Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cintaku Terhenti Di Kamu

Cintaku Terhenti Di Kamu

Putra Prayoga berubah menjadi pria dingin yang gemar mempermainkan wanita setelah Elena Nugroho memutuskan hubungan secara sepihak. Elena terpaksa berbohong tentang pernikahan karena perbedaan status sosial, lalu menghilang ke luar negeri. Lima tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, kasih sayang Putra telah berganti menjadi kebencian mendalam. Elena kini bimbang, apakah ia harus mengungkap kebenaran di balik perpisahan itu atau tetap memendam cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Antoni mendengarkan penjelasan dari Elena dengan seksama. Sesekali dia menyodorkan tisu kearah wanita itu. Sesekali dia mengelus punggung Elena menenangkan. 

"Jadi, kamu ingin meminta bantuan apa kepadaku?" tanya Antoni.

"Saat nanti Putra menghubungiku, bisakah kamu katakan jika kamu adalah calon suamiku dan minta dia untuk melupakan aku, jangan biarkan dia mencariku lagi," pinta Elena.

"Apakah kamu yakin? Bukankah seharusnya kamu mempertahankan cintamu untuk Putra," sela Antoni saat mendengar ide Elena.

"Tidak segampang itu mempertahankan cinta kami. Status kami benar-benar berbeda. Bagai langit dan bumi. Aku tidak ingin dia dalam masalah hanya karena mempertahankan aku," jelas Elena.

"Tapi, bukankah kamu juga akan sama terlukanya dengan Putra?" tebak Antoni.

"Aku sudah biasa terluka, kehidupanku tidak pernah berjalan dengan mudah. Selalu banyak rasa sakit yang menghinggapi hidupku. Kurasa, rasa sakit ini akan segera berlalu seiring berjalannya waktu," jawab Elena asal. 

Meski hatinya yakin, rasa sakit kali ini akan sulit dia hadapi. Elena tersenyum sumbang ke arah Antoni.

"Bisa yah bantu aku, please!" Elena berlaga sok imut dihadapan Antoni. Dia mengerjapkan matanya berkali-kali membuat Antoni mendesah.

"Baiklah, tapi kamu yakinkan dia tidak tahu suaraku saat di telpon?" tanya Antoni meyakinkan.

"Aku yakin kok. Dia tidak pernah mendengar suaramu di telpon jadi aman," balas Elena.

"Ok, katakan saja kapan waktunya. Biar nanti aku bantu kamu. Jadi, kapan kamu berangkat?" tanya Antoni.

"Satu minggu lagi," jawab Elena. "Kalau begitu, aku pulang dulu. Nanti sore aku akan kembali untuk kerja!" pamit Elena.

Antoni hanya bisa menghela nafas melihat punggung Elena yang menjauh. Pria itu merasa kasian dengan kisah cinta yang dimiliki oleh Elena.

"Semoga setelah ini semua, ada kebahagiaan untukmu, Na!" ucapnya pelan.

"Elena kenapa, Pak Bos?" Pertanyaan dari seorang wanita mengagetkan Antoni.

"Alina, kebiasaan banget bikin orang kaget!" ketus Antoni.

"Ya maaf, lagian pak Bos sendiri ngapain ngeliat Elena sambil melamun," sungut Alina.

"Ya suka-suka saya dong, saya kan bos kamu disini. Ini juga cafe saya! Mau saya jungkir balik disini kek, terserah saya!" timpal Antoni tidak kalah sengit.

Antoni kadang heran, mengapa dia suka sekali ribut dengan wanita di hadapannya. Dia wanita yang cantik dengan rambut bergelombang jatuh, matanya besar dengan bulu mata lentik, hidungnya tidak bangir tapi manis. Siapapun yang melihat dia pasti menyukainya. Perangai dia pun menyenangkan, apalagi saat menyambut tamu. Keramahan wanita itu patut diacungi jempol. Karena itu pula, cafenya ramai pengunjung.

Tapi, saat berhadapan dengan dirinya. Wanita itu berubah jadi menyebalkan dan sangat mengesalkan. Mereka selalu saja bertengkar. Seperti saat ini, ada saja yang membuat mereka tidak akur.

"Terserah bos saja deh. Lebih baik aku menyambut tamu daripada berantem terus sama bos nyebelin, ih!" Alina menghentakkan kakinya sebal, berlalu dari hadapan Antoni.

"Dasar wanita aneh. Bagaimana bisa aku begitu tahan dengan kelakuannya." Harus Antoni akui, Alina sangat cekatan.

Antoni menggelengkan kepalanya saat melihat Alina yang mengerucutkan bibirnya karena masih kesal kepadanya. Namun, sejurus kemudian. Bibir wanita itu melengkung membentuk senyuman saat datang seorang pelanggan ke cafenya. Antoni kembali ke ruangannya. Dia masih ada pekerjaan yang harus di selesaikan.

***

Putra di buat kelimpungan oleh Elena, wanita itu tidak pernah lagi mau dihubungi olehnya. Selalu saja ada alasan untuk menolak telpon darinya.

"Apa yang sebenarnya terjadi?" gerutu Putra. Berkali-kali dia mengirim chat kepada wanita itu tapi, tidak kunjung di balas.

"Mungkin dia telah menyadari. Jika kamu dan dia itu tidak mungkin untuk bersatu. Kalian bagai langit dan bumi. Sangat amat jauh berbeda!" Suara Ratna mengalihkan perhatian Putra.

"Maksud mama apa? Jangan bilang, mama yang telah membuat Elena menghindar lagi dariku!" desis Putra.

"Jangan menuduh mama seperti itu! Jika benar mama melakukannya. Itu semua karena demi kebaikanmu," sela Ratna tidak terima dengan tuduhan Putra. Meski kenyataannya memang dirinyalah penyebab Elena menjauhi putranya.

Itu sangat bagus, karena ancaman yang ia ucapkan kepada Elena di dengar baik oleh wanita itu.

"Baguslah, dia ternyata cukup tau diri dari yang aku perkirakan," ucapnya lirih.

"Mama bilang apa barusan?" tanya Putra dengan tatapan curiga.

"Mama tidak bilang apa-apa. Sudahlah, mama cape mau istirahat. Kamu juga harus istirahat supaya tubuhmu tidak terserang penyakit malam!" Ratna berlalu meninggalkan Putra yang masih duduk di gazebo. Dia tidak ingin menatap mata putranya yang sangat mengintimidasi dirinya.

Meski curiga, Putra tidak mengatakan apa-apa kepada mamanya. Dia sedang tidak ingin mendengar celotehan mamanya yang jago membela, apa yang menurutnya benar.

***

Elena sudah bersiap-siap untuk pergi ke bandara. Dengan di bantu Alina dan Antoni. Elena memasukan koper miliknya.

"Maaf ya, aku jadi merepotkan kalian berdua," ucap Elena, setelah semua barang miliknya telah masuk ke dalam bagasi mobil milik Antoni.

" Kalo ga kita yang bantuin kamu, memangnya siapa lagi," celetuk Alina.

"Kamu benar, aku hanya memiliki kalian berdua. Terima kasih!"

Belum sempat Antoni menjawab, panggilan dari ponsel milik Elena mengalihkan perhatian mereka semua.

"Dari Putra, lagi!" tebak Antoni.

"Emmm selama satu minggu ini dia terus-menerus menggangguku baik lewat sambungan telepon ataupun mendatangi rumahku. Apa hari ini, sudah waktunya aku membuat dia kecewa dan sakit hati?" ringis Elena.

Bukan hanya Putra yang sakit hati tapi, dirinya juga. Dia mencoba membohongi perasaannya dengan mengatakan yang tidak seharusnya dia ucapkan. Tapi, semua demi kebaikan semuanya.

"Kamu yakin akan melakukan itu? Aku tahu rasanya diputuskan. Itu sangat menyakitkan! Apalagi cara memutuskannya seperti ini, kamu pikir lagi ya, Na. Jangan sampai kamu menyesal!" tutur Alina.

"Aku akan menyesal jika tidak melakukannya sekarang, Lin. Hubungan kita tidak akan pernah bahagia jika ibunya selalu menghalangi kita. Aku juga sadar diri akan siapa diriku. Kita berdua bagai langit dan bumi. Tidak akan pernah bisa bersama."

Melihat Elena yang murung karena rasa yang masih wanita itu miliki untuk Putra membuat Alina sedih. Wanita itu memeluk Elena, memberikan kekuatan kepada wanita itu.

"Lakukan apa yang menurutmu baik. Berjanjilah, kamu harus kembali dengan versi terbaik dirimu," bisik Alina. Elena memeluk tubuh wanita yang telah dia anggap sebagai kakaknya.

"Terima kasih, aku janji akan kembali dengan versi terbaik diriku," balas Elena.

Antoni hanya mampu menatap kedua wanita di hadapannya dengan doa terbaik untuk Elena.

Elena mengurai pelukannya, dia menghela nafas. Lalu menyerahkan ponselnya kepada Antoni. Agar pria itu mengangkat panggilan dari Putra. Ponselnya berdering tiada henti, membuat Elena kebingungan mencari alasan.

Antoni mengambil ponsel di tangan Elena. Dia menghela nafas sebelum mengangkat panggilan dari Putra. Antoni menggeser tombol berwarna hijau lalu mendekatkan ponsel di telinganya.

"Assalamualaikum," sapa Antoni. Suara berat pria itu terdengar tegas.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berlian yang Tersamarkan
9.3
Dahulu pewaris manja, Evelyn jatuh miskin setelah dijebak putri asli dan diusir orang tua angkatnya. Namun, ia bangkit dengan mengungkap identitas rahasianya sebagai peretas, desainer, dan dokter jenius. Saat orang tua angkatnya menuntut hartanya, Evelyn menolak dengan tegas. Ia pun mencemooh mantan tunangannya yang memohon kembali. Di tengah kemenangannya, seorang pria berkuasa datang melamar, menawarkan masa depan baru yang tak terduga bagi sang berlian.
Sampul Novel Bukan Pernikahan Kontrak Satu Bulan
9.2
Kayana adalah wanita karier yang sangat menghindari komitmen asmara. Namun, desakan sang ayah memaksanya menyewa Dirza, seorang pria miskin, untuk menjadi suami bayaran. Kayana merancang kesepakatan pernikahan singkat yang hanya berlangsung satu minggu hingga satu bulan saja. Meski Dirza merasa bersalah karena mempermainkan kesakralan janji suci, Kayana tetap teguh pada rencananya. Mengapa ia lebih memilih pria sederhana dibandingkan pria kaya sebagai pasangannya?
Sampul Novel En-PD181
7.9
Sebagai agen papan atas, karier saya terancam saat model pendatang baru Lucas menuntut pemecatan saya hanya karena masalah jaket. Dengan sombongnya, ia memamerkan hubungan spesialnya dengan pemilik perusahaan di tengah pesta. Namun, ia tidak menyadari siapa lawan bicaranya. Tanpa ragu, saya langsung menghubungi pria terkaya di negeri ini untuk mundur dari proyek film besarnya. Kini, nasib investasi mereka berada di ujung tanduk akibat keangkuhan tersebut.
Sampul Novel Hidden Baby Girl
9.1
Laras memutuskan pergi menjauh saat David menyuruhnya melenyapkan janin di rahimnya. Namun, pelarian itu tak lantas membawa ketenangan karena bayangan masa lalu terus mengejarnya. Bertahun-tahun berlalu, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang telah berubah total. Akankah mereka memilih bersatu demi sang buah hati, atau justru tetap pada jalan masing-masing meski benih cinta sebenarnya masih tersimpan rapat di dalam lubuk hati mereka?
Sampul Novel Istri Cadangan
9.8
Nadia hancur saat memergoki suaminya, Reza, bermesraan dengan Karina di kamar tamu rumah mereka sendiri. Alih-alih menyesal, Karina dengan angkuh mengklaim cinta Reza, sementara Reza justru meminta izin untuk menikahinya. Meski dikhianati secara keji, Nadia menolak untuk hancur dan menyerah. Dengan tekad yang membara, ia bangkit menghadapi penghinaan itu dan bersumpah akan membalas rasa sakit hati serta pengkhianatan mereka dengan tuntas.
Sampul Novel Let's Watch the Stars Forever
7.9
Seorang gadis muda yang terus bergulat dengan rasa benci pada dirinya sendiri menemukan titik balik saat bertemu pemuda yang berbagi minat mendalam pada astronomi. Melalui keindahan langit malam, Ataya perlahan belajar menghargai jati dirinya. Di tengah proses penyembuhan luka batin tersebut, ia menyadari bahwa perasaannya telah berkembang menjadi cinta yang tulus bagi sang laki-laki yang selalu hadir menemani setiap langkah perjalanannya.