Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Dulu Aruna diusir dan dicaci sebagai pembawa sial yang tidak diinginkan. Luka hatinya kian dalam saat perasaan tulusnya pada Nathan hanya dijadikan bahan taruhan yang merendahkan. Setelah bertahun-tahun berlalu, Aruna kembali dengan identitas baru dan kepribadian yang jauh berbeda. Takdir mempertemukannya lagi dengan sang CEO yang dulu menolaknya. Kini, Aruna siap menjalankan misi balas dendam demi menghancurkan pria yang pernah menghancurkan hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Kau mau namamu terpampang di media karena kasus pelecehan?”

Nathan menatap Aruna dengan tatapan tajam, dia tak menanggapi ucapan Aruna dan kembali menatap Gerald si pemilik club malam.

“Anda yakin mengusir saya dari sini?” tanya Nathan lagi dengan penuh penekanan.

Aruna tersenyum puas, dia menjulurkan lidahnya pada Nathan.

Nathan yang melihat Aruna seolah meledeknya itu semakin kesal. Api kemarahan sudah berada di atas puncak. “What the hell?”

“Saya minta maaf, Mas. Tapi Aruna ini lebih berharga, saya lebih baik kehilangan satu tamu daripada harus kehilangan banyak tamu yang lain. Jadi sebaiknya setelah ini Masnya boleh bayar, kemudian setelah itu silahkan pergi dari sini dan jangan pernah datang kembali lagi. Mohon maaf jika merasa tidak nyaman.”

Aruna tersenyum bangga saat mendengar sang atasan bicara.

“Hei! Kau pikir kau ini siapa, huh? Aku bahkan bisa membeli tempat ini dengan harga yang tinggi!” ucap Nathan tidak terima berbicara dengan sarkas. Menatap si empunya tempat dengan tatapan yang tajam.

Ia begitu sangat tidak percaya karena pemilik club ternyata malah lebih memilih karyawannya dibanding dirinya yang seorang tamu dan bisa memberikan mereka banyak uang.

“Walaupun anda bisa membeli dengan harga yang fantastis, saya juga tidak berniat untuk menjualnya. Jadi silahkan selesaikan pembayaran dan pergi dari tempat ini. Kalau tidak, terpaksa saya akan memanggil bagian keamanan untuk membawa anda keluar dari tempat ini. Terima kasih!”

Nathan sontak langsung mengepalkan kedua tangannya erat dan dia kembali menatap Aruna dengan tatapan yang sangat tajam. Api kemarahan begitu menjalar di hatinya, ia kesal bukan main.

Aruna yang ditatap itu malah tersenyum puas pada Nathan, ia begitu sangat puas karena usahanya menjatuhkan Nathan berhasil. Sedangkan Gerald, dia melihat ke segala arah melihat ke arah orang-orang yang menonton sejak tadi. “Maaf mengganggu waktu kalian, kalian bisa menikmati waktu kalian lagi,” ucap Gerald lalu setelahnya dia berbalik dan melangkahkan kaki pergi.

“Udahlah, Than. Ayo … kita bisa cari club malam lain yang jauh lebih oke dari tempat ini.”

“Tapi aku tidak terima dipermalukan seperti ini, Devian!” ucap Nathan dengan nada yang tinggi.

“Ya mau bagaimana lagi, udah … ayo!” ucapnya lagi seraya memegang siku lengan Nathan lalu setelahnya mereka melangkahkan kaki pergi.

“Kamu keluar duluan, aku bayar dulu,” ucap Devian. Asisten pribadi sekaligus sahabat Nathan.

Nathan berjalan keluar dari club malam itu dengan penuh amarah. Dan Aruna, dia juga ikut melangkah kaki berjalan keluar hendak menghampiri Nathan.

Tap tap tap

“Hai ….” Sapa Aruna berdiri satu langkah di depan Nathan yang kini tengah berdiri di samping mobilnya tengah menunggu Devian. Dia menatap Nathan yang tengah menatapnya dengan tatapan tajam.

Aruna lalu mendekati Nathan, dia mengalungkan kedua tangannya di leher Nathan hingga tubuhnya merapat satu sama lain dengan tubuh Nathan. Dia lalu berbisik tepat di telinga Nathan.

“Satu sama! Sekarang semua impas, Sayang! Dulu kamu yang mempermalukan aku di depan banyak orang, sekarang aku yang balik mempermalukan kamu di depan banyak orang juga!”

Nathan yang mendengar Aruna berbisik di telinganya itu sontak langsung mengerutkan alis bingung, dia sama sekali tak mengerti apa yang Aruna maksud.

“Bagaimana rasanya dipermalukan di depan umum hm? Apakah kamu malu? Ahh, pasti sudah jelas sanga malu, kan? Sakit juga tidak? Hmmm ... kau pasti sangat kesal, bukan? Dan itu yang aku rasakan dulu. Walau aku sudah balas mempermalukanmu, tapi dendamku padamu masih tersimpan dan tidak akan pernah hilang selamanya, Nathan Haidar Bagir."

Nathan semakin mengerutkan alis, dia sama sekali tidak mengenal Aruna, tetapi kenapa wanita itu bisa mengenalnya bahkan tahu nama lengkapnya. Dan kenapa juga wanita itu terlihat sangat membencinya.

Aruna lalu melepaskan tangannya yang melingkar di leher Nathan dan mundur satu langkah. Ia masih menatap Nathan dengan senyuman, ia lalu mengelus pipi Nathan dengan lembut. "Ck! Kau ternyata masih sama seperti dulu, tampan dan mempesona. Sayang, aku malah jijik melihat wajahmu ini!"

Tangan yang tadi mengelus pipi itu kini mendorong bahu Nathan dengan sangat kasar. Bibir yang tadi tersenyum kini memudar seketika, dia mulai memicingkan mata dan mendelik sinis pada Nathan.

“Kau … sangat menjijikkan, Nathan! Aku membencimu!" ucap Aruna, ia langsung berbalik dan pergi hendak meninggalkan Nathan.

“Siapa kamu?” tanya Nathan.

Aruna sontak langsung menghentikan langkah, namun enggan berbalik menatap Nathan. “Orang yang dulu pernah kau hancurkan, kau permainkan, kau remehkan dan kau tertawakan.” ucap Aruna lalu kembali melangkahkan kaki lagi meninggalkan Nathan.

Aruna kembali masuk ke dalam club dan mulai menikmati hidupnya lagi di dalam sana. Ia kembali terduduk lagi dan meneguk satu gelas minuman yang sudah ia pesan sebelumnya. "Demi apa pun, aku sangat bahagia! Setelah sekian lama tak bertemu, akhirnya aku berhasil membalaskan dendamku."

Aruna menatap lurus. "Tapi ini belum seberapa Nathan!" gumam Aruna. Ia lalu beranjak dari duduknya, kemudian ikut berjoget dengan yang lainnya menikmati alunan musik.

Bersambung ...

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Lima Anak Kembar
9.4
Isabella Ardhani mengalami nasib tragis setelah terjebak di kamar Rafael Damar, bos mafia penguasa bisnis. Insiden tersebut membuatnya hamil lima anak kembar jenius. Diusir dari rumah, ia kabur ke luar negeri demi membesarkan mereka. Bertahun-tahun berlalu, Isabella kembali sebagai wanita berkuasa. Takdir membawanya bertemu Rafael lagi, namun kali ini kelima anaknya telah menyiapkan rencana balas dendam besar terhadap ayah kandung mereka.
Sampul Novel Cinta Melawan Syarat
9.4
Demi kesembuhan sang ayah, Helena terpaksa menggantikan saudara tirinya menikahi pewaris kota yang tuli. Namun, malam pertama mereka justru diawali peringatan dingin bahwa pernikahan ini hanyalah bisnis. Helena harus bertahan menghadapi sikap suaminya yang sulit ditebak. Meski banyak yang meramal kehancurannya, sang suami justru menjadi pelindung utama. Saat kontrak usai dan Helena bersiap pergi, pria itu memohon sambil menangis agar ia tetap tinggal.
Sampul Novel Gairah Liar dan terpendam Sang CEO
9.3
Nindy terjebak dalam situasi mencekam saat Devien, sang CEO yang terobsesi, menyatakan ambisinya untuk memilikinya secara paksa. Meski Nindy berteriak histeris meminta pertolongan, upayanya sia-sia karena mereka berada di ruangan kedap suara yang mengisolasi segalanya. Hasrat liar yang selama ini terpendam dalam diri Devien kini meluap sepenuhnya, membuatnya tak terkendali dalam mengejar keinginan nafsunya tanpa memedulikan penolakan dari Nindy.
Sampul Novel I'am Sorry, I love You
8.6
Liu mencari Jia, cinta monyetnya yang hilang selama delapan tahun, hingga bertemu Mianhua di Universitas Tsinghua. Mianhua, yang amnesia dan menjadi kekasih Lay, ternyata adalah Jia yang menyamar. Saat ingatan Mianhua pulih lewat hipnotis, konflik batin muncul karena Liu telah bertunangan. Meski Lay berusaha mengikatnya, Mianhua memilih pergi demi kebahagiaan semua orang. Takdir mempertemukan mereka kembali di makam Chen, hingga restu ayah membawa mereka ke pelaminan.
Sampul Novel Kejahatan Termanis
7.9
Nevilla melakukan kesalahan fatal saat mengejar ambisi jabatan di perusahaan dengan mendekati Adero. Keputusannya berpaling dari Aron justru membangkitkan bayang-bayang kelam dari enam tahun silam. Saat ikatan mereka kian erat, Nevilla terjebak tanpa celah untuk melarikan diri. Kini, ia harus berhadapan dengan sosok pria berbahaya yang mengancam akan menghancurkan seluruh hidupnya, menyeretnya ke dalam konflik masa lalu yang sangat mematikan.
Sampul Novel PERNIKAHAN KONTRAK TUJUH MILIAR
9.7
Terlilit utang sebesar lima ratus ribu dolar, Selena Watson terpaksa menemui Cristian di kantornya. Meski sempat merasa terhina oleh gurauan pria itu, Selena tak punya pilihan selain menerima tawaran kerja demi melunasi kewajibannya. Insiden memalukan dengan mantan kekasihnya ternyata membawa Selena pada kesepakatan besar. Cristian menjanjikan uang berlimpah, namun syaratnya sangat mengejutkan. Alih-alih tugas biasa, Cristian justru meminta Selena untuk menikahinya.