Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Sudah Hilang

Cinta yang Sudah Hilang

Sejak kehamilanku, suamiku selalu pergi lari malam. Namun hari ini, dia terburu-buru pergi hingga meninggalkan ponselnya dan hanya mengenakan jam pintar. Saat itulah aku menemukan pesan intim yang dikirimkannya kepada seorang rekan kerja wanita, berisi ajakan tidak senonoh. Seketika, sup ayam yang baru saja disuapkannya terasa memuakkan di perutku. Keadaan semakin pelik karena suamiku baru saja memperkenalkan wanita itu kepada adikku.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah hamil, tiap malam suami pergi lari malam.

Hari ini dia buru-buru keluar, hanya pakai smartwatch, lupa bawa handphone.

Aku tanpa sengaja melihat beberapa pesan yang dia kirimkan kepada rekan wanita.

[Datang numpang makan nggak? Sekalian makan aku juga.]

[Malam ini nggak ada nafsu makan, hanya mau makan kamu aja.]

Sup ayam yang tadi dia suapin aku, rasanya sedang bergolak di dalam perutku.

Kalau nggak salah, dia barusan kenalin rekan wanita ini ke adikku.

Aku baru sadar dan mengambil handphonenya untuk membuka kunci, kata sandinya masih tanggal lahirku.

Jariku menggeser pesan ke bawah, semakin lama dilihat, pandanganku semakin buram.

Mereka berada di kantor yang sama, chatnya dari pagi sampai malam.

Gino mengeluh padanya: [Dia kalau nggak makeup, aku nggak bisa cium dia.]

[Wanita yang hamil ada baunya, mencium baunya itu buat aku nggak nyaman.]

Hatiku terasa sangat sakit, rasa sakit yang tidak bisa dideskripsikan perlahan-lahan dari hati menyebar ke seluruh tubuh.

Semenjak tahu aku hamil, dialah yang nggak sabaran menyimpan semua kosmetikku.

Dia juga yang sering memelukku lalu menarik nafas dalam-dalam, dan bilang bahwa tubuhku ada aroma susu bayi.

Pesan yang di atas, semakin di lihat semakin kelewatan.

Jariku bahkan mulai gemetar.

Melihat sebulan yang lalu, itulah pertama kali mereka bersama.

Melihat tanggalnya, hari itu adalah hari anniversary pernikahan kami.

Aku ingat hari itu, kue dan bunga yang dipesannya sudah datang semua, tapi orangnya nggak datang.

"Sayang, kantor tiba-tiba ada acara, aku pulang malaman."

Sebagai kompensasinya, dia mentransfer aku 3 juta, yang artinya mencintaiku hari ini, besok dan selamanya.

Dia sampai jam 3 subuh baru pulang, dengan penuh bau rokok datang mau menciumku.

Aku dengan tidak suka mendorongnya, dia dengan wajah yang penuh senyum memelukku.

Sekarang dipikir-pikir lagi, dia tidak pernah rokok dan minum, bau rokok itu mungkin untuk menutupi aroma parfum.

Di saat lagi bermesraan, handphonenya ada notifikasi yang masuk, aku masih mengingatinya untuk melihat.

Saat itu, dia hanya sekilas melihatnya dan membalikkannya di samping bantal: "Dalam grup lagi candaan."

Sekarang, saat aku tahu isi pesan itu, hanya merasa diriku konyol sekali.

Itu dikirim oleh Tasya: [Masih ada tenaga lagi untuk penuhi kewajiban?]

Paginya Gino baru membalasnya: [Tenagaku, masih perlu kamu ragukan?]

Aku seketika menjadi bagian dari permainan menjijikkan mereka.

Tidak bisa kubayangkan.

Pagi itu, dia memanaskan susu untukku dan bawa ke tempat tidur.

Dia tidak memperbolehkan aku bangun, dengan penuh kasih sayang menyuruhku minum dengan tangannya.

Sebelum keluar, dia menutupi selimutku dengan rapat dan memberikan ciuman di dahiku.

Sangat perhatian:

"Tidur lagi bentar, sarapan sudah aku panasin di panci."

Kami pacaran sejak kuliah, sejauh ini, sudah melewati seven year itch.

Kehamilan yang tidak direncanakan memang merusak rencana kami yang semula. Namun, Gino tidak ragu sedikit pun, dia bilang bahwa bayi ini adalah hadiah dari Tuhan.

Setelah hamil, perasaannya terhadapku semakin dalam.

Membuatku berpikir bahwa dia benar-benar menantikan kelahiran anak ini.

Tapi aku yang terlalu naif.

Ada satu kalimat dalam riwayat obrolan yang membuat hatiku seperti ditusuk oleh pisau.

Gino bilang: [Sudah hamil, mau gimana lagi, nggak mungkin aku bilang gugurin.]

Dia dengan tenang berselingkuh, selesai makan mengelap mulutnya dan kembali berperan suami yang baik.

Semakin baik padaku, rasa bersalahnya semakin sedikit.

Aku melihat semua riwayat obrolan mereka, menahan rasa jijik screenshot sebagai bukti.

Saat ini, ada notifikasi yang baru muncul, profilnya adalah adikku, Leo:

[Kakak Ipar, tolong pengertian sedikit sama Tasya, jangan kasih dia terlalu banyak pekerjaan.]

[Kedepannya dia adalah istri adikmu, dia sibuk sampai pulang rumah langsung tidur, kami bahkan nggak ada waktu untuk berkencan.]

Tanpa sadar, aku menggigit bibirku.

Nggak lama yang lalu, Gino baru saja menambah-nambah bumbu saat mengenalkan calon pasangan untuk adikku.

Pasangan itu bukan orang lain, melainkan Tasya.

Gino beberapa detik kemudian balas:

[Besok kamu ajak dia pergi nonton film, aku beliin tiket.]

Leo mengirimin stiker yang senyum berturut-turut:

[Makasih kakak ipar, hanya kamu yang bisa diandalkan.]

Darahku langsung membanjiri otak hingga terasa berputar.

Tidak sulit membayangkan, apa yang sedang mereka lakukan sekarang.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B31337" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B31337
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berharap Dicintai
9.5
Demi masa depan calon bayinya, Diana bersedia menikahi Dariel. Namun, kehidupan rumah tangganya berubah menjadi mimpi buruk saat ia menyadari bahwa istri pertama suaminya adalah Merly, sahabat lamanya. Merly merasa dikhianati dan menyimpan dendam mendalam. Meski Diana telah bersujud memohon ampun demi sang buah hati, kebencian Merly tak kunjung padam. Kini, Diana terjebak dalam konflik batin dan intimidasi di rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya.
Sampul Novel Bukan Kisah Peterpan Tinkerbell
8.6
Haera merenungkan filosofi Peter Pan yang mampu memberi kebahagiaan bagi Wendy namun tak bisa memilikinya, layaknya idola kepada penggemar. Saat diskusi beralih pada sosok Tinker Bell, sang sahabat setia, sebuah pemikiran baru muncul di tengah proses penulisan ceritanya. Haera menyadari bahwa meski Peter Pan tak bisa meraih Wendy, Tinker Bell akan selalu ada di sisinya. Sebuah kisah tentang kesetiaan dan perasaan yang tersembunyi di balik bayang-bayang persahabatan.
Sampul Novel Dikhianati Tunangan dan Sepupu Tercinta
8.8
Liburan ke Bali menjadi awal kehancuran saat Fredi berselingkuh dengan sepupuku, Lydia. Setelah memutuskan hubungan secara sepihak, Fredi dan ibunya terus menghinaku hingga karierku hancur total. Di titik terendah, Hendra yang merupakan kakak sepupu Fredi hadir memberikan perlindungan. Saat Fredi kembali mencoba merendahkanku di sebuah pesta, aku berdiri tegak di samping Hendra. Dengan hati yang telah membeku, aku tegaskan bahwa cintaku padanya sudah lama mati.
Sampul Novel Garis Cinta
8.2
Diza sontak melayangkan protes saat merasakan perlakuan kasar dari kekasihnya. Menanggapi keluhan tersebut, Rayden segera meminta maaf dengan nada lembut. Pria itu berjanji akan melanjutkan interaksi mereka secara lebih perlahan dan berhati-hati. Sembari menenangkan suasana, Rayden mulai melonggarkan dasi yang telah melilit lehernya selama berjam-jam demi memberikan kenyamanan lebih bagi mereka berdua dalam momen intim yang penuh dengan ketegangan romantis tersebut.
Sampul Novel Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan
8.2
Selama tiga tahun, Claire Nolan merawat suaminya yang lumpuh, Julian Westwood. Namun, Julian membencinya hingga tega mengusir Claire selama 99 hari hanya karena menyentuh kakinya. Saat Julian sembuh, ia justru langsung menjemput cinta pertamanya di bandara. Sadar pengorbanannya tak berarti, Claire menghubungi seseorang untuk mengakhiri kontrak dan meminta cerai. Setelah Claire pergi, Julian baru menyesali keputusannya.
Sampul Novel Nafkahku Bukan Nafkah Ibumu
9.3
Niar terjebak dalam depresi berat saat suaminya, Deni, bekerja di luar kota. Tinggal bersama mertua dan ipar yang kejam, uang belanja tujuh juta miliknya dirampas hingga hanya tersisa 500 ribu rupiah. Meski Niar berusaha menutupi penderitaannya dengan bungkam, Deni akhirnya menyadari perubahan sikap sang istri. Ia pun bertekad menyelamatkan Niar dari tekanan keluarganya. Akankah Deni mampu membebaskan Niar dari penderitaan batin ini?