Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Derita Suami Mandul

Derita Suami Mandul

Pernikahan Jaka dan Fatimah terancam hancur karena tak kunjung memiliki keturunan. Tekanan besar dari keluarga Fatimah mengungkap kenyataan pahit bahwa Jaka mandul. Meski sempat bertahan, Fatimah akhirnya goyah dan berselingkuh dengan mantan kekasihnya hingga hamil. Kecewa dengan pengkhianatan tersebut, Jaka memutuskan untuk menceraikan istrinya. Kini, keduanya harus menghadapi babak baru kehidupan yang penuh luka dan penyesalan setelah resmi berpisah.
Bab
Bagikan

Bab 3

Jaka tidak menyangka akan bertemu Rani, Jaka segera mendekati Rani.

"Ada apa Jaka? Kamu takut jika Fatimah tahu?" tanya Rani ketika melihat raut ketakutan di wajah Jaka.

"Aku tidak akan memberitahu Fatimah, tetapi ada syaratnya," kata Rani. "Kita bicarakan nanti di rumah," kata Rani lalu pergi.

Rani kembali ke mejanya lalu memesan makanan bersama Fatimah. Mereka tidak lupa membungkus makanan untuk Aminah dan Santo.

Sesampainya di rumah, Rani menemui Aminah di kamarnya.

"Bu, aku tadi melihat Jaka dengan seorang wanita dan anak kecil," kata Rani.

"Apa Fatimah juga melihatnya?" tanya Aminah penasaran.

"Tida Bu, aku akan gunakan hal ini sebagai senjata untuk mengancam Jaka. Supaya dia mengizinkan kita bisa mencari pria untuk menghamili Fatimah," kata Rani senang.

Aminah yakin, jika Fatimah tahu suaminya keluar dengan wanita lain pasti marah.

**

Sorenya Jaka pulang dari kantor, dia melihat Fatimah sedang duduk di tepi ranjang. Melihat wajah Fatimah yang sedih membuat Aji merasa takut. Dia takut jika Rani telah memberitahu Fatimah.

Ponsel Jaka bergetar, ada pesan dari Rani. Rani menyuruh Jaka ke rumahnya sekarang.

"Dek, Bapak sama ibu kemana? kok sepi?" tanya Jaka.

"Ke rumah mbak Rani, Mas," jawab Fatimah.

"Dek, mas mau keluar sebentar ya. Kamu tidak apa-apa kan di rumah sendiri?" tanya Jaka sedikit takut.

"Iya Mas, pergilah!" perintah Fatimah.

Jaka segera ke rumah Rani, padahal dia belum mandi apalagi ganti baju.

Sesampainya di rumah Rani, disana sudah ada Aminah dan Santo.

"Duduklah, Jaka!" perintah Santo.

Jaka duduk di dekat Hasan, mereka tampak serius sekali. Jaka yakin Rani sudah bercerita tentang pertemuannya dengan Rani tadi siang di cafe.

"Jaka tanda tangani perjanjian ini," kata Rani menyodorkan sebuah map berwarna merah.

Jaka melihat isi perjanjian itu, tertulis Jaka harus mengizinkan Fatimah hamil dengan pria lain. Kedua Jaka harus memberi nafkah 5 juta per bulan pada Aminah. Ketiga Jaka harus melakukan pekerjaan rumah, mulai dari memasak hingga mencuci baju.

"Perjanjian ke tiga apa Fatimah tidak akan curiga jika aku melakukan semua?" tanya Jaka.

"Baca lagi yang bawah," kata Rani sinis.

Jaka membaca lagi, ada peraturan bahwa Jaka dan Fatimah harus setuju dengan segala rencana dan peraturan yang Santo buat. Dibawahnya lagi jika Jaka tidak memenuhi peraturan dan rencana Santo maka Fatimah akan tahu hubungan Jaka dengan wanita lain Serta orang tua Jaka akan tahu kemandulan Jaka.

"Aku dan Bu Yunita tidak ada hubungan apa-apa, mengapa harus disangkut pautkan disini?" tanya Jaka.

"Kamu terlihat sangat akrab dengan wanita itu, sepertinya wanita itu menyukai kamu," jawab Rani. "Tanda tangani saja kalau kamu masih ingin bersama Fatimah," kata Rani.

"Kalian mengapa tega sekali, aku tidak mau jika Fatimah harus bersin," tolak Jaka.

"Jaka, ingat kamu mandul. Kami tidak mau jika kamu menjadi penghalang kami mempunyai cucu," bentak Santo.

"Kalau tidak mau berzina ceraikan saja Fatimah," ucap Santo.

Jaka masih berpikir, karena dia takut jika harus meninggalkan Fatimah. Akhirnya Jaka menandatangani surat perjanjian itu. Mungkin Jaka sudah kehilangan akal sehatnya karena mau melakukan hal yang tidak dia inginkan.

'Maafkan aku Fatimah,' batin Jaka sedih.

Jaka pulang, dia tidak ingin Fatimah curiga karena dia pergi terlalu lama. Sesampaimya di rumah, Jaka langsung mandi. Sedangkan Fatimah sedang memasak untuk makan malam.

Terdengar suara tawa Santo dan Aminah, Jaka tahu mereka senang karena berhasil mendapatkan tanda tangan Jaka.

"Mas, kok ngelamun," tegur Fatimah yang melihat Jaka mau memakai baju tetapi malah melamun. "Melamunin apa?" tanya Fatimah penasaran.

"Tidak apa-apa, Dek." Jaka memakai bajunya lalu meletakkan handuknya. "Mas hanya banyak pekerjaan saja," ucap Jaka berbohong.

Ada rasa menyesal di hati Jaka, karena dia telah menandatangani perjanjian dengan keluarga Fatimah. Fatimah menyiapkan makanan, Jaka membantunya.

"Tumben Mas bantuin aku menyiapkan makan malam," ucap Fatimah tanpa rasa curiga.

"Ya sekali-kali, biar kamu tidak capek. Seharian kamu kan sudah ngerjain yang lain," kata Jaka sambil menata piring di meja makan.

Santo dan Aminah hanya tersenyum melihat anak menantunya sudah mulai mengikuti perjanjian.

"Jaka, ambilkan air minum!" suruh Aminah.

"Biar aku saja, Bu," jawab Fatimah.

"Tidak, aku maunya Jaka yang ambil. Kamu kerjakan yang lain," kata Aminah. Jaka mengambil air minum untuk Aminah lalu meletakkannya di meja depan Aminah.

"Ini Bu minumnya," ucap Jaka lalu membantu Fatimah lagi.

Jaka dengan sigap membantu Fatimah menyiapkan makan malam. Santo terlihat tersenyum sinis pada Jaka.

Setelah itu mereka makan, tidak ada yang berubah selama makan. Mereka makan seperti biasanya.

"Fatimah, ayo ikut Ibu!" ajak Aminah pada Fatimah yang akan membereskan bekas makan malam mereka.

"Biar aku bersihkan meja makan dulu, Bu," jawab Fatimah.

"Biar Jaka yang membereskan semua, kamu sudah capek seharian mengerjakan pekerjaan rumah." Aminah menarik tangan Fatimah.

Jaka langsung membawa piring kotor ke wastafel, dan menyimpan sisa makanan di almari. Lalu membersihkan meja makan dan mencuci piring. Jaka tidak pernah mengeluh, karena dia melakukannya juga untuk merindukan pekerjaan Fatimah.

Aminah mengajak Fatimah ke rumah seseorang, Fatimah merasa tidak asing dengan rumah itu.

"Fatimah kamu ingat Angga?" tanya Aminah sembari turun dari sepeda motornya.

"Iya, ini rumah Angga, Bu. Ngapain kita kesini?" tanya Fatimah penasaran. Pasalnya dulu dia dan Angga pernah menjalin hubungan namun kandas. "Fatimah tidak enak dengan keluarga Angga, apalagi dengan istrinya," ucap Fatimah merasa tidak enak hati.

Aminah tidak menjawab, dia mengetuk pintu rumah Angga. Terlihat sosok pria tampan dengan pakaian santai membuka pintu.

"Tante Aminah, Fatimah," ucap Angga nampak kaget dengan kedatangan Aminah dan Fatimah ke rumahnya.

"Bu, balik saja ya," bisik Fatimah.

"Silahkan masuk, te, Fatimah! perintah Angga.

Aminah menarik tangan Fatimah agar masuk ke dalam rumah Angga. Mereka duduk di sofa ruang tamu rumah Angga.

"Aku dengar, istri Nak Angga telah meninggalkan Nak Angga," ucap Aminah tanpa basa-basi.

"Benar Bu, entahlah. Mungkin dia lebih mencintai kekasihnya dibandingkan aku dan putranya." Angga duduk di sofa single.

Terdengar langkah kaki, seorang bocah berusia 4 tahun memasuki ruang tamu. Dia melihat kearah Fatimah, dia tersenyum pada Fatimah. Fatimah pun membalas senyum bocah kecil yang pasti putranya Angga.

"Dia anak aku, namanya Shaka," kata Angga memperkenalkan Shaka pada Fatimah dan Aminah.

"Mama... mama," panggil Shaka sembari mendekati Fatimah.

Fatimah terkejut mendengar bocah kecil itu memanggilnya mama.

'Mungkin dia merindukan Ibunya,' pikir Fatimah.

"Mama jangan pergi tinggalkan Shaka," ucap Shaka. Angga mendekati Shaka, dia memeluk putranya dan mencium keningnya.

"Dia bukan Mamanya Shaka," kata Angga dengan lembut.

"Ini Mamanya Shaka," kata Shalat melepas pelukan Angga dan memeluk Fatimah.

Fatimah tidak tahu harus berbuat apa melihat anak kecil ini memeluknya dan menganggapnya sebagai Mamanya. Aminah tersenyum senang, ada rencana apa di balik senyumnya itu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95LUC" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95LUC
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayangan Cinta Terlarang
8.0
Maya adalah arsitek sukses yang memiliki segalanya, namun hidupnya terasa hampa meski sudah bertunangan dengan Daniel. Segalanya berubah saat ia bertemu Ethan, pengusaha karismatik yang memicu gairah terpendamnya. Mereka terjebak dalam perselingkuhan membara yang penuh risiko. Di tengah kecurigaan Daniel yang mulai menguat, Maya dihantui rasa bersalah. Kini ia harus memilih antara kenyamanan hidup lama atau mengejar cinta terlarang yang bisa menghancurkan dunianya.
Sampul Novel Cinta Palsu Suamiku
8.8
Kehidupan pernikahan Anisa dan Aldi yang dikaruniai dua buah hati, Luna dan Syailendra, terusik oleh campur tangan sang ibu mertua, Lastri. Sikap Aldi yang selalu memprioritaskan ibunya di atas kepentingan anak dan istrinya membuat Anisa merasa bahwa kasih sayang suaminya hanyalah kepalsuan belaka. Merasa tidak lagi dihargai, Anisa akhirnya mengambil langkah tegas untuk menggugat cerai Aldi. Akankah perpisahan ini menjadi akhir dari penderitaannya?
Sampul Novel JODOH DEPAN RUMAH
9.5
Naura terkejut saat dipaksa menikah dengan Bagas, tetangga depan rumah yang sangat menyebalkan. Ia terpaksa menjadi pengantin pengganti setelah mempelai wanita pilihan Bagas menghilang tanpa jejak. Meski awalnya tanpa cinta, benih asmara mulai tumbuh di antara mereka. Namun, kembalinya sang mantan kekasih menguji kesetiaan Bagas. Akankah rumah tangga mereka tetap bertahan atau justru hancur karena kehadiran orang ketiga di tengah mereka?
Sampul Novel Kendra dan Lukanya
8.6
Kendra dikenal sebagai pemuda bengis yang tidak segan bertindak kasar pada siapa pun. Di sisi lain, ada Lea, gadis cantik dan lugu yang pantang menyerah mengejar cintanya meski terus ditolak mentah-mentah oleh Kendra. Walau Kendra menegaskan tak akan pernah membalas perasaannya, Lea tetap bertahan demi menumbuhkan benih cinta di hati cowok itu. Namun, saat Kendra akhirnya menyadari perasaannya pada Lea, ia justru dihadapkan pada kenyataan bahwa waktunya hampir habis.
Sampul Novel Kodrat (Menjadi Wanita)
8.0
Reyna Anastasya adalah gadis tomboy yang rela mengorbankan segalanya demi kebahagiaan dua sahabatnya. Gadis yang akrab disapa Rey ini terpaksa menjalani peran sebagai istri kedua secara rahasia tanpa diketahui siapa pun. Namun, seiring berjalannya waktu, situasi yang ia hadapi menjadi kian rumit dan penuh tekanan. Di tengah badai konflik yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, mampukah Rey tetap tegar dan bertahan menghadapi peliknya takdir hidup ini?
Sampul Novel MENANTU MISKIN PRESDIR (MMP)
9.6
Sean Palmer hanyalah putra pelayan di kediaman keluarga Hernandez yang sangat kaya. Ia memendam cinta pada sang putri majikan, Xavia Price, meski sadar perbedaan kasta menghalangi mereka. Saat pernikahan Xavia terancam hancur karena mempelai pria kabur, Tuan Hernandez justru meminta Sean menggantikannya demi menjaga nama baik. Mampukah pemuda miskin ini menjalani hidup sebagai menantu konglomerat? Simak kisah drama romansa karya Dewa Amour ini.