
Dikhianati Demi Jabatan, Dicintai oleh Atasan
Bab 4
Aku menggelengkan kepala, berusaha menyadarkan diri, lalu menarik lengan baju Rowan.
"Suamiku, kenapa kepalaku tiba-tiba begitu pusing?"
"Maafkan aku, Emma. Tolong bantu aku untuk terakhir kalinya. Setelah ini, aku janji nggak akan pernah lagi menyerahkanmu kepada orang lain. Aku sudah bertahan selama bertahun-tahun, aku nggak boleh kehilangan pekerjaan ini."
Mata Rowan memerah dan dipenuhi kegilaan. Semua ini sudah lama dia rencanakan.
Perlahan aku kehilangan kendali atas tubuhku, tubuhku terkulai di atas meja dengan napas yang berat dan tersengal-sengal.
"Kamu menambahkan apa ke dalam minuman itu?"
Rowan menatapku penuh iba, lalu merapikan anak rambutku yang berantakan ke belakang telinga.
"Tenang saja, Emma. Hanya sedikit obat perangsang, hanya satu malam saja."
Aku memukulnya dengan lemah.
"Rowan, kamu gila! Aku ini istrimu!"
Rowan mengangkat tubuhku, lalu berjalan keluar dari bar.
"Justru karena kamu istriku, kamu pikir aku nggak merasa tertekan? Aku juga nggak punya pilihan, Emma. Maafkan aku."
Aku memejamkan mataku. Aku tidak sanggup lagi melihat wajahnya yang memuakkan.
Saat kendali atas tubuhku benar-benar hilang, perasaan tertekan dan berbagai emosi membuncah dalam hatiku, air mata pun mengalir deras tanpa bisa kucegah.
Aku selalu menyetujui apa saja yang dia minta, bahkan saat terakhir kali Rowan menyuruhku ikut menemani Aidan dalam perjalanan dinas dan menemaninya minum, aku pun menyetujuinya.
Namun kali ini, dia benar-benar menghancurkan hatiku.
Dalam benakku mulai tumbuh keinginan untuk bercerai.
Rowan membawaku keluar, lalu masuk ke sebuah hotel.
Dia menanggalkan pakaianku, lalu membaringkanku yang telanjang di ranjang.
"Emma, malam ini layani baik-baik Pak Aidan. Besok pagi aku akan menjemputmu."
Setelah Rowan pergi, Aidan masuk ke kamar.
Kakinya yang jenjang melangkah ke sisi tempat tidur. Tangan yang memberiku segelas air hangat itu mulai membuka satu per satu kancing kemejanya.
"Pada akhirnya, kamu tetap berakhir di atas ranjangku."
Anda Mungkin Juga Suka





