Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dilema Cinta Penuh Nikmat

Dilema Cinta Penuh Nikmat

Endah melepaskan segalanya demi momen intim bersama Aslan, pria yang ia puja. Meski berstatus calon istri orang lain, ia memilih menyerahkan diri pada hasrat yang meluap. Di dalam kamar, cumbuan intens Aslan membawanya pada puncak kenikmatan yang tak tertahankan. Meski Endah minim pengalaman, gairahnya tetap membara saat menyentuh kejantanan Aslan. Di tengah rintihan dan rasa sakit yang muncul, ia tetap pasrah mengikuti ritual cinta ini demi menuntaskan dahaganya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Terik panas matahari di kota bagian timur Indonesia sangat menyengat kulit siang ini. Lalu lalang kendaraan dan hilir mudik penduduk seperti tidak kenal waktu dan cuaca, semua bergerak dengan tujuan dan harapan yang berbeda beda.

Suasana yang berbeda juga terjadi di dalam acara penting di siang ini. Suara tepuk tangan para peserta bergemuruh terdengar di sebuah hotel berbintang di kota terbesar di bagian timur negeri ini.

Sebuah hajatan yang diberi nama business forum yang digelar di Ballroom Four Points Hotel di Makasar, dan riuh rendah serta tepuk tangan peserta kembali terdengar berkali kali. Hanya hajatan dunia usaha atau acara partai yang biasanya digelar di hari kerja dan siang hari.

Acara besar yang digagas oleh Minning & Energy Magazine mengumpulkan para pelaku usaha di bidang pertambangan, termasuk dari Kadin dan juga HIpmi, dan banyak perusahaan pendukung yang juga bergerak di bidang energy.

Hadirnya para sponsor kakap dari banyak perusahaan besar, perbankan dan juga dunia tambang, membuat acara ini terlihat akan kemewahan dan gaungan gengsinya. Seperti tambang yang sedang jadi primadona berkat harga dan komoditasnya, maka acara tahunan ini pun jadi tolak ukur keberhasilan beberapa unit usaha dan juga entitas bisnis mereka.

Minning & Energy Magazine sendiri merupakan majalah dan portal online rujukan bagi para pelaku bisnis tambang. Karena selain dikelola dengan sangat professional, informasi dan semua yang terkait tentang tambang dan regulasinya memang banyak mengacu ke majalah dan portal ini, sehingga acara sebesar ini pun banyak jadi perhatian pelaku bisnis.

Selain bisnis forum, acara ini juga juga menggelar penghargaan tahunan bagi para insan dan juga unit usaha yang tergabung dalam forum pertambangan dan energi yang mereka gagas. Mulai dari perusahaan raksasa sekelas Adaro, Indika Energy, Bumi Resources hingga usaha tambang rakyat pun ikut diberi penghargaan sepanjang usahanya resmi dan ikut dalam keanggotaan forum ini.

Dari sekian banyak penghargaan berdasarkan kategori, terselip sebuah penghargaan yang juga sangat berarti bagi yang menerimanya, dan untuk kedua kalinya secara berturut turut, untuk kategori perusahaan survey lokal, PT Delta Serasi Indonesia terpilih sebagai perusahaan terbaik untuk cargo survey dan asuransi. Penghargaan yang setahun yang lalu juga disabet oleh perusahaan ini.

Tepuk tangan membahana saat sosok direktur yang mewakili PT Delta Serasi maju ke panggung untuk menerima penghargaan yang diserahkan oleh Ketua Kadin Indonesia. Senyumannya terus menghiasi wajah tampannya, apalagi saat kamera dan blits menerpa wajahnya, ada kebanggaan tersendiri baginya karena eksitensi perusahaannya semakin diakui secara nasional.

Sambutan dari rekan-rekan bisnis dan orang-orang yang duduk disampingnya segera menghampirinya ketika dia kembali ke kursinya.

"congratulation Bro....."

"selamat yah Pak....."

"excellent Chief....."

Dengan sabar dia menerima dan menyalami semua ucapan selamat bagi dirinya dan perusahaannya. Memang dalam beberapa tahun terakhir perusahaan yang dipimpinnya ini menggeliat dan mulai menancapkan kukuknya di dunia pertambangan, terutama di Kawasan Timur dan Tengah Indonesia yang mayoritas tambang dan usaha sejenis banyak menjamur disana.

Jalur acara bergulir kemudian.

Dan sesaat kemudian dia keluar dari ballroom, nampak dia sedang menelpon seseorang disana. Lalu setelah selesai dia menerima beberapa telpon masuk, lalu membalas whatsapp yang dirasanya penting, dan kemudian dia masuk kembali ke ruangan ballroom untuk mengikuti acara lanjutan.

Selesai rentetan acara formal, kemudian dilanjut dengan ramah tamah.

Acara ramah tamah sebenarnya yang paling ditunggu oleh banyak orang. Karena selain lebih rileks, acara ini juga jadi ajang bertemu dan juga lobi sesama pelaku bisnis. Semua membaur dan saling sapa, sambil mengambil minum, makanan dan kudapan, mereka saling berbincang satu sama lain.

"congratulation boss....." sapa lembut seorang wanita dari belakangnya.

Wanita cantik dengan busana hitam elegan, memamerkan senyuman manisnya yang indah untuk sosok yang dia sapa.

Dia kaget, dan segera berbalik

"oh hai....."

"hai juga..... selamat yah...."

"sama-sama Rani...."

Jabat tangan, lalu pelukan dan ciuman di pipi kiri dan kanan kemudian menyusul

"senang lihatnya deh......"

Pria tampan itu tertawa

"berkat kerja keras anak-anak....."

Wanita itu bergerak ke sampingnya, dan seperti sedikit menekan agar posisi mereka beranjak sedikit ke pinggiran ballroom yang ramai sekali

" acara kemana nanti?" tanya wanita itu

" acara kemana maksudnya?"

"ada perayaan mungkin...."

"ngga ada....."

"harus dirayakan dong....."

"hahahaha.... Aku rayakannya dengan anak-anak di kantor....."

Senyuman tipis di bibir wanita itu

" perayaan dengan aku?" pancingnya

Sang pria tersenyum

"boleh juga.... Aku traktir makan....."

Tatapan lembut kini menatap wajahnya

" aku yang pilih tempat?"

"oke..... tinggal pilih waktunya...."

"hmmmm.... Waktunya yang sulit nanti......"

Tertawa mereka terdengar diiringi cubitan lembut di lengan sang pria

"udah ambil makan?"

"ngga makan.... Masih kenyang....."

"oh..."

"kamu?"

"sama....."

Tatapan sang wanita menyapu seantero meja yang berjejer banyak jenis makanan

"aku mau buah palingan....."

"oke....."

"kamu mau?"

"ngga.... Udah makan pudding barusan...."

"manis lho itu...."

" memang sebagai pemanis....."

Wanita ini agak kesal sebenarnya dengan cara menjawab sang pria yang terkesan normatif dan seperlunya. Dia kadang hanya menjawab dengan senyuman dan anggukan, membuat wanita ini suka sebal namun bercampur greget dengan polah dan laku pria tampan ini.

Beberapa kali temu janji mereka batal dan sering berakhir dengan gagalnya semua janji yang sudah diplaningkan dari awal. Selain kesibukan pekerjaan, cara pria ini meresponnya juga terkesan tidak antusias. Namun ini tidak membuat wanita ini mundur, justri dia semakin penasaran dan tetap maju bergerak.

Terbuat dari apa sih hati kamu, ganteng? Bsiik hati Rani

Dia lalu bergerak mengambil piring kecil, lalu mengumpulkan beberapa potong buah, dan mengambil garpu, menyuapin sepotong semangka ke mulutnya, lalu berjalan ke arah sang pria yang masih berdiri di tempatnya tadi, sambil mengetikan pesan di tangan kanannya, dan tangan kiri masih memegang piring pudding.

"mau?" tawar Rani

Gelengan kepala yang didapatinya

"enak ngga itu?"

"lumayan....." kembali jawaban pendek yang suka bikin dia gregetan

" pengen nyoba....."

" coba aja...lumayan kok rasanya...."

Dasar kurang peka

"mau aku ambilin?" tawar sang pria

Giliran Rani menggelengkan kepalanya

"itu aja aku cobain sepotong..." hidungnya menunjuk potongan pudding di piring

"ih... aku ambil sendok baru yah....."

"sendok itu kenapa?"

"bekas aku?"

"trus masalahnya?"

Sang pria tersenyum kecut

"yah.... Bekas aku aja..... ngga enak lah...."

"ngga punya penyakit menular kan?"

Pria itu tertawa

"ngga lah...."

"ya sudah......"

Dia tersenyum kecil

"cobain....."

Pria itu menyodorkan piringnya, dan Rani kemudian mengambil sendok kecil itu lalu menyendok sepotong pudding coklat

"enak....." komentarnya

Dia tersenyum manis

Lalu

"mau buah?"

"ngga....."

"aku juga ngga penyakitan lho....."

Pria itu tertawa kembali

Dasar yah laki-laki, demikian desah hati Rani.

Meski kesal dan suka dibuat kecewa sendiri, namun sulit rasanya bagi dia untuk mengeyahkan pesona dan ketampanan pria ini. Karisma dan daya Tarik pria ini memang sukar dielakan bagi wanita normal yang memandangnya. Tubuh tinggi, badannya tejaga dengan baik, kulit putih dan wajahnya yang eank dipandang, membuat pria ini selalu membuat dia penasaran dan tidak berhenti mengaguminya.

Memang rasa suka dan perasaan itu suka bikin bete sendiri.

Disaat kita suka, yang kita taksir malah cuek.

Disaat kita dikejar kejar, yang ngejar malah bukan selera kita

Dia meletakan piringnya kembali di meja tempat piring kotor diletakan.

Saat dia berbalik, dia melihat pria itu sedang berbincang dengan beberapa orang peserta yang terlihat menyalaminya, termasuk dengan Merry Arista, MC acara di siang hari ini. Meski ada beberapa pria disitu, namun tidak bisa dipungkiri Merry yang juga suka disebut selebritis lokal di Makasar itu, terlihat mendominasi pembicaraan dengan pria yang didepannya.

Damn Aslan......

Pesonamu kapan sih hilang dari mataku?

Rani lalu bergerak mendekati rombongan yang sedang berbicara, dia segera berdiri disamping Aslan, menyelusup diantara mereka yang sedang berbincang, serta langsung menyapa semua yang berdiri tanpa merasa bersalah, seakan ingin mengenalkan bahwa dialah sosok wanita yang dekat dengan pria itu.

Bersambung

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amarah Dan Cinta
9.5
Bagi Yasnina, mencintai Devan adalah berkah sekaligus luka karena cintanya tak pernah terbalas. Saat mendengar kabar pernikahan Devan, hatinya hancur berkeping-keping. Didorong amarah yang mendalam, Yasnina nekat menjebak pria itu dalam hubungan satu malam tepat sebelum hari pernikahannya. Akankah tindakan berisiko ini membuahkan cinta yang ia dambakan, atau justru membuat Devan semakin membencinya dan menjauh selamanya dari hidup Yasnina?
Sampul Novel Cinta Pengantin Buta
9.4
Pramudya dan Mentari resmi menjadi suami istri setelah saksi mengucap kata sah. Dalam kegelapan karena kebutaannya, Mentari meraba sekitar untuk mencari tangan suaminya. Pramudya yang peka segera menyambut jemari Mentari dan membimbingnya. Dengan penuh takzim, Mentari mencium punggung tangan Pramudya. Sang suami pun mengecup kening istrinya sembari merapalkan doa tulus. Akankah pernikahan sebagai pengantin pengganti ini membawa kebahagiaan bagi mereka?
Sampul Novel Dinikahkan Karena Hutang
9.8
Iren terjebak dalam situasi pelik saat dipaksa menikah dengan pria asing pilihan orang tuanya. Pernikahan ini bukan didasari cinta, melainkan sebagai alat penebus hutang keluarga yang menumpuk. Ibu dan saudara tirinya sengaja bersekongkol menekan sang ayah agar mengorbankan Iren demi melunasi beban finansial mereka. Di balik paksaan itu, Iren menyimpan trauma mendalam terhadap laki-laki. Mampukah ia menjalani kehidupan barunya di tengah ketakutan masa lalu?
Sampul Novel Hasrat Dendam Suamiku
8.4
Banyak yang menganggap Briella Moretti sangat beruntung dapat dinikahi oleh putra sulung keluarga Maven yang terpandang. Namun, di balik kemewahan itu, Adrian Maven hanya menyimpan niat keji untuk menghancurkan hidup Briella sebagai bentuk balas dendam pribadi. Adrian bertekad menyiksa batin sang istri, tapi ketulusan hati Briella justru mulai menggoyahkan komitmennya. Kini, Adrian terjebak antara ego dendamnya atau perasaan cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Hot Daddy
8.4
Dominic Immanuel Horrison adalah duda kaya raya yang dikenal dingin dan tak kenal ampun. Meski sifatnya kaku, ketampanan luar biasa sang miliarder tetap memikat banyak wanita. Namun, Dominic sangat selektif dalam mencari sosok ibu bagi anaknya. Pilihan akhirnya jatuh kepada Arabelle, sekretaris setianya yang dianggap memiliki kepribadian paling tepat. Akankah hubungan profesional mereka berubah menjadi cinta sejati yang harmonis dalam rumah tangga?
Sampul Novel Kekasihku Menikahi Saudaraku Disaat Aku Lumpuh
9.6
Pasca kecelakaan tragis, Arjuna harus menghadapi kenyataan pahit saat ia lumpuh. Dunianya hancur ketika Kirana, tunangannya, justru memilih menikah dengan adiknya, Bima. Di tengah perebutan takhta CEO oleh adik-adiknya, mental Arjuna kian terpuruk karena terapi fisik yang sulit. Demi memulihkan sang putra, ibunya menjodohkan Arjuna dengan Mentari. Gadis unik yang ceria namun matre ini hadir membawa harapan baru di tengah pengkhianatan dan keputusasaan Arjuna.