Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Setelah Menikah

Cinta Setelah Menikah

Bunga, wanita cantik dengan bayang-bayang masa lalu, dipertemukan dengan Rio Xen Zhin. Rio adalah CEO asal Jepang yang kaya, berwibawa, namun sangat dingin. Sosoknya sangat mirip dengan mendiang mantan tunangan Bunga yang telah tiada. Rio memutuskan untuk menikahi Bunga hanya demi membalas sebuah jasa. Di tengah pernikahan tanpa cinta ini, mampukah Bunga merelakan masa lalunya dan menghadapi kenyataan bersama pria yang memiliki wajah serupa?
Bab
Bagikan

Bab 1

Di sebuah kamar berukuran sangat luas, yang ada berbagai macam fasilitas lengkap di dalamnya. Dinding kamar itu juga memiliki warna, putih bercampur kuning abu-abu.

Di atasnya ada lampu gantung mewah, yang berstatus limited edition, sprimbednya empuk serta lantai kamar itu berlantaikan murmer. Seorang lelaki muda tengah terbaring lemah tanpa daya. Sudah hampir 2 bulan, penyakit ini sangat menyiksanya. Dia mengidap penyakit yang bisa dikatakan sangat berbahaya dan bahkan sampai menghilangkan nyawa.

Penyakit yang dideritanya bernama blood cancer atau kanker darah. Sakitnya pun sudah berstadium empat. Kini wajah tampan yang ia miliki, semakin hari semakin memucat. Bibir merahnya seakan tak terlihat lagi, Dia terus saja tertidur sepanjang waktu.

Melihat kondisi yang dialami puteranya ini, kedua pasangan suami isteri, tak dapat lagi menyembunyikan perasaan sedih, yang mereka rasakan. Tapi mereka bisa berbuat apa? Mereka hanya memiliki dia seorang.

Meski mereka hidup dengan uang yang berlimpah namun bisakah uang menjamin segalanya? Nyatanya, sudah sekian banyak dokter yang menanganinya namun satupun tak ada yang bisa menyembuhkan penyakitnya.

Cowok berparas tampan itu bernama Rio Satria Pratama. Seorang lelaki berumur sekitar 20 tahun.

"Mi beberapa waktu yang lalu mami pernah bilang sama Satria, kalau Mami akan jodohin satria sama anak temennya Mami." ujarnya lirih. Tatapannya sangat hampa dan sendu.

"Iya sayang, kamu benar." mami Yuni menjawab pelan.

"Boleh, Satria ngeliat wajah dia sekarang?"

Satria masih menatap Mami Yuni.

"Tentu Sayang, Jangankan kamu hanya ingin melihat wajah dia. Kamu ingin menikah dengan dia sekarang pun, mami pasti akan kabulkan, yang terpenting kamu bahagia." jawab wanita itu pelan. Satria hanya tersenyum tipis.

Sebenarnya dia sangat begitu sedih, sudah beberapa bulan ini dia tidak pernah menghubungi Bunga, dia bahkan menjadi seorang cowok yang pengecut.

Hanya karena takut bunga akan merasa sedih setelah tau apa yang menimpanya saat ini. Hal ini dia simpan rapat-rapat, dia tak pernah menceritakan kepada Mami ataupun papinya. Dia teramat sangat mencintai gadis itu. Tapi kenapa? Maminya harus menjodohkan dia dengan wanita lain yang tak pernah dikenalnya.

Bahkan hanya sekedar melihat wajahnya pun tak pernah. Perasaan itu terus menghantuinya, padahal sebelumnya dia sudah berjanji akan melamar bunga setelah studynya selesai. Tapi kenapa kenyataannya sekarang berubah? Terlalu buruk untuk di ingat. Dia menderita tanpa bunga, tapi dia juga tak ingin membuat bunganya kecewa.

Kini hidupnya sangat terpuruk, hari semakin hari bertambah tak semangat. Sejujurnya disaat seperti ini, dia ingin sekali bunga berada disisinya. Tapi kenapa harus begini?

Jangankan untuk menjadikannya nyata bermimpipun dia tak akan sanggup. Dia akui hidupnya kini kian merapuh. Dia butuh sandaran. 

Terlalu sakit untuk di rasa.

Terlalu perih untuk di paksa.

"Makasihh mi." jawab dia pelan sambil menatap wajah maminya kalem. Suaranya berat ada tangis yang ingin sekali ia tahan. Mami, yang memang selalu berada di samping nya itu mengangguk kecil, itu karena dia tak bisa menyimpan perasaan sedihnya ketika melihat anak lelakinya itu terbaring lemah jadi dia hanya bisa mengangguk saja. Kelu, tak sanggup.

'Gadis seperti apa dia yang sayang sekali tak beruntung karena dijodohin sama Aku yang penyakitan begini?' batinnya sedih.

"Tunggu sebentar Mami akan menghubungi dia."

Setelah itu Mami Yuni beranjak dari tempat duduknya dan segera menelpon.

Beberapa Menit kemudian.

"Sayang tunggu ya, sebentar lagi dia akan sampai." Maminya terus mencoba untuk menghiburnya. Oke Mami Yuni hanya berharap untuk yang terbaik.

"Baiklah Satria akan menunggu dia, sekarang satria pengen istirahat sebentar mi." Pintanya kemudian, cowok itupun memejamkan matanya kembali. Maminya hanya mengangguk setuju.

Cekleeek . .

Tiba-tiba pintu terbuka. Mami Yuni menoleh ke arah pintu. Terlihatlah siapa yang datang. Mami Yuni tersenyum dan segera mempersilahkannya untuk masuk, setelah itu dia bangunkan satria, Cowok itu terbangun dan duduk bersandar.

"Bunga." ucapnya seakan tak percaya. Ada rindu yang terus menggebu.

"Sat . . Satria itu kamu?"

Bunga spontan langsung berlari mendekati dan memeluknya. Satria membalasnya, sehingga membuat kedua orang tua mereka terheran-heran.

"Bunga." ucapnya lirih, Dia benar-benar melihat gadisnya. Entah mengapa semua terasa berbeda tak terasa ada air mata yang menetes sangat deras hingga membasahi kedua pipinya.

"Sat, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa kamu ngak pernah ngabarin aku? Kamu jahat sat Kamu biarin aku nanggung rindu ini." ujarnya lagi pelan air matanya terus tumpah tak tertahan.

"Selama beberapa bulan kamu gak ada kabar dan saat itu aku begitu sangat kesepian. Aku cariin kamu, tapi kamu menghilang." ucapnya lagi..

"Maafin Aku."

Hanya itu jawabannya.

Jauh di dalam lubuk hatinya dia benar- benar senang dan tenang. Karena sekarang cewek itu telah berada disisinya. Satria masih tak mengerti kenapa Maminya sangat merahasiakan perjodohan ini? tapi sudah sangat terlambat Dia ngak akan bisa membahagiakan Bunga dalam keadaan sakit begini. Sedih, melihat keduanya mata Mama Tia ikut berkaca-kaca Dia jadi teringat kejadian beberapa tahun yang lalu.

------------------------

FLASH BACK

Ketika itu hujan turun dengan derasnya. Seorang perempuan mondar-mandir didepan sebuah pintu ruang ICU, tangannya mendekap wajahnya gelisah. Tak lama kemudian seorang dokter tiba-tiba datang menghampirinya.

Dokter mengatakan bahwa suaminya ingin bertemu. diapun masuk dengan perasaan yang tak menentu, Di lihatnya lelaki itu wajahnya tampak pucat pasi dikarenakan dia sedang merasakan sakit yang luar biasa. Beberapa jam yang lalu, sebelum dia berada diruangan ini dia mengalami sebuah kecelakaan. Mobil yang dia kendarai dengan kecepatan tinggi menabrak sebuah pohon besar dipinggir jalan yang mengakibatkan pendarahan pada otaknya karena benturan yang sangat kuat. Itu di sebabkan Rem mobilnya blong.

"Tia berjanjilah setelah mendengar semua yang aku katakan ini, kamu ngak akan bersedih ataupun marah kepadaku." ucapnya kala itu, dia memegang pergelangan tangan istrinya, yang terus menangisi dirinya. Sebelum meninggal Dia berpesan bahwa dia akan mendonorkan hatinya buat mantan kekasihnya, yang sedang berjuang melawan sakit hati kronis.

Tentu saja itu sangat membuat hati istrinya bertambah sedih tapi suaminya itu sedang sekarat. Dia hanya bisa menangis tersedu-sedu dan menerima kenyataan pahit. Betapa tulus hati suaminya, bahkan diapun rela menyumbangkan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya. Ketika diperiksa dan memang ternyata dia memiliki golongan darah dan sistem jaringan yang sama. Lelaki itu adalah papa bunga. 

Ya, sejak saat itu kedua orang tua Satria merasa sangat berhutang jasa dan sampai akhirnya mereka bersepakat untuk menjodohkan Anak mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Billionare and His Secret Wife
8.8
Michelle terbiasa menjual kecantikan fisiknya demi bertahan hidup. Suatu malam, ia terjebak situasi berbahaya saat mengetahui rencana keji para kliennya. Meski dalam pengaruh obat, Michelle berhasil kabur dan menyelinap ke kamar seorang pria asing untuk menuntaskan gairahnya yang tak tertahankan. Pertemuan tak terduga itu ternyata menjadi titik balik yang mengubah garis takdirnya selamanya. Ikuti kisah penuh intrik dan gairah ini dalam balutan romansa yang membara.
Sampul Novel ISTRI KONTRAK SANG CEO
8.0
Masa berlaku pernikahan kontrak antara Rehan dan Merry hampir usai, namun benih cinta justru mulai tumbuh di hati sang CEO. Meski Rehan enggan jujur, Merry tetap bersikeras mengakhiri ikatan perjodohan orang tua mereka. Di tengah ketegangan itu, seorang model cantik hadir menggoda Rehan saat isu perceraian merebak luas. Merry berusaha ikhlas melepaskan segalanya, sementara Rehan terjebak dilema antara mengungkap perasaan atau membiarkan Merry pergi selamanya.
Sampul Novel Istri Kontrak Sang CEO Dingin
9.4
Demi melunasi utang keluarga yang menghimpit, Hana terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Ray, CEO berhati dingin yang butuh menjaga citra publiknya. Meski awalnya sepakat untuk tidak saling melibatkan perasaan, benih cinta perlahan muncul di tengah kepura-puraan mereka. Namun, saat masa lalu kelam Ray terungkap dan ancaman rival bisnis mulai menyerang, hubungan mereka pun diuji. Sanggupkah cinta sejati tumbuh dari sebuah kebohongan yang rumit?
Sampul Novel Mantan Kekasihku CEO Psikopat
8.9
Alya Rahayu pindah ke Jakarta demi karier impian, namun nasib malang membuatnya kehilangan segalanya. Di titik terendah, ia bertemu Dira Pratama, mantan kekasih yang kini menjadi CEO dingin penuh rahasia gelap. Lima tahun berlalu, Dira bukan lagi pria lembut yang ia kenal, melainkan sosok obsesif yang menyimpan dendam masa lalu. Terjebak sebagai bawahan Dira, Alya harus menghadapi trauma dan kenyataan pahit di balik alasan pria itu meninggalkannya dahulu.
Sampul Novel Obat Posesif Untuk Ratu Es
8.4
Dikenal sebagai Ratu Es, aku menyembunyikan rahasia kelainan PGAD yang menyiksa. Saat gathering di Puncak, aku terjebak di kamar sempit bersama bosku yang kaku, Dhimas Pakpahan, tanpa obat penekan hormon. Saat gairahku tak terkendali, Dhimas turun tangan memberikan sentuhan intim. Ia bahkan menghajar rekan mesum yang mencoba melecehkanku. Kini, ketakutan baruku muncul saat Dhimas mengklaim secara posesif bahwa hanya dia satu-satunya obat bagi tubuhku.
Sampul Novel Pernikahan kontrak (cinta)
9.7
Demi uang, Tamara Utami setuju menjalani pernikahan kontrak dengan Adam Malik, pengusaha kaya yang terdesak tuntutan keluarga. Namun, keputusan ini membawa penderitaan bagi Tamara akibat perlakuan ibu mertuanya. Saat Tamara ingin mengakhiri kesepakatan karena merasa salah melangkah, Adam justru mengancamnya dengan denda penalti yang fantastis. Meski terjebak dalam hubungan dingin dan penuh kebencian, Tamara kini berani menantang otoritas sang suami.