Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta tak terduga dari pembantu menjadi menantu

Cinta tak terduga dari pembantu menjadi menantu

Sari merupakan asisten rumah tangga yang penuh dedikasi di kediaman keluarga Hartanto. Selama bertahun-tahun ia mengabdi tanpa pernah menduga bahwa nasibnya akan berubah drastis. Segalanya mulai bergejolak saat Rendra, putra sulung keluarga tersebut, pulang dari perantauan di luar negeri. Kehadiran Sari yang tulus ternyata menyentuh hati Rendra, hingga ia menyadari betapa berartinya wanita itu. Sebuah romansa tak terduga pun mulai tumbuh di antara mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Sari mengangkat ember berisi air dan menuju ke kamar mandi yang terletak di bagian belakang rumah. Matanya yang lembut dan penuh keletihan menunjukkan betapa beratnya beban pekerjaannya. Dia telah bekerja keras sejak pagi, dan kini sore menjelang, dia masih harus menyelesaikan banyak tugas.

Ketika Sari melintasi ruang tamu, dia bertemu dengan Rendra yang baru pulang. Rendra, seorang pria tampan dengan sikap percaya diri dan karisma yang mengesankan, tampak terkejut melihat Sari di rumah. Dia menghentikan langkahnya dan memandang wanita itu dengan penuh rasa ingin tahu.

"Selamat sore, Sari," sapa Rendra, senyum tipis di wajahnya.

Sari terkejut mendengar sapaan Rendra dan sejenak berdiri diam. Dia tahu betapa pentingnya Rendra bagi keluarga Hartanto, dan dia merasa sedikit canggung di hadapan pria itu. "Selamat sore, Tuan Rendra," jawabnya dengan suara lembut.

Rendra melihat Sari dengan pandangan yang lebih dalam dari biasanya. Dia tidak hanya melihat Sari sebagai pembantu rumah tangga, tetapi ada sesuatu yang lebih dalam dari sikap wanita ini yang menarik perhatiannya. "Bagaimana pekerjaanmu hari ini? Kamu terlihat sangat lelah."

Sari tersenyum kecil, mencoba menyembunyikan keletihan di matanya. "Tugas-tugas seperti biasa, Tuan. Tidak ada yang terlalu berat."

Rendra mengangguk dan melanjutkan percakapan dengan nada lebih ramah. "Kalau begitu, kamu harus istirahat lebih sering. Kamu sudah bekerja sangat keras selama ini."

Sari merasa sedikit terharu mendengar perhatian Rendra. Dia hanya membalas dengan senyum. "Terima kasih, Tuan. Saya akan mencoba."

Hari-hari berlalu, dan Rendra semakin sering berada di rumah. Setiap kali dia melihat Sari, dia merasa ada sesuatu yang mengaitkan hatinya pada wanita itu. Rendra mulai memperhatikan kebiasaan Sari, bagaimana dia bekerja dengan penuh dedikasi, bagaimana dia memperlakukan anggota keluarga dengan penuh hormat.

Suatu malam, saat makan malam, Rendra duduk di meja makan bersama keluarganya. Pembicaraan mengalir, namun Rendra tampak lebih tertarik pada Sari yang sedang melayani makanan di meja makan.

"Rendra, apakah kamu sudah memutuskan untuk tinggal di sini lebih lama?" tanya ayahnya, Pak Hartanto.

Rendra menatap ayahnya sejenak sebelum menjawab, "Ya, aku berpikir untuk menetap di sini. Ada beberapa hal yang perlu aku urus."

Sari, yang sedang melayani makanan, tidak bisa menghindari percakapan ini. Dia berhenti sejenak dan mendengarkan. Meskipun dia mencoba untuk tidak terlalu memperhatikan, hatinya bergetar ketika dia mendengar nama Rendra disebut-sebut.

Satu malam, setelah makan malam, Rendra menemukan Sari duduk sendirian di taman belakang. Dia tampak pensive, dan Rendra merasa ada yang perlu dia bicarakan. Dia mendekati Sari dengan lembut.

"Sari, bolehkah aku duduk di sini bersamamu?" tanya Rendra, dengan nada yang penuh perhatian.

Sari menoleh dan tersenyum, "Tentu saja, Tuan."

Rendra duduk di samping Sari, dan ada keheningan sesaat sebelum dia memulai percakapan. "Sari, aku ingin bertanya sesuatu. Selama ini, kamu selalu bekerja sangat keras. Apakah kamu pernah memikirkan keinginanmu sendiri?"

Sari terlihat terkejut. "Keinginan saya? Saya tidak tahu, Tuan. Saya selalu fokus pada pekerjaan dan tanggung jawab saya."

Rendra menatap Sari dengan penuh perhatian. "Kamu pantas mendapatkan lebih dari sekedar pekerjaan ini. Kamu adalah seseorang yang luar biasa, dan aku merasa ada sesuatu yang lebih dari dirimu yang belum banyak orang ketahui."

Sari merasa sedikit malu dan tidak tahu harus berkata apa. Dia hanya menundukkan kepala. "Terima kasih, Tuan. Itu sangat baik dari kamu untuk mengatakan hal tersebut."

Seiring berjalannya waktu, hubungan antara Rendra dan Sari semakin dekat. Mereka sering berbicara dan saling memahami satu sama lain. Rendra mulai menyadari bahwa dia memiliki perasaan yang lebih dalam terhadap Sari.

Suatu hari, Rendra mengundang Sari untuk berbicara di taman. Dia tampak tegang namun bertekad. "Sari, ada sesuatu yang ingin aku katakan."

Sari menatap Rendra dengan penasaran. "Apa itu, Tuan?"

Rendra mengambil napas dalam-dalam. "Aku merasa bahwa kita telah melalui banyak hal bersama, dan aku mulai menyadari bahwa aku memiliki perasaan yang lebih dari sekadar rasa hormat terhadapmu."

Sari terdiam, matanya membulat. "Perasaan apa yang kamu maksud?"

Rendra melanjutkan, "Aku mulai jatuh cinta padamu, Sari. Aku tahu ini mungkin terdengar tidak biasa, tetapi aku tidak bisa menahan perasaanku lebih lama lagi."

Sari merasa jantungnya berdebar kencang. Dia tidak pernah membayangkan bahwa Rendra, pria yang begitu berkelas dan berpengaruh, akan memiliki perasaan seperti itu terhadapnya. "Tuan Rendra, aku..."

Sebelum Sari bisa melanjutkan, Rendra mengambil tangannya dengan lembut. "Sari, aku tahu ini mungkin sulit untuk diterima, tapi aku ingin kamu tahu bahwa aku serius. Aku ingin membuatmu bahagia."

Sari menatap mata Rendra, merasakan kejujuran dalam setiap kata yang diucapkan. Dia merasakan perasaan yang sama, namun dia juga merasa ragu karena perbedaan status mereka.

"Rendra, aku... aku juga merasa hal yang sama, tetapi aku khawatir tentang apa yang akan terjadi," kata Sari dengan suara bergetar.

Rendra mengangguk. "Aku mengerti. Aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku bersedia melakukan apapun untuk membuatmu bahagia. Mari kita hadapi ini bersama."

Dengan langkah yang penuh keberanian, Sari memutuskan untuk mengikuti kata hati. Mereka berdua berdiri di bawah langit malam yang penuh bintang, dan hubungan mereka mulai memasuki babak baru dalam kehidupan mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Perawan
9.3
Shinta Larasati hancur setelah dikhianati Predi Prasetiyo yang berselingkuh dengan Putri Patrisia. Alasan Predi pergi karena masa lalu Shinta yang tak lagi suci. Demi membalas luka itu, Shinta merantau ke ibu kota untuk meraih kesuksesan dan membuktikan harga dirinya. Di tengah perjuangan, muncul Brama Sebastian yang mencoba mencuri hatinya. Namun, bayang-bayang cinta lama pada Predi masih menghantui. Akankah Shinta memilih Brama atau tetap terobsesi pada dendamnya?
Sampul Novel Dendam Cinta Sang Mafia
8.3
Milea melarikan diri demi menghindari pernikahan paksa dengan putra sulung keluarga mafia yang memiliki gangguan mental, sebuah kesepakatan untuk melunasi hutang ayahnya. Elvan, putra bungsu keluarga tersebut, merasa terhina dan bersumpah akan membalas dendam atas penderitaan kakaknya. Ia berhasil memburu Milea untuk menghancurkan hidup gadis itu. Akankah Milea sanggup meloloskan diri, atau justru Elvan yang akan melepaskan cengkeramannya dari masa depan Milea?
Sampul Novel Dilema
8.5
Insiden kecelakaan yang menimpa Doni Damara mengungkap rahasia besar yang memicu konflik batin mendalam. Kini ia terjebak dalam pilihan sulit antara tetap bersama Rina, penolongnya, dan Romeo yang sudah menganggapnya ayah, atau kembali pada masa lalunya. Di sisi lain, ada Ibu Marmi, Aida sang istri setia, serta Ajeng yang merindukannya. Akankah Doni meninggalkan keluarga barunya demi mereka? Bagaimana reaksi Rina saat mengetahui kebenaran tentang identitas Doni?
Sampul Novel Godaan Ranjang Sang CEO-tamat
8.0
Demi menyelamatkan ayahnya dari kanker paru-paru, Gwen Florine terpaksa menerima tawaran Nicholas Kennedy, mantan kekasih yang meninggalkannya sepuluh tahun silam. Nich bersedia menanggung biaya operasi sebesar lima puluh ribu dolar asalkan Gwen bersedia menikahinya. Gwen setuju, namun dengan syarat pernikahan mereka hanyalah kontrak belaka. Di tengah luka lama yang belum sembuh, mampukah Gwen menjaga hatinya agar tidak kembali terjerat pesona sang CEO?
Sampul Novel Hasrat Liar Istri Hyper
7.9
Zara, wanita cantik dengan gairah besar, terjebak dalam pusaran perselingkuhan yang berbahaya. Hasratnya yang tak terbendung membawanya menjalin hubungan rahasia dengan Pak Haris, atasan suaminya, hingga Dr. Zein yang memikat. Di tengah pertemuan terlarang ini, batas moralitasnya mulai memudar. Zara kini harus menghadapi konflik batin antara kenikmatan sesaat dan rasa bersalah yang mengancam kehancuran hidupnya. Mampukah ia berhenti sebelum semuanya musnah?
Sampul Novel Mantu Kurang Ajar
8.0
Terinspirasi dari realitas kehidupan rumah tangga, kisah ini menyoroti perjuangan seorang menantu yang kerap disudutkan. Saat dirinya mencoba melawan ketidakadilan dan membela diri dari perlakuan buruk mertuanya, ia justru mendapatkan label negatif sebagai sosok yang tidak tahu sopan santun. Drama ini menggambarkan konflik batin dan stigmatisasi sosial yang menyakitkan ketika upaya mempertahankan harga diri dianggap sebagai tindakan kurang ajar.