Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Benih Rahasia sang Fuckboy

Benih Rahasia sang Fuckboy

Vania Clarista rela melepas hidup mewahnya demi cinta buta pada Edgar Emiliano, seorang playboy sekolah. Hubungan itu meninggalkan luka mendalam saat Vania hamil dan terpaksa berjuang sendirian. Demi menjaga kehormatan keluarga, ia memilih pergi dan membangun masa depan baru tanpa dukungan siapa pun. Enam tahun berlalu, mampukah takdir mempertemukan mereka kembali demi anak yang kian tumbuh, ataukah Vania tetap memilih bertahan dalam kemandiriannya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Di hotel tempat yang telah ditunjukkan oleh Anthony, Vania meminta bantuan kepada supir yang membawanya ke sana untuk membawa Edgar masuk ke dalam hotel tersebut.

Keren berjalan masuk dan mereka juga disambut hangat oleh para petugas hotel.

"Ada yang bisa kami bantu?"

Vania tidak menjawab, tetapi Iya berusaha mengambil handphone mirip Fighter yang ada di satu celananya dan setelah ia mendapatkan apa yang dicari Fanny langsung menunjukkan kepada tugas hotel tersebut sesuai petunjuk yang Antoni katakan tadi

Di luar dugaan Vania. Ternyata apa yang Anthony infokan kepadanya tadi, begitu mudah dan gampang ia kerjakan. Hanya dengan menunjukkan hasil transaksi Edgar dan hotel tersebut, mereka Langsung dibawah oleh petugas hotelnya dan petugas itu juga yang menunjukkan letak kamar yang telah Edgar booking sebelumnya.

Vania dan sopir taksi online itu meletakkan Edgar pada tempat tidur yang ada di kamar tersebut, lalu Driver itu pergi setelah Vania mengucapkan terima kasih kepadanya.

Akan tetapi saat berada hanya berdua dengan Edgar di kamar hotel tersebut, Vania tiba-tiba merasa bingung. Dia tidak tahu harus melakukan apa. Apakah ia harus meninggalkan Edgar sendirian di kamar hotel tersebut atau dia harus menunggu sampai Edgar terbangun.

Di tengah lamunannya tiba-tiba Vania tersentak kaget karena mendengar suara Edgar yang sedang meracau.

"Lu nggak usah ke mana-mana, temenin gue di sini. Kalau lu pergi, siapa yang bakal nemenin gue di sini? Gue nggak mau sendirian, gue mau lo selalu ada di samping gue."

Vania merasa heran saat mendengar ucapan yang keluar dari mulut Edgar. Vania sempat berpikir, apa mungkin ucapan yang dikatakan tadi itu benar untuk dirinya? Atau mungkin saat itu Edgar sedang mengigau dan bermimpi sedang bersama dengan salah satu gadis teman kencannya?

"Ah, nggak mungkin Edgar sedang bicara sama gue. Dia 'kan sedang tidur. Bisa saja dia sedang bermimpi," gumam Vania sembari mendekat ke arah tempat tidur yang saat ini sedang Edgar tempati.

Vania tersenyum. Ia merasa bahagia karena malam itu ia bisa memperhatikan wajah Edgar dari jarak yang begitu dekat. Bahkan saat itu, Vania juga bisa melihat pesona seorang Edgar yang semakin terlihat tampan saat sedang tertidur.

Perlahan Vania memberanikan diri untuk duduk di pnggiran kasur tempat Edgar berbaring saat itu, dan ia pun memberanikan diri menyentuh wajah Edgar dengan perlahan dan lembut.

Bagai sedang memilah sebuah kaca, Vania dengan penuh kehati-hatian mulai menyentuh alis yang ditumbuhi dengan bulu yang lebat. Lalu jemari lentik Vania erpindah pada hidung mancung yang tampak seperti menara Eiffel itu, dan jemari Vania terus ia gerakan hingga menyentuh bibir tipis Edgar.

Pesona seorang Edgar benar-benar membuat Vania lupa akan segalanya. Ia seolah terbius akan ketampanan yang Edgar miliki.

Sembari terus memperhatikan wajah Edgar yang sedang tertidur pulas, bibir Vania terus melengkungkan senyum karena saking bahagianya bisa menatap wajah sang pujaan hati dari jarak yang begitu dekat dan dalam durasi waktu yang cukup lama.

"Lo memang tampan, Edgar. Tidak salah kalau hati gue terpaut pada paras indah yang lo miliki. Seandainya, gue adalah wanita pilihan lo, pasti gue akan sangat bahagia karena bisa menjadi wanita yang ada di hati lo. Tapi sayangnya, lo terlalu angkuh sehingga, lo nggak akan pernah mau dekat bahkan menoleh pun enggan dengan wanita yang menurut lo bukanlah selera diri lo," gumam Vania sembari terus menatap wajah Edgar sambil tersenyum miris.

Tanpa diduga oleh Vania sebelumnya. Tiba-tiba mata Edgar terbuka lebar dan menatap dirinya dengan pandangan yang sulit diartikan. Bahkan seketika Edgar menarik tubuh Vania hingga kini posisinya Vania telah berada di bawah kukungan tubuh Edgar.

Tanpa bisa menguasai diri sendiri akhirnya Vania pasrah dan ikut terhanyut dalam permainan yang Eiger berikan pada tubuhnya Vania terhanyut dalam kelembutan belaian yang Edgar lakukan pada dirinya. Hingga pada titik penyatuan terjadi, beberapa detik Vania tersadar dan berusaha menolak dan melepaskan diri dari Edgar.

Akan tetapi, rayuan dan kelembutan Edgar kembali melemahkan hatinya hingga terjadilah malam panas dan menggairahkan antara keduanya.

Edgar dan Vania telah menyatu dalam satu aliran keringat yang sama-sama telah membasahi tubuh mereka. Hingga akhir dari puncak pergulatan itu Edgar dengan lantang menyuarakan nama seorang gadis yang sangat Vania kenali.

"Aahhh ... Amira!" teriak Edgar sembari menuntaskan hasrat yang saat itu siap meledak. Bahkan benih-benih itu bertaburan dengan suka cita dan penuh kehangatan pada rahim Vania.

Seketika tubuh Edgar terkulai lemas dan tak berdaya tepat di samping Vania.

Namun, berbeda halnya dengan Vania. Ia kini tengah mematung, terlentang dengan perasaan yang begitu menyesakkan hati dan perasaannya. Di mana ialah yang telah rela menyerahkan diri dan mengorbankan kehormatannya untuk seorang predator seperti Edgar Emiliano malam itu, tetapi justru nama salah seorang temannya-lah yang Edgar gaungkan.

Seketika tubuh Vania berasa remuk, seremuk hatinya yang kini merasakan penyesalan akan kebodohan dirinya.

Berjam-jam Vania hanya bisa terdiam sembari menatap kosong pasa hamparan plafon yang ada di dalam kamar itu. Tanpa ada pergerakan sedikitpun dan hanya suara dengkuran halus dari Edgar yang kini kembali terlelap di sampingnya.

Hingga akhirnya, Vania pun ikut tertidur karena lelah dan letih yang dirasakan oleh batin dan fisiknya malam itu. Lelah dan letih setelah melalui malam panjang, yang merupakan malam penuh kehancuran untuk dirinya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Pasti Bisa Tanpamu
7.8
Selama delapan bulan, seorang istri bertahan dalam siksaan batin dan diperlakukan layaknya pelayan oleh suami serta keluarga mertuanya. Ketakutan akan status janda membuatnya bungkam hingga pengkhianatan suaminya terungkap. Meski diusir dari rumah warisan orang tuanya sendiri akibat kelicikan mereka, ia kini bangkit dalam keadaan mengandung. Ia bertekad memulai lembaran baru demi membuktikan bahwa dirinya mampu meraih kesuksesan dan kemandirian tanpa mereka.
Sampul Novel Anak Milik CEO
8.8
Seorang wanita mendadak tegang saat bertemu kembali dengan Davero di dalam lift kantor. Pertemuan yang tak terduga itu berubah mencekam ketika sang CEO tampan memojokkannya ke dinding dengan tatapan tajam yang penuh dominasi. Meski sang wanita merasa ketakutan dan gugup, Davero dengan suara serak menegaskan bahwa ia tak akan membiarkannya pergi lagi. Sebuah klaim penuh ancaman pun terucap, menandai bahwa wanita itu kini adalah miliknya sepenuhnya secara mutlak.
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Cinta Terhalang Restu Abi
8.2
Aisyah Putri Rasyid terkejut saat Malik Putra Narendra, mantan kekasih masa SMA, muncul kembali setelah tujuh tahun berpisah. Dulu, Aisyah terpaksa memutuskan Malik tepat di hari kelulusan demi mematuhi perintah ayahnya. Ia bahkan mengembalikan tasbih pemberian Malik sebagai tanda berakhirnya hubungan mereka. Kini, tasbih itu mendadak muncul di depan pintu rumahnya, membangkitkan kenangan manis masa lalu. Akankah cinta lama mereka bersemi kembali?
Sampul Novel Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya
9.1
Tunanganku, dokter bedah ternama, tega merancang tiga puluh tiga kecelakaan demi menunda pernikahan kami. Ia terobsesi pada Kayla, residen baru, hingga membiarkanku jatuh dari atap dan menyebabkan kematian ibuku di penjara. Puncaknya, ia membiarkan Kayla menghancurkan pita suaraku saat operasi. Meski ayahku dulu menyelamatkan keluarganya, ia membalasnya dengan kekejaman. Kini, dalam kondisi lumpuh dan bisu, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya.
Sampul Novel Samuel Sang Pewaris
8.9
Samuel Lino Galaxi memilih kabur dari rumah dan menyamar sebagai Sam, seorang petugas kebersihan, demi menghindari tekanan keluarga. Hidupnya penuh penderitaan karena terus dihina oleh kekasihnya yang berselingkuh. Namun, saat sang ayah datang menjemput, Sam memutuskan berhenti bersembunyi. Ia bangkit mengambil takhta sebagai pewaris tunggal Galaxi Group yang sangat disegani, siap membalas dendam kepada semua orang yang dulu pernah merendahkan martabatnya.