Sampul Novel DIANA, Istriku Cantik di Mata Pria Lain

DIANA, Istriku Cantik di Mata Pria Lain

8.5 / 10.0
Dalam romance novel DIANA, Istriku Cantik di Mata Pria Lain, seorang suami harus menghadapi konsekuensi setelah menyia-nyiakan istri setianya. Penyesalan datang terlambat saat Diana pergi mencari kebahagiaan baru. Baca kisah modern novel ini untuk melihat perjuangan menebus kesalahan.
Ringkasan DIANA, Istriku Cantik di Mata Pria Lain
Penyesalan mendalam menghantui hidupku setelah menyia-nyiakan Diana. Dulu aku memandang sebelah mata istriku yang tulus dan menjaga kehormatan itu, bahkan tega mengkhianati cintanya. Kini, setelah dia benar-benar pergi meninggalkan rumah dan tak pernah kembali, aku baru menyadari betapa berharganya sosoknya. Aku sadar telah bertindak bodoh karena kenaifanku sendiri. Diana layak mendapatkan kebahagiaan sejati bersama lelaki lain yang mampu lebih memuliakannya.
Baca Selengkapnya

DIANA, Istriku Cantik di Mata Pria Lain Bab 1

"Dasar istri katrok! Kampungan! Malu-maluin aja!" 

Aku menyentak kasar pegangan Diana. Sebal. Bisa-bisanya ia mempermalukanku di depan teman-teman kantor. Kupikir mendandaninya saja bisa mengcover sedikit sifat kampungannya itu. Ternyata aku salah. Ia tak berubah. Diana tetap kampungan. Bayangkan saja. Ia melepas sendalnya saat masuk aula pesta. Belum lagi saat menaiki lift. Ia menjerit ketakutan. Mengundang gelak tawa teman-temanku. Bodohnya aku yang tak berpikir dua kali untuk mengajak Diana datang kemari. 

Aku malu! Istri orang-orang berkelas masa iya kampungan begini? Kalau saja bukan karena Ibu. Mana mau aku nikah sama Diana! Huh!

"Bajunya terlalu terbuka, Mas," ucap Diana sambil menutupi bagian pahanya. Sengaja kupilihkan gaun yang cukup mini dan ada belahan di bagian tengah. Diana itu cantik, tubuhnya bagus, tapi sayang tak pernah dipamerkan. Oh, ayolah. Lihat istri teman-temanku yang tanpa malu memamerkan body goal mereka. Sesekali, aku pun ingin pamer milikku. 

"Terbuka apanya sih? Wajar aja kok. Kamu tuh harus bisa menempatkan diri. Masa iya diundang pesta, kamu datang kayak ibu-ibu mau pengajian. Halah!" 

"Tapi nggak gini juga, Mas. Aku risih!" 

"Udah, deh. Jangan manja dan lebay. Kamu begini malu-maluin suami tauk!"

"Mas, aku risih. Orang-orang melihatku begini. Aku nggak nyaman."

"Makanya jaga sikap! Huh! Menyebalkan!" 

Aku membuang napas kasar. Tahu gini, mending bawa Susan aja, sekretarisku di kantor.

"Mas ..."

Diana terus merengek. Sia-sia mencoba berbicara padanya. Kuedarkan pandangan ke sekeliling. Sepi. Tak ada orang. Hanya beberapa petugas catering yang membawai piring. Sengaja kubawa Diana ke halaman belakang gedung.  

"Sudahlah, kamu tunggu di mobil saja. Balik ke parkiran sana. Aku mau ke dalam. Malu dilihat teman-teman," ucapku. 

Diana menggeleng. 

"Takut nyasar, Mas. Aku juga takut kalau sendirian." 

"Lah kamu di dalam malu-maluin. Udah sana! Jangan banyak protes!"

Aku membalik badan. Berjalan meninggalkan Diana. Kucoba abai dan terus berjalan. 

"Mas ... Mas ..." 

Diana menarik ujung jas yang kukenakan. Tepat di anak tangga bagian belakang. Nyaris saja aku jatuh. Kesal, kudorong Diana hingga ia terjerembab ke belakang. Biarlah ia yang jatuh. Bukan aku. Nasib apes sebenarnya  punya istri model begini!

"Astagfirullah, Pak! Bapak keterlaluan!" 

Seorang pria dengan tergesa berjalan mendekat. Dari pakaian yang ia kenakan. Kentara sekali bahwa ia adalah pegawai catering yang bertugas di sini. Konyolnya lagi, ia bak pahlawan kesiangan, membantu Diana berdiri.  

"Hey, jangan pegang-pegang istri saya!" sentakku sambil menatapnya tajam, tak suka. Ikut campur urusan orang saja. Lagi pula, aku sama sekali tak mengenalnya.

"Lah Bapak nggak nolongin. Mana tadi istrinya jatuh gara-gara Bapak juga." Pria itu menyindirku. 

"Bukan urusanmu! Cepat pergi sana atau kulaporkan pada atasanmu! Tuh, banyak piring kotor di dalam." Aku mengancam. 

"Mas, sudahlah." Diana menengahi. 

"Sudah apanya? Semua juga gara-gara kamu. Ayo. Pergi sana ke parkiran!" ketusku pada Diana. 

"Kamu juga. Kenapa masih diam di sini? Sana pergi!" bentakku pada petugas catering. 

"Dasar lelaki sinting!" gumamnya yang terdengar jelas di telingaku. 

"Apa kamu bilang?"

Petugas catering tak menjawab. Ia melengos pergi. Diana pun begitu. Kali ini tanpa penolakan, ia membalik badan. Berjalan menuju parkiran. Seperti perintahku. 

Masa bodoh dengan Diana. Kini saatnya menemui rekan-rekan kantor di dalam. Kucoba menghubungi nomor Susan. Ia pasti datang malam ini. Setidaknya, meski hanya melihatnya saja, aku bisa meredamkan emosiku. 

"Pak!" 

Binggo! 

Baru saja aku memikirkan, Susan ternyata  datang. Aku sengaja memutar jalan. Hingga kini berada di depan pintu utama dan akhirnya bertemu dengan Susan. 

Kuamati penampilan Susan dari ujung kepala hingga kaki. Rambutnya diikat ke atas. Menampilkan lehernya yang jenjang nan putih. Sepasang anting bertengger di telinga. Ia juga memakai kalung berbentuk V. Gaun malam yang ia kenakan didominasi warna biru elektrik. Tanpa lengan, dengan belahan di bagian depan dada.  Kain bawahnya panjang menyentuh lantai, tapi ada belahan hingga sebatas paha. Tanpa sadar aku menelan ludah. Indah sekali. 

"Sendirian aja, Pak?" tanya Susan yang seketika membuyarkan lamunanku. Ia celingak-celinguk. "Ibu nggak ikut?" tanyanya lagi. 

"Tadi ikut, sekarang menunggu di mobil. Kamu tahu kan, istri saya itu kurang suka jika diajak ke pesta." Aku menjawab tanpa menutup-nutupi. 

"Ouh, begitu. Jadi ... Bapak mau ke dalam sendiri?" 

"Enggak lah. Ngapain juga sendiri. Kan ada kamu sekarang. Kita barengan." 

Aku tersenyum penuh arti. Susan mengangguk lalu membalik badan. Ia menyelipkan tangannya dan menggamit lenganku. Tanpa ragu, tanpa malu, kami berjalan beriringan, sama seperti hari-hari sebelumnya. Saat kami hanya berdua saja di kantor. 

Bersambung ....

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi DIANA, Istriku Cantik di Mata Pria Lain

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA SANG JANDA
9.4
Pasca bercerai, Rahma berjuang keras demi menghidupi buah hati tercintanya melalui berbagai pekerjaan halal. Sebuah kecelakaan tak terduga mempertemukannya dengan Rian, pria tampan yang kemudian menjadi sosok pelindung bagi hidupnya. Meski tumbuh rasa nyaman, tembok perbedaan status sosial dan keyakinan menghalangi restu keluarga. Kini, mereka harus menghadapi tantangan berat dari nenek Rian demi mempertahankan cinta. Mampukah keduanya melewati ujian sulit tersebut?
Sampul Novel Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat
8.4
Hubungan lima tahun Ziva kandas setelah Luis Loren membelikan kapal pesiar mewah untuk Paula, lalu menghina latar belakang Ziva. Lima tahun kemudian, Luis yang kini sukses bertemu kembali dengan Ziva di sebuah hotel megah. Melihat penampilan Ziva yang berantakan di kolam air mancur, Luis dengan sombong mengira mantan kekasihnya itu sengaja mengemis iba. Padahal, Ziva hanya sedang mencari berlian biru berharga hadiah ulang tahun putranya yang tidak sengaja terjatuh ke dalam air.
Sampul Novel Gadis Kecil itu Istriku
8.2
Kehidupan seorang siswi SMK berubah drastis setelah sebuah malam pesta yang tak terkendali. Saat menghadiri acara di hotel mewah milik rekannya, ia justru kehilangan kesuciannya dalam situasi yang tidak terduga. Tragedi ini menjadi titik balik bagi sang gadis muda dalam menghadapi realitas dunia dewasa yang keras. Kini, ia harus menanggung konsekuensi dari peristiwa malam itu sembari berjuang menentukan arah masa depannya yang kian rumit.
Sampul Novel Gadis Lugu Menemukan cinta Sejatinya
8.7
Setelah dikhianati oleh tunangan yang berselingkuh dengan gadis miskin yang dibantunya, sang protagonis kehilangan segalanya—mulai dari ginjal, janin di kandungannya, hingga harta keluarga yang dikuras habis. Tragedi ini memaksa ia dan ibunya mengakhiri hidup. Namun, keajaiban misterius membawanya kembali ke masa lalu, tepat sepuluh menit sebelum keputusan fatal mendanai gadis tersebut dibuat. Kini, ia memiliki kesempatan emas untuk membalas dendam dan menyelamatkan masa depannya.
Sampul Novel Love in Campus
9.4
Hilda terlihat seperti mahasiswi biasa yang selalu menghabiskan waktu bersama kedua sahabatnya. Namun, di balik kedekatan mereka, ia menyimpan rahasia kelam yang tak terbayangkan. Tanpa diketahui siapa pun, Hilda menjalani hidup sebagai kekasih simpanan seorang profesor di kampusnya sendiri sekaligus pemuas nafsu pria lain. Apa alasan sebenarnya di balik pilihan berisiko ini? Simak perjalanan hidup penuh intrik dan sisi dewasa yang tersembunyi.
Sampul Novel MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU
8.4
Terdesak kebutuhan hidup, Zio terpaksa setuju melayani seorang wanita dalam satu malam. Ia sempat mengira akan bertemu wanita tua, namun justru sosok muda yang sangat cantik muncul di hadapannya. Secara mengejutkan, wanita itu memintanya untuk menghamili sekaligus menikahinya. Di tengah beban hidupnya yang sangat berat, mampukah Zio memenuhi permintaan gila tersebut dan menjadi pendamping sang miliarder cantik yang misterius itu?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan