Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya

Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya

Setelah tewas ditikam dua belas kali oleh kakak kandungnya yang serakah, sang protagonis mendapati dirinya terbangun di masa lalu. Sang kakak, yang ternyata juga terlahir kembali, kini menolak menikahi Yanto, putra seorang atasan, dan justru memaksa sang adik menggantikan posisinya demi uang mahar kuliah. Mengetahui nasib buruk yang menanti kakaknya akibat keserakahan di kehidupan sebelumnya, sang adik memutuskan menerima pernikahan tersebut dan berhenti sekolah demi membiarkan takdir membalas segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Keluarga Budiharto menerima pesan dari si mak comblang. Meskipun merasa agak tidak puas, mereka menggertakkan gigi dan menerimanya.

Malam itu juga mas kawin dikirim ke rumahku. Helena langsung memamerkan jam tangan merek Shangrile yang dia pakai dari ujung desa ke ujung desa.

Ayah dan ibu duduk di bawah sinar lampu minyak sambil menghitung uang sejumlah 2,4 juta selembar demi selembar.

Sementara barang bawaan pengantin yang disiapkan untukku hanyalah sehelai kain tua yang sudah disimpan bertahun-tahun.

Malam itu, aku menggunakan mesin jahit yang Keluarga Budiharto kirim untuk membuat satu kemeja dan satu gaun sederhana.

Helena berdiri di samping dan berkata dengan nada sinis, "Ini buat kamu pakai? Anak perempuan yang menikah itu bakal jadi tak berharga. Kalau mesin jahit itu rusak gara-gara kamu, Ibu pakai apa buat baju baruku?"

Aku memutus benang terakhir dan kembali ke kamar tanpa mengatakan sepatah kata pun. Ketika melihat lembar yang kosong di buku ujian Helena, aku tersenyum samar.

Helena, kamu tidak tahu betapa pedihnya jalan untuk bisa kuliah di kota.

Di kehidupan sebelumnya, ketika ujian perguruan tinggi dipulihkan kembali, guru di desa tidak punya pengalaman untuk ujian masuk perguruan tinggi.

Ayah dan ibu menyuruhku pulang dan membantu di ladang. Namun, aku tidak mau menyerah. Aku belajar pada pemuda terpelajar yang dikirim ke desa dan bertanya banyak hal setiap ada kesempatan.

Ketika pemuda terpelajar yang dikirim ke desa kembali ke kota, tidak ada lagi yang mengajariku. Aku menempuh jarak belasan kilometer dengan sepatu kain yang berlubang demi meminjam bahan pelajaran dari kecamatan.

Ketika menggembalakan sapi di bukit, aku duduk di bawah pohon, dan membaca buku sambil makan roti dengan air dingin.

Selain bekerja, aku belajar. Dengan begitu, aku bisa diterima di universitas ternama di kota.

Ayah dan ibu sangat suka membanggakan diri. Mereka tidak pernah menceritakan jerih payahku. Mereka hanya mengatakan bahwa aku memiliki bakat terpendam. Membaca buku sebentar langsung bisa diterima di universitas.

Helena juga percaya dan merasa dirinya genius. Dia berpikir dia bisa diterima di universitas meski belajar di detik-detik terakhir.

Helena memeluk kumpulan soal-soalku seperti memegang kunci menuju kemenangan. Namun, tanpa kerja keras, tidak ada yang bisa lolos dari rumah yang kejam ini.

Tidak lama kemudian, tibalah hari pernikahanku dengan Yanto.

Orang tua Yanto memesan restoran di kota. Ayah dan Ibu yang tidak pernah menginjakkan kaki di kota tampak kikuk, sementara Helena menatap mereka dengan tatapan merendahkan.

"Cuma restoran kecil. Nggak ada apa-apanya di banding Restoran Swillow."

Memang benar, dibandingkan dengan kehidupannya di masa lalu setelah menerima suap, ini tidak ada apa-apanya.

Pernikahan itu sederhana, tetapi penuh tata krama.

Ibu mertuaku menggenggam tanganku dan berkata, "Susan, tadinya kami ingin mengadakan acara yang lebih besar, tetapi kami terlalu terburu-buru waktu mengumpulkan mahar. Keluarga kami nggak sanggup keluarkan uang lebih banyak, harap kamu maklum."

Aku tersenyum dan mengatakan tidak masalah. Namun Helena cemberut. "Atasan cuma perlu mengatakan sepatah kata saja, semua orang akan berebut membayar. Kenapa berpura-pura miskin?"

Ibu mertuaku hendak menjawab, tetapi tiba-tiba terdengar keributan dari luar ruangan.

"Yanto, jangan gegabah! Keluarga pengantin wanita sudah datang. Mana bisa kamu batalkan begitu saja? Mau ditaruh di mana wajah ayahmu?"

Yanto mau membatalkan pernikahan?

Ibu mertua berusaha tersenyum dan berjalan keluar untuk memastikan.

Kenanganku mengenai Yanto tidak banyak. Namun, dia pria yang tahu balas budi.

Di kehidupan sebelumnya, meski ditransfer ke daerah perbatasan, dan Helena menolak untuk ikur dengan pasukan, dia tidak mengeluh.

Bahkan ketika Helena ketahuan memakai nama Pak Andre untuk mengeruk uang dan akhirnya terkena masalah, Yanto tetap memberi uang perceraian untuk balas budi karena pernikahan mereka.

Yanto adalah orang yang sangat tahu balas budi. Dia tidak mungkin membatalkan pernikahan di depan umum.

Aku mengintip dari celah pintu yang terbuka dan tertutup. Teman-teman masa kecilnya bergegas keluar untuk menenangkan Yanto.

Dari celah itu, wajahnya terlihat. Alisnya tebal dan matanya tajam. Dia jauh lebih dewasa dari waktu kecil.

"Apa pun yang kalian bilang, aku nggak nikahi si pembawa sial. Balas budi boleh saja. Tapi, hari ini aku nggak nikah sama cewek ini!"

Dia bilang apa? Pembawa sial?

Hatiku terasa perih. Bagian bawah mataku membeku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Istri yang Teraniaya
9.5
Pernikahan yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berubah menjadi neraka akibat tuduhan sepihak. Tokoh utama wanita dalam novel modern misteri Balas Dendam Istri yang Teraniaya ini terus-menerus menerima hinaan kejam dari ibu mertuanya yang meyakini bahwa dirinya mandul. Namun, kekejaman itu tidak berhenti pada kata-kata saja. Di balik punggungnya, sang ibu mertua secara diam-diam memengaruhi suaminya untuk mengkhianati pernikahan mereka, berselingkuh, hingga memiliki anak dengan wanita lain.
Sampul Novel Bukan Ipar Penggoda
8.0
Kehidupan Maura Anabella berubah drastis dalam semalam akibat sebuah tragedi yang tak terduga. Kesuciannya terenggut secara paksa karena tindakan ceroboh kakak iparnya sendiri yang sedang berada di bawah pengaruh alkohol. Kejadian kelam tersebut meninggalkan luka mendalam bagi Maura, menciptakan konflik batin dan drama keluarga yang rumit. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit di tengah situasi yang mengancam kehormatan dan masa depannya sendiri.
Sampul Novel Cinta Palsu di Balik Perjalanan Dinas
8.3
Empat dekade tertipu, rahasia suami terbongkar lewat tablet cucu. Isinya ribuan foto mesra dia dan sahabatku, Wulandari, saat perjalanan dinas palsu. Bahkan Rizal, putraku, lebih memilih memuja pelakor itu daripada ibu kandungnya. Ternyata aku hanya dimanfaatkan sebagai inkubator karena Wulandari mandul. Tak sudi jadi babu, aku menuntut cerai dan menguras harta mereka. Kini aku sukses di Bali, membiarkan mereka hancur dan mengemis tanpa ampun sedikit pun.
Sampul Novel Dinodai Calon Kakak Ipar
8.1
Hidupku hancur setelah calon kakak iparku sendiri menodai kesucianku tepat sebelum hari pernikahan. Alih-alih dibela, aku justru difitnah sebagai penggoda dan diusir dari keluarga. Demi bertahan hidup, aku terpaksa menjual diri kepada pria kaya raya. Bertahun-tahun berlalu, tak disangka pria brengsek itu muncul kembali sebagai pelangganku. Ia bahkan menyewaku secara eksklusif selama sebulan penuh. Apa sebenarnya rencana licik yang ia siapkan kali ini?
Sampul Novel Guru Untuk Nona Muda Nakal
8.2
Dihan terpaksa mencari tempat persembunyian demi menghindari kejaran misterius yang mengancamnya. Di saat bersamaan, keluarga Rahadian sedang kewalahan mencari guru privat bagi dua putri mereka yang sangat nakal dan membenci pelajaran. Dihan pun menerima tawaran tersebut meski harus menghadapi kekacauan luar biasa. Mampukah ia menaklukkan sikap keras kepala kedua nona muda itu? Di tengah keributan tersebut, rahasia masa lalu Dihan terus membuntutinya.
Sampul Novel Hati Beku yang Tak Dapat Dicairkan Lagi
7.9
Malam hari di kediaman Keluarga Andara, Natasha bersiap mengakhiri pernikahan kontraknya bersama Varo yang telah berjalan sepuluh tahun. Melalui pesan singkat, ia mengabarkan rencana kematian palsunya kepada sang ibu mertua demi bisa pergi selamanya. Meski ibu mertuanya sangat berterima kasih atas pengabdian Natasha dan memohon agar ia membatalkan kesepakatan tersebut untuk tetap menjadi menantu mereka, keputusan Natasha sudah bulat. Ia dengan tegas menolak dan memilih pergi sesuai kontrak.