Sampul Novel Budak Nafsu

Budak Nafsu

7.9 / 10.0
Kehidupan Ayu sempat terbelenggu oleh nafsu bejat mertuanya sendiri. Kini, ia berjuang meniti masa depan bersama Alfons, cinta sejatinya, di tengah ancaman dendam Maharani yang gelap mata. Meski dikelilingi kekejaman dunia mafia berseragam yang penuh intrik, kesucian cinta mereka tetap tak ternoda. Hubungan ini membawa keduanya melintasi berbagai belahan dunia, bertahan hidup dari kejaran musuh demi menjaga ketulusan perasaan yang mereka miliki.

Budak Nafsu Bab 1

Bab 1. Bakisah Budak Nafsu

Banyak pesan masuk dari pak Ghofar, Ayu hanya membalas dengan foto seksinya yang dengan view laut Busan.

Hari itu tidak ada jadwal factory visit ataupun meeting. Ayu dan Sangmin berjalan-jalan di tepi laut Busan. Sangmin yang memang berasal dari Hasan Busan hapal betul dengan titik indah kotanya.

Ayu sibuk dengan handphonenya menjawab pesan masuk dari Pak Ghofar.

"Kapan kita bercinta dilaut pak?" Ayu senyam senyum jemarinya menari di atas gawainya.

"Kamu cepat pulang, kita pergi liburan ke Bali?"

Pak Ghofar cepat membalas pesan ayu dan tersenyum membaca balasan dari ayu.

"Ga ahk, ke Thailand Pattaya..? Ok..?" Balas ayu.

"Ok..! Cepetan pulang , ga kuat rindu kamu ayu.." balas pak Ghofar.

"Ah, paling bapa calling nona kan?" Goda Ayu.

"Ga Ayu, sejak kenal kamu, bapak ga ada pakai nona. Hanya kamu dan istri bapa dirumah." Balas pak Ghofar yang

membuncah dicemburui Ayu.

Cling cling

Notifikasi banking,ada uang masuk dua puluh lima juta dari pak Ghofar.

" Buat beli oleh-oleh sayang" capture dari pak Ghofar.

Ayu cengar cengir, sangmin menatap Ayu gusar.

"Yu..kamu dari tadi ketawa sendiri..masih mabuk?"  Ujar Sangmin sambil mencolek hidung bangir Ayu

"Ga, oppa.. ini pacar Ayu tanya kapan pulang.." jawab Ayu tanpa melihat Sangmin.

"Kamu tidak usah pulang, disini saja. Saya bulan depan sudah pindah ke Busan, saya hanya urus Vietnam dan Thailand saja.Kamu minta pindah ke Busan saja! supaya kita bisa bareng terus," Sangmin memeluk Ayu dari belakang." Pinta Sangmin memeluk pinggang Ayu sambil mencium ujung kepala Ayu.

Sangmin mengajak Ayu duduk didalam mobil sambil menunggu pesanan makanan dan minuman.

Sepintas mereka cocok, ganteng dan cantik. Dengan paras Ayu yang memang Ayu anggun dengan bulu mata lentik asli. Hidung mancung asli, kulit mulus. Dengan tinggi 168 cm. Ayu memang cantik bak model, wajah polos tanpa riasan hanya lips gloss.

Rambut ikal tergerai seperti habis stylist di salon, padahal hanya diucek ucek dengan tangan saja.

Sangmin terus memeluk Ayu sambil melihat laut, sesekali mengecup kepala Ayu.

Sangmin berbisik ditelinga Ayu,

"Semoga kamu hamil Ayu, hamil anaku!' ujar Sangmin sambil mengedipkan matanya.

Ayu mendelik sambil mengerucutkan bibirnya.

Sangmin semakin gemas dengan sikap Ayu, ditariknya Ayu kedalam pelukannya.

Ayu semakin dekat dengan Sangmin, setibanya di Jakarta Ayu tidak langsung pulang tapi menginap di apartemen sangmin di daerah Kemang dekat dengan karaoke mr.Park.

Ayu juga tidak memberitahu kepulangannya ke pak Ghofar maupun ke mas Yanto.

Cling.. ada notifikasi pesan masuk di handphone Ayu dari Bagas adiknya.

" Mbak, obat ibu habis. Besok ibu cuci darah." Pesan Bagas yang dibaca ayu

"Iya de, udah ada uangnya di ATM, kamu gesek saja seperti biasa di rumah sakit, de!Lusa mbak pulang langsung ke rumah sakit, salam sayang buat ibu ya de..!" Ayu memasukan handphone ke dalam tas, untung ada uang dari Sangmin dan uang bekal dari pak Ghofar, cukup buat pegangan Bagas dan bagus selama ibu perawatan.

"Kenapa Ayu..?" Tanya Sangmin sambil menghampiri Ayu yang berdiri di balkon apartemen. Ayu menoleh dan tersenyum lalu sambil menunjuk layar handphone nya ayu berkata:

"Adiknya Ayu oppa, nanya Ayu kapan pulang.Ayu bilang besok, habis oppa pakai kasih tanda merah di leher Ayu,"

Besok hilang ga ya.." Ayu menepuk nepuk pipinya yg gemoy glowing.

Ya besok besok oppa bikin ditempat tertutup saja ya..!" Jawab Sangmin sambil mengedipkan matanya.

"Mian..( maaf) ga sengaja..." Bisik Sangmin, Sangmin sangat memanjakan Ayu.

Dikorea Sangmin membelikan Ayu oleh oleh untuk Bagus dan Bagas juga obat obatan untuk ibunya Ayu.

Uang yang dia kasih ke Ayu utuh, Ayu memang tidak suka shopping, Ayu lebih mementingkan kepentingan ibu dan adik adiknya.

"Ayu..? Are you okey?"

Sangmin mengucek ngucek rambut Ayu gemas, melihat Ayu manggut manggut sambil majukan bibirnya manyun.

Melihat bibir Ayu yang menggoda , Sangmin langsung memberi kecupan dan membopong Ayu ke ranjang.

Hari itu entah keberapa kalinya mereka meluapkan rasa cinta entah nafsu.

Drrrrt drrrrt drrrt

Terlihat panggilan masuk dari mas Yanto, tapi Ayu abaikan melanjutkan berpeluh diatas tubuh Sangmin yang bergelayut di dadanya.

Drrrrt drrrt drrrrt

Handphone terus bergetar,,

Sangmin membalikkan tubuh Ayu dibawah nya dan memberikan handphone ke Ayu dengan memberikan isyarat untuk menjawabnya.

Setelah mengatur nafasnya Ayu menjawab telpon dari Yanto kekasih yang dipacarinya hampir lima tahun ini.

" Iya mas, Ayu lagi meeting." Suara atau terdengar berbisik.

Sementara Sangmin mengangkat kaki ayu ke pundaknya dan terus memacu hasratnya.

" Oh ya sudah, kapan pulang Yu? Mas lusa juga ke Jakarta." Jawab Yanto

" Rencananya besok pulang mas,nanti Ayu kabarin kalau sudah fix ya." Ayu langsung menutup telpon dan menarik tubuh sangmin ... Ayu menciumi dada sangmin dan dengan sengaja menghisap leher sangmin sampai merah ..

" Bikin yang banyak sayang!" Sangmin semakin bergairah Dengan perlawanan Ayu.

Ayu kembali naik ke pangkuan Sangmin..  dan memberikan dadanya untuk kembali di hisap,, sambil bergoyang Ayu terus menciumi Sangmin.

Sangmin semakin menggila dengan service dari Ayu yang sangat digilainya.

Sampai akhirnya lenguhan keduanya terdengar saling mematut bibir. Ayu tertidur dengan tubuh masih bersatu

Sangmin tersenyum membelai rambut wanitanya.

Cling cling

Terlihat dilayar handphone Ayu pesan masuk dari Bagas

" Mbak total biaya ibu delapan puluh tujuh juta."

Sangmin menatap wajah cantik Ayu, sangmin sangat tahu perjuangan Ayu, Ayu yang tidak pernah minta bantuan pada siapapun, tanpa sepengetahuan Ayu, sangmin selalu memberikan fee penjualannya ke rekening Ayu. Karena Ayu memang pantas mendapatkannya.

Sangmin menggapai handphonenya dan mentransfer seratus limapuluh juta ke rekening ayu. Lalu memeluk Ayu dan ikut terlelap.

" Ahk oppa, jam berapa ini?" Ayu menggeliat diatas tubuh Sangmin, dada Ayu yang bergesekan dengan dada Sangmin kembali membangun kan hasrat Sangmin. Dengan mata yang bertatapan seolah mengajak kembali bercengkrama mengisi lagi dengan bertukar peluh kembali.

Terasa denyutan otot nya, dan ada remasan kuat yang seolah saling menyapa didalam sana.

Mata keduanya saling menatap,

Ayu mencium lembut bibir Sangmin, Sangmin membalas.

Nafsu dan cinta yang memang tipis,sangat tipis. Seperti hubungan Sangmin dan Ayu. Hubungan tanpa ikatan.

Ayu begitu menikmati pagi dalam pelukan Sangmin begitu juga sebaliknya. Mereka nyaman berpelukan.

Persahabatan mereka yang berjalan hampir tiga tahun entah berganti menjadi apa judulnya.

" Hmmmm oppa otteo? Mani cuayo" tanya Ayu manja

" Hmmmm Nemu Nemu cuayo" jawab Sangmin memejamkan matanya merasakan kenikmatan yang tak ingin dia akhiri.

Tangan sangmin mengusap lembut Ayu seolah menuntun menekan dan mengangkat.. Gerakan Ayu semakin cepat Sangmin mengimbangi menekan dari bawah membelai ayu dan meremasnya.

Ayu yang sudah dipuncak menjatuhkan tubuhnya dan Sangmin segera mengambil posisi diatasnya, tau kalau ayu suka dengan posisinya disembur.

" Auh ayu,,,." Desah sangmin

"Ooopppaaaa " lenguh Ayu mengejang

Ayu kembali tersengat hasrat dan kembali bergoyang sampai dengan hentakan kuat Sangmin menancapkan nya dan menyebar benih dirahim Ayu.

Sampai keduanya kembali terkulai dalam pelukan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Budak Nafsu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
William, putra mafia kejam, rela menempuh cara apa pun demi ambisinya. Namun, pengkhianatan fatal merenggut nyawa ayahnya, Ferdinand, dalam insiden tragis. Rosemary yang selama ini tidak tahu sisi gelap suaminya mulai menyadari rahasia tersembunyi. William kini bertekad membalas dendam dan membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah keji. Meski seorang polisi wanita terus menghalangi langkahnya, William takkan berhenti hingga peluru terakhir menentukan segalanya.
Sampul Novel Perceraian Aku dan Kakak Kembarku
9.0
Menikah dengan saudara kembar terpandang, Leo sang hakim dan Sam sang dokter bedah, tidak membawa kebahagiaan bagi sepasang kakak beradik kembar ini. Saat diculik perampok hingga kehilangan bayinya, sang istri diabaikan oleh Sam yang sibuk menemani wanita lain bernama Annie. Ketika sang kakak datang menyelamatkannya dari maut, suaminya, Leo, juga menolak membantu dengan alasan serupa. Setelah bertahan hidup dari badai salju yang ekstrem, kedua saudara ini sepakat untuk menggugat cerai suami mereka.
Sampul Novel Rahasia di Koper Suamiku
8.5
Keharmonisan rumah tangga Dewi mendadak hancur saat ia menemukan barang milik wanita lain tersimpan di dalam koper suaminya. Penemuan mengejutkan ini membawa Dewi pada serangkaian rahasia gelap dan tabiat buruk sang suami yang selama ini tersembunyi rapat. Di tengah rasa sakit hati yang mendalam, Dewi kini berada di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah ia tetap bertahan dalam penderitaan, atau justru bangkit untuk membalas pengkhianatan tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan