
Cerita 21+
Bab 3
Aku masih terkejut dengan pertanyaan yang baru saja Salsa ucapkan padaku . Ya, sejauh ini aku hanya menilai Salsa sebagai anak yang polos, tapi ternyata ia berani menanyakan hal itu padaku.
"Bang ,ko malah diem ? ". tanya Salsa dengan nafas yang terengah engah.
" Sejauh ini gue ngga pernah ngewe, emang kenapa ? ".
" Ngga apa apa Bang. Ko sekarang lo malah berhenti sih, mainin lagi memeknya abaang ". pinta Salsa dengan manjanya . Ia menarik wajahku lagi dan kembali mencium bibirku dengan liarnya. Akupun kembali mengikuti apa yang ia inginkan , ku mainkan lagi jari jemariku di permukaan memeknya . Semakin lama semakin basah, desahannya semakin keras . Salsa tak kuasa menahan birahinya , begitu juga aku yang sejak tak kuasa menahan permainan tangan Salsa yang membuat ku semakin terangsang .
"Bang , kalau sekarang gue yang minta tolong sama lo gimana ? ".
" Lo mau gue ngapain ? ".
" Gue udah ngga tahan lagi Bang, gue pengen sesuatu yang lebih dari ini ".
" Maksud lo kita ngentot gitu ? ".
" Lo mau kan ? ".
" Lo seriusan ? ".
" Iya gue serius , sumpah gue udah sange banget Bang. Gue ngga mungkin nahan ini lebih lama lagi. Ssshhhh ahhhhhh , ayo Bang.. gue udah ngga tahaan.. aahhhhh".
"Ya udah , tapi ada syaratnya ".
" Aduh Bang, syarat apa lagi sih ? gue janji gue ngga akan bilang siapa siapa . Itu kan yang lo mau ? ".
" Bukan itu sayaang ".
" Ya terus apa ? ".
" Gue pengen lo sepongin kontol gue, gue juga pengen gesekin kontol gue di sela toket lo ".
Tanpa berpikir panjang , Salsa langsung menuruti apa yang aku minta . Dia mulai memasukkan batang kontol ku ke dalam mulutnya setelah sebelumnya lidahnya bermain main di sekitar kepala kontol ku . Aargghhh rasanya enak sekali. Lalu secara bergantian ia menyelipkan batang kontol ku di tengah belahan dadanya dan dengan perlahan menggesekkannya . Salsa yang sebelumnya ku kenal sebagai bocah yang sangat polos ternyata bisa bermain di atas ranjang dengan seliar ini .Sedang ia menggulum batang kontolku , ia juga meremas dan memainkan buah zakar ku . Rasanya lengkap sekali , ia menyentuh semua bagian yang ku inginkan .
Setelah puas dengan oral yang Salsa lakukan, ku mulai duduk di atas tempat tidurku dan meminta Salsa untuk mengarahkan memeknya tepat di hadapan wajahku . Kali ini aku akan memberikan kenikmatan yang luar biasa . Saat ini aku mulai menjilati permukaan memeknya yang sudah sangat becek, ku hisap klitorisnya dengan sangat lembut ,aku juga sempat memasukkan lidahku ke dalam memeknya hingga ia mendesah dengan kerasnya . Tangannya menjambak rambutku dengan sangat kencang den menekan memeknya hingga aku memasukkan lidahku lebih dalam lagi .
Ini adalah kali pertamaku berciuman dengan seorang wanita namun tak lagi dengan bibirnya , melainkan dengan memeknya . Sshhhh ahhhh sshhh ashhhh hanya itu yang dapat keluar dari bibir Salsa. Ia begitu menikmatinya hingga tanpa sadar ia mulai menggesek gesekkan memeknya dengan sendiri . Kini tugasku hanya menjulurkan lidah ku. Selebihnya , dia sendiri yang atur sesuai keinginannya .
"Terus jilat bang. Sshhhhh ahhhhhh nikmat Bang ". ucapnya dengan desahannya yang khas .
Puas dengan memeknya , ku mulai menurunkannya . Mengarahkan batang kontolku pada lubang memeknya , secara perlahan . Karena aku tahu hal ini akan membuatnya merasa sangat sakit. Hingga aku berinisiatif untuk menggesek gesekkan ujung kontol ku pada permukaan memeknya , baru akhirnya secara perlahan aku mulai memasukkan nya .
"Shhhh Awww ". jerit Salsa ketika batang kontolku mulai masuk ke dalam memeknya. Tangannya meremas bahuku dengan sangat kencang . Ada sedikit rasa kasihan melihat nya mengerang seperti itu . Tapi apa boleh buat ? aku merasakan kenikmatan yang sangat luar biasa . Seperti di pijat , namun ini lebih enak . Ahhh entah apa itu , aku tidak bisa menggambarkan kenikmatan itu dengan apapun. Yang pasti saat ini aku melayang di ambang kenikmatan .
Hanya dua bongkahan toket yang saat ini ada di hadapanku yang bisa ku gunakan untuk melampiaskan rasa nikmat ini . Ku emut satu persatu puting susu nya , lalu ku arahkan pinggangnya naik turun secara teratur . Kali ini Salsa sudah mulai bisa merasakan kenikmatan itu , rasa sakit yang sempat ia rasakan sepertinya sudah berubah menjadi kenikmatan luar biasa seperti yang juga sedang ku rasakan saat ini . Tidak lama kemudian, ia juga sudah mulai terbiasa untuk melakukannya sendiri . Beberapa kali ia memintaku untuk menjulurkan lidahku , lalu ia juga kembali memainkan lidahnya .
Malam itu kami benar benar melakukannya, sesuatu yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya . Beberapa saat kemudian, listrik di rumahku kembali menyala , kami berdua sama sama mendapati keringat yang saling bercucuran . Juga wajah yang dipenuhi dengan kenikmatan . Selain itu , aku baru saja melihat tubuh seksi adikku itu yang ternyata sangat putih dan mulus .Apalagi ketika ku lihat ke arah perutku , terlihat dengan jelas memek itu naik turun dengan irama yang teratur. Beberapa kali ku katakan , rasanya sangat nikmat sekali.
"Ahhhh Salsa sayang , terus sayang . Genjot terus kontolnya sayang.. bentar lagi gue keluaar ". Dan akhirnya croot crot.. ku keluarkan seluruhnya di dalam, tak peduli apa yang akan terjadi selanjutnya , yang penting malam ini kepuasan menjadi milik kita berdua .
Sekarang giliran Salsa ." Ayo sayang, keluarkan.. goyang teruss.. ".ucapku tepat di telinganya .
Tidak lama kemudian , dia memelukku dengan sangat erat , menghisap bibirku dengan sangat kencang ,lalu setelah itu ia mengerang dengan begitu kerasnya dan aku mulai merasakan sesuatu yang hangat membanjiri batang kontolku. Terlebih ketika denyutan memeknya seakan memijat batang kontolku. Salsa memelukku dengan sangat lemas, kami berdua membanjiri malam ini dengan lautan kenikmatan.
"Bang, barusan itu kita ngentot ya ? ". ucap Salsa dengan sangat polosnya .
" Iya sayang , gimana ? enak ngga ? lo ngga nyesel kan ngentot sama gue ? ".
" Kayaknya mulai sekarang gue bakalan ketagihan deh Bang ".
Aku tersenyum mendengarnya . Setelah membersihkan semuanya, kita memutuskan untuk bermalam di kamarku. Kami tertidur dalam keadaan berpelukan . Dan yang lebih gilanya lagi, malam ini kami tidur dalam keadaan telanjang untuk mendapatkan sensasi baru yang tidak akan pernah kami lupakan.
*****
Anda Mungkin Juga Suka





