Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Setelah 999 kali gagal menggoda Nathan yang dingin, sang protagonis mengira tunangannya itu hanya menjaga kesucian hingga pernikahan. Harapan itu hancur saat ia menyaksikan Nathan berciuman mesra dengan teman masa kecilnya di sebuah kamar hotel VIP. Sadar cintanya bertepuk sebelah tangan, ia membatalkan pernikahan dan memutuskan untuk menikahi Darius Russell. Meskipun sang ayah memperingatkan bahwa Darius lumpuh akibat kecelakaan masa lalu, ia tidak lagi peduli pada masa depan rumah tangganya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Keesokan harinya saat kembali ke perusahaan, aku duduk di meja kerja dan mencetak surat pengunduran diri.

Aku dan Nathan saling mengenal dan jatuh cinta saat kuliah. Setelah dia bekerja ke perusahaan teknologi ini, aku pun mengikutinya. Aku menolak tawaran pekerjaan dari orang tuaku dan menemaninya memulai karier dari karyawan biasa.

Sejak bersama Nathan, aku pernah mencoba berbagai cara untuk menggoda dan menarik perhatiannya. Entah saat aku berpakaian minim dan sengaja terjatuh ke pelukannya, atau saat berpura-pura mabuk dan mencoba diam-diam menciumnya.

Namun, setiap kali kami hampir melewati batas, dia hanya memutar-mutar gelang tasbih di tanganya dan menatapku dengan tenang dan penuh pengendalian diri.

Seolah tanpa nafsu maupun keinginan, seperti orang suci yang turun ke dunia fana.

Kini, setelah enam tahun bersama, saat aku tahu dia telah memesan hotel, aku sempat berpikir bahwa dia akhirnya berniat serius denganku. Namun, nyatanya, semua itu hanyalah khayalanku sendiri.

Seorang rekan kerja lewat dan melihat surat pengunduran diriku di layar komputer, dia tampak terkejut. "Kak Rebecca, kamu sebentar lagi akan dipromosikan jadi direktur divisi di perusahaan ini, kenapa tiba-tiba mengundurkan diri?"

Aku tersenyum. "Aku akan segera menikah. Mungkin saat itu aku akan bekerja di perusahaan lain."

Rekan kerjaku, Sara Hudson, ikut tersenyum dan memberi ucapan selamat. "Akhir-akhir ini banyak sekali kabar bahagia di perusahaan kita. Tadi malam aku juga lihat unggahan Pak Nathan di media sosial, katanya dia mau bertunangan!"

"Memang harus diakui, wakil direktur utama dan pacarnya benar-benar cocok. Katanya mereka sudah kenal sejak kecil dan tumbuh besar bersama."

"Aku sudah lama penasaran, siapa yang bisa menaklukkan Pak Nathan yang selama ini tampak tidak tersentuh itu. Ternyata, jawabannya adalah cinta pertamanya!"

Senyumku tiba-tiba terasa kaku. Saat membuka ponsel, aku mendapati nomor utama dan nomor kedua WhatsApp milik Nathan sudah lama memblokirku.

Nomor utama Nathan memang untuk urusan pribadi. Semalam, setelah dia pergi dari rumah, dia langsung memblokirku dan menghapus kontakku. Sementara nomor keduanya yang dipakai untuk kerja, saat aku membuka kolom percakapan, yang tersisa hanyalah percakapan kaku antara atasan dan bawahan.

Saat itu juga, Nathan masuk ke perusahaan bersama Khloe.

Keduanya berjalan sangat dekat. Wajah Khloe tampak cerah dan tersenyum manis, sama sekali tidak terlihat seperti orang yang sedang sakit.

Kemudian, Nathan memperkenalkannya, "Dia adalah direktur divisi teknologi yang baru di perusahaan kita. Silakan berkenalan, semoga semuanya bisa menjalin kerja sama yang baik ke depannya."

Sara tampak terkejut, pandangannya bolak-balik menatapku dan Khloe, lalu membungkuk dan menyapa, "Selamat datang, Bu Khloe!"

Aku tidak mengatakan apa pun dan hanya menggenggam erat surat pengunduran diriku. Namun, Nathan justru memandangku dengan penuh ketidakpuasan. "Rebecca, semua orang sudah menyapa direktur divisi baru. Apa-apaan sikapmu ini?"

Khloe tersenyum pelan, lalu mengulurkan tangannya ke arahku. "Mulai sekarang kita akan bekerja di perusahaan yang sama. Ke depannya, mohon kerja samanya."

Saat aku baru saja mengulurkan tangan, Nathan segera menarik tangan Khloe kembali. "Kamu sekarang seorang direktur divisi. Nggak perlu memberi muka pada karyawan biasa. Ayo, aku ajak berkeliling melihat-lihat lingkungan kerja."

Mereka berdua pun pergi, meninggalkan aku seorang diri, dengan tangan yang masih terulur di udara, seperti seorang badut.

Sara menarikku duduk dan mulai memakan melon di meja kerjanya. "Rebecca, kamu lihat, 'kan? Barusan itu tunangan Pak Nathan!"

"Kalung berlian merah muda di lehernya itu hadiah dari Pak Nathan kemarin, katanya harganya mencapai miliaran!"

"Tapi cara Pak Nathan mengangkat orang dari luar terlalu keterlaluan! Kamu sudah bekerja di perusahaan ini lima tahun dan kemampuanmu juga diakui semua orang, tapi Pak Nathan dengan mudahnya memberikan posisi yang seharusnya jadi milikmu kepada orang lain!"

Aku hanya mengangguk dengan pikiran yang melayang. Sejak awal, aku memang berniat mengundurkan diri. Kehadiran mendadak Khloe hari ini hanya membuatku makin sadar akan posisiku di hati Nathan.

Setelah mengambil berkas-berkas dan surat pengunduran diri, aku mengetuk pintu kantor Nathan.

"Masuk." Nada suaranya sangat dingin.

Aku meletakkan semua dokumen, termasuk berkas-berkas yang perlu diserahkan setelah pengunduran diriku.

Nathan membolak-balikkan dokumen itu, wajahnya makin kelam. Akhirnya, dia menatapku dengan ekspresi mengejek, sudut bibirnya melengkung sinis.

"Rebecca, kemarin aku kira kamu sudah berubah dan nggak akan lagi merajuk seperti dulu. Ternyata hari ini langsung menunjukkan sifat aslimu, ya?"

Setelah mengatakannya, Nathan melemparkan dokumen-dokumen itu ke arahku.

Aku menghindar, lalu menunduk dan memungut satu per satu dokumen yang berserakan di lantai.

Nathan masih melanjutkan ucapannya, "Dia cuma merebut kesempatan promosimu, 'kan? Khloe itu satu jurusan denganku, aku sangat percaya dengan kemampuannya, makanya aku memberikan posisi direktur divisi teknologi padanya. Kamu sudah lima tahun kerja, tapi masih cuma karyawan biasa, memangnya kamu punya hak apa untuk marah!"

Aku merapikan dokumen dan meletakkannya di hadapannya. Aku berkata dengan tenang, "Ini bukan karena marah, aku hanya benar-benar ingin mengundurkan diri."

Khloe satu jurusan denganmu, kamu tahu betul kemampuannya. Namun, aku bagaimana?

Aku kuliah jurusan desain perhiasan, tapi demi Nathan, aku mengambil gelar ganda di jurusan lain. Bertahun-tahun aku bekerja keras siang dan malam agar bisa menyamai langkahnya. Namun, di matanya, semua usahaku tidak pernah dianggap berharga.

Nathan menatapku dengan tatapan merendahkan. "Kamu sendiri tahu kemampuanmu nggak seberapa, 'kan? Aku sudah menempatkanmu di bawah Khloe. Mulai sekarang, belajar baik-baik darinya."

Aku tersenyum. "Waktuku juga sangat berharga. Hal yang nggak kusukai, ke depannya nggak akan kusentuh lagi."

"Bagus! Kalau begitu pergilah! Aku ingin lihat, perusahaan mana lagi yang masih mau menerimamu!" ujar Nathan sambil berdiri dari kursinya, dia menatapku seperti binatang buas yang siap menerkam.

Aku berbalik dan langsung meninggalkan kantornya.

Enam tahun bersama Nathan hanya buang-buang waktuku. Namun, mulai sekarang, aku tidak akan lagi hidup dalam bayang-bayangnya, apalagi jika dia masih mengharapkan aku tunduk pada Khloe.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DICERAI SUAMI DINIKAHI BOS KEJAM
9.3
Tiga tahun Hana mengabdi sebagai istri penurut bagi Bima, namun hatinya tetap dingin. Pernikahan tanpa sentuhan itu akhirnya kandas setelah kakek Bima wafat, membuat Hana diceraikan demi kekasih pilihan suaminya. Di tengah keterpurukan, takdir mempertemukannya dengan Matheo. Sebuah kesalahpahaman fatal membuat Hana dituduh sebagai mata-mata oleh bos kejam tersebut, sebuah pertemuan yang lantas menjungkirbalikkan seluruh sisa hidupnya.
Sampul Novel Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
9.2
Hidup Danny Laksana hancur setelah dikhianati kekasih dan kehilangan orang tuanya dalam tragedi memilukan. Di tengah luka mendalam, ia menemukan fakta mengejutkan bahwa dirinya adalah ahli waris konglomerat terkaya. Demi menuntaskan dendam pada sang mantan dan mengungkap misteri kematian orang tuanya, Danny memutuskan untuk menikah. Namun, ia tidak menyadari bahwa dalang kriminal yang ia cari selama ini berada sangat dekat di lingkup sekitarnya.
Sampul Novel Dilepas Manajer, Didekap CEO Kaya
9.6
Lima tahun membina rumah tangga dengan Reynald tak membuat Riana bahagia. Alih-alih cinta, ia justru terjebak dalam lingkaran KDRT dan tekanan dari Mayang, ibu mertuanya yang membenci Riana karena belum juga memiliki keturunan. Penderitaannya mencapai puncak saat kehadiran wanita lain merusak pernikahan mereka. Merasa lelah dengan segala pengkhianatan dan kekerasan yang dialaminya, Riana akhirnya mengambil langkah tegas untuk mundur dan pergi.
Sampul Novel I Love You
8.7
Selama dua dekade, seorang CEO muda yang rupawan menghabiskan hidupnya demi mencari sosok cinta sejati yang ia idamkan. Penantian panjang tersebut akhirnya menemui titik terang saat takdir mempertemukannya dengan orang yang dicari melalui sebuah peristiwa yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Di tengah kemewahan dunianya, ia harus menghadapi momen tak terduga yang akan mengubah seluruh perjalanan asmara serta masa depan hidupnya.
Sampul Novel Istri Kontrak: Penebusan Thorne
8.8
Clara kehilangan bayinya akibat ulah kejam Marko, suaminya sendiri. Bukannya berduka, Marko justru menyodorkan surat cerai demi menikahi sahabat Clara yang sedang mengandung anaknya. Diancam akan dijebloskan ke RSJ, Clara terdesak hingga pengacara orang tuanya datang membawa kunci rahasia. Kunci itu mengungkap kontrak kuno yang menjodohkannya dengan Julian Aditama, miliarder tangguh yang sangat ditakuti Marko. Kini, Clara memiliki peluang untuk membalas dendam.
Sampul Novel Kenikmatan Di Kelas Bisnis
8.6
Setiap bulan, sahabatku selalu bepergian ke berbagai kota menggunakan kelas bisnis dan kembali dengan wajah yang sangat berseri-seri. Rasa penasaran membuatku bertanya tentang keistimewaan fasilitas penerbangan mewah tersebut. Dengan senyuman penuh arti, ia mengungkapkan rahasia tak terduga. Mulai dari mahasiswa polos, bos besar yang dingin dan berkuasa, hingga pria asing yang menawan; semua petualangan romantis yang tak terbayangkan telah ia rasakan di sana.