Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel CEO Mengejar Cinta Adik Mafia

CEO Mengejar Cinta Adik Mafia

Rio terjebak dalam pusaran dendam yang berubah menjadi cinta mendalam sekaligus penyesalan pahit. Meski perasaan di antara keduanya begitu kuat, ia dipaksa mengorbankan egonya demi melindungi keselamatan sang pujaan hati. Kisah ini membuktikan bahwa cinta tak pernah salah memilih sasaran, namun perjuangan untuk bersatu tidaklah semudah membalik telapak tangan. Rio harus menerima kenyataan bahwa mencintai tidak selalu berarti harus memiliki sosok tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Bab 1

Meninggalnya kakak Rio

Hari ini hari pertamaku pulang ke Indonesia, dari enam tahun sebelumnya aku menghabiskan hidupku di Amerika.

Tidak ada penyambutan untukku, bahkan yang ada hanya seorang supir pribadi keluarga yang datang menjemputku ke bandara.

Apa aku sudah tidak diharapkan, atau mereka tidak menginginkan kedatanganku? Seribu pertanyaan muncul di benakku, hingga akhirnya aku sampai di depan rumah.

Ada apa ini? Kenapa banyak karangan bunga berjajar di depan rumahku? Apa yang terjadi kenapa begitu ramai orang yang datang dengan menggunakan serba hitam? Apa terjadi sesuatu? pikirku yang mulai lari masuk kedalam rumah.

Sebuah Peti Mayat tengah terletak di ruangan tengah. Aku berlari ke arah peti tersebut melihat sosok orang yang aku sayangi tengah terbaring kaku.

Badanku hampir rapuh. Beruntung papi cepat menangkapku dari belakang.

" Apa yang terjadi papi? kenapa kak Andri, tertidur di peti itu! Kenapa dia meninggalkan Rio! Papi," ucapku yang membuat seketika pelayat menjadi sedih.

"Sabar Rio! Biarkan kakakmu tenang biarkan dia pergi, ikhlaskan dia," gumam papi yang membuatku memeluk erat sosok yang penting di hidupku.

"Kak Andri …." teriakku memecah sehingga Papi, mengangkat badanku yang tengah memeluk tubuh yang tidak bernyawa itu lagi.

" Jangan tinggalkan Rio kak," rengekku seperti anak kecil, menangis tersedu mungkin ini untuk pertama kali nya air mata ku jatuh.

Aku pernah kehilangan mamaku yang meninggalkanku sejak usia 15 tahun karena mami selingkuh dan memilih lelaki itu dari pada kami anak nya.

Para pelayat pun mulai meninggalkan makam tempat terakhir peristirahatan kak Andri.

Aku masih memandangi batu nisan nya berharap sosok kakakku ini bangun lagi, hingga aku terbayang bagaimana dia menjaga dan melindungiku, saat mami ketahuan selingkuh papi marah besar terjadi keributan besar di rumah.

Kak Andri datang meletakkan headset di telingaku, memutar kan lagu yang berirama bahagia. kak Andri juga menghidupkan musik dengan begitu kencang, berjoget bahagia di kamarku, walau sebenarnya dia tengah sedih karena aku sesekali memergoki kak Andre menghapus air mata di wajah nya.

Kak Andri tetap melempar senyum seakan tidak ada masalah yang terjadi ikut bernyanyi seraya berjoget, dan itu dia lakukan sampai aku sudah benar-benar tertidur.

Setelah aku tertidur kak Andri, menemui papi dan mami" Stop! hentikan keributan kalian hanya akan membuat aku dan Rio sakit hati! Apa kalian bisa menjaga perasaan kami?" tanya Andri begitu marah terhadap kedua orangtuanya, yang tengah berselisih itu.

" Jika yang terbaik diantara kalian pisah maka berpisahlah dengan cara baik," ucap Andri dengan mata berbinar.

" Nak maaf kan mami!" sahut mami nya seraya memeluk Andri.

" Pergi sana! kamu tidak pantas dianggap mami, kamu menghancurkan keluargamu, jangan pernah menemuiku dan Rio, kami tidak Sudi punya mami seperti mu lagi" pungkas Andri menatap rasa marah, ke arah maminya yang telah mengkhianati sang papi, mami seperti apa itu!" batin Andri Kesal dengan berjalan ke arah kamarnya.

Klek

"Kamu belum tidur?" sahut Andri menatap Rio yang duduk di atas ranjangnya! Andri, mencoba menyembunyikan kesedihannya lagi tapi seolah percuma karena Rio, telah mendengar semuanya.

"Maaf kan kakak Rio! Kakak akan menjaga dan selalu melindungimu," ucap Andri yang berjalan ke arah Rio, memeluk Rio dan menenangkannya dalam dekapannya, hanya itu yang bisa dilakukan andri. dalam menenangkan Rio

yang terlihat sangat terpukul. Hingga di balik badan Andri. Rio, meneteskan air matanya, bukan keluarga seperti ini yang aku mau" batin Rio sedih dalam hatinya.

Hingga akhirnya Rio tersadar dari sekilas khayalan, bayangan tentang sang kakak, setelah dia melihat dan membuka mata, akan sosok tubuh yang ada di sampingnya kini. sosok seorang kakak yang tidak bernyawa lagi.

"Kakak! bangun jangan tinggalkan Rio" masih ucap Rio, yang mendekap lebih erat tiang nisan yang bertuliskan nama Andri.

"Biarkan kakakmu beristirahat dengan tenang nak," ucap papi, hingga matahari pun pergi suasana mulai gelap, angin berhembus kencang, gemuruh sesekali memekik. "Nampak nya mau hujan" sahut papi yang menarik paksa badanku masuk kedalam mobil.

Aku meninggalkan tubuh yang tidak bernyawa itu berselimut tanah, berteman sepi, ku pandangi pusarannya hingga hujan pun turun menemani nya.

Inginku keluar dan memayunginya. Aku takut sosok tubuh itu sakit, tapi berkali-kali papi menyadarkanku" biarkan kakakmu beristirahat dengan tenang"

Mobil yang membawaku pergi jauh, pusara itu jauh tertinggal di belakang. Aku sengaja pulang tidak memberi kabar denganmu kak! Aku ingin memberi kejutan aku bawakan kamu cemilan kesukaanmu, dan beberapa aksesoris yang selalu kamu koleksi. Kak kenapa kamu harus pergi kak.

Setelah sampai di rumah aku berlari ke arah kamarnya, aku pandangi fotonya dan fotoku. Aku melihat sosok wajah tampan yang mempesona dengan wajah selalu ceria, seakan tidak takut akan mati hingga kematian itu datang sendiri menjemputmu.

Ayo kak! Bangun jangan tinggalkan aku. Aku peluk erat foto nya di dadaku seraya membaringkan badan di kasur milik nya. Aku pandangi semua peninggalan nya.

" Coba lihat dek kakak punya apa?"

"Apa kak! Sini Rio, mau lihat"

" Ini PS terbaru"

"Aku mau kak"

" Kita main bersama ya! yang kalah harus nurutin yang menang"

" Ok siapa takut"

" Ya aku kalah" ucap Rio

" Jadi kakak menang nih, kakak mau kamu sayang terus dengan kakak walau nanti nya adikku ini punya pacar" sahut Andri seraya melempar gurauan dengan Rio.

" Ah kali ini kakak kalah"

" Ya kakak kalah, jadi apa yang kamu mau?"

" Kerjakan tugas Rio"

" Curang, padahal kakak sengaja mengalah agar kamu jangan sedih" canda Andri.

" Yey, mana ada jika kalah ya ngaku kalah kak"

" Iya lah, adik kakak ini hebat"

" Kak Rio, ingin sekolah di Amerika, apa boleh? meninggalkan kakak jika tetap disini Rio, sering teringat mami kak"

" Iya! Tidak apa nanti kakak bilang ke papa ya biar mengurus keberangkatanmu"

" Aku sayang dengan kakak"

" Kamu hati-hati ya Rio! Pintar jaga diri dan ingat tuh kemampuan kamu dalam fighting di Tingkat kan. Besok jika kita ketemu kakak ingin melatih kekuatanmu"

" Siap bos, Kak Rio! Jalan dulu"

Semua bayangan itu seketika muncul di benakku seakan berat melepasmu kak! Ayo kak bangun! Jangan tinggalkan Rio" sahut Rio. bersorak kencang dengan mata yang masih tertutup mulut yang ngigo manggil nama Andri.

" Seperti nya dia demam pak" sahut asisten rumah tangga Rio. yang diperintahkan oleh sang papi membangunkan Rio. Hendak sarapan pagi namun sang bibi kaget melihat Rio, yang tengah mengigau. memanggil nama sang kakak. dengan rasa kuatir sang bibi mendekatkan telapak tangannya di kening Rio mendapati jika sang tuan muda tengah demam.

" Panggil dokter Hendra"

Perintah papi Rio. yang sepertinya cemas akan keadaan sang anak, dengan kondisi badan yang panas, mulut yang mengigau. Menambah rasa kuatir menatap Rio dengan rasa sedih.

Papi Rio yang masih duduk di sebelah Rio. Menatap ke arah sang istri melihat sang istri muda hanya diam menatap Rio, tanpa mencoba berbuat sesuatu.

Seakan kesal sang papi memarahi sang istri yang mematung seperti orang tidak tahu apa-apa.

"Apa yang kamu lihat mi? Pergi ambilkan air hangat Kompress dia."

Sang Mami tiri membalas tatapan sang suami dengan rasa ketidaksenangan. Dengan langkah kaki yang seakan lesu sang mami berjalan ke arah dapur meninggalkan Rio dan sang suami di dalam kamar yang berukuran besar dengan ranjang yang luas. Kamar yang sudah lama ditinggalkan Rio. dia berharap jika kedatangannya ke Indonesia. agar bisa tidur sekamar lagi dengan sang kakak.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel An Affair
9.2
Winter Samantha menyamar demi menghancurkan keluarga Smith yang telah merenggut nyawa orang tuanya. Ia sengaja menjerat Edward Smith dan putranya, David, ke dalam skandal perselingkuhan yang berbahaya. Namun, di tengah misi balas dendam tersebut, muncul Sean William, sahabat masa kecil yang mencintainya dengan tulus. Kini Winter terjebak dalam dilema besar: tetap menghancurkan musuhnya atau memilih hidup bahagia bersama lamaran cinta sejatinya, Sean.
Sampul Novel Apa Kamu Kurang Istri?
8.0
Dua minggu menjelang pernikahan, Felix Darmaji kembali menunda hari bahagia mereka demi Shifa Adnan. Ini adalah penundaan ketiga, setelah sebelumnya Felix pergi ke luar negeri dan menemani Shifa melukis di gunung. Kehabisan kesabaran, sang protagonis langsung melamar teman masa kecilnya, Callen Harlan, putra mahkota konglomerat properti. Saat Felix menyadari kesalahannya, ia hanya bisa menatap siaran langsung pernikahan megah mantan tunangannya dengan penuh penyesalan mendalam.
Sampul Novel CEO 1 Miliar Won
9.5
Kim Liu, pengacara muda yang selalu berbakti, terpaksa menyetujui perjodohan demi ibunya yang sakit parah. Ia menikah dengan Jung Jisung, CEO TJ Group yang kaya namun trauma akibat penculikan masa kecil. Meski awalnya dingin dan penuh rumor, Jisung perlahan luluh oleh ketulusan Liu. Namun, pernikahan rahasia mereka diguncang oleh kebencian ibu mertua, gangguan mantan kekasih Liu, serta intrik Song Minseo yang ambisius. Bisakah cinta tumbuh di tengah rahasia dan tekanan harta?
Sampul Novel Dijodohkan dengan CEO tanpa Hati
8.5
Satu bulan membina rumah tangga, Ana Puspita Ningsih belum pernah disentuh oleh Louis Kusnadi. Pernikahan paksa ini mempertemukan dua kepribadian yang bertolak belakang. Ana dikenal sebagai wanita penyantun yang tulus membantu kaum papa, sementara Louis adalah CEO arogan yang gemar menindas orang lain. Di balik kekayaannya, Louis sangat pelit dan kerap menyakiti hati istrinya. Ana kini harus bertahan menghadapi sikap suaminya yang sedingin es dan penuh amarah.
Sampul Novel I’m Always Be Yours
8.8
Freya Angelicia, supermodel menawan berusia 23 tahun, terjebak cinta tak terbalas pada kakak angkatnya, Max Xavierano Miller. Meski dikagumi dunia, Freya justru menghadapi kebencian dari pria yang ia puja. Max, miliarder sukses yang trauma akibat dikhianati tunangannya, mendapati hidupnya penuh kejutan saat bertemu kembali dengan Freya. Namun, tepat ketika Max mulai menyadari perasaannya, muncul saingan berat yang siap merebut hati Freya darinya.
Sampul Novel Istri Kampungan Kesayangan Presdir
9.1
Santi hanyalah seorang gadis desa yang nekat merantau ke kota besar demi menyambung hidup adik-adiknya. Takdir kemudian mempertemukannya dengan Bima, seorang CEO tampan sekaligus Casanova yang kerap bergonta-ganti pasangan. Meski terbiasa dengan kehidupan glamor, Bima justru mulai merasa luluh setelah mengenal ketulusan dan kepolosan yang dimiliki Santi. Perbedaan dunia mereka menjadi awal dari kisah romansa yang tak terduga di tengah hiruk pikuk kota.