Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diceraikan Tanpa Alasan

Diceraikan Tanpa Alasan

Tiga tahun Elira mencintai Kael Virendra dalam kesunyian sebelum akhirnya diceraikan tanpa belas kasih. Saat Kael memilih kembali pada sang mantan, Elira pergi dan mengungkap identitas aslinya sebagai Seraphina Remos, pewaris takhta miliarder yang jenius dan berbakat. Ketika Kael menyadari kesalahannya dan memohon kesempatan kedua, Seraphina yang kini telah bangkit tak lagi sudi menoleh. Masa lalu telah terkubur, dan ia sudah melangkah terlalu jauh untuk kembali.
Bab
Bagikan

Bab 3

Langit Jakarta sore itu berwarna jingga lembayung saat Seraphina meninggalkan restoran. Perbincangannya dengan Kael masih membekas di pikirannya-kata-kata penuh penyesalan yang tak cukup untuk menghapus semua luka yang telah dia alami. Namun, ada sesuatu yang membuat hatinya berdebar tidak seperti biasanya-perasaan bahwa pertarungan ini baru saja dimulai.

Sesampainya di apartemen mewahnya, Seraphina langsung menuju ruang kerjanya. Ia membuka laptop dan mengaktifkan sistem keamanan cyber terbaru yang tengah ia kembangkan bersama timnya. Teknologi itu bukan hanya untuk bisnis keluarga Remos, tapi juga benteng pertahanan pribadi agar masa lalunya tak lagi mengganggu.

Sambil mengetik cepat, Seraphina teringat kata-kata Andra-kepala keamanan keluarganya-yang mengatakan bahwa Kael bukan satu-satunya ancaman. Ada pihak lain yang selama ini mengintai di balik layar, menunggu kesempatan untuk menjatuhkan keluarga Remos dan menguasai imperium bisnis itu.

Beberapa menit kemudian, ponsel Seraphina bergetar. Pesan masuk dari Arga:

Arga:

"Seraphina, ada info baru. Ada aktivitas mencurigakan di server pusat Remos. Sepertinya seseorang mencoba menyusup."

Seraphina segera menghubungi Andra. "Andra, pastikan seluruh tim keamanan memperketat pengawasan. Aku ingin tahu siapa yang berani mengusik bisnis keluarga."

"Sudah diperintahkan, Nona Callisto. Kami tidak akan membiarkan siapa pun masuk tanpa izin," jawab Andra tegas.

Malam itu, Seraphina tidak bisa tidur. Pikiran tentang masa lalu, Kael, dan ancaman yang mengintai membuatnya semakin waspada. Ia tahu, kemenangan bukan hanya soal kekayaan dan kecerdasan, tapi juga tentang siapa yang paling siap menghadapi kegelapan.

Keesokan harinya, Seraphina bertemu dengan tim teknologi dan keamanan di ruang konferensi. Ia menjelaskan strategi barunya.

"Kita harus mengembangkan sistem pertahanan yang tidak hanya melindungi data, tapi juga mengantisipasi serangan fisik," katanya. "Ini bukan hanya soal bisnis, ini soal hidup dan mati."

Salah satu anggota tim, seorang perempuan muda bernama Nadia, mengangguk antusias. "Kami sudah mulai mengembangkan AI pengawas yang dapat mendeteksi ancaman dalam hitungan detik."

Seraphina tersenyum. "Bagus. Aku ingin kita selalu selangkah lebih maju."

Di tempat lain, Kael duduk termenung di kantornya yang mewah. Telepon berdering dan Mira, wanita yang dulu ia cintai tapi kini jadi bagian rumit dalam hidupnya, menghubunginya.

"Kael, kau harus berhati-hati. Seraphina bukan wanita yang mudah dipatahkan. Aku rasa dia sudah punya rencana."

Kael menghela napas berat. "Aku tahu, Mira. Tapi aku harus memperbaiki semuanya. Tidak hanya untukku, tapi juga untuk masa depan kita."

Mira menatapnya penuh keraguan. "Hati-hati, Kael. Jangan sampai kau terluka lagi."

Kembali ke Seraphina, dalam beberapa minggu, ia mulai menguatkan posisi di keluarga Remos. Ia tak hanya mengelola bisnis, tapi juga mulai membuka lembaga riset medis dan teknologi yang menggabungkan keahliannya sebagai dokter dan peretas.

Pada satu kesempatan, ia menghadiri sebuah konferensi teknologi internasional, di mana ia bertemu dengan tokoh-tokoh penting di bidangnya. Di sana, ia menunjukkan bagaimana teknologi bisa menjadi alat untuk perubahan positif sekaligus benteng pertahanan.

Namun di balik layar, ada seseorang yang mengamati gerak-geriknya dengan penuh minat. Pria itu mengenakan jas hitam dan kacamata gelap-Bayu, agen rahasia yang dikirim oleh pihak tak dikenal untuk menyelidiki keluarga Remos.

Suatu malam, saat sedang pulang dari latihan anggar, Seraphina merasakan ada yang mengikuti. Ia mempercepat langkahnya, namun bayangan itu tetap ada di belakangnya.

Dengan sigap, ia berbelok ke gang sempit dan menghadang sosok yang mengikutinya.

"Tunggu!" suara pria itu terdengar tegas.

Seraphina menatapnya tajam. "Siapa kau? Apa maksudmu mengikutiku?"

Pria itu melepas kacamata hitamnya, menampakkan wajah serius. "Namaku Bayu. Aku bukan musuhmu, Seraphina. Aku punya informasi penting tentang ancaman yang sedang mengintai keluargamu."

Seraphina mengerutkan dahi. "Kenapa aku harus percaya padamu?"

Bayu mengeluarkan sebuah USB dan menyerahkannya. "Lihat sendiri. Ini data rahasia yang bisa menjelaskan siapa yang ingin menghancurkan Remos."

Malam itu, Seraphina membuka data tersebut dengan hati-hati. Ia menemukan bukti bahwa pesaing bisnisnya, sebuah konglomerat besar bernama Syahdan Group, memang sedang berusaha meruntuhkan kerajaan Remos dari dalam.

Namun ada sesuatu yang lebih mengejutkan-beberapa informasi menunjukkan keterlibatan orang dalam yang selama ini dipercayai Seraphina. Ada pengkhianatan yang sedang mengintai dari dalam keluarga.

Keesokan harinya, Seraphina memanggil pertemuan tertutup dengan Andra, Arga, dan Nadia. Ia menunjukkan data yang ditemukan Bayu.

"Kita tidak hanya menghadapi ancaman dari luar, tapi juga dari dalam," katanya dingin. "Aku ingin kalian mencari tahu siapa yang berkhianat dan mengapa."

Andra mengangguk. "Aku sudah mulai melakukan penyelidikan internal. Tidak ada yang bisa bersembunyi dari kami."

Arga menambahkan, "Ini juga berarti kita harus waspada terhadap Kael. Aku rasa dia bukan satu-satunya yang punya agenda tersembunyi."

Seraphina menghela napas. "Aku tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan apa yang sudah aku bangun."

Hari-hari berikutnya, Seraphina semakin waspada. Ia mulai membatasi akses orang-orang tertentu dalam lingkaran bisnis keluarga, termasuk yang dulu sangat dipercayainya.

Di saat yang sama, Kael terus berusaha mendekatinya, mencoba membuka hati Seraphina dengan cara yang lebih tulus.

Suatu sore, saat Seraphina sedang menghadiri sesi latihan anggar, Kael tiba-tiba muncul dan berdiri di pinggir arena.

"Seraphina," katanya dengan suara lembut, "Aku ingin bicara, sekali lagi."

Seraphina berhenti melangkah, menatap Kael dengan tajam. "Kau selalu datang saat aku sedang kuat. Kenapa tidak dulu saat aku lemah?"

Kael tertawa pahit. "Karena aku tahu aku sudah terlambat. Tapi aku tidak akan menyerah."

Seraphina mengangkat pedang anggar dan menatap Kael. "Kalau kau benar-benar ingin berjuang, tunjukkan dengan tindakan, bukan kata-kata."

Di balik semua konflik dan ketegangan itu, Seraphina mulai menyadari sesuatu yang lebih dalam. Bahwa kekuatan sejati bukan hanya soal balas dendam, tapi tentang menemukan diri sendiri dan berdamai dengan masa lalu.

Namun di balik kedamaian itu, ada ancaman yang terus mengintai, dan ia tahu, pertempuran yang sesungguhnya baru akan dimulai.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95KUJ" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95KUJ
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Sang Pewaris
9.3
Kehidupan Isabella, seorang pelayan hotel, hancur seketika saat ia menjadi korban pelecehan oleh pria asing misterius. Meski ditawari kompensasi berlimpah, ia dengan tegas menolak segala bentuk imbalan tersebut. Namun, nasib berkata lain saat ia menyadari dirinya tengah mengandung benih dari sang pewaris kaya itu. Kini, Isabella harus berjuang melewati masa-masa sulit demi mencari kebahagiaan di tengah luka batin dan beban rahasia besar yang ia pikul.
Sampul Novel Bos, Istri Anda Minta Cerai
9.1
Enam tahun Sella Wisara terjebak dalam pernikahan pilu sebelum Wildan Bramantio mengusirnya demi kembalinya Aisha. Tanpa ragu, Sella menyetujui perceraian itu dan pergi tanpa air mata. Namun, Wildan justru murka saat melihat mantan istrinya bahagia di pelukan pria lain tak lama kemudian. Meski dihina, Sella dengan tegas menolak campur tangan Wildan atas hidupnya. Melihat tatapan lembut Sella untuk pria baru, akal sehat Wildan pun seketika runtuh terbakar cemburu.
Sampul Novel CEO Bucin
9.2
Amanda, gadis panti asuhan yang sederhana, tak menyangka akan terikat pernikahan dengan CEO tampan bernama Antonio. Bukannya bahagia, Amanda justru menderita karena sikap dingin sang suami dalam rumah tangga tanpa cinta itu. Saat Amanda hampir menyerah akibat luka hati yang mendalam, Antonio justru menyadari bahwa kehadiran istrinya telah mengubahnya menjadi pria yang lebih baik. Ia pun berbalik mengejar cinta Amanda. Akankah Amanda memberi kesempatan kedua?
Sampul Novel MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU
8.4
Terdesak kebutuhan hidup, Zio terpaksa setuju melayani seorang wanita dalam satu malam. Ia sempat mengira akan bertemu wanita tua, namun justru sosok muda yang sangat cantik muncul di hadapannya. Secara mengejutkan, wanita itu memintanya untuk menghamili sekaligus menikahinya. Di tengah beban hidupnya yang sangat berat, mampukah Zio memenuhi permintaan gila tersebut dan menjadi pendamping sang miliarder cantik yang misterius itu?
Sampul Novel Pelakor Itu Sahabatku
9.7
Dikhianati oleh suami sendiri membuat Senja terpuruk dalam luka perceraian yang mendalam. Pengalaman pahit itu memaksanya menutup rapat pintu hati bagi pria mana pun. Namun, kehadiran seorang CEO muda yang gigih berusaha meruntuhkan tembok pertahanannya mulai mengubah segalanya. Akankah Senja memberikan kesempatan bagi cinta baru yang datang, atau justru memilih berdamai dan kembali ke pelukan masa lalunya yang penuh luka?
Sampul Novel Permainan Pewaris
9.3
Tiga tahun menjalin kasih, Kristian Dobson justru mengkhianatiku demi menikahi Laura Clarke, sang pewaris kaya. Berdalih ingin diakui keluarga, dia malah mengurungku dalam kemewahan yang menyesakkan. Puncaknya, Kristian tega memaksaku melompat dari lantai tujuh belas demi memuaskan istri barunya. Mereka mengira aku lemah dan bisa dihancurkan begitu saja. Namun, mereka tidak sadar bahwa akulah pewaris tunggal kekayaan terbesar di kota ini yang sesungguhnya.