Sampul Novel Cinta Yang Sengsara

Cinta Yang Sengsara

8.6 / 10.0
Naraya harus menanggung penderitaan berat saat dicampakkan suaminya, Alvano, dalam kondisi mengandung. Fitnah keji dari Vanya, wanita asing yang tak dikenalnya, menghancurkan rumah tangga mereka hingga ia terusir. Tanpa dukungan siapapun, Naraya berjuang sendirian untuk melahirkan dan membesarkan buah hatinya. Alvano tidak menyadari bahwa ia telah membuang darah dagingnya sendiri. Akankah kebenaran terungkap dan membuat Alvano menyesali segala tindakannya?

Cinta Yang Sengsara Bab 1

Rumah sakit pusat kota!

Seorang wanita cantik meremas tangannya sendiri dengan kuat saat duduk berhadapan dengan seorang dokter yang baru saja memeriksa kesehatannya.

Dia, Nayara Alisha Widjaya. Wanita cantik berwajah lembut, sorot mata yang teduh, dan bertubuh tinggi bak seorang model.

"Selamat, Nona. Anda hamil!"

Deg!

Jantung Nayara langsung berdebar hebat ketika kata 'hamil' keluar dari bibir dokter laki-laki yang tadinya memeriksa dirinya.

"A-aku hamil? Benarkah?" Nayara baru tersenyum dan terlihat bahagia setelah terdiam dalam rasa terkejutnya selama beberapa saat.

Kehamilan ini sudah Nayara nantikan selama hampir dua tahun, jelas Nayara sangat senang dengan kabar ini.

Dokter itu tersenyum sambil memberikan selembar kertas, sebuah laporan kesehatan pada Nayara. "Anda bisa cek sendiri, Nona!"

Dokter itu sangat mengenal Nayara, dia adalah istri dari pemilik rumah sakit ini. Jadi wajar Nayara begitu dilayani dengan baik di tempat ini.

Nayara menerima kertas itu, senyum merekah saat melihat sendiri dirinya dinyatakan positif hamil.

Senyum Nayara tak luntur, wanita itu menunduk sambil mengusap pelan perutnya yang masih rata.

"Terima kasih, Dokter." Nayara tahu caranya menghargai orang lain, dia berterima kasih dengan sopan meskipun Dokter itu adalah bawahan suaminya.

"Sama-sama, Nona. Saya ikut bahagia," balas Dokter itu dengan senyuman.

"Kalau gitu saya permisi dulu, Dok."

Setelah basa-basi sesaat, Nayara keluar dari ruangan Dokter dengan senyum yang lebar sambil menatap kertas hasil pemeriksaannya.

"Alvano pasti senang banget kalau tahu aku hamil." Nayara langsung mengambil ponsel dari dalam tas lalu menghubungi suaminya itu.

Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau cobalah beberapa saat lagi!

"Kok nggak aktif?" Nayara mengerutkan alisnya.

Meskipun nomor handphone Alvano tidak aktif, Nayara tidak patah semangat. Nayara mengirimkan pesan suara untuk Alvano.

Nayara tahu, suaminya itu adalah seorang pengusaha yang sibuk. Jadi wajar kalau tidak bisa dihubungi di jam kerja seperti ini.

Mungkin saja Alvano sedang meeting, bisa jadi.

Klik!

"Al, kalau kamu ada waktu pulang dulu sebentar malam ini. Aku punya kejutan spesial untuk kamu," kata Nayara pada pesan suara itu.

Bahkan, di sepanjang perjalanan menuju parkiran rumah sakit Nayara masih terus tersenyum karena kehamilannya.

"Mungkin aku ke rumah Mama Papa dulu buat kasih kejutan ini, mereka pasti senang sebentar lagi akan punya cucu."

Sesuai keinginannya, Nayara benar-benar mendatangi kediaman keluarga Widjaya. Nayara besar di keluarga ini karena dia merupakan putri tunggal keluarga Widjaya.

Tak heran Nayara tumbuh menjadi wanita yang begitu lembut karena terbiasa dimanjakan dan perlakuan baik bak tuan putri sejak kecil.

"Papa, Mama, Nayara punya kabar baik buat Papa sama Mama." Nayara langsung bicara dari arah pintu saat melihat kedua orang tuanya duduk di ruang tamu.

Nayara bahkan tidak menyadari ada orang lain di sana saking fokusnya Nayara pada kebahagiaannya.

Namun Nayara terdiam melihat tatapan sinis sang ibu serta seorang gadis seusianya duduk di tengah-tengah orang tuanya.

"Siapa dia, Ma?" tanya Nayara dengan suara lembutnya.

Carissa Widjaya, ibu Nayara langsung berdiri lalu---

Plak!

Pipi Nayara tertoleh ke kiri saat ibu yang selama ini membesarkannya dengan kasih sayang menamparnya secara tiba-tiba.

Nayara semakin terdiam, otaknya berpikir keras mencerna apa yang ibunya lakukan.

Adakah dia telah melakukan kesalahan besar? Pikir Nayara.

Secara selama ini Carissa tidak pernah kasar pada Nayara.

"Jangan panggil aku Mama lagi! Aku bukan Mama kamu, Nayara!"

Deg!

Jantung Nayara langsung berdenyut sakit ketika mendengar kata itu keluar dari bibir sang ibu.

Nayara memegang pipinya sambil menoleh pada Carissa dengan wajah bingung.

"Katakan! Apa kamu bekerja sama dengan wanita brengsek itu untuk menipu kami?" bentak Carissa yang membuat Nayara semakin tak paham dengan situasi ini.

"Ma!" Meskipun sudah dibentak, namun suara Nayara tetap lembut. "Apa yang Mama katakan? Nayara nggak paham, Ma."

"Mama! Jangan salahkan, Kak Nara! Kak Nara dibesarkan di sini, dia pasti tidak mau mengakui statusnya yang merupakan putri palsu. Itu wajar, Ma. Kakak Nara butuh waktu."

Atensi Nayara langsung teralihkan saat gadis bergaun hitam tadi menghampiri Carissa dan mengeluarkan kalimat-kalimat yang tidak Nayara mengerti sama sekali.

"Apa maksud kamu? Apanya yang putri palsu?" tanya Nayara yang agak emosi kali ini.

"Dasar palsu! Beraninya kamu berpura-pura menjadi putriku dan menipuku selama dua puluh dua tahun!" Carissa yang terlihat begitu marah melempar sebuah dokumen dan foto-foto kecil Nayara bersama seorang wanita yang tidak lain dan tidak bukan adalah musuh keluarga Widjaya.

Nayara kembali terdiam. "Siapa dia?" Nayara benar-benar tidak tahu siapa yang ada di dalam foto itu.

Dan mengapa dia bisa memiliki foto masa kecil dengan wanita itu?

Bruk!

"Jangan pura-pura tidak tahu, Nara!" Carissa mendorong Nayara sampai terjatuh ke atas lantai.

"Carissa! Jangan terlalu kasar pada Nayara!" Dimas yang sejak tadi hanya diam, kini angkat bicara ketika istrinya mulai kasar pada Nayara.

"DIAM KAMU!" Carissa tak segan-segan membentak Dimas.

Dimas Widjaya adalah pemimpin keluarga ini, sayangnya Dimas terlalu menurut pada Carissa sampai tidak bisa berbuat apa-apa saat istrinya bertindak tak wajar.

"Jika aku tahu dari awal bahwa kamu adalah anak wanita itu." Carissa kembali menunjuk Nayara yang masih terduduk di atas lantai. "Pasti aku sudah membunuhmu dari lama, Nayara!"

"Ma!" Nayara mendongak menatap Carissa.

Rasanya benar-benar sakit diperlakukan seperti ini oleh orang yang selama ini sangat ia sayangi.

"Ibu kamu itu seorang wanita malam, Nayara. Kalian pasti bekerja sama untuk menggantikan identitas Vanya dengan kamu saat kalian masih kecil. Kamu hidup mewah di keluarga Widjaya, dengan tidak tahu dirinya menikah dengan Elvano," teriak Carissa sambil menunjuk-nunjuk Nayara yang masih terduduk dengan isi pikiran tak karuan.

"Putri kandung Mama yang sangat malang." Suara Carissa jadi lirih dan sangat lembut saat menatap Vanya yang katanya adalah putri kandungnya yang asli.

"Pasti selama ini kamu diperlakukan tidak baik oleh wanita tidak beres itu, kamu pasti hidup menderita dan hidup serba kekurangan." Carissa menggenggam kedua tangan Vanya penuh kasih sayang.

Pastinya di sini, Carissa dan Dimas baru saja menerima bukti bahwa Nayara dan Vanya itu sengaja ditukar oleh Rina-mantan kekasih Dimas yang menyimpan dendam karena kala itu Dimas lebih memilih Carissa dibandingkan Rina.

Dalam bukti itu dijelaskan bahwa anak kandung Carissa dan Dimas yang sebenarnya itu adalah Vanya, bukan Nayara.

Nayara menunduk dalam, haruskah dia percaya dengan bukti-bukti ini? Sementara dirinya sendiri tidak tahu siapa wanita di foto ini.

"Ma, jangan marah-marah sama Kak Nara. Aku nggak berharap apa-apa dari keluarga Widjaya, aku datang dengan semua bukti ini hanya ingin memberitahukan kebenaran dan melihat kondisi Mama dan Papa. Aku baik-baik aja, Ma. Aku sudah puas sekarang, aku juga mau pergi dari sini, aku tidak akan merebut posisi Kak Nara."

Vanya melepas paksa tangan Carissa, namun Carissa jelas menahannya.

"Kamu putri kandung Mama, Vanya. Kamu tidak boleh pergi, kamu sudah cukup menderita hidup dengan wanita sialan itu selama ini. Aku akan menebusnya dengan membawa kamu tinggal di sini selamanya." Carissa berbalik badan lalu menatap nyalang Nayara.

"Mama!" Nayara hampir menangis.

"Berlutut sekarang, Nara. Minta maaf pada Vanya karena kamu sudah merebut semua milik Vanya selama ini." Carissa benar-benar marah besar pada Nayara.

Nayara menatap Vanya, kali ini Nayara belum bisa menebak apakah gadis itu baik dan bisa dipercaya atau hanya sekadar berpura-pura?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Yang Sengsara

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Mira Aditya terjebak dalam perjodohan orang tuanya dengan Rafiq Jaya. Alih-alih bahagia, ia justru menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya telah menikahi kekasih lamanya, Elena Faris, secara rahasia. Menjadi sosok yang terpinggirkan dalam rumah tangganya sendiri, Mira harus menanggung luka batin yang mendalam. Di tengah kehampaan dan rasa kecewa yang kian menggunung, Mira kini dihadapkan pada pilihan sulit antara terus bertahan atau pergi mencari kebebasan.
Sampul Novel Rahasia di Koper Suamiku
8.5
Keharmonisan rumah tangga Dewi mendadak hancur saat ia menemukan barang milik wanita lain tersimpan di dalam koper suaminya. Penemuan mengejutkan ini membawa Dewi pada serangkaian rahasia gelap dan tabiat buruk sang suami yang selama ini tersembunyi rapat. Di tengah rasa sakit hati yang mendalam, Dewi kini berada di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah ia tetap bertahan dalam penderitaan, atau justru bangkit untuk membalas pengkhianatan tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan