Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku

Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku

Sonia terjebak tipu daya calon mertua hingga terpaksa menikahi Verdi, paman tunangannya yang lumpuh dan sakit-sakitan. Meski awalnya mengira hidupnya akan hancur, Sonia justru dihujani kemewahan dan kasih sayang. Namun, rahasia besar terungkap saat ia menyadari Verdi hanya berpura-pura sakit demi mengawasinya. Saat kedoknya terbongkar, pria yang dikenal kejam ini rela berlutut memohon ampun demi menjaga perasaan istrinya yang tengah mengandung.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sonia berdiri di dekat tempat tidur dan jantungnya berdetak dengan kencang karena merasa sangat malu.

Namun, Vicky tidak menyalahkannya. Dia menarik tubuh Sonia ke belakangnya, seperti sedang melindungi Sonia dan berteriak pada Verdi.

'Bukankah Vicky yang menjebakku semalam?' tanya Sonia dalam hati.

"Verdi, kamu sangat keterlaluan! Apakah kamu tidak punya rasa malu? Bisa-bisanya kamu menindas calon menantu perempuanku? Apakah kamu meremehkanku?!"

Kemudian, dia menoleh ke arah Sonia yang wajahnya terlihat merah dan berkata dengan tegas, "Jangan khawatir, Sonia. Tante akan membantumu mencari keadilan."

Sonia tidak membalas, dia hanya memperhatikan wanita paruh baya itu dengan rasa bingung bercampur curiga.

Verdi duduk di kursi rodanya sambil tersenyum sinis. "Wah, kamu datang lebih awal dari perkiraanku! Apakah kamu mengundang Ayah untuk datang ke sini?"

Sonia mengerutkan kening saat Vicky bergegas membawanya keluar sambil mencoba menenangkan dirinya saat mereka pergi.

"Sonia, jangan pedulikan Verdi. Kamu tidak perlu takut. Tante akan membantumu!"

Sonia benar-benar bingung karena tidak yakin siapa yang menjebak dirinya. Jadi, dia hanya bisa menolak dengan sopan. "Tante Vicky, mungkin sebaiknya aku pulang ke rumah."

Namun, Vicky tidak mengizinkan Sonia pergi. Dia malah mempererat cengkeramannya di pergelangan tangan Sonia dan menyeretnya ke ruang tamu untuk menghadapi Sigit Malik, ayah Verdi.

"Ayah, semalam Verdi telah menodai calon menantuku! Sonia telah kehilangan kesuciannya. Kami membutuhkan penjelasan!"

Amarah Sigit langsung meledak ketika mendengar pernyataan Vicky dan dia berteriak, "Verdi, cepat turun ke sini!"

Tubuh Sonia seolah membeku di tempat dan kukunya menancap ke telapak tangannya. Entah kenapa, hatinya terasa seperti ditusuk belati.

Dia seharusnya menjadi istri cucu Sigit.

Setelah insiden semalam, dia bertanya-tanya dalam hati bagaimana dia harus menghadapi Tonny dan Sigit sekarang.

Sigit memegang dadanya dan memberi perintah pada kepala pelayan, "Ayo, cepat! Bawa Verdi ke sini sekarang juga!"

Kepala pelayan menurut dan segera kembali, mendorong kursi roda Verdi keluar dari lift.

Saat Verdi memasuki ruang tamu, Sigit yang marah memukulkan tongkatnya ke meja dan bertanya, "Jelaskan apa yang terjadi semalam!"

Sebelum Verdi sempat berbicara, Vicky menyela, "Ayah, aku dengar Verdi dibius ketika menghadiri acara makan malam bisnis semalam. Dia kembali ke rumah, melihat Sonia sendirian, dan mengincarnya. Dia meminta pelayan untuk membawa Sonia ke kamarnya!"

Setelah Vicky menyelesaikan kalimatnya, beberapa orang pengawal pribadi membawa seorang pelayan dengan wajah babak belur.

Pelayan itu segera berlutut dan memohon ampun. "Tuan Sigit, saya minta maaf! Saya terpaksa mengikuti perintah Tuan Verdi. Saya tidak bisa melawan perintahnya!"

Semua bukti yang ada memberatkan Verdi!

Akan tetapi, Sonia merasa ada yang tidak beres.

Kemudian, sebuah pemikiran melintas di benaknya.

'Tidak, pelakunya pasti bukan Verdi!'

Ketika Verdi kembali ke kamarnya semalam dan menemukan seorang wanita sedang tidur di atas tempat tidur, dia sangat marah dan sudah siap untuk mengusirnya.

Dia terdengar seperti tidak tahu apa yang sedang terjadi.

Kemudian, dia tiba-tiba mengubah nada bicaranya dan tidur dengannya, mungkin karena pengaruh obat.

Sonia ingat dia merasa lemas dan mengantuk setelah minum susu pemberian Vicky!

Lalu, dia tersadar. Vicky yang merencanakan semua ini!

Ketika menyadari apa yang telah terjadi, Sonia dengan cepat berkata, "Tidak! Kakek Sigit ...."

Sebelum dia bisa menyelesaikan kalimatnya, Verdi memotong dengan sedikit sarkasme, "Perkataanku tidak akan membuat banyak perbedaan. Aku memang menyakiti Sonia. Aku akan menerima konsekuensinya."

Wajah Sonia tampak kaget ketika menatap Verdi.

Dia tidak percaya pria itu bersedia mengakui kesalahan yang tidak pernah dilakukannya!

Karena merasa kesal bercampur marah, Sigit memukul bahu Verdi menggunakan tongkatnya sambil berteriak, "Verdi! Dasar kurang ajar!"

Verdi meringis kesakitan, tetapi tidak mengeluh.

Jantung Sonia berdetak dengan kencang saat mendengar teriakan marah Sigit.

"Apa yang akan kamu lakukan untuk menyelesaikan masalah ini?"

"Aku akan menikahi Sonia. Aku akan bertanggung jawab atas kesalahanku," ucap Verdi tanpa berbelit-belit.

Sigit mendengus dan menatapnya dengan jijik. "Kamu ingin menikahi Sonia? Hanya itu solusimu? Kamu sangat arogan. Apakah kamu yakin Sonia bersedia menikah denganmu?"

Kemudian, Sigit melihat ke arah kepala pelayan. "Ambilkan cambuk keluarga."

Wajah kepala pelayan itu tampak ngeri dan dia berusaha membela Verdi. "Tuan Sigit, tubuh Tuan Verdi sangat lemah. Dia masih terluka akibat kecelakaan mobil beberapa saat yang lalu. Dia tidak mungkin sanggup menerima cambukan."

"Jangan banyak bicara! Cepat lakukan perintahku!" ucap Sigit sambil memelotot tajam, membungkam kepala pelayan hanya dengan satu tatapan.

Tidak lama kemudian, kepala pelayan kembali sambil membawa cambuk panjang di tangannya.

Sigit memandang Sonia sambil memegang cambuk kulit yang kasar dan bertanya, "Sonia, apakah kamu bersedia menikah dengan Verdi? Jika kamu tidak bersedia, aku akan menghajarnya. Anggap saja sebagai kompensasi untukmu! Kemudian, kamu bisa memutuskan sisa kompensasi yang kamu inginkan."

Sonia tampak gelisah saat bertemu dengan tatapan Verdi. Pria itu mendongak dan wajahnya terlihat pucat, tetapi berhasil tersenyum lemah padanya.

"Jika kamu memilihku, aku akan memberimu sebuah keluarga. Meski aku cacat, aku akan melakukan segalanya untuk membuatmu bahagia. Kalau kamu tidak mau, silakan pergi sekarang juga. Kamu tidak perlu melihatku dihukum."

Namun sebelum dia bisa berkata lebih banyak, Sigit meminta kepala pelayan untuk memaksa Verdi berlutut di lantai.

Dengan gerakan cepat, Sigit mencambuk punggung Verdi.

Tubuh Verdi menjadi kaku karena kesakitan dan kemejanya berubah menjadi merah karena darah.

Air mata membasahi wajah Sonia dan hatinya terasa sakit.

Dia melihat Verdi menerima hukuman dan teringat akan dirinya sendiri. Bertahun-tahun yang lalu, dia dituduh mencuri barang adiknya dan tidak ada yang percaya padanya.

Dia dan Verdi adalah korban dari jebakan orang lain.

Janji Verdi memberikan sebuah keluarga selaras dengan dirinya, menawarkan pelarian dari kehidupan yang tidak bahagia dengan keluarganya.

'Tapi, Tonny ....'

Pikiran Sonia berpacu saat memikirkan hubungan mereka yang telah terjalin selama tiga tahun.

'Mana mungkin aku mengakhiri hubungan ini begitu saja?'

Sonia memejamkan matanya dan mengingat kenangan ketika dia datang untuk meminta bantuan Tonny.

Dia menceritakan bahwa dia dijebak oleh keluarganya sendiri dan menyarankan agar mereka segera menikah agar terlepas dari rencana keluarganya.

Namun Tonny berkata, "Sonia, aku tidak percaya seorang ibu tega menyakiti putrinya seperti itu. Apakah kamu salah paham? Jangan khawatir, Sonia. Ibuku akan menjagamu dengan baik. Kamu aman jika bersamanya. Kamu bisa tinggal di rumahku untuk sementara waktu. Sonia, bukannya aku tidak ingin menikah denganmu. Aku hanya ingin merencanakan lamaran yang pantas, lalu kita akan menikah. Sonia, proyek arkeologi ini merupakan kesempatan sekali seumur hidup. Aku tidak bisa melewatkannya. Tolong tunggu aku, oke? Kita akan menikah begitu aku kembali!"

Suara Tonny di dalam benak Sonia terdengar menenangkan dan masih melekat di telinganya, sehingga membuat hatinya hancur.

Namun, suara cambuk menariknya dari lamunan dan mengembalikan dirinya ke kenyataan yang pahit.

Semuanya telah berubah setelah insiden yang terjadi tadi malam. Dia dan Tonny tidak akan bisa kembali ke keadaan semula.

Sonia membuka mata dan tatapannya dipenuhi dengan tekad yang kuat.

"Kakek Sigit, aku sudah mengambil keputusan. Aku akan menikah. Aku akan menikah dengan Om Verdi!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BABY CEO 21+
8.6
Vanya terjebak dalam pusaran gairah saat Ares menciumnya dengan intens hingga ia sulit bernapas. Meski Vanya mengerang gelisah, Ares terus mengeksplorasi tubuhnya dengan sentuhan lembut dan kecupan yang membakar sensasi di area sensitifnya. Di tengah pergulatan hasrat yang menyiksa, Vanya terus memanggil nama Ares seolah memohon sesuatu yang lebih. Namun, Ares justru memintanya untuk tidak terburu-buru, membiarkan ketegangan romansa dewasa ini semakin memuncak.
Sampul Novel Cinta Aliansi, Cinta Transaksional
8.6
Pernikahan aliansi di kalangan elite memiliki aturan unik: suami boleh memiliki kekasih asal memberi kompensasi setara kepada istri sah. Dean Ramosh memegang teguh prinsip ini dengan memberi Calista Syahrina nafkah seratus kali lipat dari selingkuhannya, bahkan setelah keluarga Calista bangkrut. Saat sang kekasih mendapat rumah murah, Calista dihadiahi Vila Northcoast No. 1 yang mewah. Di tengah desakan sosial agar ia bersyukur, Calista justru meminta cerai karena merasa bosan.
Sampul Novel CINTA GILA KENAN
9.7
Kenan dikenal sebagai pebisnis yang kejam dan berhati dingin. Namun, ketenangannya terusik saat bertemu kembali dengan Yezi, wanita keturunan Jepang-Indonesia yang terlibat dalam masa lalunya. Merasa diabaikan, Kenan menuntut ganti rugi tak masuk akal kepada ayah Yezi. Tak tinggal diam, Yezi membalas ancaman itu dengan rekaman rahasia dari kejadian tiga tahun silam. Di tengah persaingan bisnis dan arogansi, rahasia besar apa yang sebenarnya menyatukan mereka?
Sampul Novel Dilema Sang Sekretaris
9.2
Grace adalah sekretaris berdedikasi yang dunianya jungkir balik saat kakak sang bos mulai mendekatinya secara intens. Meski semula bersikap acuh, satu malam tak terduga mengubah segalanya hingga ia sulit menampik pesona pria itu. Kini, Grace terjebak dalam dilema besar antara menjaga profesionalisme atau mengikuti kata hati yang membara. Di balik kemewahan hidup penuh rahasia, ia harus memilih arah masa depannya dalam pusaran cinta yang rumit.
Sampul Novel Istri Polos sang Milyarder
8.6
Hidup Cantika hancur saat seseorang tak bertanggung jawab membuatnya gagal membayar biaya medis ayahnya. Demi melunasi utang rumah sakit, ia terpaksa menjadi istri kedua seorang milyarder dan setuju mengandung anaknya. Namun, impian akan pernikahan indah sirna saat realita berubah menjadi penderitaan layaknya neraka. Akankah gadis polos ini tetap bertahan dalam siksaan tersebut, atau justru memilih melarikan diri dari sang suami demi kebebasannya?
Sampul Novel Pengampunan Ditolak: Terjerat dengan Paman Mantan Saya
8.3
Madison menghabiskan masa mudanya dengan mencintai Colten, namun hanya dibalas dengan sikap dingin. Saat pengkhianatan Colten menghancurkan harapannya, Madison memilih untuk pergi demi memulai hidup baru yang lebih berarti. Ketika Colten akhirnya tersadar dan memohon kesempatan kedua, segalanya sudah terlambat. Langkahnya terhenti oleh sosok paman kandungnya sendiri yang berkuasa, yang kini berdiri melindungi Madison dan menegaskan bahwa wanita itu bukan lagi miliknya.