Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang dinantikan

Cinta yang dinantikan

Hidup Anggun Nirmala hancur saat sang ayah menjadikannya jaminan untuk melunasi hutang. Di tengah keputusasaan, seorang pria misterius muncul menyelamatkannya dari nasib buruk. Merasa berhutang budi, Anggun bersumpah akan melakukan apa pun demi membalas kebaikan penyelamat yang tak ia kenal itu. Namun, komitmen tersebut langsung diuji saat sang pria mengajukan satu permintaan tak terduga yang membuat Anggun terdiam seribu bahasa. Akankah ia sanggup memenuhinya?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Di mana rumahmu? Aku akan mengantarmu pulang," tanya Elgar setelah selesai sarapan bersama Anggun.

"Aku tidak bisa pulang. Jika aku pulang, Ayah akan menjadikan aku sebagai tebusan hutang dan menyerahkan aku pada mereka lagi."

Elgar ahirnya tahu alasan para lelaki itu membawa Anggun.

"Aku bisa kerja disini sebagai pembantu atau apapun itu, aku bisa bekerja untukmu!" Anggun berharap, Elgar mau memperkerjakan dirinya.

"Aku tidak akan membiarkan kamu melakukan pekerjaan rumah. Aku tidak mau tanganmu yang lembut ini menjadi kasar." Elgar mencium tangan Anggun layaknya kekasih.

Anggun melebarkan kedua matanya. Laki-laki seperti apa dia ini? Kenapa dia bersikap seperti ini pada wanita asing sepertiku?

"Aku akan memberimu pekerjaan. Pekerjaanmu hanya cukup menuruti perintahku. Mudah bukan!"

"Apakah tidak ada pekerjaan yang bisa aku lakukan selain itu? Aku bisa memasak, aku bisa ... "

Elgar menutup mulut Anggun dengan jari telunjuknya agar berhenti bicara. "Turuti permintaanku, maka kamu bisa tinggal di sini sesukamu."

"Lalu, apa yang harus aku lakukan, sekarang?"

"Kamu bisa melakukan apapun, anggap saja ini rumahmu, imbalan karena sudah sepakat untuk menuruti perintahku."

Setelah menemui Anggun, Elgar kemudian pergi karna harus datang ke kantor.

Sejak saat itu, setelah pertemuannya dengan Anggun, Elgar tidak lagi datang ke klub untuk mabuk dan menyewa wanita guna menghiburnya. Elgar lebih sering berkunjung ke rumah yang saat ini di tempati oleh Anggun, menghabiskan waktu bersamanya.

Dan malam ini, Elgar kembali datang menemui Anggun dengan membawa beberapa baju yang baru saja dia beli, lantaran tahu jika Anggun hanya memiliki dua pakaian di tempatnya yang sekarang.

"Terimakasih. Tapi ... apakah ini tidak terlalu terbuka?" ujar Anggun setelah melihat beberapa baju yang Elgar serahkan untuknya.

"Aku suka yang terbuka. Mandilah dan pakai salah satu baju itu. Aku ingin malam ini kamu melakukan sesuatu untukku."

"Melakukan sesuatu untuk kamu? Apa?" Anggun kembali deg-degan mendengarnya, terkadang, Elgar bersikap begitu manis padanya, tetapi Elgar juga tidak jarang membuatnya merinding.

"Lakukan dulu permintaanku, setelah itu, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan."

Tidak bisa membantah, Anggun segera mandi dan menggunakan dres berwarna biru tua tanpa lengan, hanya ada dua tali yang mengait di pundaknya.

Sebelum keluar dari toilet, Anggun berkaca di depan cermin yang menunjukan lekuk tubuhnya saat ini. Anggun berharap, apa yang Elgar inginkan bukan sesuatu yang dapat merugikan dirinya.

Anggun memberanikan diri untuk menemui Elgar yang sudah menunggunya di kamar. Dengan wajah yang tegang dan penuh keraguan, Anggun keluar dari toilet sembari menyilangkan tanganya di depan dada karena tidak percaya diri, malu, dan tidak pernah menggunakan pakaian se-terbuka saat ini, Apalagi di depan laki-laki.

Elgar menatap Anggun dengan lekat, lalu berjalan ke arahnya. "Sangat cantik," ucapnya setelah berada di hadapan Anggun.

Elgar menyibak rambut Anggun, lalu menyelipkannya di belakang telinga, Elgar juga meminta Anggun untuk menurunkan tanganya yang masih menyilang di depan dada

"Aku ... tolong, jangan melakukan apapun yang dapat membuat penyesalan," ujar Anggun dengan gemetar.

"Kamu pikir, aku akan melakukan apa?" Elgar tersenyum, mengerti akan maksut yang Anggun katakan.

Penolakan dari Anggun membuat Elgar semakin penasaran. Selama ini, tidak pernah sekalipun ada wanita yang menolaknya, tapi Anggun, justru terang-terangan meminta agar Elgar tidak menyentuhnya.

Elgar mengajak Anggun duduk di sofa, berusaha memecah situasi yang terasa canggung ini.

"Aku bukan orang jahat, jadi jangan takut padaku. Aku hanya ingin meminta kamu untuk menemani aku melakukan sesuatu yang biasanya aku lakukan saat bersama wanita ketika berada di klub. Itu saja."

"Kalo begitu, kenapa tidak datang ke klub saja. Para wanita itu mungkin bisa ... "

"Untuk apa aku kesana kalo ada wanita di rumahku. Para wanita itu tidak lebih menarik dari kamu," sela Elgar, tidak ingin mendengar alasan apapun dari Anggun.

Ada perasaan takut yang membuat Anggun mengingat para laki-aki yang berusaha melecehkannya pada waktu itu.

Dia mungkin bukan orang jahat yang akan melukaiku, tapi dia tetaplah laki-laki yang harus aku waspadai!

Elgar menuangkan sedikit wine ke gelas, lalu memberikannya pada Anggun. "Minumlah sedikit, kamu tidak akan mabuk seperti waktu itu."

"Maaf, aku tidak bisa. Rasanya tidak enak."

"Sedikit saja, ini cenderung lebih manis."

Anggun menerima gelas dari Elgar dengan ragu, mencoba untuk menghargai agar tidak menyinggungnya.

Elgar menyalakan Proyektor di kamar, menonton film romance bersama Anggun sembari terus mengajaknya bicara agar terbiasa denganya. Elgar mencoba mencari tahu tentang Anggun lebih banyak, seperti latar belakang, asal-usul, dan sebagainya.

"Berapa hutang ayahmu sampai dia menjadikan putri manisnya ini sebagai tebusan?"

Elgar mengelus pipi Anggun dengan lembut, dan lagi-lagi Anggun tidak bisa menolak apapun yang Elgar lakukan.

"Banyak. Aku tidak tahu berapa nominalnya."

"Bagaimana dengan ibumu, apa dia tahu hal ini?"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Lover (Alec & Alea)
8.6
Hasrat Alec Cage memuncak saat melihat kecantikan Azalea Mahendra. Peluang muncul ketika Arsen, kakak Alea, menyerahkan adiknya demi kursi CEO. Terpaksa tunduk, Alea menjalani pernikahan formal meski hatinya milik Arza, kakak angkatnya. Namun, badai datang saat Alec mengungkap masa lalu mereka. Sebagai pria pencemburu yang benci pengkhianatan, Alec tak akan memberi ampun. Ia bertekad menyiksa Alea dengan balasan yang jauh lebih menyakitkan dari kematian.
Sampul Novel Gairah Suamiku (Jangan Salahkan Aku Selingkuh)
8.4
Ayana tidak habis pikir mengapa Dindar, suaminya, kerap bersikap kasar dan ringan tangan hanya karena masalah sepele. Setiap kali Ayana tidak sengaja mendesah saat mereka berhubungan intim, Dindar akan langsung naik pitam dan menyakitinya secara fisik. Ayana merasa perlakuan tersebut sangat tidak wajar bagi pasangan suami istri. Namun, di balik keanehan gairah dan sikap temperamental suaminya itu, ternyata Dindar menyimpan sebuah rahasia besar yang tersembunyi.
Sampul Novel I Love You
8.7
Selama dua dekade, seorang CEO muda yang rupawan menghabiskan hidupnya demi mencari sosok cinta sejati yang ia idamkan. Penantian panjang tersebut akhirnya menemui titik terang saat takdir mempertemukannya dengan orang yang dicari melalui sebuah peristiwa yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Di tengah kemewahan dunianya, ia harus menghadapi momen tak terduga yang akan mengubah seluruh perjalanan asmara serta masa depan hidupnya.
Sampul Novel Istri Cacat CEO
9.6
Christian Oliver adalah CEO sukses yang tampak memiliki segalanya, namun hidupnya terkekang oleh aturan sang ayah. Di usia 29 tahun, ia dilarang menjalin kasih karena statusnya yang sudah terikat pernikahan sejak remaja dengan Olivia, putri sahabat ayahnya. Meski telah bertahun-tahun mencari, Christian tak kunjung menemukan keberadaan istrinya itu. Ironisnya, tanpa ia sadari sedikit pun, sosok Olivia sebenarnya selalu berada sangat dekat di sisinya selama ini.
Sampul Novel Jadi Istri Kedua Sang Ceo
9.4
Dunia Lania Herbert hancur saat Fero, kekasihnya, tewas demi menyelamatkannya dari kecelakaan maut. Didera rasa bersalah yang mendalam, Lania mencoba mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke mobil. Namun, ia justru terbangun di dimensi baru yang mengerikan di mana monster muncul dari Dungeon. Di tengah kekacauan dunia modern yang luluh lantak ini, Lania harus bertahan hidup dalam peran baru yang tak terduga sebagai istri kedua dari seorang CEO tangguh.
Sampul Novel Kamu Akan Miskin, Mas!
8.6
Kehidupan rumah tanggaku berubah drastis setelah momen persalinan. Sikapku kini menjadi sangat dingin terhadap suami sendiri akibat luka batin yang teramat dalam. Rasa sakit hati ini tidak akan pernah bisa sembuh begitu saja dalam waktu singkat. Aku sudah membulatkan tekad untuk menuntut keadilan. Mas, bersiaplah karena segala perbuatanmu akan kubalas dengan setimpal tanpa ampun. Kamu tidak akan pernah bisa lari dari konsekuensi ini.