Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Berharap Dicintai

Berharap Dicintai

Demi masa depan calon bayinya, Diana bersedia menikahi Dariel. Namun, kehidupan rumah tangganya berubah menjadi mimpi buruk saat ia menyadari bahwa istri pertama suaminya adalah Merly, sahabat lamanya. Merly merasa dikhianati dan menyimpan dendam mendalam. Meski Diana telah bersujud memohon ampun demi sang buah hati, kebencian Merly tak kunjung padam. Kini, Diana terjebak dalam konflik batin dan intimidasi di rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tiga hari.

Waktu yang cukup lama bagi Diana karena perempuan itu hanya mengurung diri di rumah tanpa keluar untuk hal yang tidak jelas.. Cukup berjemur di terik matahari pagi, kemudian merapikan rumah, sekedar memastikan semuanya rapih, sekalian mengisi waktu kosong yang mana Diana sendiri tidak tahu sampai kapan hal itu akan berakhir.

Diana, setelah mengemas rumah, perutnya tiba-tiba lapar sementara dua jam yang lalu baru saja ia memakan cemilan.

Jam baru saja menunjukkan pukul 10 pagi, tiba-tiba Diana ingin sekali makan dan ada saja dorongan jika ia harus membuat makanan dalam porsi yang banyak.

Sejam, adalah waktu yang cukup dihabiskannya di dapur. Semua makanan sudah siap, dibuatnya, dia menatanya dengan baik di atas meja makan.. Menutupnya dengan tudung saji, baru saja ingin melangkah keluar dari dapur, ketukan bersamaan dengan pencetan bel oleh orang yang tidak diketahui berbunyi saling bersautan.

"Siapa?" tanyanya penasaran sebelum membuka pintu.

Takutnya orang di balik pintu itu ada orang yang berbahaya, Diana tidak mau melukai anaknya yang masih di dalam kandungan walau untuk saat ini Diana masih saja tidak bisa menerima keadaannya dengan tangan terbuka.

"Aku," suara pria yang selama tiga hari ini ntah menatap terus terbayang-bayang dalam ingatannya.

Diana sontak melompat girang tanpa berusuara sama sekali.

"Diana?" tanya Dariel bingung

Setelah ungkapan singkatnya tadi, Dariel belum mendapatkan respon apapun dari Diana yang berada di dalam ruangan.

Dariel memang memiliki kunci duplikat atas apartement yang diberikannya untuk tempat tinggal sementara Diana, tetapi demi membuat wanita itu tetap tenang, Dariel berpikir lebih baik berlaku sopan dahulu terhadap Diana hingga hati Diana kembali pulih dan kemungkinan ia akan bisa dengan mudahnya mendekati wanita itu.

Tidak memiliki tujuan lain, hanya memastikan anaknya yang masih bertumbuh dalam rahim wanita itu baik-baik saja dengan mengontrol semua kelakuan Diana lewat kamera pengawas yang diletakkannya di tempat simple tapi Diana pasti tidak akan curiga.

Setelah sadar akan kelakuannya, Diana berhenti dari tingkah terbilang konyolnya itu.

"Aku kenapa sih!" Diana bergumam, merasa aneh dengan dirinya sendiri. ‘‘Seperti anak kecil saja…’’ gumamnya kemudian.

Diana segera membukakan pintu, dikala melihat rupa wajah pria yang selalu terbayang dalam ingatannya itu, Diana hanya mampu tersenyum dan menahan diri walau gejolak hati mengatakan Diana harus memeluk pria itu.

Padahal Diana sendiri paling anti berdekatan dengan pria karena sifatnya yang terlalu waspada. Namun satu kekhilafan, dia jatuh, terjerumus dalam hal yang tidak pernah diperkirakannya sejak dahulu, hamil di luar nikah.

"Kamu tidak apa kan?" tanya lelaki itu sembari menempelkan punggung tangannya di kening Diana.

Wajah Diana seketika mendadak panas. Tidak bisa menahan semua keinginannya tersebut, Diana segera menyambar tubuh Dariel dan memeluknya. Hidung perempuan itu mengendus tubuh lelaki itu… Aroma mint dari pewangi pakaian yang digunakan Dariel sungguh menenangkan hatinya.

Namun Dariel yang mendapatkan sambaran pelukan dari wanita yang belum menjadi istrinya tersebut, mendadak tegang, dia tidak tahu mau lakukan apa. Pikirannya saling berdebat di sana. Ada apa dengan Diana? Dia aneh sekali. Sekiranya begitulah ungkapan hatinya.

"D-Diana…" ucap Dariel mencoba kembali sadar dengan menstabilkan semua saraf otaknya yang sudah mulai berpikir aneh itu.

Diana yang mendapati dirinya sungguh kelewatan segera melepas pelukan yang diberikannya tersebut dan menunduk, "Maafkan aku," ucapnya dengan bersungguh-sungguh.

Dariel mengangguk. "Tidak apa. Hm, apa ada yang terjadi selama tiga hari aku tidak datang kemari?"

Diana menggeleng. "Tidak. Semuanya baik-baik saja."

Dariel mengangguk, dia berjalan mendekati sofa. "Sangat nyaman, jauh dari kemarin," gumam pria itu menunjukkan senyum kecilnya.

Diana menatap pria itu dengan berpikir. 'Aku kenapa bisa begini… Aneh, rasanya ingin dekat terus dengan pria ini. Padahal dia sudah jahat padaku. Ambil kesucianku, buat aku hamil sampai keseringan muntah padahal makanan yang kumakan enak-enak langsung main keluar dari mulut bukan dari bawah sana. Apa yang terjadi padaku.

Disaat dirinya bertanya begitu di dalam hati, lagi-lagi ada keinginan untuk membuatkan pria itu makan. Tanpa herpiki panjang, Diana mendatangi dapur dan mulai menyendok lauk, sayur, dan nasi yang dimasaknya tadi ke dalam wadah, piring. Tak lupa gelas berisi air minum.

Aroma yang seketika membuat perut Dariel yang melupakan makan dari istrinya tadi sewaktu di rumah itu seketika bergejolak.

"Apa itu?" tanyanya penasaran, sementara ia sudah tahu sendiri jawabannya.

"Hm, ini. Aku ada buat makanan. Kalau kamu belum makan silahkan, kalau sudah… Aku akan kembalikan semua ke tudung saji," ucap Diana terus terang saja.

"Ah, tidak. Aku lapar. A-aku akan terima."

Senyuman terukir dengan lebarnya dikala Dariel berucap begitu padanya.

"Baik, ini untukmu," Diana meletakkan benda yang semula berada di kedua belah tangannya itu ke atas meja di depan sofa.

Dariel menyantap makanan tersebut dengan senang hati, seolah dirinya sama sekali tidak pernah makan bahkan di rumahnya bersama sang istri, apapun yang dihidangkan sang istri di rumah akhir-akhir ini selalu diabaikannya.

***

Di sisi lain.

Seorang wanita dengan geram menatap hal yang didengarnya lewat pengeras suara di dalam mobil yang ditumpanginya.

"Arghhh, ternyata benar dugaanku, suamiku punya wanita lain!" ucapnya geram.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95HRT" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95HRT
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFFAIR WITH IPAR
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga tanpa kehadiran buah hati membuat hubungan Alma dan Evan mulai terasa hambar. Di tengah kejenuhan yang melanda, Evan justru mencari pelarian hingga terjebak skandal asmara dengan Laras, adik iparnya sendiri. Pengkhianatan ini menjadi ujian berat bagi pernikahan mereka. Akankah Alma mampu memberikan maaf saat rahasia terlarang antara suami dan adiknya terbongkar? Sebuah kisah emosional tentang kesetiaan yang hancur.
Sampul Novel AKU MUNDUR, MAS!
9.1
Pernikahan Syafitri dan Guntur terus dihantam badai konflik sejak tahun pertama. Campur tangan serta provokasi dari keluarga Guntur membuat sikap sang suami kian memburuk terhadap istrinya. Meski telah berupaya bertahan dengan segala kesabaran, Fitri akhirnya mencapai titik jenuh. Ia memutuskan menyerah dan mundur dari rumah tangga yang penuh tekanan tersebut. Kini, keduanya menempuh jalan hidup masing-masing demi mencari kebahagiaan yang baru secara terpisah.
Sampul Novel Antara Tajir dan Hafidz Qur'an
8.7
Nadia adalah wanita ambisius yang terbiasa hidup dalam kemewahan. Namun, dunianya berubah saat ia bertemu Akbar, seorang penghafal Al-Qur'an yang sangat sederhana. Di tengah ambisinya, Nadia mulai meragukan nilai materi setelah mengenal spiritualitas Akbar. Kini ia bimbang antara menjaga gengsi sosial atau memilih cinta sejatinya. Sayangnya, keluarga Nadia menentang keras karena perbedaan kasta ekonomi. Mampukah mereka bersatu meski terhalang tembok status sosial?
Sampul Novel Bercinta Dengan Sang Presdir
9.0
Impian Alice Harper untuk menikah dengan Dean Walcott sirna akibat pengkhianatan adik tirinya. Dipermalukan di altar, Alice lari ke Birmingham untuk memulai lembaran baru. Namun, takdir mempertemukannya kembali dengan Dastan Lancaster, mantan kekasih yang dulu menghilang misterius. Pesona sang presdir membangkitkan cinta lama yang belum padam. Saat Dastan melamarnya secara tiba-tiba di depan publik, akankah Alice menemukan kebahagiaan sejati yang sempat hilang dari hidupnya?
Sampul Novel Buku Harian Seorang Pengacara Muda
8.3
Edward Cicero adalah pemuda ambisius yang sedang menempuh pendidikan demi menjadi pengacara profesional. Namun, langkahnya di sekolah hukum langsung diuji saat ia harus menangani kasus perdana melawan perusahaan asuransi raksasa. Edward kini terjebak dalam dilema moral yang berbahaya. Ia wajib memenangkan gugatan itu dengan segala cara, termasuk menempuh jalur kriminal, atau ia akan menghadapi konsekuensi pahit berupa pengusiran dari kampusnya.
Sampul Novel Dendam Menantu Kaya Raya
9.2
Tiga tahun lamanya Liam Hanza hidup menderita sebagai menantu yang dihina dan diperlakukan bak budak oleh mertuanya. Semua penghinaan itu ia telan demi sang istri, Yolanda Liandra. Namun, kesetiaannya hancur saat ia memergoki Yolanda berselingkuh. Kecewa dan terluka, Liam akhirnya membongkar identitas aslinya sebagai pewaris tunggal kekayaan ribuan triliun. Kini, keluarga Liandra bersujud memohon ampun, tetapi Liam siap membalas dendam dengan segala kekuasaannya.