
Budak Nafsu 2
Bab 2
Penuh haru Arimbi memeluk Ayahnya yang akhirnya dibebaskan dari penjara.
Dan wartawan dari berbagai media meliput, penasehat hukum Tuan Thang pun berdiri disamping Pak Rosid menjelaskan kalau Klien nya bukan menyelundup kan mobil mewah seperti dikabarkan.
" Pak Rosid ini memang bekerja di perusahaan importir mobil mewah,dan mobil yang dikendarai nya lengkap dokumen nya..!" Lalu penasehat hukum itu memelerlihatkan bukti dokumen kepada wartawan.
Dari kejauhan Arimbi dan ibunya menyaksikan dengan haru sambil berpegangan tangan.
Usai konfrensi pers,Arimbi dan orang tuanya diajak masuk kedalam restoran oleh pengacara Tuan Thang.
" Pak Rosid, sebaiknya bapak tidak lagi gegabah...! Kali ini Boss besar memaafkan karena melihat Putri bapak...!" Ucapan pengacara iti membuat Arimbi menatap Ayahnya.
" Sebenarnya apa yang Ayah saya lakukan...?" Tanya Arimbi.
" Pak Rosid sebenarnya hanya diperalat oleh adik tirinya Tuan Thang. Yang disayangkan adalah, seharusnya Pak Rosid menolak nya. Tapi karena tergiur upah yang ditawarkan. Pak Rosid menerima perintah dari orang yang salah...!" Ujar pengacara itu menjelaskan.
" Maafkan Bapak Ayim...! Tadinya bapak akan menggunakan uang itu untuk biaya resepsi pernikahan kamu, bapak malu. Sebagai seorang Ayah taoi bapak tidak bisa membantu meringankan beban anak satu-satunya...!" Ujar pak Rosid dengan mata berembun.
Arimbi menggelengkan kepala nya.
Malam itu mereka sudah samoai di Jakarta.
" Ayim, apa kamu yakin akan menikah dengan tuan Thang..? Kamu bekum oernah bertemu dengan nya sama sekali. Ayah sangat khawatir nak..!" Ujar pak Rosyid, bagaiamana Arimbi ada putri satu-satunya.
" Insya Allah Ayim yakin dan siap ayah...!" Jawab Arimbi.
Pak Rosyid menarik nafas berat. Ada sedih di wajah tuanya. Usianya sudah tidak muda lagi.
Dan pagi itu Arimbi terlihat sudah bersiap dengan setelah pakain kerjanya dan membawa tas laptop nya.
" Ayim pergi dulu Ayah,Ibu..? Doakan Ayin dapat lolos interviewnya..!" Ujar Arimbi.
" Ayim, apa kamu tidak Kembali bekerja dikantor lama saja..? Kan tidak jadi menikah dengan pria brengsek itu...?" Ujar ibunya Arimbi.
" Ga apa-apa bu kebetulan Ayim daoat panggilan dari perusahaan importir mobil juga, Doakan Ayim ya Bu ..!" Arimbi lalu mencium tangan kedua orang tuanya dan berjalan keluar dosana taxi online sudah menunggunya. Rencana nya pulangnya nanti ia akan membeli mobil kecil untuk operasional nya.
Sementara didalam sebuah ruangan kantor yang terlihat mewah.
Fergi Thang 33 tahun pemuda tampan dengan garis wajah rupawan dengan hidung lancip bibir merah halis tebal denga rambut nya yang tertata rapih, menatap wajahnya serasa melihat artis Korea dengan wajah mulus nya.
Putra kedua dari konglomerat besar Felix Thang itu terlihat membolak-balik kertas didepannya.
" Wanita inikah yang akan dinikahi kakakku? Dan hari ini dia yang akan interview bukan.?" Tanya Felix pada Tedy asisten pribadinya.
" Namanya Arimbi Agustina Rosyid berusia 27 tahun lulusan terbaik Fakultas ekonomi universitas Indonesia, dan sudah bergabung hampir 6 tahun dengan perusahaan pusat kita di Jakarta." Jawab Tedy seraya meletakkan map plastik berisi biodata Arimbi Agustina Rosyid.
" Dia tinggal bersama keluarga nya, dan ayahnya baru saja dibebaskan oleh Tuan besar..! Terkait kaus penyelundupan mobil dari Brunei ke Pontianak melalui intekong...!" Ujar Tedy lagi
" Ehmm menarik..? Sejaka kapan Bang Ferdi selera nya berubah...?" Guman Fergi sambil menatap foto Arimbi.
Ujar Fergi sambil membaca dengan seksama biografi dan rangakaian prestasi yang tertulis disana.
" Tuan tetap akan meng interview nya...?" Tanya Tedy.
Fergie mengangguk dan berdiri.
" Dan untuk acara pernikahan kakak anda,Apa anda akan mengajak Nona Angelica ..?" Tanya Tedy.
" Tidak, aku tidak mau ia mbuat kekacauan disana, sampai kapanpun mama tidak akan merestui hubungan kami." Jawab nya.
" Lalu apa Tuan akan menerima perjodohan yang direncanakan Nyonya...?" Fergie mengangkat bahunya.
" Mungkin aku akan Menikahi wanita lain...!" Ujar Fergie.
Beberapa saat kemudia sekertaris Fergie masuk mengabarkan kakau Arimbi Agustina Rosyid audah datang.
" Suruh masuk...!" Ujar Tedy, sekertaris seksi dengan span pendeknya kembali melenggak-lenggok keluar ruangan dan beberapa saat kemudian kembali dengan seorang wanita berpakaian rapih dengan hijab putih yang terlihat anggun.
Fergie menelisik wajah gadis ayu dihadapan nya, yang ia ga percaya gadis dengan penampilan sederhana ini yang akan dinikahi oleh kakaknya minggu depan.
" Arimbi Agustina Rosyid,bekerja dengan jabatan terakhir Finance Manager di The Felix dengan basic salary 22 juta dengan kendaraan invetarus dan tunjangan transportasi lima juta setiap bulannya. Belum termasuk bonus, mengundurkan diri karena akan menikah...? Benar...?" Ucap Fergie.
Arimbi menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskan perlahan.
Sudah menduga bila pertanyaan tersebut yang akan keluar saat wawancara, apa boleh buat, setelah lulus kuliah Arimbi memang langsung bekerja di perusahaan The Felix dengan posisi jinor accounting,karena promosi dan prestasinya karironya terus melonjak ditambah dia juga menyelesaikan program magister yang semakin mendongkrak karirnya.
“Benar pak...!" Jawab Arimbi.
" Lalu apakah suami kamu mengizinkan kamu bekerja setelah menikah...?" Tanya Fergie sambil menatap Arimbi.
" Ehmmm menguzinkan Pak..!" Jawab Arimbi.
Fergie tertawa sinis.
Arimbi sama sekali tidak mengetahui kalau Fergie adalah adik kembar dari calon suaminya.
Jangan kan Fergie, dengan calon suaminya saja ia bekum pernah bertemu.
“Ok,,, Saya tertarik dengan pengalaman kamau sebagai finance manager di kantor besar seperti The Felix, dan tugas kamu ada sebagai konsultan keuangan saya...! Kamu dan Tedy sebagai asisten pribadi saya, kamu khusus menguris keuangan perusahaan, seharusnya kamu bisa melakukannya kalau melihat pengalaman pengalaman kamu...!" Ucap Fergie.
Arimbi mengangguk,
Mata Fergie tertuju pada kedua tangan Arimbi yang saling mengenggam di atas meja.
" Okey, kamu bisa mempelajari kontrak yang akan diberikan oleh Tedy, tandatangani dan kamu bisa langsung bekerja besok..!"ucap Fergie,sambil menatap tajam Arimbi. Tataoannya seolah menusuk relung hati Arimbi. Entah kenapa.
" Oh iya...? Satu lagi...! Kamu tidak bisa membatalkan kontrak kerja atau denda 10 Milyar...!" Ujar Fergie dengan senyum yang terlihat aneh.
Bukan Arimbi saja yang teekejut tapi juga Tedy asistennya karena tidak ada dalam kontrak masalah denda atau finalty 10 milyar seperti yang dikatakan oleh Fergie.
" Ehm Tuan....?" Ucapan Tedy tidak selesai karena Fergie langsung memotongnya.
" Lakikan sekarang atau panggil kandidat lain...!" Ujar Fergie.
" Siap Tuan...! Saya akan menandatangani nya...!" Jawab Arimbi yang ikutan memanggil Tuan setekah mendengar kalau Tedy memanggil Fergie boss nya dengam Tuan.
Setelah menandatangani kontrak, Tedy memberikan kunci mobil dan STNK kendaraan yang akan jadi inventaris Arimbi.
"Ini kendaraan inventaris kamu, besok mulai bekerja, dan ini handphone khusus untuk operasional kantor..!" Ujar Tedy, Arimbi terkejut karena langsung mendapat kan fasilitas. Bikan mobil murah yang ia terima, tapi mobil BMW sport keluaran terbaru.
" Ini kendaraan invetaris saya...?" Tanya Arimbi tidak percaya.
Tedy mengangguk.
"Siapkan mental kamu..! Selama ini asisten keuang terlama hanya kuat 2 bulan itu rekor...!" Ujar Tedy membuat Arimbi terkejut.
****
Ferdi Thang sedang berdebat dengan Tuan Felix Thang ayah kandungnya.
" Kenapa harus aku yang menikahi wanita itu...? Dia sama sekali bukan tipeku.!" Ujar Ferdi Thang yang terus menolak.
" Biar aku saja yang menikahi gadis itu...!" Ferdi dan tuan Felix thang menoleh.
" Are you sure...!" Fergie menganggukkan kepala nya dengan yakin sambil tersenyum sekilas terbanyang olehnya senyum lembut Arimbi.
Anda Mungkin Juga Suka





