Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Rania berjuang keras menyelamatkan pernikahannya yang mulai retak dan berada di ambang kehancuran. Di tengah kepedihan itu, sosok dari masa lalunya hadir kembali membawa kenyamanan bagi hatinya yang gundah. Kini ia terjebak dalam dilema besar: tetap bertahan bersama Yoga, suami yang tidak pernah tulus mencintainya, atau membuka hati untuk Rendy, pria penyayang yang muncul saat ia sudah terikat. Keputusan sulit menanti di tengah konflik batinnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kata-kata Yoga sungguh sulit di cerna, Rania tidak memungkiri bahwa sosok Yoga adalah laki-laki yang tampan dan berkharisma, dia juga dilahirkan dari keluarga berada sehingga membuatnya semakin dielu-elukan perempuan gila harta diluar sana. 

Keduanya akhirnya mengikuti serentetan acara hingga selesai, sebelum pulang Kakek Yoga menyerahkan sebuah kunci rumah baru sebagai kado ulang tahun mereka berdua.

Kakek, Rania, dan Yoga masih berada di tempat resepsi, para tamu sudah banyak yang pamitan pulang dan menyisakan keluarga inti saja saat pemberian hadiah pernikahan. 

Suasana malam itu terasa begitu hangat. Angin lembut berhembus dari jendela yang terbuka, membawa aroma harum bunga yang bertebaran di tempat resepsi. Rania dan Yoga duduk berdampingan di sofa, masih mengenakan baju pengantin seusai resepsi. Kakek berdiri dengan tongkatnya, senyumnya lembut tapi penuh arti. Mata tuanya menatap mereka dengan kasih sayang, seolah ingin memastikan bahwa pesan yang akan disampaikan bisa dipahami sepenuhnya.

Kakek kemudian mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna cokelat dari sakunya. Suara kecil "klik" terdengar saat Kakek membuka kotak tersebut, menampilkan sebuah kunci rumah berkilau di dalamnya.

"Rania, Yoga... ada yang ingin Kakek berikan kepada kalian berdua."

Rania menoleh ke arah Yoga, matanya sedikit bingung tapi penuh rasa penasaran. Yoga menggenggam tangan Rania, memberi isyarat tenang dengan senyuman tipisnya. Kakek menyerahkan kotak kecil itu kepada mereka, tangannya sedikit gemetar, tapi penuh keikhlasan.

"Kakek... ini untuk kami?"

Kakek mengangguk perlahan. "Iya, untuk kalian. Ini kunci rumah baru. Rumah ini bukan hanya hadiah, tapi juga simbol... simbol harapan Kakek untuk kalian berdua. Kalian baru saja memulai perjalanan sebagai suami istri. Di rumah itu, Kakek berharap kalian bisa saling melengkapi, saling menjaga, dan selalu ada untuk satu sama lain. Hidup tidak selalu mudah, tapi ingatlah, di setiap sudut rumah itu... ada doa dan harapan dari Kakek."

Rania menatap kunci tersebut, matanya mulai berkaca-kaca. Ia menyadari betapa besar arti pemberian ini, bukan hanya sebagai properti fisik, tetapi lebih dari itu, sebuah harapan dan doa yang tulus dari sang kakek.

"Kakek, kami tidak tahu harus berkata apa... ini lebih dari yang pernah kami bayangkan. Terima kasih banyak."

Yoga, yang biasanya tenang, juga tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya. Ia menunduk hormat, suaranya terdengar rendah dan tegas.

"Kakek, kami akan menjaga rumah itu... dan kami akan menjaga satu sama lain, seperti harapan Kakek. Terima kasih untuk segalanya." sahut Yoga. 

Kakek tersenyum, wajahnya penuh kebanggaan dan kebahagiaan. "Kakek tahu kalian bisa. Kalian adalah pasangan yang baik, dan Kakek yakin kalian akan membuat rumah itu penuh dengan cinta dan kebahagiaan."

Mereka bertiga saling tersenyum. Di tengah suasana hangat itu, Rania dan Yoga tahu bahwa mereka tidak hanya membawa pulang kunci rumah, tetapi juga amanah yang besar dari kakek mereka yang sangat mereka cintai.

Kakek menatap keduanya dengan lembut, lalu berkata, "Yoga, Rania, pernikahan adalah perjalanan panjang yang penuh dengan kebahagiaan dan juga tantangan. Kalian harus saling menjaga dan saling melengkapi satu sama lain."

Yoga mengangguk dengan penuh hormat, sementara Rania tersenyum malu-malu di samping suaminya.

Kakek melanjutkan, "Rumah baru kalian sudah siap. ART sudah ada, dan semua kebutuhan telah disiapkan. Kakek ingin kalian langsung pergi ke sana setelah resepsi ini. Mulailah kehidupan baru kalian dengan tenang dan penuh syukur."

Yoga dan Rania menatap Kakek dengan penuh rasa terima kasih. Rania menjawab dengan suara lembut, "Terima kasih, Kek, atas semuanya."

Kakek tersenyum hangat, "Jaga baik-baik rumah kalian, dan ingat, saling memahami itu kunci. Jangan pernah lupakan itu."

Dengan pesan penuh makna, Kakek memberikan pelukan kepada mereka berdua sebelum akhirnya melepaskan mereka untuk memulai babak baru dalam kehidupan mereka.

Setelah meninggalkan beberapa pesan, Kakek langsung pamit pergi lebih dulu disusul oleh asistennya. Sementara itu Yoga juga memanggil asistennya untuk menyiapkan mobil. 

"Mas, aku pamit sama Mama dulu, ya!" ucap Rania dan Yoga pun mengikutinya. 

Rania berdiri di depan Mamanya, menatap wajah Mamanya dengan perasaan campur aduk. Perlahan, ia mendekat dan memeluk erat Mamanya. Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya mengalir, meski ia berusaha tetap tegar. 

"Mama ... Rania harus pergi," ucapnya dengan suara yang sedikit bergetar. 

Mamanya membalas pelukan itu dengan lembut, berbisik, "Kamu anak yang kuat, Nak. Mama yakin kamu bisa melalui semuanya. Mama selalu di sini untukmu."

Rania menarik napas dalam-dalam, mencoba menahan tangis lebih keras lagi. "Aku akan baik-baik saja, Ma. Terima kasih untuk semuanya."

Dengan berat hati, Rania melepaskan pelukan itu, menatap Mamanya sekali lagi sebelum berbalik menuju Yoga, yang menunggunya. Mereka pamit, dan langkah demi langkah, Rania berjalan meninggalkan rumah yang selama ini ia tinggali, mengikuti suaminya menuju kehidupan baru.

Mamanya hanya bisa tersenyum tipis, meski hatinya terasa perih melihat putrinya yang kini telah menjadi istri orang lain.

Rania melangkah dengan hati yang masih berat, mengikuti suaminya menuju kehidupan barunya. Ia tak menyadari bahwa di balik kebahagiaan hari itu, ada tantangan yang menunggu di depan. Senyum manis yang ia kenakan saat ini akan segera diuji oleh berbagai prahara dalam rumah tangganya, sesuatu yang belum ia bayangkan saat ini. Namun, seperti hari ini, Rania akan berusaha tegar menghadapi semuanya.

"Semoga aku bisa menjalani ini semua dengan ikhlas,"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95JEP" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95JEP
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dikira Selingkuhan Kakakku
8.5
Akibat panggilan sayang dan transfer uang dari kakaknya, seorang gadis dituduh sebagai selingkuhan oleh calon kakak iparnya. Amarah buta membuat wanita itu membawa sekelompok orang untuk menghancurkan rumah baru korban, merobek pakaiannya, dan memotret kartu pelajarnya guna disebarkan di forum universitas. Keadaan berbalik mencekam saat sang kakak datang dengan penuh murka, siap membalas dendam kepada semua pelaku yang telah berani menindas adik kesayangannya.
Sampul Novel Cute Little Wife
9.2
Setelah menghabiskan malam yang penuh gairah bersama, Timmy dan Li Xiao Ke secara mengejutkan mendapatkan kemampuan supranatural yang misterius. Perubahan drastis ini menjadi ujian besar bagi hubungan mereka di dunia modern. Apakah kekuatan baru tersebut akan mengikat hati mereka lebih erat, atau justru menjadi pemicu kehancuran cinta yang baru saja bersemi? Ikuti lika-liku asmara penuh keajaiban ini saat mereka berjuang menghadapi konsekuensi yang tidak terduga.
Sampul Novel Gigolo Selingkuhanku Ternyata Kamu !
9.4
Kezia adalah wanita karier sukses yang hidupnya berubah total setelah bertemu Alex di sebuah klub mewah. Hubungan intens mereka awalnya tampak sempurna, hingga Kezia menemukan rahasia pahit bahwa kekasihnya itu adalah seorang gigolo. Terjebak antara cinta dan pengkhianatan, Kezia mulai mengungkap masa lalu kelam yang melukai Alex. Melalui konflik batin yang hebat, keduanya berusaha mencari arti kejujuran dan pengampunan demi memperbaiki masa depan mereka.
Sampul Novel Istri Penebus Hutang
9.8
Elara, gadis penuh harapan di tengah kemiskinan, harus menghadapi kenyataan pahit akibat ulah ayahnya, Hasan. Demi melunasi utang keluarga yang menumpuk, Hasan memaksa Elara menikahi Raka, konglomerat misterius yang menguasai dunia bisnis namun tak pernah muncul di publik. Meski hatinya hancur dan air mata tertahan, Elara tidak memiliki pilihan lain selain menuruti permintaan sang ayah. Kini, nasibnya terikat pada sosok pria berkuasa yang tidak ia kenal.
Sampul Novel Menikah dengan Tuan Muda Aneh
9.3
Sania terjebak dalam kesepakatan pernikahan dengan Devandra Adiwiyatama demi memenuhi wasiat sang ayah. Meski ditentang keras oleh ibu Devan, Nyonya Hartati, Devan tetap memaksa Sania memenuhi kewajibannya sebagai istri untuk memberikan keturunan. Sania yang gugup tak berdaya melawan kontrak yang telah ia tandatangani. Akankah benih cinta tumbuh di tengah tuntutan ini, ataukah Devan akan melepaskan Sania setelah tujuannya memiliki ahli waris tercapai?
Sampul Novel Pelakor tak pantas bahagia
8.9
Keharmonisan rumah tangga yang dibangun Airin dan Danu kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Maya. Sebagai sosok wanita idaman lain, Maya menjadi duri yang mengancam komitmen pernikahan mereka. Akankah Danu mampu melepaskan diri dari jeratan pesona Maya yang menyesatkan? Ataukah Maya justru berhasil memenangkan hati Danu dan merebutnya secara utuh? Kisah penuh konflik ini menguji kesetiaan serta takdir cinta mereka.