Sampul Novel Ayah Si Preman Sekolah

Ayah Si Preman Sekolah

9.2 / 10.0
Seorang gadis mendapati dirinya terduduk di atas meja akibat ulah ayah dari preman sekolahnya. Pria berpenampilan terpelajar namun berjiwa berandal itu mengulum rokok di bibir sambil memerintahkannya dengan dingin. Ketegangan memuncak saat sang putra mendadak masuk ke ruangan. Demi menyembunyikan keberadaan gadis itu, sang ayah segera menekan kepalanya ke bawah meja. Di tengah situasi yang mendebarkan dan penuh rahasia tersebut, sang pria justru mulai melepaskan ikat pinggangnya.

Ayah Si Preman Sekolah Bab 1

Aku didudukkan di atas meja oleh ayahnya si preman sekolah.

Pria itu menggigit rokok di sudut bibirnya, wajahnya tampak seperti orang berpendidikan, tetapi kelihatan jelas aura brengseknya.

"Buka kakinya sedikit ... "

Tiba-tiba, preman sekolah masuk ke ruangan. Ayahnya langsung menekan kepalaku dan menyembunyikanku di bawah meja.

Detik berikutnya, dia langsung membuka ikat pinggangnya ...

Namaku Chastin Liana, aku adalah murid teladan yang penurut dan pintar di mata guru dan orang tua.

Di mata teman-teman, aku adalah primadona sekolah yang dingin dan sulit didekati, yang sudah menolak pernyataan cinta dari banyak pria.

Namun, mereka tidak tahu ... sebenarnya aku ini wanita murahan yang benar-benar tidak ada harganya.

Aku sudah berkali-kali membayangkan diriku diperkosa.

Namun, aku tak tertarik dengan pria seumuran.

Aku hanya suka pria dewasa dengan aroma rokok.

Hormon mereka membuatku tergila-gila.

Sayangnya, aku hanya seorang murid. Jadi tidak berani sembarangan mendekati om-om dan menanyakan apakah mereka mau memperkosaku.

Di hari-hari yang sepi dan hampa, aku hanya bisa mengandalkan jari-jari lentikku.

Hari ini ada pertemuan orang tua murid di sekolah, banyak om-om yang datang.

Ada om pekerja kasar yang kelihatan garang, ada juga yang kalem dan berwibawa. Tapi, yang paling membuatku terpikat adalah ayahnya si preman sekolah yang duduk sebangku denganku.

Dia memakai setelah jas rapi, tubuhnya tegap, wajahnya tegas dan tampan, kelihatan penuh percaya diri dan liar. Jakunnya menonjol, pinggulnya juga berisi. Auranya benar-benar kuat dan menggoda.

Sekilas saja sudah kelihatan seperti tipe yang bisa memuaskanku habis-habisan.

Begitu pertemuan dimulai dan guru mulai bicara di depan, aku malah diam-diam mengintip om dari balik pintu, seperti orang yang jatuh cinta diam-diam.

Kemeja putih yang dia pakai membentuk badannya yang kekar, lengannya digulung santai sampai kelihatan otot-otot lengannya yang kuat.

Pandanganku turun dan melihat bagian bawah perutnya yang tampak menojol, seolah celananya hampir tak mampu menahannya.

Punya om pasti sangat besar.

Kalau saja aku seorang pelacur, aku bisa langsung membuka sleting celananya dan kemudian menghisapnya ...

Pasti enak sekali, ya?

Sambil membayangkannya, tiba-tiba terjadi sesuatu yang agak sulit dijelaskan di bagian bawahku. Aku merasakan aliran hangat yang menyebar ...

Saat kupegang, astaga, ternyata aku sudah basah.

Aku tidak tahan dan reflek menyentuhnya, hanya sekali sentuhan, rasanya hampir tidak kuat lagi.

Aku langsung panik, buru-buru kabur sebelum ada yang melihat.

Wajah dan tubuh om terus terbayang di kepalaku.

Aku sangat ingin diperkosa oleh om.

Aku bilang pada diriku sendiri kalau hari ini ada banyak orang, jadi harus jaga sikap. Tapi tubuhku seolah berkata, 'jangan pura-pura, kamu butuh orang untuk menenangkanmu sekarang juga.'

Karena benar-benar tak bisa menahan diri, aku diam-diam masuk ke ruang kelas.

Aku memejamkan mata, duduk di bangku dengan kaki terbuka, membayangkan diriku sebagai wali kelas, lalu menarik om masuk ke ruang kantor.

"Ayahnya Ben, kamu pasti nggak mau Ben dibuli di sekolah, 'kan?"

Sambil bicara, aku pun berjongkok, lalu ...

Semakin dipikirkan, aku semakin terbawa suasana. Tubuhku terasa panas, jantung berdetak kencang, napasku pun makin terengah-engah dan gerakan tanganku juga makin cepat ...

Tepat saat aku hampir mencapai puncaknya, tiba-tiba terdengar suara dari luar.

Aku langsung membuka mata lebar-lebar karena kaget dan panik.

Namun, belum sempat aku merapikan jejak menggoda itu, seseorang sudah mendorong pintu dan masuk.

Dengan panik, aku buru-buru menarik turun rokku, lalu mendongak dengan wajah penuh rasa bersalah.

Ternyata yang berdiri di depanku itu ... ayahnya Ben, si preman sekolah.

Kenapa dia bisa ada di sini? Apa dia melihat semuanya?

Dia melirik ke arah namaku, lalu berkata dengan nada tegas,

"Chastin, ruang kelas itu tempat untuk menuntut ilmu. Bukannya belajar, kamu malah melakukan hal-hal yang nggak pantas?"

"om ... om, aku ... "

Sebenarnya om tidak tahu, sejak pertama kali dia mengantar anaknya ke sekolah, aku sudah menyukainya diam-diam.

Sejak saat itu, aku selalu menunggunya di depan gerbang sekolah setiap hari, hanya untuk melihatnya.

Aku berkali-kali membayangkan bagaimana pertemuan kami nanti, tapi tak pernah menyangka akan seburuk ini.

Aku menunduk, malu dan hampir menangis.

Ketahuan melakukan hal seperti ini, aku benar-benar tidak tahu harus menjelaskan apa.

om pasti akan menganggap aku perempuan nakal yang tak tahu malu.

Pada saat yang sama, om melambaikan ponselnya, lalu mendekat dan berbisik di telingaku,

"Chastin, om sudah merekam semua yang kamu lakukan tadi. Tadi gurumu sempat memuji kamu itu murid teladan, lho. Bagaimana kalau videonya kukasih lihat ke gurumu ... "

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Ayah Si Preman Sekolah

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Derita Menantu Jelita
8.2
Kecelakaan tragis yang melumpuhkan sang suami memaksa ayah mertua tinggal bersama mereka. Namun, situasi di rumah tangga dalam novel modern misteri Derita Menantu Jelita ini kian mencekam saat sang suami bertekad mendapatkan keturunan demi garis keluarga. Sebuah rencana nekat dijalankan; ia diam-diam mencampurkan obat ke dalam minuman istri dan ayahnya sendiri. Keputusan gelap tersebut seketika mengubah segalanya, menyeret kehidupan mereka ke dalam pusaran konflik yang tak lagi terkendali.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Shila merintih kesakitan saat Sam mulai merasuki dirinya dengan penuh gairah. Dalam suasana yang mencekam dan penuh risiko, Sam berbisik lirih agar Shila mengecilkan suaranya. Ia memperingatkan gadis itu bahwa orang tuanya bisa mendengar aktivitas rahasia mereka di dalam rumah tersebut. Ketegangan memuncak saat mereka berusaha menyembunyikan hubungan terlarang ini dari pendengaran ayah dan ibu Shila yang berada sangat dekat dengan mereka.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan