Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Di Nikahi Majikan

Di Nikahi Majikan

Kehidupan Ana berubah drastis saat sang majikan melamarnya secara tiba-tiba. Pria itu merasa Ana adalah satu-satunya orang yang selalu ada untuknya, bahkan hanya masakan Ana yang bisa diterima oleh perutnya. Di tengah kesibukan Bella, dia justru memilih Ana untuk menjadi pendamping hidupnya. Namun, Ana merasa bimbang karena dirinya masih berstatus sebagai siswi sekolah. Akankah Ana menerima pinangan pria kaya tersebut demi masa depannya yang penuh tanda tanya?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Menarik, baru kali ini gue di tolak sama cewek Ujar Aldo lalu terseyum menyerigai ke arah gadis itu

Dia semakin penasaran dengan Ana yang bersifat acuh padanya dan sulit untuk di dekati. Karena selama ini dia sudah kebiasaan selalu di hampiri oleh para gadis cantik, yang mengejar-ngejarnya untuk mendapatkan hatinya

Setelah mendapat penolakan dari Ana,

Aldo pun langsung memutuskan untuk kembali ke garasi sekolah untuk mengambil mobilnya yang terparkir di sana demi segera pulang ke rumahnya.

Sementara itu, Sheri sahabatnya Ana, sudah pulang terlebih dahulu dari Ana karena sudah di jemput oleh supirnya di saat mereka baru keluar dari pintu gerbang tadinya. Sheri sempat menawari sahabatnya itu untuk di ajak pulang bersama dan mengantarkannya sampai ke rumah.

Namun oleh karena jalan rumah mereka yang arahnya berlawanan, jadi tadinya

Ana langsung menolak untuk ikut mobil sahabatnya itu.

*****t

Cklek...

Suara pintu rumah majikan Ana terbuka dari luar.

Sesampainya di dalam, Ana pun langsung melepaskan kedua sepatunya lalu menaruhkannya di rak sepatu.

Setelah itu dia pun langsung berjalan ke kamarnya untuk menaruhkan tas sekolahnya dan mengganti pakaiannya terlebih dahulu. Sehabis itu barulah dia beranjak ke arah dapur demi mengisi perutnya yang sudah keroncongan saat dari sekolahnya tadi.

Selesai makan dia pun langsung memutuskan untuk kembali ke kamarnya kembali demi mengistirahatkan tubuh lelahnya sejenak.

Tak disangka, saat dia melewati kamar majikannya itu, telinganya lagi-lagi mendengar suara desahan yang begitu erotis yang berasal dari dalam kamar majikannya itu. Yaitu Suara Bella yang tengah mengerang-ngerang kenikmatan saat miliknya di tiduri oleh suaminya yang memang dia kenal begitu hebat saat berada di atas ranjang itu.

Erangan, erangan kenikmatan tak henti-hentinya keluar dari mulut Bella. Ana bisa membayangkan bagaimana expresi

Bella saat ini yang tengah menikmati permainan yang di berikan oleh suami tampannya itu.

Majikannya itu terlalu larut dengan kegiatan mereka berdua, seakan-akan mereka masih berpikir kalau di rumah itu tidak ada orang lain selain mereka. Atau jangan-jangan mereka memang belum mengetahui kalau dia sudah pulang dari sekolahnya begitu anggapan Ana.

Ana baru teringat kalau tadinya dia memang sempat melihat Mobil Aris yang sudah terparkir di halaman rumahnya. Dia yakin sekali kalau majikannya itu memang sengaja pulang lebilh cepat dari kantornya, di karenakan kehadiran Istri seksinya itu di rumah.

Setelah dia menguping sebentar aktivitas kedua majikannya itu. Ana pun langsung memutuskan untuk segera kembali ke kamarnya. Telinganya benar-benar sudah tidak tahan saat mendengar desahan keduanya yang semakin lama semakin terdengar lebih erotis dari sebelumnya itu.

Dret..Dret...

Ponsel Ana bergetar. Tangannya langsung meraih ponsel yang ada di atas meja rias yang terletak di samping tempat tidurnya itu demi melihat siapakah yang mengirimkan pesan untuknya.

Erik: sayang apa kau di sana baik-baik saja?"

Ana: "Ya paman, Ana baik-baik saja."

Erik: "syukur lah kalau begitu, maafkan paman, untuk saat ini paman belum bisa mengunjungimu."

Ana:" Ya paman, tidak apa-apa.

Setelah mengirimkan pesan itu. Ana pun langsung menaruhkan ponselnya kembali, dan memutuskan untuk segera memejamkan kedua matanya.

****

Malamnya.

Tok..tok..

"Ana! Makan malamnya mana?" Tanya Bella. dari balik pintu kamar pembantunya itu.

Ana yang saat itu kebetulan sudah terbangun dari tidurnya itu pun langsung berjalan ke arah pintu kamarnya saat mendengar suara majikan perempuannya itu.

"Ah maafkan saya buk, saya ketiduran dari sejak pulang sekolah tadi, jadi saya belum menyiapkan makan malamnya, saya akan menyiapkannya sekarang" Ujar Ana memberitahu.

Setelah itu dia pun langsung beranjak ke dapur demi mengerjakan tugasnya itu.

Beberapa menit kemudian.

Setelah dia selesai menyiapkan makan malam majikannya itu di meja makan,

Ana pun langsung berjalan ke arah kamar majikannya itu untuk memberitahunya.

Setelah dia selesai menyiapkan makan malam majikannya itu di meja makan,

Ana pun langsung berjalan ke arah kamar majikannya itu untuk memberitahunya.

"Pak, buk, makan malamnya sudah siap"

Ujar Ana memberitahu dari luar pintu kamar majikannya itu. Karena saat dia ke sana kebetulan pintu kamar majikannya itu tengah terbuka. Jadi dia tidak harus mengetuk pintunya terlebih dahulu.

"Ya' Sahut Bella singkat.

Setelah itu keduanya pun langsung keluar dari kamarnya demi mengisi perut mereka yang memang sudah kelaparan.

Sesampainya di meja makan.

Mereka berdua pun langsung mengambil dan menyantap makan malamnya secara bersama-sama. Sementara itu, Ana juga masih berada di dapur demi merapikan perkakas dapur bekas dia memasak tadinya.

"Mas," Ujar Bella pelan.

"Hemm Sahut Aris singkat seraya terus memakan makan malamnya.

"Bella, besok bakal berangkat ke Singapura lagi mas, soalnya di sana ada pemotretan,"

Ujar Bella hati-hati.

Aris sempat menghentikan aktivitas makannya saat mendengar ucapan Istrinya itu.

"Bel, mas kan udah bilang sama kamu, sebaiknya kamu berhenti aja jadi model, mas kan masih mampu ngasih kamu makan!" Ujar Aris jengkel. Wajahnya sudah mengeluarkan semburat kecewa.

Dia begitu kecewa epada istrinya itu, pedahal Bella baru saja sehari berada di rumah, tapi karena alasan pekerjaan istrinya itu bermaksud akan meninggalkannya kembali.

Rindunya yang dulu-dulunya saja belum tuntas, tapi sekarang lihatlah! Istrinya itu sudah berencana akan meninggalkannya kembali demi pekerjaannya.

Dulu-dulunya Bella masih sempat menginap 3 hari bahkan sampai 1 minggu untuk menemaninya di rumah. Namun entah kenapa kali ini istrinya itu hanya menginap selama satu malam dan sudah memutuskan akan segera bepergian kembali.

"Tapi mas, sebelum kita nikah kan mas udah janji sama Bella, kalau mas gak akan keberatan dengan profresinya Bella sebagai model, jujur aja mas Bella gak bisa ninggalin pekerjaan Bella, karena ini adalah Impiannya Bella dari kecil agar menjadi seorang model papan atas seperti sekarang ini mas," Ujar Bela hati-hati seraya menggenggam tangan suaminya itu agar mau mengerti kondisinya.

Namun sungguh di luar dugaan Bella, Aris langsung memutuskan untuk meninggalkan meja makan walaupun perutnya masih terasa kelaparan, selera makannya tiba-tiba menghilang saat mendengar penuturan istrinya itu.

Jujur Aris akui, dulunya dia memang sudah salah jatuh cinta kepada istrinya itu, karena alasan istrinya tidak bisa menemani kesehariannya maupun menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri.

Tapi apa boleh buat, penyesalan selalu berada di ujung, Aris sudah terlanjur menikahi lstrinya itu, bahkan sudah selama 3 tahun ini mereka berstatus sebagai suami istri.

"Mas, mau kemana?" tanya Bella saat melihat suaminya itu sudah beranjak dari dapur.

"Aku udah ngantuk Bel, mau tidur" Jawab

Aris malas. Lalu meninggalkan istrinya sendirian di ruang makan.

Sementara itu, Bella hanya terdiam membisu di kursinya saat mendengar ucapan suaminya itu.

Setelah itu dia pun langsung memutuskan untuk segera ke kembali kamarnya, selera makannya tiba-tiba juga menghilang saat melihat wajah suaminya yang tampak muram karena percakapan mereka tersebut.

Setelah majikannya sudah keluar dari dapur.

Ana pun langsung melanjutkan pekerjaannya kembali untuk membereskan meja makan, bekas makan malam majikannya itu dan sesegera mungkin langsung mencucinya.

Sehabis dia menyelesaikan semua pekerjaannya, dia pun langsung keluar dari dapur untuk melanjutkan tidurnya kembali.

Setibanya di ruang tamu.

Tanpa sengaja matanya sempat menangkap sosok majikan prianya yang tengah berbaring di sofa ruang tamu rumahnya itu, seluruh tubuhnya juga sudah tertutupi oleh selimut. Pastilah majikannya itu sudah memutuskan untuk tidur di sana karena pertengkaran mereka di meja makan tadinya, begitu pikir Ana. Lalu melanjutkan langkahnya kembali.

Sementara itu, Bela yang saat itu tengah berada di dalam kamarnya pun sedang merasa frustasi. Saat mendapati suaminya itu lebih memilih untuk tidur di ruang tamu, jika di bandingkan harus tidur satu ranjang dengannya.

Bella memang mencintai suaminya, namun di lain sisi dia juga sangat mencintai profesinya sebagai model, karena itu adalah

Impiannya sejak dahulu.

Bella pun langsung berpikir keras, untuk mencari cara agar dirinya bisa berbaikan kembali dengan suaminya itu, dia benar-benar tidak tahan jika di diamkan oleh suaminya seperti ini.

Tak seberapa lama berpikir, terlintaslah sebuah ide yang di yakininya bisa memperbaiki hubungan mereka kembali seperti sedia kala.

Setelah dia selesai menaruhkan semua pakaiannya untuk bepergian besoknya di atas Ranjang tidurnya.

Bella pun kembali membuka lemarinya, guna untuk mencari sebuah Lingeri seksi yang akan menampilkan bentuk tubuhnya kepada suaminya itu.

Dua puluh menit kemudian.

Ana yang tadinya sudah mulai tertidur karena kelelahan itu, tiba-tiba telinganya langsung merasa terganggu kembali saat mendengar suara desahan kedua majikannya yang berasal dari ruang tamu yang tak jauh dari kamarnya itu.

Ana benar-benar tak habis pikir dengan kedua majikannya itu, tadinya Ana menyaksikan sendiri kalau mereka tengah tak berbaikan.

Ana benar-benar jengkel, dan sempat menyumpah serapahi keduanya, karena merasa geram dengan ulah liar mereka.

Sampai-sampai dia harus memutuskan untuk menelungkupkan bantalnya di atas kepala, agar telinganya tidak mendengar suara desahan mereka kembali.

Namun lagi-lagi Ana hanya bisa merutuki keduanya saat telinganya masih bisa mendengar dengan jelas suara desahan keduanya itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans merupakan pewaris takhta keluarga Adalrich yang tampak sempurna, namun ia menyimpan rahasia besar mengenai trauma psikologisnya terhadap wanita. Demi menutupi rasa jijik yang ia derita, Hans selalu bersikap angkuh dan dingin. Segalanya berubah saat ia bertemu Sashenka, putri dari rival bisnis bebuyutannya. Kehadiran gadis itu justru membangkitkan gairah yang selama ini mati. Kini, Hans harus berjuang menaklukkan hatinya di tengah perseteruan keluarga.
Sampul Novel CEO Iblis Azhar
9.3
Citra terjebak dalam dilema antara kebencian mendalam atas perlakuan kejam Azhar dan ketakutan kehilangan pria itu saat benih cinta mulai tumbuh. Di sisi lain, Azhar yang awalnya hanya ingin memperbudak Citra demi memuaskan nafsunya, justru mulai dikuasai naluri untuk melindungi. Hubungan penuh luka ini berubah menjadi ikatan yang rumit, membuktikan bahwa mereka adalah perasaan yang tepat namun hadir di saat yang tidak seharusnya bagi satu sama lain.
Sampul Novel Dibuang Suami Diratukan Boss
8.6
Delapan tahun menikah, Alya justru dikhianati suaminya sendiri karena dianggap mandul. Ia bahkan dijual kepada penguasa kota demi melepaskan beban tanggung jawab. Namun, takdir berkata lain saat Alya dinyatakan hamil setelah pertemuan malam itu. Kini ia terjebak di antara masa lalu yang menyakitkan atau memulai hidup baru dengan pria asing yang merupakan ayah biologis bayinya. Mampukah Alya menuntut keadilan atas segala penderitaan yang ia alami?
Sampul Novel Karma Manis untuk Tuan yang Sombong
7.9
Arunika Kinanti terjebak skandal bersama Arjuna Adiwangsa, putra majikannya, yang menghancurkan pertunangan pria itu dengan Valerie. Tragedi malam itu membuat Arjuna membenci Kinanti. Meski sempat kabur, Kinanti ditemukan kembali dalam kondisi hamil. Demi nama baik, Arjuna menikahinya namun dengan syarat kejam: setelah bayi lahir, mereka akan bercerai dan Kinanti harus pergi tanpa anaknya. Kinanti kini menderita dalam pernikahan dingin yang penuh amarah.
Sampul Novel Mencintai Monster yang Kupanggil Suami
9.0
Elara menggunakan kekuasaan keluarganya demi memaksa Julian, cinta pertamanya, ke dalam pernikahan tanpa cinta. Selama tiga tahun, ia menghadapi dinginnya kebencian Julian yang merasa kebebasannya dirampas. Saat menyadari cintanya hanya menjadi racun, Elara memilih menyerah dan menghilang sepenuhnya. Namun, kepergian Elara justru meninggalkan kehampaan tak terduga bagi Julian. Akankah kebebasan ini yang ia cari, ataukah benci itu sebenarnya adalah cinta yang tersembunyi?
Sampul Novel My Husband Is My CEO
7.9
Aghata tidak bisa menerima keputusan pasangannya untuk bertunangan dengan seorang karyawan biasa. Dengan penuh obsesi, ia mendekat dan menegaskan bahwa cintanya tak boleh dimiliki orang lain. Meski ditolak mentah-mentah, Aghata justru menangis tersedu, merasa sakit hati karena telah dibuang demi wanita yang dianggapnya rendah. Ketegangan memuncak saat ia berusaha menggoda kembali pria yang dicintainya di tengah penolakan yang sangat keras.