Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel CANDU CINTA CEO AROGAN

CANDU CINTA CEO AROGAN

Erlan Levin adalah CEO sukses di Jakarta yang terus menghindar dari desakan menikah keluarganya. Namun, hidupnya berubah total saat ia tertangkap basah berada di satu kamar dengan gadis asing. Terjepit situasi memalukan ini, ia terpaksa menikahi wanita yang sangat disukai keluarganya itu. Kini, sang istri harus berjuang memenangkan hati Erlan yang dingin. Akankah cinta tumbuh di antara mereka, atau ia hanya akan menjadi sosok yang terabaikan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Mitha mulai merasakan sensasi panas yang membara, dari dalam tubuhnya.

"Pa ... panas! Ha-us!" lirihnya.

"Sepertinya gadis ini menggoda juga, bagaimana kalau kita sikat duluan, Bro?" serunya kepada temannya.

"Boleh juga ide mu! Bos masih dalam perjalanan ke sini." ucap yang lain.

"Ayo, kita sikat dia!" tukas orang itu.

"Tidak! Ja ... jangan! Tolong! To ... tolong! Jangan sentuh saya!" jerit Mitha takut, karena melihat para pria itu mulai melepas baju mereka dan berjalan mendekati ranjang.

Teriakan yang menyayat dari bibir Mitha menggelitik telinga Erlan.Dia pun mencoba melangkah mencari sumber suara itu.Untung saja para pria itu, sedang menunggu Bos mereka datang, sehingga pintu kamar tidak tertutup dengan rapat.

Erlan lalu mengintip dari arah pintu dan melihat kelakuan bejat para pria itu yang hendak menyakiti salah seorang wanita.Dengan cepat, Erlan menendang pintu kamar itu.

"Hei! Apa yang hendak kalian lakukan? Dasar bajingan!" teriak Erlan. Lalu mulai melakukan penyerangan, kepada kedua pemuda itu.

Erlan yang terbiasa dengan olah raga bela diri terlihat lebih kuat dua kali lipat, melawan para pria itu. 

Menyadari jika ada seorang pria yang hendak menolongnya, Mitha segera berkata,

"Tu ... tuan tolong saya!" teriak Mitha, saat salah satu dari pria itu mulai merobek baju yang dia kenakan.

Erlan segera menoleh ke arah pria itu. Laludengan satu tendangan, pria itu pun terjatuh. Lalu disaat situasi mulai lengah, Erlan segera meraih tangan Mitha dan membawanya keluar dari kamar itu. 

"Sialan! Kejar mereka! Cepat!" seru salah satu dari pria itu.

Namun terlambat. Para pria itu kehilangan jejak mereka. keduanya seperti telah hilang di telan bumi.Para pria itu kewalahan mencari Mitha. Namun tidak mereka dapati.

"Sial! Ke mana pria itu membawa wanita tadi? Kok mereka sangat cepat menghilangnya?" kesal para pria itu.

Erlan saat ini sedang berada di salah satu kamar yang berjarak sangat dekat dengan kamar yang tadi di tempati oleh wanita itu. Dia terpaksa ikut serta membawa sang wanita ke dalam kamarnya. Demi untuk menyelamatkannya dari para pria tadi. 

"Te-rima kasih, Tu-an. Anda telah menyelamatkan saya." ucapnya, sedikit lega.

Erlan tidak menjawab perkataan wanita itu. Dia malah mulai sibuk menanggalkan pakaian yang melekat di tubuhnya. Erlan mulai merasakan panas yang sangat dahsyat saat ini.Demikian halnya dengan Mitha. Gadis itu juga mulai membuka beberapa kancing bajunya.

"Pa-nas!" lirihnya.

Melihat gadis itu juga turut menanggalkan bajunya. Erlan seketika langsung menatap tajam ke arahnya.

"Apakah perempuan ini, juga sudah dicekoki obat perangsang?" Alat tempur milik Erlan menjadi semakin tegak berdiri melihat bahu mulus milik gadis itu.

Bahkan Erlan menelan ludahnya berkali-kali, karena melihat gerakan meliuk-liuk yang dilakukan oleh Mitha yang sedang duduk di sofa.Belum lagi dua bukit kembar milik Mitha yang sungguh  begitu menggoda batinnya.

"Haus! haus! Aku sangat haus!" seru sang gadis lagi, sambil mulai memegang lehernya.

Mendengar keluhan gadis itu, Erlan yang hanya memakai celana bokser pendek segera berjalan menuju ke arah kulkas berada lalu mengambil sebotol air mineral yang berada di dalamnya untuk diberikan kepada Mitha.

Namun siapa sangka, gadis itu malah mengikuti langkah Erlan menuju kulkas dan meraih air mineral itu, lalu langsung meminumnya di depan sang pria.Akan tetapi rasa terbakar dari dalam tubuhnya tidak berhenti juga.

"Panas! Panas!" serunya, lagi.

Lalu dengan berani, Mitha segera memeluk dada telanjang Erlan dengan tatapan penuh damba.

"Tu ... tuan, tolong saya! Sa ... saya tidak dapat menahannya lagi. Sa-ya hampir mati saat ini! Pa-nas!" ucapnya terbatas sambil mulai membelai punggung pria itu.

"Hei! Anda kenapa Nona?" tanyanya, kepada gadis itu. Erlan mulai mencoba melepas pelukan Mitha di tubuhnya.

"Sepertinya diminuman saya, telah dicampur sesuatu." lirihnya sambil menangis.

"Tolong saya, Tuan. Saya tidak dapat menahannya lagi." Air mata mulai mengalir di kedua pipinya.

"Nona, situasi kita hampir sama saat ini. Diminuman saya tadi, juga telah dimasukkan sesuatu. Jadi tolong jangan menggoda saya semakin jauh! Takutnya saya tidak bisa menahannya!" hardik Erlan lalu mulai mengendurkan pelukan gadis itu di tubuhnya.

"Tapi ... saya sudah tidak bisa menahannya lagi, Tuan! Ah ...!" Satu desahan lolos dari bibirnya.

Keduanya terjatuh di ranjang akibat kaki Mitha yang tiba-tiba mulai lemas. Erlan selaku pria normal mulai tergoda dengan kemolekan tubuh gadis itu, yang saat ini sangat rapat dengan tubuhnya.

Erlan malah telah menindih tubuh Mitha, dan mulai menciumnya. Bibir keduanya mulai bersentuhan.Entah siapa yang memulai, saat ini kedua bibir mereka saling melumat dan mulai terbuai dalam hasrat membara yang berasal dari dalam tubuh mereka.Tangan Erlan mulai bergerilya di atas dua gundukan milik gadis itu.

"Ah ... Oh ..." desahnya.

Erlan semakin terbawa hasrat. Mendengar suara-suara aneh yang berasal dari bibir sang gadis. Lalu dengan kasar, Erlan menanggalkan semua pakaian yang melekat di tubuh gadis itu.

Mitha yang merasa panas, terus meliuk-liukkan badannya, seperti ada yang hendak muncrat ke luar dari inti tubuhnya. Ada rasa menggelitik di sana.Dia seakan telah hilang urat malunya, saat pria itu telah berhasil menelanjanginya. Mitha seperti telah kehabisan akal.

Sementara Erlan yang melihat kemolekan tubuh Mitha semakin membuat senjata pamungkas yang ada di balik celananya menjadi menegak.Erlan juga ikut menanggalkan semua pakaiannya.Lalu kemudian, dia mulai menghujani tubuh Mitha dengan ciuman bibirnya.

"Ah ... ah ... oh ..." Desahnya semakin menikmati semua sentuhan Erlan di tubuhnya.

Erlan semakin kalap, dia pun mulai menjilati tubuh gadis itu dari atas sampai bawah. Tak lupa dia meninggalkan beberapa tato kepemilikan dari bibirnya, di atas tubuh putih bersih milik Mitha.

Gadis itu tak kuasa menahan letupan demi letupan dari dalam tubuhnya, disaat tangan Erlan mulai bermain di kedua pucuk bukit kembarnya yang masih suci.

"Ah ... Oh ... Sssssshhh!" Mitha hanya mampu berdesis.

Erlan semakin gila, setelah puas memilin-milin ujung bukit kembar milik Mitha. Kini giliran lidah Erlan yang sangat lihai menyentuh ujung dua gundukan milik gadis itu.

Lagi-lagi, Mitha  hanya mampu memejam kan matanya dan menikmati setiap permainan lidah pria itu.

Erlan semakin lihai menjilat, menyedot bahkan menggigitnya.

"Akh ...!" Entah sudah berapa kali Mitha mencapai puncaknya hanya dengan permainan lidah Erlan.

Tangan Erlan mulai meraba-raba paha Mitha dan menemukan sesuatu yang lembab di sana.

Jari-jarinya mulai sibuk bermain di daerah favorit milik gadis itu.

"Ah ... ah ...!" desahnya sambil mencengkeram erat kain seprei yang mulai berantakan itu.

Tubuhnya kembali bergetar dan pinggulnya mulai naik turun saat tangan Erlan semakin cepat bermain di daerah lembut itu.

Serasa ada sesuatu yang muncrat dari dalam inti tubuhnya dan ini baru pertama kali Mitha rasakan.Pandangannya menjadi sayu menginginkan lebih dari sentuhan tangan Erlan.

Namun tiba-tiba, Mitha tersentak  kaget saat jari tengah milik Erlan mulai masuk ke dalam inti tubuhnya dan mulai melakukan gerakan maju mundur.

"Oh ...! Ah ...!" desahnya tak karuan.

Ada sensasi baru, yang tidak pernah Mitha rasakan sepanjang hidupnya.Rasa terjepit, ngilu, sakit yang lama kelamaan berubah menjadi nikmat.

"Akh! Akh ...! Mmmmhhhpppp!" teriak Mitha saat kembali merasakan pelepasannya.

Tidak sampai disitu saja, Erlan mulai melebarkan paha gadis itu dan melihat dengan seksama surga dunia, untuk pertama kalinya.

Beberapa kali Erlan terlihat menelan ludahnya melihat keindahan alam itu. Inti tubuh milik Mitha yang masih berkedut-kedut akibat reaksi obat perangsang yang masih saja belum lepas pengaruhnya.

Lagi-lagi, Mithq tersentak saat lidah Erlan mulai bermain dengan lihainya di liang kenikmatan miliknya.

"Ah, ah, ah ...!" rintihnya tak tertahankan lagi. Kedua tangan Erlan mulai membelai ujung bukit kembar milik Mitha. Dia meremasnya sesuka hatinya.

Mitha semakin lupa diri. Dia tidak bisa memakai akal sehatnya saat ini, karena semua perbuatan pria itu di tubuhnya sungguh sangat nikmat baginya.Bahkan dirinya sudah sangat menginginkan setiap sentuhan yang telah dilakukan oleh Erlan pada tubuhnya.

Sejujurnya Mitha ingin berontak. Akan Tetapi ,dia tetap tidak bisa melakukan apa pun. Dirinya memilih menyerah dan menikmati semua sentuhan Erlan di tubuhnya. Mitha hanya mampu menikmati setiap sentuhan dari pria itu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NTM" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NTM
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Pribadi CEO yang Terlalu Mempesona
8.2
Demi membalas budi sahabat yang membiayai pengobatan anaknya, Wilona Anastasia bertahan menjadi asisten Marten Dewangga Yanuardi. Meski Marten adalah CEO muda yang arogan dan keras kepala, pesona Wilona perlahan melunakkan sifat kekanakannya hingga ia terobsesi pada asistennya itu. Namun, sebuah rahasia besar membayangi hubungan mereka yang kian intens. Akankah cinta Marten tetap bertahan saat mengetahui bahwa Wilona sebenarnya adalah seorang janda beranak satu?
Sampul Novel BAYAR dengan Tubuhmu
9.6
Celina terpuruk dalam kehancuran setelah dikhianati oleh tunangannya sendiri. Tak hanya difitnah, ia bahkan dijadikan jaminan hutang demi melindungi saudara laki-lakinya. Kini, ia terpaksa menyerahkan dirinya kepada Mikhael, seorang pria berkuasa yang dingin. Namun, saat Celina datang dengan wajah sembab penuh duka, Mikhael justru mencemooh kondisinya yang menyedihkan. Di tengah tekanan keji ini, Celina harus bertahan melayani pria yang terang-terangan menghinanya.
Sampul Novel Ceraikan Suami, Nikahi Adiknya
9.8
Setelah sepuluh tahun, Chloe Carlson memutuskan bercerai dari suaminya yang tidak setia, Vincent. Meski dituduh mengincar harta, Chloe pergi hanya demi membawa putri mereka, Mackenzie. Menjadi ibu tunggal tanpa kualifikasi membuatnya sulit mencari kerja. Terdesak, Chloe meminta bantuan adik iparnya, CEO muda Vernon Phoenix Gray. Namun, Vernon menawarkan posisi asisten pribadi dengan syarat pemuasan hasrat di ranjang. Kini Chloe terjebak antara rayuan Vernon atau kembali pada Vincent.
Sampul Novel Cinta CEO dalam Jebakan
8.5
Gabriella, gadis yatim piatu yang malang, kehilangan rumah warisannya akibat penggusuran paksa oleh Perusahaan Quebracha. Saat menuntut keadilan pada sang CEO, Max Evans, sebuah insiden tragis justru merampas kehormatannya. Alih-alih merasa bersalah, Max menuduh Gabriella sebagai wanita bayaran yang sengaja menjebaknya demi uang. Di tengah kebencian dan tuduhan palsu, mampukah keduanya menyadari bahwa ada dalang yang sedang mengadu domba mereka?
Sampul Novel Crazy Maid ( Indonesia )
8.5
Felicity Jolicia Addison, gadis manja yang tak pernah menyentuh dapur, terpaksa menyamar menjadi Cia. Demi jet pribadi impian, ia menjalankan misi sang ayah menjadi pelayan Jerrald Nataniel Mendez, pengusaha jet asal Spanyol. Jerrald frustrasi menghadapi ketidakbecusan Cia yang bahkan hampir membakar dapur saat memasak air. Meski dicap gila karena kepolosan dan sifat borosnya, interaksi unik antara majikan arogan dan maid amatir ini justru memicu benih asmara.
Sampul Novel Gairah Panas Tuan Arion
9.5
Arion Harold dikenal sebagai casanova dingin yang menyembunyikan perasaan mendalam pada sekretaris pribadinya, Emily. Meski sering bersikap ketus, sebuah malam penuh gairah akhirnya mengungkap emosi terpendam mereka. Namun, hubungan sahabat masa kecil ini hancur seketika akibat situasi tak terduga. Emily yang terluka memilih menjauh demi melindungi hatinya. Mampukah Arion memenangkan kembali cinta Emily, ataukah pesonanya tak lagi cukup untuk memperbaiki keretakan itu?