
Bukan Supir Biasa
Bab 3
Deni duduk disamping Mba Lisa yang susah tidur malam, Mbak Lisa selalu tidur pagi.
Deni juga harus menemani Mbak Lisa begadang sambil mendengarkan cerita hidupnya,
Deni masih belum mengetahui apa tujuan mbak Lisa, apakah hanya menemani untuk mendengarkan cerita atau ada maksud lain di dalamnya Deni ogah memikirkan hal itu.
"Owh iya den, kamu berapa lama rencana tinggal di Bali?" tanya Mbak Lisa .
"Belum tau Mbak, setelah berhasil mungkin pulang,," jawab Deni.
"Owh gitu, andaikan kamu dapat jodoh lagi di bali apa mau di tinggalin?" canda mbak Lisa.
"Aduh Mbak, masih jauh kalau soal itu, belum kepikiran" jawab Deni sambil malu-malu
Lalu mba Lisa merubah posisi nya, yang sebelum nya berbaring, kini duduk sambil mengambil minuman di sampingnya.
Terlihat belahan dada nya yang membuat hasrat Deni timbul lagi
Mbak Lisa menghadap ke Deni. "Kita mau keluar atau disini aja." tanya mbak Lisa ke Deni.
"Mba Lisa Bos nya saya ikut aja" jawab Deni dengan senyuman manisnya.
"Kamu suka nyanyi Den, saya pengen nyanyi, temenin ya." ajak mbak Lisa.
"Siap mbak" jawab Deni.
Mbak Lisa masuk kekamar mengganti busana santainya, dengan pakaian yang masih terlihat sexy, di usianya yang hampir 40th, mbak Lisa masih sangat menarik.
Selang beberapa saat kami sampai di tempat karaoke, walaupun di villa mbak Lisa ada fasilitas karaoke, mbak Lisa memilih untuk keluar.
Kami pun bernyanyi, mbak Lisa memesan minuman kesukaannya, Cointreau dan di campur coke dengan Es batu.
Sambil bernyanyi berdua di tempat itu, apa maksud mbak Lisa, kenapa ga to the point saja, aku siap kok, pikir Deni di hati nya.
Tidaklah elegan wanita meminta itu, sedangkan Mbak Lisa wanita Eegan dia punya cara menarik seseorang padanya.
"Suara mu bagus Den," puji mbak Lisa.
"Oiya gitu ya mbak, makasih "
"Serius, suara kamu bagus banget, hobby nyanyi ya?"
"Dulu waktu sma sama kuliah saya vokalis band mbak," jawab Deni dengan tawa kecil.
"Pantesan." kata mbak Lisa.
"Saya pengen request lagu, kamu nyanyiin buat saya ya." pinta Mba Lisa.
"Kalau saya bisa, siap nyanyiin Mba " ucap Deni dengan manis.
Sambil meneguk segelas kecil minuman ber alkohol tadi, Deni menyanyikan lagu requset mbak Lisa.
Sebelum memulai, Deni berdiri sambil mengucapkan kata, karena dipengaruhi Alkohol, jiwa keromantisan Deni keluar, dan kata-kata yang membuat mbak Lisa jatuh hati padanya.
Deni mengucapkan :
"Terimakasih Mba Lisa, yang sudah membuat hari hari ini terasa bahagia, "
"Mbak Lisa ini sebuah lagu untuk mu. semoga kau menikmati nya, dan semoga malam ini kau bahagia"
"Ok kita mulai, untuk wanita baik dan cantik di depan ku .. "
Mba lisa terlihat tersipu dan senyum malu.
The Way You Look At Me - Christian Bautista
No one ever saw me like you do, Tak ada yang pernah memandangku seperti caramu
All the things that I could add up too, Satu-satunya hal yang bisa kupahami
I never knew just what a smile was worth, Aku tak pernah tahu harga sebuah senyuman
But your eyes say everything without a single word Namun matamu mengatakan segalanya tanpa sepatah pun kata
Cause there's something in the way you look at me Karena ada sesuatu di dalam caramu memandangku
It's as if my heart knows you're the missing piece Seakan-akan hatiku tahu kaulah bagian yang hilang
You make me believe that there's nothing in this world I can't be Kau membuatku percaya bahwa di dunia ini aku bisa menjadi apa saja
I never know what you see Aku tak pernah tahu apa yang kau lihat
But there's something in the way you look at me Namun ada sesuatu di dalam caramu memandangku
If I could freeze a moment in my mind Jika aku bisa menghentikan waktu di pikiranku
It'll be the second that you touch your lips to mine Itu adalah waktu ketika bibirmu menyentuh bibirku
I'd like to stop the clock, make time stands still Akan kuhentikan detak jam dan membuat waktu tak bergerak
Cause baby, this is just the way I always wanna feel Karena sayang, inilah yang selalu ingin kurasakan
Dst.....
Ketika deni menyanyikan lagu itu, Mbak Lisa merasa semua isi dilirik lagu tersebut hanya untuknya, getaran itu timbul dahsyat. mbak Lisa bena- benar terpesona kali ini. Mbak Lisa terbuai dan jatuh cinta saat itu juga, walau sebelum ada roman-roman tipis ketertarikannya. dan sejak awal mbak Lisa menganggap Deni bukan supir biasa, tapi untuk melanjutkan ketertarikan, Mbak Lisa memilih seseorang yang enak di ajak ngobrol berwawasan dan yang terpenting bukan hanya tampang, keromantisan.
Dan akhirnya Mba Lisa luluh dan tak sanggup menahan Hasratnya yang telah lama di tahan.
Setelah Deni mengakhiri lagu itu mbak Lisa langsung mencium Bibir Deni, dan mereka saling berciuman mesra di dalam ruang karaoke mewah yang disewa Mbak Lisa.
Mereka melepaskan nafsu dan gairah dengan berciuman, dan tetap melanjutkan lagu lain, setelah selesai dari karaoke, mbak lisa dan Deni tidak sabar untuk sampai ke Villa, dengan segera.
Dan Sesampai Di Villa Mba Lisa gak sabar, langsung menggandeng Deni kekamar , mereka langsung melampiaskan hasrat Birahi yang sudah memuncak, mereka berciuman mesra sambil saling melepaskan pakaian masing-masing,
Dan mereka pun menghabiskan malam berdua dengan indah, kebahagiaan yang lama tidak dirasakan di rasakan kembali oleh Lisa.
Deni lelaki jantan yang sangat bisa memuaskan keinginan mba Lisa, selang beberapa lama deni berhasil mencetak gol tanpa pengaman di pusaka mba Lisa dan meletakan kepalanya didada mba lisa yang sangat kenyal.
Makasih ya Den, kamu sangat jantan" ucap mba Lisa dengan lemas dan bahagia.
Deni hanya mencium nya pelan. dan mbak Lisa tertidur pulas,
Deni berdiri, tanpa busana membawa pakaiannya ke kamar yang dia meletakan pakaiannya semula, Deni memakai celana pendek dan kaos tipis dan duduk di tepi kolam renang yang ada di villa.
Rasa puas setelah melepas kan hasrat dan ada rasa bersalah memikirkan Istri dikampung halaman,
Sambil menyalakan Rokok deni berkata dalam hati, maafkan aku Ma, ini hanya pekerjaan, aku menawarkan jasa yang mendapatkan plus dari jasa yang kuberikan. hatiku ga pernah akan berpaling, ini hanya jasa.
Ungkapan Deni didalam hati yang merasa bersalah kepada sang istri yang menunggu dengan sabar dan Doa di kampung halamannya.
Selesai menghisap sebatang Rokok Deni masuk ke kamar dan terbaring tidur pulas.
Ke esokkan harinya,...
Anda Mungkin Juga Suka





