Sampul Novel Bersama Gadis Gila Di Konser

Bersama Gadis Gila Di Konser

9.0 / 10.0
Pertemuan tidak sengaja di tengah riuhnya konser musik mengubah hidup seorang remaja laki-laki yang selalu hidup teratur. Gadis asing yang impulsif dan penuh energi menyeretnya ke dalam rangkaian kejadian tak terduga malam itu. Perbedaan kepribadian yang kontras di antara keduanya melahirkan konflik sekaligus ketertarikan yang kuat. Di tengah dinamika dunia remaja modern, mereka harus menghadapi ego masing-masing dan memutuskan apakah hubungan yang berawal dari ketidaksengajaan ini layak dipertahankan sebagai cinta sejati.

Bersama Gadis Gila Di Konser Bab 1

“Kak, kumohon jangan dorong ke depan lagi, aku sudah nggak kuat.”

Di tengah konser, kerumunan orang sangat padat dan aku sengaja mendesak ke arah gadis muda di depanku.

Dia mengenakan rok mini bergaya seragam sekolah yang sexy, aku pun langsung mengangkat roknya dan menempel pada pantatnya.

Parahnya, celana dalamnya sangat tipis.

Pantatnya yang padat dan berisi itu langsung membuatku terangsang.

Yang mengejutkanku, sepertinya dia juga bereaksi dengan doronganku.

Namaku Peter, aku sering dengar kalau di konser banyak gadis muda dan mereka cukup terbuka.

Untuk mencari sensasi, aku sengaja membeli tiket konser seorang artis terkenal dan ingin membuktikannya.

Setibanya di lokasi konser, ternyata tempat ini dipenuhi lautan manusia.

Sekilas pandang, terlihat banyak gadis muda yang memakai pakaian sexy, usianya terihat sekitar dua puluhan dan masing-masing berdandan dengan sangat memikat.

Biasanya mereka adalah wanita cuek yang butuh waktu lama untuk didekati.

Namun, begitu melihat idolanya, mereka semua seperti ayam betina yang sedang birahi, terus menjerit dengan suara melengking.

Mereka berjinjit, memanjangkan leher, sama sekali tidak peduli kalau pakaiannya mungkin akan tersingkap, hanya demi bisa melihat sang idola.

Bahkan ada yang berteriak, “Sayang! Cepat mainin aku!”

Aku mencari sumber suara itu. Yang berteriak adalah seorang gadis cantik yang memakai baju bergaya seragam sekolah yang sexy dengan rok yang super mini.

Begitu berjinjit, celana dalam putihnya yang tipis langsung terlihat.

Wanita seperti ini tampak memiliki hasrat yang kuat.

Aku menyusup melalui kerumunan yang padat dan berdiri tepat di belakangnya.

Dia tampaknya benar-benar larut dalam musik, tubuhnya bergoyang mengikuti irama dan roknya terus bergerak.

Jantungku berdebar kencang dan telapak tanganku berkeringat, tapi aku tidak berani bertindak sembarangan.

Suasana di lokasi sangat panas dan kerumunan terus bergerak.

Aku didorong oleh orang belakang, membuatku menempel erat di punggungnya.

Perhatiannya terfokus sepenuhnya pada artis di atas panggung dan sama sekali tidak menyadari ada orang di belakangnya.

Konser memang ramai dan gesekan fisik itu hal yang sangat normal.

Meski aku menempel di punggungnya, dia tampak tak peduli.

Keberanianku pun perlahan meningkat. Akhirnya aku menyandar padanya dan merasakan kelembutan tubuh gadis itu.

Mungkin karena tekananku cukup berat, dia pun menoleh ke belakang, sambil menggerakkan sedikit tubuhnya.

“Jangan dorong aku, nggak nyaman.”

Aku mundur selangkah dan membungkuk, lalu berkata, “Maaf, belakangku terlalu berdesakan.”

“Nggak apa-apa,” jawabnya sambil tersenyum, lalu kembali larut dalam musik.

Sensasi barusan terus terngiang di benakku. Aku belum pernah merasakan gadis muda cantik seperti ini.

Saat ini, dia tepat ada di depan mataku, itu membuat hatiku gelisah.

Kali ini aku belajar lebih pintar. Aku tak lagi menempelkan seluruh tubuh seperti sebelumnya.

Melainkan menegakkan pinggul dan mendorongnya ke bawah roknya, sementara tubuhku sedikit mencondong ke belakang.

Suasana konser memang sudah meriah, ditambah lagi gadis itu memang sangat lincah.

Pantatnya yang berbentuk buah persik itu bergoyang mengikuti irama, terus-menerus bergesekan dengan benda milikku, membuat seluruh tubuhku terasa gelisah.

Yang lebih parahnya, saat konser mencapai puncaknya, dia melompat mengikuti irama.

Gerakan naik turunnya terus-menerus menekan area pinggulku.

Sensasi desakan yang kuat ini seketika membuatku terangsang dan benda milikku langsung berdiri tegak.

Tiket konser ini benar-benar tak merugikan!

Di luaran, gadis muda cantik seperti ini mungkin tak bisa didapatkan dengan harga berapapun.

Namun, saat ini sedang kupermainkan secara terang-terangan.

Apalagi ada banyak orang di sekitar, sensasi terlarang ini membuatku merasa semakin gembira.

Area bawahku menjadi semakin panas.

Gadis itu juga menyadari keanehan, merasakan ada benda keras di bawahnya.

Sepertinya dia menikmati desakanku dan mengeluarkan suara lembut yang sensual dari tenggorokannya.

Yang tak kuduga, dia tidak menunjukkan penolakan sama sekali.

Sebaliknya, dia malah mencondongkan pantatnya dan menekan kedua kakinya ke arah ituku.

Aku merasa seperti mengenai suatu cekungan, yang samar-samar menyelimuti benda milikku.

Dari sudut pandangku, pemandangan di bawah roknya terlihat jelas. Isinya sungguh besar dan kenyal.

Terutama di bagian itu, celana dalamnya sudah tertekan ke dalam karena doronganku.

Dia mengayunkan tongkat cahayanya dan menatap artis di atas panggung.

Sambil terus berteriak, “Sayang, aku mencintaimu.”

Gadis ini benar-benar terlihat polos dari luar, tapi ternyata begitu menginginkannya.

Dia berhalusinasi diriku adalah idolanya, seolah-olah yang sedang mendesaknya adalah artis di atas panggung.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bersama Gadis Gila Di Konser

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan