
Dijodohkan dengan CEO tanpa Hati
Bab 3
Louis yang duduk santai,tanpa memikirkan Ana di rumah sedang apa dan berbuat apa.dia tak peduli dengan Ana,kehadiran Ana membuatnya kesal,karena Ana bukan lah wanita yang di cintai nya.
Wanita yang sangat dia cintai hingga saat ini,tak bisa dia melupakan wanita tersebut,bahkan setelah dirinya mempersunting Ana yang cantik,baik dan tulus mengabdi padanya sebagai seorang Istri.Meskipun Ana juga belum mencintai Lois.tapi,dia mau belajar untuk mencintai suaminya itu.
Wanita yang menjadi pujaan hati Louis adalah Melisa Fitri.wanita yang bahkan sudah menjadi Istri dan Ibu saat ini.
Melisa sudah menikah Tiga tahun yang lalu, dan dia sudah mempunyai seorang putri yang saat ini sudah ber umur Dua tahun.
Seakan tak mau tau,tentang status Melisa, Louis masih sering bertemu dengan nya,dan bahkan Melisa dan Louis pacaran hingga saat ini.tentunya tanpa sepengetahuan suaminya Melisa.
Syeren sudah sering menegur Lois,Syeren sendiri tidak suka dengan Melisa,karena menurutnya Melisa bukan lah wanita baik-baik,dia berfikir Melisa hanya menguras harta Lois saja.tapi,Lois tak peduli dengan perkataan Syeren.
Flash back off,sehari sebelum Lois menikah dengan Ana.
Di ruangan Lois,saat ini ada Syeren yang sedang berdiri menghadap ke arah Lois.
"Pokoknya gue gak mau tau Lois,Lu setelah menikah dengan pilihan orang tua Lo,Lo harus putus dengan Melisa!"Ucap Syeren tegas.
Lois mengacak rambutnya kasar.
"Apaan sih,Ren.kan gue udah bilang,Gue gak cinta sama cewek itu,dan lo tau sendiri kan Gue cuma cinta nya sama Melisa."Terang nya.
"Bisa Lois,Lo pasti bisa! Yang penting semua yang berhubungan dengan Melisa,Lo buang jauh-jauh,Blokir semua tentang dia!"Ucap Syeren tegas.
"Lo kok keras kepala bangat sih Syeren,kan sudah Gue bilang gak bisa,nanti kalau semua gue blokir,Kasian Melisa!"Ucap nya,mulai emosi menghadapi Syeren.
"Kenapa? Hahhh!!! Lo kasian,ia Lo kasian gitu sama si Melisa itu,Lois lo jangan bodoh! Lo itu seorang CEO loh,terus Lo mau di bodoh-bodohi seperti ini oleh Melisa yang licik!" Ucap Syeren tak habis pikir dengan Sahabat nya yang buta cinta itu.
"Apaan sih Syeren,Melisa gak seburuk yang ada di dalam fikiran Lo!" Teriaknya tak terima Melisa di jelek-jelekkan oleh Syeren.
"Lo fikir Melisa itu cinta sama lo,Lo pikir cinta lo ke dia,sama dengan cinta dia ke lo...Lo salah besar Lois,gua tebak dia bahkan sengaja mendekati lo itu cuma karena mau harta lo doang,dan Gue juga yakin kalau dia dan suaminya sekongkol buat ini."Ucap Syeren.
"Syeren...tutup mulut mu,keluar dari ruangan ku sekarang!"Ucap Lois yang sudah tersulut emosi.
"Oke,Gue keluar,tapi asal lo tau Lois,semua yang gue bilang ini nyata adanya.jadi,gue harap lo bijak menyimpulkan keputusan!" Ucap Syeren dan keluar dari ruangan Lois tersebut.
"Aaaakkkkhhhhhh.....sialan.."Umpatnya,membuang semua yang ada di depan nya,hingga berjatuhan ke tanah.
"Yang di bilang Syeren gak benar,dia bohong...ia aku tahu syeren,dari dulu dia selalu omong kosong." Ucap nya,lalu mengacak rambutnya kasar.
Flasback off selesai.
Ting...
Bunyi notifikasi dari handphone Lois,segera dia mengambil handphone tersebut,di lihat nya layar handphone dan tertera nama My Honey dengan emot Love di sana.
Di bukanya pesan masuk,yang ternyata dari Melisa tersebut.
Melisa.
(Hm...)
Lois
(Ada apa sayang?")
Dan ternyata langsung berubah dari centang dua abu-abu,menjadi centang dua biru,yang artinya langsung di baca oleh Melisa.
Melisa.
(Lupa ngabarin,apa memang sedang sibuk bulan madu.)pesan melisa dengan emot muka kecewa.
Lois
(siapa yang lupa,aku gak akan bisa melupakan mu sayang,aku akan selalu mencintai mu.oh ia...tentang dia yang aku nikahi,jangan kan untuk menyentuh nya,melihat muka nya saja aku muak.) balas Lois dengan emot muntah.
Melisa
(serius) dengan emot Tertawa.
Lois
(serius,hanya kamu yang aku sentuh dan aku cintai.)
(kapan kita bertemu lagi? Aku sudah sangat merindukan mu?)
Melisa
(Jum'at depan,Suamiku tak ada di rumah)
Lois
(Gak bisa besok? Aku sudah sangat rindu.)
Melisa
(sabar dong)
(oh ia,kasian sekali itu istrimu kamu buat begitu.cicipilah sedikit)Balas Melisa dengan emot menutup mulut.
Lois
(Gak ah,aku gak suka,diri ku seutuh nya hanya milikmu.)
Melisa
(Gombal)
(Ya sudah dulu ya,suamiku sudah datang.Bye)
Percakapan keduanya pun terhenti saat itu juga.
Lois sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan Melisa,dia lalu melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda akibat chattingan dengan Melisa tadi.
****
Sedangkan Ana,dia sudah sampai di rumah,dia lalu memasukkan semua barang belanjaan nya ke kulkas,di susun nya satu persatu sehingga terlihat rapi.
perut nya yang sudah keroncongan karena belum di isi dari semalam,dia pun membuat lauk ayam goreng karena hanya itu yang cepat,setelah masak Ana langsung menyantap makanan nya tanpa sambal hanya menggunakan Saos tomat.
Setelah selesai makan,Ana pun membersihkan dapur yang berantakan oleh nya,karena merasa sangat kecape an,Ana pun naik ke atas,masuk ke dalam kamar yang ada barang-barang nya,saat melewati kamar utama rumah tersebut,di lihatnya kembali ke dalam,bunga Mawar dengan hiasan kamar pengantin masih terlihat dengan jelas di mata nya.
Hatinya kembali merasakan iba,dirinya yang di cuek kan oleh suaminya di saat malam pertama mereka,tanpa terasa air mata nya menetes.
Dia pun keluar dari kamar tersebut,di tutup nya pintu kamar itu dengan rapat.lalu,dia melanjutkan berjalan ke arah kamar nya,setelah sampai di kamar Ana pun merebahkan dirinya di atas kasur,beberapa menit kemudian dia sudah tertidur lelap.
*****
sedangkan Lois dia masih sibuk di kantor nya,hingga ada ketukan dari luar pintu ruangan nya.
"Tokkkk....toookkk...tokkk"
"Masuk." Perintah nya.
"Permisi pak,ini ada berkas yang harus di tanda tangani."Ucap orang tersebut,yang ternyata adalah Syeren.
Lois melihat ke arah sumber suara,lalu dia mendengus pelan.
"Kenapa Lo biarin Gue tidur di mobil semalam?" Tanya nya melihat tajam ke arah Syeren.
"Bisa gak,Lo gak usah mengganggu waktu istirahat Gue yang sedikit?" Bukan nya menjawab,Syeren malah bertanya kembali.
"Gue gak ganggu Lo." Ucap Lois.
"Oooo...ya,Terus yang telpon-telpon Gue atas nama Lois itu bukan Lo.tapi,Hantu..gitu?" Ledeknya.
Maksud mu apa?" Tanya Lois pura-pura tidak tahu,padahal malam itu dia ingat betul jika dirinya lah yang meminta Syereen menjemputnya di Bar karena dia sudah sangat mabuk dan pasti kesusahan pada saat pulang.
"Lois,lo jangan pura-pura lupa deh!" Ucap Syeren,dengan memutar bola mata malas nya.
"Oke...oke...sahabat gue yang baik hati,Terimakasih banyak untuk semua nya." Ucap Lous.
"Halahh...banyak gaya Lo.itu istri lo di jaga dia cantik di mata laki-laki lain." Ucap Syeren tegas.
"Biarin aja,sana! Dia pergi,sama siapapun dia mau gue rela!" Ucap Lois.
"Ih...dasar manusia jahannam." Ucap Syeren melemparkan setangkai bunga yang ada di atas meja Lois ke arah nya.
Lois yang tak tau hanya bisa merintih karena tangkai bunga yang terbuat dari plastik itu mengenai jidat nya.
"Awww...Syeren,Lo bisa gak sih.gak usah kasar." Aduh nya,dengan memegangi kening nya.
"Bodo amat,sama orang kayak Lo,tanda tangani itu,setelah itu panggil Gue ke sini." Ucap Syeren,kemudian berlalu pergi dari ruangan Lois,hingga sosok nya sudah hilang si balik pintu.
"Wooyy...yang Boss disini itu Gue,bukan Lo." Ucap Lois,memukul keras meja di depan nya.
"Sialan itu si Syeren."Rutuknya,lalu Lois mengambil Pulpen di tanda tangani nya semua berkas yang di tinggalkan Syeren tanpa membaca dahulu.
Satu menit setelah itu dia memanggil Syeren melalui telephone kantor.Syeren pun muncul dari balik pintu tanpa mengetuk nya dahulu.
"Mana." Ucap Syeren tanpa basa-basi.
"Tuh,ambil sendiri."Ucap Lois.
"Cepat bangat Lo tandatangani,pasti gak lo baca kan."Tuduh Syeren,yang hanya dapat tatapan malas dari Lois.
"Aisshhh....cekt...cekt..."Desis nya.
"Bagaimana? Jika salah satu dari dokumen ini,isinya adalah pembantaian lo nanti malam dan lo sudah menandatangani nya." Ucap Syeren dengan muka mengejeknya.
Lois lalu melihat ke arah Syeren.
"Buat apa gue punya karyawan bodoh yang menjerumuskan Bos nya sendiri."Sentak Lois berdiri.
"Bodo amat."Ucap Syeren,lalu pergi dari ruangan itu dengan terburu,sebelum Lois mencekek Leher nya.
"Dasar Syeren gak jelas,udah gila kali itu anak." Ucap nya.Lois kembali melanjutkan aktifitas nya yang banyak.
Anda Mungkin Juga Suka





