Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dilema Cinta Penuh Nikmat

Dilema Cinta Penuh Nikmat

Endah melepaskan segalanya demi momen intim bersama Aslan, pria yang ia puja. Meski berstatus calon istri orang lain, ia memilih menyerahkan diri pada hasrat yang meluap. Di dalam kamar, cumbuan intens Aslan membawanya pada puncak kenikmatan yang tak tertahankan. Meski Endah minim pengalaman, gairahnya tetap membara saat menyentuh kejantanan Aslan. Di tengah rintihan dan rasa sakit yang muncul, ia tetap pasrah mengikuti ritual cinta ini demi menuntaskan dahaganya.
Bab
Bagikan

Bab 3

"harganya sih belum masuk yah, Bu....."

" kemahalan atau belum pas ini, Bu?"

"eh... salah satunya......"

Rani tersenyum kecil. Detail-detail seperti ini memang sangat menentukan bagi mereka yang sering terlibat untuk dealing harga dan penawaran apalagi di saat-saat pengambilan keputusan di level akhir.

"gini Pak Rudi dan Bu Meli..... saya sih sudah biasa seperti ini, namanya jual beli itu biasa cocok dan tidak cocok.... cuma jadi beban moral juga buat saya, seandainya jika bapak dan ibu yang sudah saya anggap sahabat, hanya karena masalah harga kemudian kita gagal dalam bernegosiasi....."

Dua sosok didepannya hanya tersenyum mendengarnya. Bahasa dan cara Rani bernegosiasi diakui mereka memang punya level yang berbeda.

"eh... memang demikian sih..... kami sudah putuskan memang saat ini... kita belum bisa terima penawaran dari Ibu Rani......"

Rani terdiam sesaat, dia menengok ke sebelahnya ke arah Arum, staff marketing yang ikut dengannya, yang juga bingung dengan situasi saat ini.

"saya menghargai itu, Pak Rudy.... "

Sosok yang disapa Rudy itu menganggukan kepalanya manggut manggut

"yah.... Namanya bisnis kan kita banyak pertimbangannya.... Jadi saat ini pertimbangan kita memang belum bisa masuk dengan penawaran Ibu......" sambung Rudy lagi.

Arum merasa sedikit kecewa, karena memang dengan gagalnya penjualan mereka otomatis fee di depan mata juga hilang. Rudy merupakan direktur operasional, sedangkan Melly ini merupakan finance manager.

"saya boleh bicara sebentar Pak? Bu?" tanya Rani lagi

Meski agak bingung, mereka menghormati permintaan Rani

"silahkan Bu....."

Rani tersenyum, sambil membuka file dan mengeluarkan brosur yang dia bawa dan membukanya diatas meja kembali.

" ini saran dan juga sedikit info saja Bu Mel dan Pak Rudy....."

" saya yakin Ibu dan Bapak sudah panjang perjalanan dalam bisnis ini..... " sambungnya lagi yang dijawab dengan senyuman dan anggukan dua sosok ini.

"tapi, dalam hal ini saya rasa perlu bagi saya untuk sedikit ajak bapak dan ibu agar mempertimbangkan faktor yang mungkin belum sempat dipertimbangkan...." Tutur lembut dengan bahasa marketingnya kini muncul

"product kami ini nomor 1 untuk kategori excavator, brand yang kami punya pasti bapak dan ibu sudah tahulah kualitasnya...." Dia sambil membuka lembaran promosi katalog mereka

"tapi bedanya kita dengan supplier lain, kami memberi garansi perbaikan.... Kami bahkan akan kirim tekhnisi kami ke lokasi untuk servis rutin... dan yang utama, kami juga memberi layanan purna jual bagi konsumen kami..... dan saya yakin ini tidak ada di penawaran yang diberikan oleh supplier lain...."

Rudy dan Meli masih tersenyum menganggukan kepalanya

" kualitas saya yakin kita jauh didepan, dibanding merek atau produk Tiongkok...."

" untuk dump truck juga saya rasa harga tidak berbeda jauh, tapi dengan pelayanan dan kualitas yang kami berikan, manfaat yang ibu dan bapak dapat jauh lebih jelas dan besar....."

Merasa masukannya makin menusuk ke dalam isi kepala mereka, Rani makin menggebu gebu memberikan masukan positif terkait product knowledge milik perusahaannya.

"dengan konsesi yang panjang di Marombo.... Sayanglah jika pakai alat berat yang hanya berusia pendek....."

Rudi dan Meli terkaget mednengar Rani tahu dimana site mereka

"wih.... Hebat Bu Rani.... Sampai tahu kemana mana...." Celutuk Meli sambil tertawa

" jika Ibu dan Bapak hitung lagi dengan semua dengan jangka waktu let say 10 tahun, saya yakin bapak dan ibu pasti pilih produk kita......" kilah Rani sambil tersenyum.

Meli dan Rudy saling berpandangan, dan saling menganggukan kepala

"murah di awal, tapi bermasalah di tengah perjalanan, saat tiba di pertengahan konsensi pasti bapak dan ibu akan ingat dengan penawaran kami....." lembut namun sangat intimidatif di telinga konsumennya ini.

"kami kasih semua apa yang konsumen butuhkan..... bukan hanya barang, tapi kami ikut jaga dan pelihara..... dengan nilai seperti yang kami tawarkan, sayang rasanya jika dilewatkan begitu saja....."

Hening sesaat, tatapan mereka saling bertemu dan kembali konsen ke brosur yang ditunjukan oleh Rani.

"untuk pembayaran kami kasih skema yang sangat bagus untuk perusahaan bapak ibu...."

"tinggal pilih mau berapa lama jangka waktunya.... Nanti tinggal sesuai selera mau pakai leasing yang mana......"

Kali ini masuk semuanya ke otak dan pikiran dua petinggi itu.

" kita consider dulu Bu Rani....."

Rani tertawa kecil kecil

"masa pemegang kekuasaan tertinggi masih harus consider lagi......" selorohnya lagi

"yah tetaplah kita harus diskusi internal....."

"iya Pak.... Saya mengerti.... Dikonsider saja sudah sangat senang kita bagi perusahaan sebesar bapak dan ibu ini......" tutup Rani lagi.

"saya tunggu kabar baiknya......"

"baik Bu Rani......."

"jika bapak dan ibu perlu untuk diskusi, jangan segan kontak saya.... Meski ngga beli di kami pun, feel free untuk kontak dan tanya.... Sebagai sahabat, pasti kami bantu, meski hanya sekedar advise dan pendapat...." Tandasnya lagi.

Mereka lalu saling bersalaman, dan pihak Rudy dan Meli akan memberi kabar secepatnya setelah mereka mempertimbangkan kembali semua penawaran dari Rani. Rupanya penyampaian Rani tadi dan short presentasinya cukup membuat mereka untuk berpikir kembali.

"mereka pasti akan ambil produk kita...." Ucapnya ke Arum saat mereka dalam mobil menuju kantor mereka kembali

"iya yah Bu..... steelah Ibu presentasi, mereka langsung berubah....." balas Arum optimistis.

Tekhnik bicara dan kemampuan berdiplomasi serta product knowledge dari Rani ini memang jadi kekuatan baginya untuk bernegosiasi, dan untuk kesekian kalinya Arum melihat kemampuan itu muncul dalam negosiasi siang ini, dan hanya decak kagum saja yang bisa dia tunjukan melihat managernya dalam proses tawar menawar produk mereka.

Lingga Maharani, yang dipanggil Rani. Dengan tinggi 165 cm, dan berat badan yang tidak pernah lebih dari 52 kg ini, merupakan wanita yang berdarah pebisnis, dan sedang merintis karir gemilangnya di perusahaan penjualan alat berat yang juga berkantor di Makasar.

Jebolan Ekonomi dan Bisnis Undip Semarang, usianya 26 tahun, juga hanya butuh waktu yang tidak lama dari staff, supervisor hingga setahun yang lalu sudah menduduki jabatan Manager Marketing di perusahaannya.

Kemampuannya berbicara, isi kepalanya yang memang punya bobot, membuatnya dengan cepat mendaki jenjang karirnya.

Dream, work hard, and achieve. Motto yang suka dipajang di medsosnya.

Penjualannya jauh melebihi para seniornya yang sudah tahunan di marketing. Ditambah dengan backgroundnya sebagai anak salah satu pejabat daerah, membuat dia semakin mudah dan leluasa dalam menjalankan market exposurenya.

Bahkan pernah dalam satu periode, total penjualannya mengalahkan semua marketing yang ada meski mereka digabung.

Karir yang menjulang, sosok yang perfeksionis dalam bekerja, serta tampangnya yang memang cantik, ternyata tidak membuatnya mudah mencari pasangan. Setelah gagal dengan pacarnya jaman dia kuliah, kembali lagi dia harus gagal saat menjalin hubungan dengan Hari Saputra, yang juga berprofesi sebagai pereli yang sering tampil di seri reli nasional.

Di tengah galaunya hubungannya dengan Hari, dia kemudian bertemu dengan sosok baru yang misterius dalam sebuah acara peluncuran produk sebuah alat berat. Sosok pendiam, ganteng, namun punya mata yang tajam dan misterius yang kemudian membuatnya ingin kenal lebih jauh setelah tahu siapa pria itu.

Statusnya sebagai duda tanpa anak, tidak menyurutkan rasa ketertarikannya kepada pria ini. Apalagi saat tahu cerita dibalik status dudanya, rasa iri akan mendiang istrinya yang begitu dicintai dengan luarbiasanya oleh sang suami, membuat rasa kagum Rani semakin bertambah.

Aslan memang punya pesona yang berbeda. Sukses di karir namun tertutup dalam hal pribadi, membuat sisi misteriusnya malah jadi daya tarik tersendiri, termasuk bagi wanita semenarik Rani yang harusnya dengan mudah mendapatkan pria idamannya.

Sayangnya, meski setelah pertemuan pertama itu, dan mereka kemudian lanjut dengan pertemuan-pertemaun lanjutan, entah itu secara formal saat ada acara-acara, atau saat hanya berdua saja dengan makan malam dan makan siang, signal dan 'permintaan' Rani seperti pertemuan yang lebih sering atau perhatian lebih dari Aslan, lebih banyak tidak berbalas sesuai apa yang dia inginkan.

Dan yang lebih buat galau lagi ialah meski sudah sering bertemu dan makan bersama, situasi hati dari Aslan sama sekali belum ada perubahan. Cantiknya dan pesona seorang Rani, seakan tidak membuat hatinya tergugah atau tertarik untuk lebih lanjut lagi.

Dalam beberapa kesempatan Rani sudah memberi signal, untuk acara liburan bersama, atau jalan berdua ke tempat yang lebih romantis, bahkan jika ada undangan pernikahan saat Rani mencoba mengajaknya, Aslan masih tetap saja tidak bergeming, dia selalu dengan berbagai alasannya yang klasik. Meski, kemudian dia menebus rasa bersalahnya dengan ajakan makan malam atau makan siang bersama. Pertemuan mereka berdua lebih banyak terjadi di meja makan restoran.

Aslan pun bahkan tidak ada rasa cemburu atau rasa yang berlebihan saat Rani terlihat akrab atau banyak yang mendekatinya, termasuk jika sedang di acara secara bersamaan. Dia tetap saja cool dan cuek melihat begitu banyak pria yang mencoba mendekati Rani. Sama cueknya ke wanita lain yang mencoba menarik perhatiannya.

Bersambung

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GLW" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GLW
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amarah Dan Cinta
9.5
Bagi Yasnina, mencintai Devan adalah berkah sekaligus luka karena cintanya tak pernah terbalas. Saat mendengar kabar pernikahan Devan, hatinya hancur berkeping-keping. Didorong amarah yang mendalam, Yasnina nekat menjebak pria itu dalam hubungan satu malam tepat sebelum hari pernikahannya. Akankah tindakan berisiko ini membuahkan cinta yang ia dambakan, atau justru membuat Devan semakin membencinya dan menjauh selamanya dari hidup Yasnina?
Sampul Novel Cinta Pengantin Buta
9.4
Pramudya dan Mentari resmi menjadi suami istri setelah saksi mengucap kata sah. Dalam kegelapan karena kebutaannya, Mentari meraba sekitar untuk mencari tangan suaminya. Pramudya yang peka segera menyambut jemari Mentari dan membimbingnya. Dengan penuh takzim, Mentari mencium punggung tangan Pramudya. Sang suami pun mengecup kening istrinya sembari merapalkan doa tulus. Akankah pernikahan sebagai pengantin pengganti ini membawa kebahagiaan bagi mereka?
Sampul Novel Dinikahkan Karena Hutang
9.8
Iren terjebak dalam situasi pelik saat dipaksa menikah dengan pria asing pilihan orang tuanya. Pernikahan ini bukan didasari cinta, melainkan sebagai alat penebus hutang keluarga yang menumpuk. Ibu dan saudara tirinya sengaja bersekongkol menekan sang ayah agar mengorbankan Iren demi melunasi beban finansial mereka. Di balik paksaan itu, Iren menyimpan trauma mendalam terhadap laki-laki. Mampukah ia menjalani kehidupan barunya di tengah ketakutan masa lalu?
Sampul Novel Hasrat Dendam Suamiku
8.4
Banyak yang menganggap Briella Moretti sangat beruntung dapat dinikahi oleh putra sulung keluarga Maven yang terpandang. Namun, di balik kemewahan itu, Adrian Maven hanya menyimpan niat keji untuk menghancurkan hidup Briella sebagai bentuk balas dendam pribadi. Adrian bertekad menyiksa batin sang istri, tapi ketulusan hati Briella justru mulai menggoyahkan komitmennya. Kini, Adrian terjebak antara ego dendamnya atau perasaan cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Hot Daddy
8.4
Dominic Immanuel Horrison adalah duda kaya raya yang dikenal dingin dan tak kenal ampun. Meski sifatnya kaku, ketampanan luar biasa sang miliarder tetap memikat banyak wanita. Namun, Dominic sangat selektif dalam mencari sosok ibu bagi anaknya. Pilihan akhirnya jatuh kepada Arabelle, sekretaris setianya yang dianggap memiliki kepribadian paling tepat. Akankah hubungan profesional mereka berubah menjadi cinta sejati yang harmonis dalam rumah tangga?
Sampul Novel Kekasihku Menikahi Saudaraku Disaat Aku Lumpuh
9.6
Pasca kecelakaan tragis, Arjuna harus menghadapi kenyataan pahit saat ia lumpuh. Dunianya hancur ketika Kirana, tunangannya, justru memilih menikah dengan adiknya, Bima. Di tengah perebutan takhta CEO oleh adik-adiknya, mental Arjuna kian terpuruk karena terapi fisik yang sulit. Demi memulihkan sang putra, ibunya menjodohkan Arjuna dengan Mentari. Gadis unik yang ceria namun matre ini hadir membawa harapan baru di tengah pengkhianatan dan keputusasaan Arjuna.