Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Di Jodohkan Dengan Om Galak

Di Jodohkan Dengan Om Galak

Nessa, mahasiswi cantik berkepribadian bebas, terpaksa menerima perjodohan dengan Arga, CEO dingin yang pernah ia temui dalam situasi buruk. Meski Arga masih dibayangi masa lalu, keduanya sepakat menjalani pernikahan kontrak selama setahun tanpa sepengetahuan orang tua. Namun, dinamika di antara mereka mulai berubah seiring berjalannya waktu. Akankah cinta tumbuh di tengah rahasia ini, ataukah kembalinya masa lalu Arga akan menghancurkan segalanya?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Siapa Pa?"tanya Arga.

"Dia sahabat Papa dari SMP,karena kesibukan masing-masing membuat kita jarang bertemu!"jawab Surya.

Selesai makan malam Arga menuju ruang kerjanya,ada beberapa pekerjaan yang belum sempat ia periksa saat di kantor tadi.

****************

Sementara itu di kediaman orang tua Nessa,gadis itu tengah mengerjakan tugas tambahan yang di berikan oleh dosennya.

"Dasar Dosen killer,ngasih tugas nggak kira-kira!"gerutu Nessa.

Walaupun Nessa kurang disiplin waktu namun dirinya adalah anak yang cerdas dan pintar.Terbukti nilai IPK nya di setiap semester selalu saja bagus.Itu lah kadang yang membuat orang tuanya bangga namun terkadang juga suka membuat mamanya darah tinggi dengan kelakuan nya.

Pukul 02.00 dini hari Nessa baru selesai dengan tugasnya,alhasil membuatnya tidur larut malam dan pasti akan terlambat lagi nantinya.Namun beruntung besok Dia tidak ada kelas pagi,Dia hanya ada kelas jam 1 siang yaitu dengan Pak Andi si Dosen killer.

Pagi menyapa,sinar mentari mulai masuk ke celah kamar Nessa,namun tidak membuat gadis itu terbangun sedikitpun.Melda yang tahu anak gadisnya masih molor segera menaiki tangga menuju kamar Nessa.

Pemandangan yang pertama kali ia lihat adalah,melihat kamar anak gadisnya seperti kapal pecah.Buku berserakan di lantai dan juga di meja.Bahkan sisa bungkus cemilan juga berserakan di lantai tidak di masukkan ke dalam tong sampah.

"Ya ampun punya anak gadis nggak ada cinta kebersihan sama sekali!"gerutu Melda.

"Betah banget tidur dengan keadaan kamar seperti kandang ayam begini!

"Nessa,bangun!"ucap Melda menarik selimut yang membungkus tubuh putri nya.

"Apa sih Ma Aku masih ngantuk!"balasnya dengan mata terpejam.

"Ini kamar kamu berantakan banget,buruan beresin!"pekik Melda.

"Nanti aja Ma,masih ngantuk banget ini!

"Emang semalam kamu tidur jam berapa ha?"tanya Melda berkacak pinggang.

"Jam 2!"gumam Nessa karena saking mengantuk nya.

"Benar-benar nih anak,pasti kemarin kena hukum lagi tu!"gerutu Melda berlalu dari kamar putrinya karena di bangunkan pun percuma.

"Nessa belum bangun Ma?"tanya Irawan suaminya.

"Belum Pa,masih molor habis begadang semalaman ngerjain tugas!"jawab Melda.

"Pusing Papa liat kelakuan Nessa!"ucap Irawan.

"Mama juga pusing Pa,tiap hari teriak-teriak bangunin Dia,tapi anehnya nilai IPK nya tetap aja bagus nggak ada yang jelek satupun!"jawab Melda heran.

"Untung saja otaknya pinter,setidaknya ada yang di banggain lah dari Dia!"ucap Irawan.

Dimas baru saja keluar dari kamarnya,Dimas Putra Irawan adalah adik laki-laki nya Nessa Putri Irawan.Saat ini cowok tampan itu tengah duduk di bangku kelas 3 SMA.Umur mereka hanya berjarak 2 tahun.

"Pagi Ma,Pa?"sapanya saat sampai di meja makan untuk sarapan.

"Pagi!"jawab mereka bersamaan.

"Kak Nessa mana apa masih seperti biasanya?"tanya Ray mulai menikmati sarapannya.

"Itu kamu tahu Dek!"jawab Melda yang membuat Dimas terkekeh melihat wajah kesal mamanya.

Melda memang kesal dengan kelakuan putrinya namun di dalam hatinya Dia sangat menyayangi Nessa.Dia selalu ingin yang terbaik untuk kedua anaknya.

"Jangan lupa beri tahu Nessa mengenai pembicaraan kita semalam ya Ma!"ucap Irawan setelah selesai sarapan.

"Apa Papa yakin hal ini akan berhasil?"tanya Melda ragu.

"Hanya itu satu-satunya cara agar bisa membuat nya berubah Ma!"jawab Irawan.

"Semoga saja Pa,karena Mama ingin yang terbaik buat Nessa!"ucap Melda.

Dimas hanya menyimak obrolan ke-dua orang tuanya,Dia tidak berminat ikut campur dengan apa yang di bicarakan mereka.

Pukul 11 beranjak siang Nessa baru bangun dari tidurnya.Dia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.Tidurnya cukup puas karena tidak ada kelas pagi yang membuatnya terburu-buru.

Selesai mandi dan berpakaian Nessa segera turun ke bawah,perutnya terasa lapar namun Dia sudah ada janji dengan Sonya untuk lunch di cafe yang tidak jauh dari kampus mereka.

"Sudah bangun Nona?"cibir Melda saat melihat Nessa menuruni tangga.

"Sudah mamaku sayang!"awab Nessa mencium pipi Melda.

"Mau berangkat sekarang?"tanya Melda.

"Iya Ma,udah ada janji sama Sonya di cafe dekat kampus!"jawab Nessa.

"Kamar kamu udah nggak kayak kandang ayam lagi kan?

"Hehehehe nanti Aku beresin ya Ma,sekarang Aku buru-buru!"jawab Nessa yang membuat Melda menggelengkan kepalanya heran.

"Nanti pulangnya jam berapa?"tanya Melda menyusul Nessa ke depan rumah.

"Paling sore udah sampai rumah!"jawab Nessa.

"Nanti jam 7 malam Papa mau ngajak kita dinner,ingat jangan telat pulang nya!"ingat Melda membuat langkah Nessa terhenti dan berbalik menatap mamanya.

"Tumben?

"Udah ikut aja,ingat jangan pulang telat!"ucap Melda sekali lagi.

"Iya mamaku sayang,cintaku,love you ku!"jawab Nessa gemas karena mamanya terdengar cerewet sekali.

Melda hanya menggelengkan kepala mendengar jawaban putrinya.

"Aku pergi dulu ya Ma!

"Hati-hati bawa mobilnya!"jawab Melda yang di acungi jempol oleh Nessa.

Mama dan papanya belum tahu soal insiden Nessa yang menabrak pengendara lain.Dia takut memberi tahu mereka karena pasti nantinya Dia tidak dibolehkan lagi membawa mobil.

Sekitar 20 menit Nessa sudah sampai di parkiran cafe tempat ia janjian dengan Sonya sahabatnya.Nessa masuk ke dalam cafe tersebut dan ternyata Sonya sudah sampai lebih dulu dari nya.

"Ngaret banget lo!"kesal Sonya karena mereka janjian jam 12 tapi Nessa malah terlambat 15 menit yamg membuat Sonya menunggunya dari tadi.

"Hehe sorry,tadi nyokap Gue bawel soalnya!"jawab Nessa.

"Molor terus sih kerjaan lo!"cibir Sonya.

"Mau gimana lagi,lo belum pesan?"tanya Nessa.

"Belum,perut Gue sampai kembung kebanyakan minum gara-gara nungguin lo!"kesal Sonya.

"Maaf kanjeng ratu,ya udah sebagai gantinya lo pesan apa aja Gue yang bayar!"ucap Nessa.

"Asyik,gitu dong!"girang Sonya.

"Anjir,giliran gratis aja lo girang kayak monyet dapat pisang!"canda Nessa.

"Asem lo ngatain Gue monyet,kalau Gue monyet berarti lo induk monyet nya!"balas Sonya tak mau kalah.

"Hahahaha berarti sama-sama monyet dong!"balas Nessa tertawa.Mereka tertawa bersama membuat pengunjung yang lain melihat ke arah mereka.Namun mereka tidak peduli sama sekali.

Selesai makan siang,mereka segera menuju kampus karena sebentar lagi kelas akan di mulai.Nessa memesan kopi terlebih dahulu karena khawatir dirinya akan mengantuk saat kelas berlangsung,ketika perutnya kenyang maka dirinya akan mudah sekali mengantuk.

Nessa membawa kopi di tangan nya,sesekali bercanda dengan Sonya dengan cerita tidak berfaedah mereka.Saat asyik bercanda Sonya tidak sengaja mendorong Nessa hingga kopi yang berada di tangannya terjatuh dan mengenai celana serta sepatu seseorang di depannya.

"Ahh!!!",erang Pria tersebut saat celananya terkena tumpahan kopi panas yang di bawa Nessa.Hal itu membuat Nessa seketika panik begitu juga dengan Sonya.

"Ya ampun maaf,Gue nggak sengaja!"ucap Nessa berusaha membersihkan tumpahan kopi di celana Pria tersebut.

"Stop!"ucapnya kesal membuat pergerakan tangan Nessa berhenti.

Nessa mendongakkan kepalanya melihat orang yang ia tumpahkan kopi.Seketika tatapan mereka bertemu,Pria tersebut menatap tajam Nessa yang membuat gadis itu menelan ludahnya kasar.Begitu juga dengan Sonya Dia bisa melihat wajah marah Pria tersebut.

"Maaf Om,saya nggak sengaja!"ucap Nessa memberanikan diri.

"Apa kau tidak punya mata?

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alexandra Mata-mata sang CEO
9.1
Alexandra Johnson terjerat dalam kontrak rumit yang memaksa dirinya menjadi mata-mata untuk mengawasi seorang CEO ternama. Namun, sebuah insiden tidak terduga justru mengubah segalanya dan membuat nasib Alexa kini terjepit di antara dominasi dua CEO sekaligus. Terperangkap dalam situasi yang penuh risiko, ia harus menghadapi kendali dua pria berkuasa tersebut sembari menavigasi intrik dunia bisnis yang berbahaya dan penuh dengan tekanan emosional.
Sampul Novel Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)
9.7
Pasca kehilangan ibu dan kakaknya, Isabel menjalani hidup yang penuh duka. Beban sebagai Putri Mahkota terasa kian menyesakkan tanpa keluarga di sisinya. Namun, takdir mempertemukannya dengan Joseph, seorang miliarder playboy yang terbiasa hidup mewah. Pertemuan tersebut memicu gairah membara di antara keduanya. Meski ketertarikan mereka begitu kuat, jalan menuju kebahagiaan terhalang rintangan besar. Mereka dipaksa berjuang melawan badai masalah yang mengancam hubungan tersebut.
Sampul Novel Kehadirannya Membuatku Tersiksa
9.8
Hidup Arlena berubah total pasca perjodohan mendadak dengan pria asing. Alih-alih pernikahan datar, suaminya justru sangat perhatian dan selalu hadir menuntaskan masalahnya secara misterius. Rahasia besar terungkap saat Arlena melihat siaran televisi tentang miliarder tampan yang sangat memuja istrinya. Arlena syok menyadari pria di layar adalah suaminya sendiri. Ternyata, di balik kesederhanaan mereka, tersimpan kekuasaan besar dan cinta tulus sang suami.
Sampul Novel Kesempatan Keduaku, Penyesalannya
8.7
Wasiat mendiang ayah mengharuskan Alya menikahi anggota keluarga Adhitama saat ia berusia 22 tahun. Dulu, ia mencintai Bima meski pria itu kejam, berselingkuh dengan Jelita, bahkan tega meracuninya hingga tewas setelah menikah. Namun, keajaiban membawanya kembali ke masa lalu tepat di hari ulang tahunnya. Kini, Alya terbangun dengan ingatan pahit tentang pengkhianatan Bima. Ia bertekad mengubah takdir dan tidak akan memilih pria yang sama lagi.
Sampul Novel Menikahi Mantan Istriku Lagi: Cinta pertama dan selamanya
8.3
Pernikahan Jennifer dan suaminya dahulu hanyalah transaksi bisnis tanpa rasa cinta hingga berakhir pada perceraian. Namun, Jennifer memilih kabur saat mengandung sebelum surat resmi selesai. Lima tahun berlalu, sang miliarder menggunakan tekanan bisnis agar Jennifer pulang membawa putra mereka. Saat publik merasa iba karena mengira pria itu akan menikahi wanita lain, mereka tak sadar bahwa Jennifer sendirilah yang akan kembali menjadi pengantinnya.
Sampul Novel Obsesi Kencan Buta Sang Pewaris
8.0
Livia tak menyangka perannya menggantikan sahabat di kencan buta akan berujung petaka. Sikap cerianya justru memicu obsesi Damien Remington, pewaris tunggal konglomerat yang angkuh dan misterius. Situasi memburuk saat Livia menghilangkan jam tangan miliaran milik Damien, membuatnya terjerat dalam permainan kekuasaan pria kejam itu. Kini, ia terjebak dalam lingkaran emosi dan sisi gelap Damien, berjuang keras untuk lepas dari jeratan obsesi yang kian mengikatnya.