Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Yang Terenggut

Cinta Yang Terenggut

Sepuluh tahun menikah, rumah tangga Jonathan dan Theresia hancur karena depresi akibat kemandulan. Jonathan yang lelah disiksa secara fisik dan mental akhirnya menggugat cerai. Di tengah proses itu, ia jatuh hati pada Karin, sekretarisnya yang lembut dan kontras dengan sang istri. Namun, Theresia berusaha keras mempertahankan hubungan mereka. Akankah Jonathan berhasil pergi, ataukah ada niat tersembunyi di balik ketulusan Karin yang tampak naif?
Bab
Bagikan

Bab 2

Akhirnya wanita itu menghentikan aksinya dan bersimpuh di lantai sambil menangis tersedu-sedu. Jonathan menatapnya dengan perasaan iba campur dongkol. Bukan baru sekali ini istrinya melakukan kekerasan fisik terhadapnya. Dirinya selalu berusaha bertahan karena memahami alasan di balik sikap istrinya itu.

“Sudahlah, Sayang,” ucap Jonathan lembut seraya memeluk Theresia yang masih menangis. “Aku yang bersalah. Aku minta maaf.”

Begitulah, setiap kali terjadi perselisihan diantara mereka berdua, laki-laki yang sudah sepuluh tahun membina rumah tangga dengan Theresia itu selalu menyalahkan dirinya sendiri di hadapan istrinya. Dengan begitu, wanita cantik itu akan mereda emosinya dan tidak histeris lagi.

“Aku mau minum obat….”

“Jangan, Sayang. Kamu harus berusaha mengendalikan dirimu sendiri. Jangan bergantung terus pada obat penenang.”

“Obat itu memang diresepkan untukku supaya aku bisa tenang, kan? Ambilkan aku obat itu, Mas. Aku benar-benar membutuhkannya. Please….”

Jonathan mengeluh dalam hati. Kenapa aku selalu menuruti kemauannya? Dasar bodoh kau, Jonathan! Benar-benar laki-laki pengecut! serunya mengumpat diri sendiri dalam hati. Suami macam apa dirimu yang tidak mampu membimbing istrimu menjadi manusia yang baik?!

“Mas…, tolong ambilkan obatku. Aku tidak bisa tenang kalau tidak meminumnya…,” pinta Theresia lemas. Tubuhnya terkulai lemas dalam pelukan suaminya.

Jonathan mengangkat tubuh istrinya dan menggendongnya masuk ke dalam kamar tidur mereka. Didudukkannya tubuh yang ramping itu di atas tempat tidur. Disusunnya bantal-bantal sedemikian rupa sehingga menjadi tempat bersandar yang nyaman bagi Theresia.

Istrinya itu diam saja melihat tingkah suaminya yang melayaninya sedemikian rupa. Baginya hal itu sudah biasa dan layak diterima olehnya.

Selanjutnya Jonathan meninggalkannya dan kembali beberapa saat kemudian sambil membawa segelas air putih dan sebuah botol obat berisi kapsul-kapsul. Dia mengeluarkan sebutir kapsul dan memberikannya kepada istrinya. Theresia menolak dan berkata, “Dua butir, Mas.”

“Dokter meresepkan sebutir untukmu sekali minum, Sayang.”

“Sudah nggak mempan untukku. Aku butuh dua butir. Cepat berikan padaku!”

Dengan gugup sang suami takut istri itu mengambil sebutir kapsul lagi dan akhirnya memberika dua butir kapsul obat penenang kepada Theresia.

Wanita cantik itu segera memasukkan kapsul-kapsul itu ke dalam mulutnya dan menenggak air putih sampai habis. Suaminya mengelap bibirnya yang basah dengan sehelai tisu kering.

“Sekarang nyalakan AC dan matikan lampu. Aku mau tidur. Lelah sekali rasanya.”

Theresia lalu menata bantal-bantalnya supaya nyaman untuk menyangga kepalanya saat tidur. Suaminya menyelimuti tubuhnya, menyalakan AC, dan mematikan lampu kamar. Ia lalu melangkah dengan perlahan-lahan dan menutup pintu kamar itu tanpa suara.

Akhirnya…, batin Jonathan lega. Aku bisa makan dan mandi dengan tenang.

***

“Kamu terlalu memanjakannya,” komentar Bastian berterus-terang. “Theresia memang mengalami depresi, tapi mau sampai kapan? Sudah setahun ini kan, dia marah-marah, nangis-nangis, dan memukulimu hanya gara-gara persoalan sepele?”

Jonathan mengangguk mengiyakan. Dia selalu bersikap jujur kepada sahabat karibnya sejak kecil ini. Statusnya sebagai seorang anak tunggal membuatnya tidak merasakan hangatnya kebersamaan dengan saudara kandung. Bastian yang merupakan tetangganya semenjak kecil sudah dianggapnya bagaikan kakak kandung sendiri.

Bastian menatap sahabatnya itu dengan sorot mata prihatin. Sejak dulu dia tidak pernah setuju pria yang usianya lebih muda dua tahun darinya itu berpacaran apalagi menikah dengan Theresia, seorang gadis manja anak konglomerat terkenal.

Ayahnya adalah pemilik sebuah pabrik cat ternama dan developer properti yang membangun sebuah hotel dan apartemen mewah di kota Surabaya.

Setelah menikah, Jonathan yang semula adalah seorang leader level menengah di sebuah perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan akhirnya bekerja penuh waktu di pabrik cat milik ayah mertuanya. Kinerjanya yang dianggap memuaskan selama tiga tahun pertama membuat karirnya cepat menanjak di tahun-tahun berikutnya.

Kini dia sudah menduduki jabatan sebagai direktur utama di pabrik cat maupun developer properti milik ayah mertuanya.

“Kenapa Theresia tidak bekerja lagi di kantor?”tanya Bastian keheranan. Dia tahu istri sahabatnya itu sejatinya adalah seorang wanita karir yang hebat. Dia sudah bekerja membantu ayahnya semenjak lulus kuliah.

Tetapi entah kenapa bertahun-tahun setelah menikah dengan Jonathan, istrinya itu berhenti bekerja dan mulai menekuni kehidupan ala sosialita. Mengikuti arisan dengan sesama ibu-ibu muda yang kaya-raya, berkutat dengan media-media sosial yang isinya cuma berfoto sana-sini memamerkan barang-barang bermerek serta kehidupan mewah yang dijalaninya, dan lain sebagainya.

“Ketika awal-awal kami menikah, banyak orang di kantor yang bergunjing tentang diriku yang beruntung sekali menikah dengan putri tunggal bos. Theresia marah sekali waktu itu, tapi aku berusaha meredam emosinya. Akhirnya kami berdua memutuskan untuk bekerja secara terpisah. Dia fokus di perusahaan properti milik ayahnya, sedangkan aku di pabrik cat. Tiga tahun kemudian, dia mulai merasa cemas karena pernikahan kami tak kunjung dianugerahi keturunan. Akhirnya dia melepaskan pekerjaannya di perusahaan properti dan berkonsentrasi mengikuti program kehamilan.”

“Sejak saat itukah akhirnya kamu bekerja merangkap di kedua perusahaan itu?”

“Betul. Dan sekarang aku menjabat sebagai direktur utama perusahaan-perusahaan itu.”

Bastian menghela napas panjang. “Posisimu di kantor sangat dihormati sebagai direktur utama. Tapi di rumah kau diperlakukan bagaikan seorang budak! Sori, Bro, aku terpaksa berterus terang. Kamu tahu aku selalu berbicara apa adanya.”

Jonathan mengangguk mengiyakan. Dia mengakui ucapan sahabat karibnya itu benar adanya. Sudah setahun ini dia diperlakukan seperti budak yang harus selalu melaksanakan titah tuan putrinya dengan sempurna. Jika ia melakukan kesalahan sedikit saja, maka bentakan, makian, dan bahkan kekerasan fisik harus diterimanya dari Theresia yang emosinya tidak stabil.

“Bukankah sudah beberapa tahun lalu istrimu dinyatakan mandul oleh dokter, ya? Kenapa baru setahun ini dia bertingkah sewenang-wenang terhadapmu?” tanya Bastian penasaran. Seandainya dia istriku, sudah lama kutinggalkan, batinnya geram.

Sebagai sesama laki-laki, dia merasa tidak terima Jonathan yang sudah dianggapnya seperti adik kandungnya sendiri ditindas terus-menerus oleh istrinya. Tapi yah, salah sendiri dia kok diam saja diperlakukan demikian, gumamnya dalam hati.

“Empat tahun yang lalu ada seorang dokter spesialis kandungan di Malaysia yang mendiagnosa Theresia tidak akan bisa hamil. Dokter-dokter yang kami temui sebelumnya di Surabaya maupun Jakarta selalu menganjurkan agar kami menjalani inseminasi terlebih dahulu. Jika gagal, barulah mengikuti program bayi tabung. Kami selalu mematuhi anjuran dokter-dokter tersebut. Kami menjalani sekali inseminasi dan dua kali program bayi tabung. Ternyata tidak ada hasilnya sama sekali….”

“Lalu kalian berkonsultasi pada dokter di Malaysia itu?"

Jonathan menganggukkan kepalanya mengiyakan. “Theresia diberitahu oleh temannya bahwa dokter itu sangat ahli dalam menangani persoalan-persoalan kandungan. Ada banyak pasangan suami-istri yang dulunya sulit mempunyai anak akhirnya dianugerahi keturunan setelah menjalani program kehamilan di klinik dokter tersebut.”

“Dan ternyata….”

“Ternyata setelah menjalani berbagai macam pemeriksaan kesehatan, dokter itu mendiagnosis istriku tidak akan bisa mempunyai anak, baik itu melalui inseminasi, bayi tabung, maupun jasa ibu pengganti. Lebih baik kami mengadopsi anak saja.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akupun Menandatangani Namanya
8.4
Dikhianati oleh suaminya, Marvin Kurniawan, dan diracuni hingga tewas oleh putra kandungnya sendiri demi kekuasaan Irma Fasnitan, sang protagonis mendapatkan kesempatan kedua. Ia terbangun tepat di hari sumpah pernikahannya dua puluh tahun lalu. Bertekad menyelamatkan keluarganya, ia tidak menandatangani namanya sendiri di perjanjian nikah, melainkan nama Irma. Ia memilih membawa lari seluruh harta warisan peninggalan orang tuanya dan menghilang, menolak mati sia-sia untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Gairah Panas Tuan Arion
9.5
Arion Harold dikenal sebagai casanova dingin yang menyembunyikan perasaan mendalam pada sekretaris pribadinya, Emily. Meski sering bersikap ketus, sebuah malam penuh gairah akhirnya mengungkap emosi terpendam mereka. Namun, hubungan sahabat masa kecil ini hancur seketika akibat situasi tak terduga. Emily yang terluka memilih menjauh demi melindungi hatinya. Mampukah Arion memenangkan kembali cinta Emily, ataukah pesonanya tak lagi cukup untuk memperbaiki keretakan itu?
Sampul Novel Karena Anak Hatiku Melunak
9.4
Tanti dijual keluarga tirinya kepada Darian demi melunasi utang, hingga berujung pada kehamilan. Enam tahun berselang, mereka bertemu kembali saat putra Tanti, Ade, berjuang melawan penyakit sumsum tulang belakang. Darian terkejut saat tes DNA membuktikan Ade adalah anaknya. Ia pun berusaha menebus kesalahan masa lalu dengan menjadi donor bagi sang putra. Kini Tanti terjebak dilema antara benci pada Darian atau menerima bantuannya demi nyawa buah hatinya.
Sampul Novel Magnet Cinta Sang Penguasa
9.5
Evelyn adalah desainer berbakat yang kesulitan mewujudkan mimpinya karena modal terbatas. Saat pameran di New York, ia bertemu Alexander, miliarder ambisius yang menawarkan bantuan karier. Di balik sosoknya yang kaku, Alexander ternyata humoris dan penyayang hingga membuat Evelyn jatuh hati. Meski cinta mereka bersemi, perbedaan status dan rasa iri dari pihak luar mulai mengancam. Kini, keduanya harus berjuang mempertahankan hubungan dari badai rintangan.
Sampul Novel Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia
8.6
Selama tiga tahun, Bella mengubur impiannya demi pernikahan dingin dengan Laskar, pria yang menganggapnya tak berarti. Saat kebenaran terungkap bahwa dirinya hanya tameng medis bagi kekasih Laskar, Bella memilih bercerai dan pergi. Tiga tahun berlalu, ia kembali sebagai ahli bedah jenius dan pianis ternama. Laskar yang kini penuh penyesalan berusaha mengejar Bella di bawah hujan, memohon agar wanita yang dulu ia abaikan itu kembali menjadi miliknya.
Sampul Novel Menikahi Asistenku
8.4
Anton Pratama dikenal sebagai pengusaha sukses yang sangat tegas serta cerdas di kota besar. Namun, di balik kegemilangan kariernya, tersimpan sebuah kisah rahasia yang jarang diketahui publik. Sementara itu, Alya baru saja bergabung sebagai asisten di perusahaan Anton dengan perasaan yang campur aduk. Meski merasa sangat gugup, ia tetap antusias menghadapi peluang langka ini. Dari kejauhan, Alya menatap meja kerja sang bos sambil merasakan ketegangan yang nyata.