Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dari Cinta ke Benci: Kejatuhannya

Dari Cinta ke Benci: Kejatuhannya

Lima tahun menikah, identitas asliku terungkap sebagai pengganti Clara, kekasih Baskara. Setelah melahirkan pewaris Adhitama, aku justru disiksa dan dikurung. Puncaknya, Baskara membiarkan putra kami, Banyu, tewas demi menyelamatkan Clara yang bersandiwara. Kini, duka itu berubah jadi dendam dingin. Baskara tak sadar telah menandatangani surat kuasa fatal di balik dokumen arsitekturku. Keangkuhannya akan kuhancurkan lewat hak yang dia remehkan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sekilas sesuatu yang tak terbaca—kebingungan, mungkin bahkan rasa sakit—melintas di wajah Baskara sebelum dia menutupinya dengan kepercayaan dirinya yang biasa.

"Baguslah," katanya, memaksakan senyum. "Aku akan minta staf menyiapkan kamar tamu untuk Clara." Dia kemudian menoleh padanya dan mulai menyebutkan preferensinya dengan detail yang menyiksa. "Dia suka sprei sutra, aroma lavender, dan dia hanya minum air mineral dari mata air tertentu di Italia. Pastikan dapur menyediakannya."

Aku mendengarkan, hatiku terasa dingin dan berat di dada. Dia tahu setiap preferensi konyol wanita itu, namun dia mungkin tidak bisa mengingat apakah aku lebih suka kopi atau teh di pagi hari.

"Aku ada pekerjaan," kataku, berbalik untuk meninggalkan ruangan. Studio arsitekturku sendiri adalah satu-satunya tempat perlindunganku di rumah penuh kebohongan ini.

"Asti!" Suara Clara terdengar manis dan memuakkan. "Jangan pergi. Tinggallah dan bicara denganku."

Baskara merangkulnya, menenangkannya. "Jangan pedulikan dia, Clara. Dia selalu sibuk dengan pekerjaannya." Lalu dia menatapku, nadanya mengeras. "Asti, jadilah tuan rumah yang baik. Clara adalah tamu kita."

Dia mengatakannya seolah-olah sedang berbicara tentang orang asing, bukan wanita yang diam-diam adalah istrinya, wanita yang tidur di ranjangnya. Dia mengharapkan aku, si pengganti, untuk dengan ramah melayani yang asli.

Rasa pahit itu begitu tajam hingga hampir mencekikku. Aku ingat saat kami pertama kali pindah ke rumah ini. Dia menggendongku melewati ambang pintu, membisikkan janji cinta dan perlindungan seumur hidup. Dia bersumpah tidak akan ada yang pernah menyakitiku.

Dasar pembohong.

"Kau benar," kataku, suaraku sangat tenang. "Clara adalah tamumu. Kau yang harus mengatur kamarnya."

Aku berjalan pergi, tidak menunggu jawaban.

Clara mengeluarkan suara kecil yang terluka. "Baskara, dia jahat sekali padaku."

"Itu hanya fase," kudengar dia berkata, suaranya penuh kasih sayang yang memanjakan. "Dia hanya terlalu dimanjakan olehku. Jangan khawatir, aku akan bicara padanya. Kamu bisa tinggal di kamarku bersamaku malam ini."

Aku sampai di studioku dan menutup pintu, suara tawa lembut mereka bergema di lorong. Aku bersandar pada kayu yang dingin, mataku perih oleh air mata yang kutolak untuk jatuh.

Aku bukan istrinya. Aku bahkan bukan wanita lain. Clara adalah istrinya, terdaftar dalam perwalian selama bertahun-tahun. Akulah yang datang kemudian, yang telah dimanfaatkan.

Dalam cerita ini, akulah sang selingkuhan.

Kuseka mataku dan menegakkan bahu. Aku tidak akan menangis untuknya. Tidak lagi.

Kemudian, aku berada di altar keluarga kecil yang kusiapkan di sebuah sudut tenang di perpustakaan utama. Hari ini adalah peringatan kematian nenekku. Dia adalah satu-satunya keluarga yang benar-benar kukenal, yang membesarkanku dan mendorong hasratku pada arsitektur.

Suara pecahan yang tajam dari lorong membuatku terlonjak.

Aku bergegas keluar dan melihat Clara berdiri di sana, seringai di wajahnya. Di lantai di kakinya ada pecahan guci porselen yang berisi abu nenekku. Debu abu-abu berpasir itu berserakan di lantai yang mengkilap.

Dia melakukannya dengan sengaja. Matanya bertemu dengan mataku, dan seringai itu melebar menjadi senyum kemenangan.

Kemarahan yang membara, tidak seperti apa pun yang pernah kurasakan, melonjak dalam diriku. Tanpa pikir panjang, aku menerjang maju dan tanganku mendarat di pipinya dengan tamparan keras dan nyaring.

"Beraninya kau?" teriakku, suaraku serak karena sakit dan amarah. "Dia sudah meninggal! Apa salahnya padamu?"

Baskara berlari mendengar keributan itu. Dia melihat Clara, bekas merah mekar di pipinya, air mata mengalir di wajahnya.

"Asti, maafkan aku!" tangis Clara, suaranya memelas. "Aku hanya melihatnya, dan itu tergelincir. Aku akan membayarnya! Aku akan membelikanmu yang baru!"

Baskara bahkan tidak melihatku. Dia bergegas ke sisi Clara, wajahnya topeng kemarahan yang sepenuhnya ditujukan padaku. Dia mendorongku ke belakang, keras.

"Apa-apaan kau ini?" raungnya, memeluk Clara dengan protektif.

"Dia melakukannya dengan sengaja!" teriakku, menunjuk dengan jari gemetar ke kekacauan di lantai. "Itu abu nenekku!"

Baskara melirik ke lantai, lalu kembali padaku, matanya dingin. "Itu cuma guci pecah, Asti. Jangan dramatis."

Dia sudah lupa. Dia lupa bahwa hari ini adalah hari kematian nenekku. Dia berdiri bersamaku di pemakamannya, memegang tanganku, dan bersumpah di atas kuburnya bahwa dia akan menjagaku selamanya. Kebohongan lain.

"Kau mau aku minta maaf?" tanyaku, suaraku sangat rendah. "Untuk apa? Karena membela kenangan nenekku?"

"Jangan sulit," bentaknya, kesabarannya habis. Dia melihatku sebagai penghalang, masalah yang harus dikelola agar dia bisa menghibur cinta sejatinya.

Dia memutuskan untuk menghukumku. Dia mencengkeram lenganku dan menyeretku menyusuri lorong menuju ruang penyimpanan kecil tanpa jendela di gudang bawah tanah.

"Kau akan tinggal di sini sampai kau belajar untuk patuh," katanya, suaranya sedingin es.

Dia tahu aku klaustrofobia. Trauma masa kecil yang kuakui padanya di saat-saat rentan. Dia menggunakan ketakutan terbesarku untuk melawanku.

Saat dia mendorongku ke dalam kegelapan, aku akhirnya mengerti. Aku bukan bagian dari keluarganya. Aku bahkan bukan tamu. Di rumah ini, dalam hidupnya, aku adalah seorang tahanan. Orang luar yang bisa dihukum dan dibuang sesuka hatinya.

Pintu berat itu terbanting menutup, dan kunci berbunyi klik, menyegelku dalam kegelapan yang menyesakkan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayah Dari Anakku
8.0
Dikhianati oleh orang terdekatnya, Anastasia Tillman kehilangan segalanya dalam satu malam kelam sebelum akhirnya diusir. Lima tahun berlalu, ia bangkit menjadi desainer perhiasan sukses yang mandiri bersama putra kecilnya. Namun, ketenangan hidupnya terusik saat seorang pria kaya hadir menawarkan pernikahan demi membesarkan anaknya. Meski Anastasia merasa tak butuh bantuan pria itu, kemiripan wajah sang putra dengan pria tersebut tak bisa diabaikan. Akankah ia luluh?
Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh
8.2
Nasyira terbiasa menikmati kemewahan sebagai putri orang kaya, namun roda kehidupan berputar drastis saat hartanya ludes seketika. Nasib malang menimpa keluarganya ketika sang papa dinyatakan bangkrut total. Kehancuran finansial ini bukan tanpa alasan, melainkan akibat pengkhianatan keji yang dilakukan oleh adik kandung papanya sendiri. Kini, Nasyira harus menghadapi realita pahit setelah orang terdekat menghancurkan seluruh kejayaan mereka.
Sampul Novel BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
9.2
Airra, wanita yatim piatu, harus menelan pil pahit saat pernikahannya dengan miliarder Arief hancur akibat fitnah Garna dan Binar. Diusir tanpa kejelasan status, Airra bertahan hidup sebagai pembersih hotel demi dua anak kembarnya. Tiga tahun berselang, takdir mempertemukan mereka kembali saat kondisi Airra sangat lemah. Luka lama memicu dendam besar dalam diri Airra. Mampukah hubungan yang retak ini bertahan di tengah badai masa lalu yang belum usai?
Sampul Novel GAIRAH LIAR PENGANTIN PENGGANTI
9.7
Demi membiayai operasi sang nenek, Belia Anastasya terpaksa menerima tawaran Bianca untuk menjadi pengantin pengganti. Ia harus menikahi Arkan Devano Haditama, pewaris takhta Haditama Group, dengan syarat mutlak: dilarang jatuh cinta. Arkan yang dingin awalnya membenci perjodohan ini, namun sebuah malam intim mengubah segalanya. Belia kini terjebak dalam dilema perasaan saat identitas aslinya terancam ketika Bianca menuntut posisinya kembali.
Sampul Novel Hasrat Yang Tertunda
8.2
Megan White, seorang penulis naskah ternama, mengalami kecelakaan tragis yang menjungkirbalikkan hidupnya dalam semalam. Saat terbangun, ia mendapati dirinya berada di kediaman mewah milik miliarder Riley Charles. Tanpa peringatan, pria berwajah dingin itu mengklaim bahwa Megan adalah istrinya. Kini, kedamaian hidup Megan lenyap sepenuhnya saat ia terperangkap dalam status baru sebagai nyonya di istana Riley yang penuh misteri dan kemegahan.
Sampul Novel Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek
8.5
Demi membatalkan pertunangan dengan pria yang tidak setia, Viona menyamar menjadi wanita buruk rupa dan nekat tidur dengan Daniel, paman dari tunangannya sendiri. Setelah malam panas itu berlalu, Daniel yang sangat dihormati di kota justru enggan melepaskannya. Meski rumor tentang kehidupan asmaranya beredar luas, Daniel membuktikan pengabdiannya. Ia bahkan tertangkap kamera bersedia berlutut memasangkan sepatu Viona hanya demi mendapatkan satu kecupan manis.