bersama Evan, Ronaldo tiba-tiba datang membawa senjata dan mengamuk karena tidak terima. Kisah romansa mafia modern ini penuh dengan ketegangan dan perebutan kekuasaan.
Sampul Novel Kumpulan Cerita Dewasa
9.1
Hadirkan kumpulan narasi romansa dewasa yang dikhususkan bagi pembaca berusia dua puluh satu tahun ke atas. Serial ini mengeksplorasi dinamika hubungan modern yang penuh gairah melalui berbagai skenario emosional yang mendalam. Setiap bab menyajikan kisah unik yang menyoroti sisi intim dan kompleksitas interaksi antar manusia di era kontemporer. Nikmati jalinan cerita yang berfokus pada kedewasaan karakter dalam menghadapi cinta dan hasrat yang membara.
Sampul Novel Mantanku Minta Aku Jangan Tinggalkan Dia
8.9
Sembilan tahun mendampingi Rehan dan bersiap menuju gerbang pertunangan, sang protagonis harus menghadapi kenyataan pahit dalam novel modern ini. Saat hendak menjemput kekasihnya dari acara reuni, ia tidak sengaja mendengar pengakuan kejam Rehan. Pria itu terang-terangan menyebutnya sebagai pengganti murah yang digunakan untuk meruntuhkan kepercayaan diri cinta pertamanya yang kini telah kembali. Sadar dirinya hanya pelampiasan rasa sepi, ia kini dihadapkan pada pilihan sulit untuk pergi.
Sampul Novel Melahirkan Keturunan Untuk CEO
9.5
Kinara Ariana, wanita tiga puluh tahun, terjepit situasi sulit saat ibunya butuh operasi mendesak. Demi biaya medis, ia nekat meminta bantuan bos di kantornya. Namun, permintaan itu justru menjebaknya dalam kehidupan sang CEO. Di sisi lain, sang ibu yang sekarat menuntutnya segera menikah. Tanpa diduga, pria asing itu bersedia menikahinya. Seiring berjalannya waktu, rahasia masa lalu sang CEO mulai terungkap dan mengubah takdir hidup Kinara selamanya.
Sampul Novel Misi Cinta dan Kenikmatan
9.3
Alex Syarizal adalah pria berusia 28 tahun asal Sumatra yang hidup bergelimang harta warisan orang tuanya. Meski sukses mengelola bisnis pertanian hingga SPBU, ia masih melajang karena kesibukan karier. Di tengah kesendirian setelah kehilangan keluarganya, Alex terlibat dalam momen panas nan intim bersama Mirna. Saat Mirna mulai tersadar dan merespons rangsangan yang memberikan kenikmatan luar biasa, Alex menyapanya dengan lembut di tengah gejolak gairah mereka.