Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diperas Mafia Tengil

Diperas Mafia Tengil

Hidup Rania penuh cobaan, mulai dari gagal menikah hingga diceraikan karena tak punya anak lelaki. Saat ingin berhenti menjadi asisten pribadi, ia justru diperas oleh bosnya yang seorang mafia, Radin. Namun, Radin malah melindungi Rania dan putrinya dari gangguan sang mantan suami. Sikap kontradiktif ini membuat Rania bingung akan niat asli Radin. Ternyata, Radin menyimpan rahasia besar tentang masa lalu mereka yang menjadi alasan di balik kebaikannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Peristiwa penculikan Radin sore itu membuat Rania nyaris tak bisa tidur. Ia merasa takut, karena ternyata kehidupan Radin tampaknya dikelilingi bahaya yang tak terduga.

Tak terbayangkan apa jadinya jika Rania mengikuti pria itu ke mana-mana. Bisa jadi, dia juga terdampak bahaya yang mengintai Radin. Haruskan ia mengundurkan diri agar tidak perlu berurusan dengan bahaya yang mengincar atasannya?

Lagipula, penunjukan diri Rania sebagai asisten pribadi yang baru terkesan dipaksakan. Rania merasa dirinya untuk pantas curiga. Ada apa gerangan?

Reza juga belum memberi kabar, apakah Rania jadi masuk kerja mulai besok atau tidak. Rania memang sudah menerima fasilitas berupa berbagai gawai penunjang pekerjaannya. Namun jika nasib Radin saja belum diketahui, siapa yang akan Rania layani besok? Apakah ia harus menunggu saja di kantor hingga menerima kabar mengenai keberadaan Radin?

Rania bangun dari tidurnya dengan sangat hati-hati agar tidak membangunkan Rona, putrinya yang berusia tujuh tahun. Gadis kecil itu sempat menggeliat, namun tetap tertidur. Rania menunggu hingga Rona menjadi tenang kembali, lalu turun dari tempat tidur.

Rania keluar dari kamar kontrakannya untuk mengambil air minum di dapur. Setelah dahaganya lenyap, ia beranjak ke ruang tamu untuk memeriksa ponsel yang diberikan oleh Reza sebelumnya. Ternyata, Reza sudah mengirimkan jadwal Radin untuk esok harinya. Ada juga jadwal mingguan dan bulanan dan beberapa catatan dan salinan dokumen yang diperlukan.

Rania tercengang. Apakah Radin sudah ditemukan? Jika memang sudah ditemukan, apakah wajar jika langsung masuk kantor setelah menjadi korban kejahatan?

Rania bergidik. Atasannya itu mungkin saja seorang maniak kerja. Atau, seorang psikotik? Sehingga, dengan santainya kembali bekerja setelah mengalami peristiwa yang seharusnya traumatis? Ah, pikiran Rania malah semakin bertumpuk.

***

Fasilitas yang diberikan oleh tempat kerja Rania yang baru membuat Rania memikirkan ulang keinginan untuk mengundurkan diri. Pagi-pagi sekali, ia dijemput menggunakan mobil perusahaan. Rona pun diantar ke sekolah terlebih dahulu sebelum mobil melaju ke apartemen Radin. Rania jadi tidak perlu menggunakan sepeda motornya sama sekali.

Tiba di gedung apartemen, Rania langsung naik ke lantai di mana Radin tinggal. Saat pintu lift terbuka, Rania ternyata langsung tiba di kediaman Radin. Rania melihat tiga orang pekerja hilir mudik di sana. Seorang wanita tampak membersihkan seluruh apartemen, seorang lagi mengerjakan laundry dan seorang lagi tengah memasak sekaligus menata meja makan.

"Pak Radin sedang latihan di gym, Bu. Tidak lama lagi selesai. Kamar Pak Radin ada di sebelah sana," ujar wanita yang membersihkan apartemen sambil menunjuk ke sebelah kanan, tempat kamar utama berada.

Rania tersentak. Yang benar saja, jadi atasannya itu sudah ditemukan? Lalu langsung bekerja, padahal dia baru saja diculik? Bagaimana dengan pengamanan oleh aparat kepolisian? Rania tidak melihat tanda-tanda hadirnya aparat berwenang di apartemen. Apakah insiden kemarin hanyalah peristiwa kecil di tengah keseharian Radin? Siapa dia sebenarnya selain menjadi seorang CEO perusahaan ritel nasional?

Rania menggeleng-geleng, terlalu bingung usai menerka-nerka kehidupan atasan barunya. Wanita pekerja di hadapannya tampak kebingungan melihat sikapnya, sehingga Rania tak ingin membuatnya berpikiran aneh-aneh tentang diri Rania.

Rania mengucapkan terima kasih, kemudian berjalan menuju ke kamar Radin yang sudah dibersihkan dan dirapikan. Ia membuka lemari, lalu memilih setelan jas dan kemeja serta tak lupa, dasi dan kaus kaki. Pakaian-pakaian itu diletakkan di atas ranjang besar di sana.

Rania juga memilih sepasang sepatu kulit berwarna cokelat yang baunya khas. Hari ini Radin tidak memiliki acara formal di luar kantor sehingga pakaian yang Rania pilihkan lebih santai dan berwarna.

Meskipun sudah bercerai dengan Rinto, Rania bersyukur karena pengalamannya mendampingi Rinto dalam mengurus konglomerasi warisan ayah Rinto, telah membuatnya memahami sebagian besar tugasnya. Rania bahkan menyesal karena selama membantu Rinto, ia tidak pernah menuntut untuk dibayar atau diberikan bagi hasil dalam bentuk apa pun.

Rinto memang memberikannya hadiah-hadiah mahal seperti kalung emas berlian, pakaian-pakaian terbaik dan kesempatan berlibur ke berbagai negara.

Namun sekarang, setelah Rania meninggalkan rumah mantan suaminya, ia hanya memiliki sedikit uang untuk menyewa kontrakan satu kamar dan sebuah sepeda motor sebagai alat transportasi. Selebihnya dirampas oleh mantan mertua yang sejak awal tidak menyetujui masuknya Rania dalam kehidupan Rinto.

Parahnya, Rinto mendiamkan tindakan orang tuanya tersebut. Rinto sama sekali tidak membelanya saat Rania terusir.

Barangkali, pria itu memang sudah lama menunggu agar Rania menyingkir dari kehidupannya. Apalagi, sebelum menceraikan Rania, tersiar kabar bahwa istri kedua Rinto telah melahirkan seorang anak laki-laki yang menjadi dambaan keluarga Rinto. Sehingga Rona mungkin tidak diperlukan lagi untuk mewarisi kekayaan keluarga Rinto.

Rania menarik napas dalam, menenangkan dirinya. Bayangan masa lalu yang pahit harus ia usir jauh-jauh. Ia mulai menyetujui pendapat Reza bahwa sebelumnya, dirinya terlalu merendah, menganggap remeh kemampuannya. Tinggal terlalu lama di dalam lingkungan yang tidak menghargainya rupanya telah membuat Rania tidak bisa menilai kelebihan dan kekuatan dirinya sendiri.

"Ehm. Saya mau mandi dan berpakaian. Kamu mau menunggu di luar atau tetap di sini dan melihat saya telanjang?"

Rania terperanjat mendengar kata-kata yang diucapkan dengan nada usil itu. Saat berbalik, ia terperangah melihat Radin-pria yang baru saja diculik kemarin sore-telah berdiri di ambang pintu. Mengenakan kaus dan celana yang basah oleh keringat, Radin tampak sama berantakannya dengan kemarin sore dengan rambut yang awut-awutan.

Namun, bukan hanya penampilan Radin yang membuat Rania terperangah. Bukan, Radin bukanlah tipe CEO dingin sombong judes yang umum ditemukan dalam cerita-cerita romansa. Sebaliknya, dia tampak ramah dan agak konyol dengan cengiran lebar di bibirnya. Sama sekali tidak menakutkan. Juga tidak berwibawa.

Sesungguhnya, apa yang membuat Rania terpana adalah munculnya sekelebat bayangan masa lalu saat matanya tidak sengaja menatap mata Radin. Seraut wajah hadir di benak Rania yang masih terkejut, namun ia tidak bisa mengingat nama dari pemilik wajah itu.

Rania merasa tidak pernah mengenal pemilik wajah yang diingatnya itu. Apakah Rania hanya melihat wajah itu di suatu tempat, lalu melupakannya begitu saja? Namun kini, saat tatapannya bertemu dengan tatapan sang atasan, wajah tersebut tiba-tiba muncul lagi. Barangkali seperti itu.

Hal lain yang membuat Rania semakin bertanya-tanya adalah, mengapa matanya memanas dan berkaca-kaca? Apa yang membuatnya tiba-tiba bersedih saat mengingat wajah asing itu? Jika wajah tersebut memang asing baginya, mengapa hatinya menjadi perih tanpa sebab?

Rania sadar, ia tidak boleh tampak aneh pada hari pertamanya bekerja. Meskipun atasannya tampaknya memiliki sifat yang tidak lazim, tidak berarti Rania harus ikut-ikutan unik. Rania buru-buru mengusap matanya, lalu berjalan ke luar kamar.

"Maaf, Pak. Saya keluar dulu," katanya saat melewati Radin yang memberikan jalan.

Radin hanya mengerutkan keningnya sambil menatap kepergian Rania. Ia mengembuskan napas keras, lalu menutup pintu kamar.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Mesum
9.1
Alice Handerson adalah sekretaris tegas yang harus menghadapi perilaku provokatif bosnya setiap hari. Meski profesional, ia sering terjebak dalam situasi penuh godaan dan makna ganda di kantor. Saat sang atasan mengajukan tawaran skandal, Alice terjepit antara logika dan keinginan hati yang membingungkan. Hubungan benci tapi rindu ini memaksa mereka menjelajahi batas kekuasaan dan cinta dalam narasi romansa kontemporer yang berani dan penuh gejolak.
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Gairah Panas Tuan Arion
9.5
Arion Harold dikenal sebagai casanova dingin yang menyembunyikan perasaan mendalam pada sekretaris pribadinya, Emily. Meski sering bersikap ketus, sebuah malam penuh gairah akhirnya mengungkap emosi terpendam mereka. Namun, hubungan sahabat masa kecil ini hancur seketika akibat situasi tak terduga. Emily yang terluka memilih menjauh demi melindungi hatinya. Mampukah Arion memenangkan kembali cinta Emily, ataukah pesonanya tak lagi cukup untuk memperbaiki keretakan itu?
Sampul Novel Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya
9.4
Ella terjebak dalam dilema rasa terhadap William, sahabat masa kecilnya yang kini menjadi pewaris tunggal kaya raya. Meski William menganggap Ella sosok terpenting, ia justru jatuh hati pada Camelia. Posisi Ella kian sulit saat ia dituduh sebagai penghambat asmara mereka, sementara William tidak peka atas penderitaan batin sahabatnya itu. Akankah William tetap memprioritaskan Ella, atau justru Camelia akan memutus ikatan lama mereka selamanya?
Sampul Novel Istri Rahasia Sang CEO
9.3
Danendra Danu Atmaja, pengusaha sukses, tiba-tiba menawarkan untuk melunasi biaya pengobatan ibu Arana Salingga. Namun, bantuan tersebut datang dengan syarat yang mengejutkan: Arana harus menikahinya. Meski Arana sudah memiliki kekasih dan merasa asing dengan Danendra, pria itu tetap bersikeras. Arana terjebak dalam dilema besar karena perbedaan status sosial mereka yang sangat jauh. Mengapa sosok CEO ternama tersebut memilih gadis biasa sepertinya?
Sampul Novel Istri Rahasia Tuan CEO Dingin
8.0
Hidup Deana hancur setelah orang tuanya wafat. Kini, ia terdesak ancaman preman yang menagih utang besar keluarganya. Demi keselamatan nyawa, Deana nekat menjual kesuciannya kepada pria asing bernama Marvin. Namun, Marvin justru memberikan tawaran tak terduga yang bisa menghapus seluruh beban finansialnya. Deana diminta melahirkan seorang anak untuknya. Meski menjadi solusi instan, kesepakatan dingin ini justru menjadi awal dari masalah baru yang lebih rumit.