Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel ANAK CEO TAMPAN

ANAK CEO TAMPAN

Candice menjadi korban jebakan keji mantan suaminya yang berujung pada malam bersama pria asing. Empat tahun berlalu, ia kembali ke tanah air bersama putra kecilnya yang cerdas, tampan, dan jenius. Tak disangka, takdir mempertemukannya kembali dengan ayah biologis sang anak. Di tengah rencana balas dendam yang membara terhadap pria yang telah menghancurkannya, akankah Candice menemukan kebahagiaan sejati bersama keluarga kecilnya yang baru?
Bab
Bagikan

Bab 1

Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.

Tolong berikan like dan komen.

Haappy reading

...

Panas......

Sekujur tubuhku terasa panas bagaikan sedang dipanggang di atas bara api.

Candice Cheng dengan kepala yang pusing dan pandangan yang kabur pergi menggenggam tangan seseorang.

Candice Cheng ingin meminta pertolongan, di dekat hidungnya tercium aroma seorang lelaki yang pekat, terhembus ke dirinya, mulut mungilnya yang terbuka sedikit telah disumpal dengan paksa.

Instingnya mengatakan untuk melakukan perlawanan, tapi, sang pria tidak memberikannya kesempatan sama sekali, tubuhnya mendekat, memisahkan kedua kelopak bibirnya, menelan seluruh dirinya.

Reaksi menolak ciuman dari seorang pria asing dan melakukan perlawanan yang seharusnya dilakukan......

Tapi, kenapa tubuhnya malah penuh dengan gairah?

Sedetik kemudian, terasa sebuah rasa sakit bagaikan telah robek dari bagian bawah tubuh......

Sebuah rasa yang begitu sakit menyerangnya......

Di pagi hari.

Cahaya matahari yang berwarna keemasan menembus kaca jendela menyinari tirai jendela yang megah, menerangi seluruh hiasan dan perabotan ruangan......

Terdapat baju yang berserakan di atas karpet putih, dan samar-samar terkandung suatu aroma khas sehabis percintaan yang panas di udara.

Di atas ranjang, terlihat sesosok tubuh wanita yang ramping dengan selimut yang tidak menutupi seluruh bagian tubuhnya.

Sebuah wajah oval yang indah, dengan paras yang menawan, kulit putih bagaikan salju, dan rambut hitam pekat yang menutupi bahunya, samar-samar bisa terlihat sebuah bekas merah akibat sentuhan yang kasar.

Bagaikan bunga cherry sedang bermekaran di sekujur tubuhnya.

Di tengah kepulasan tidurnya, secara perlahan, Candice Cheng mendengar suara terbukanya pintu yang kuat, meskipun dirinya sangat tidak ingin membukakan mata, tapi, pikirannya tetap memaksa dirinya untuk bangun.

Candice Cheng membukakan matanya.

Di luar pintu yang megah, terlihat wajah Andreas Lu suaminya yang begitu galak dan mengerikan, dan disampingnya juga terdapat ibu mertua dan adik iparnya dengan ekspresi yang sangat kaget.

"Andreas......" Candice Cheng menggosok-gosok matanya, ketika pandangan matanya terjatuh pada seprei ranjang, selimut, lantai, dan seluruh ruangan, pikiran Candice Cheng sempat hampa untuk sejenak.

Ini bukanlah kamarnya, di mana ini?

"Andreas...... Di mana ini?" Candice Cheng bertanya terhadap seorang pria yang berdiri di samping pintu dengan ekspresi wajah yang murung.

Andreas Lu tertawa dingin sejenak, wajah yang tampan penuh dengan kesinisan, bertanya dengan keras, "Kamu masih punya muka untuk menanyakanku ini di mana, seharunya kamulah yang katakan, dengan pria prostitusi mana kamu menginap semalam!"

Pria prostitusi?

Candice menyipitkan matanya, dengan teliti mengingat apa yang telah terjadi semalam, tapi dia sudah tidak mengingat apapun lagi, memori terakhir yaitu telah meminum sedikit bir dengan Debby di sebuah caffee.

Tepat pada saat ini, terlihat adik iparnya Angie Lu dan ibu mertuanya Sherry Chen masuk ke dalam dari belakang Andreas Lu, sang ibu berkata terhadap putri disampingnya, "Angie, fotolah dengan baik, foto dengan jelas penampilan kakak iparmu yang telah bersetubuh dengan pria lain."

Bersetubuh dengan pria lain? Kepala Candice C seketika hampir meledak.

"Aku...... Aku tidak begitu......" Candice Cheng menggelengkan kepalanya sekuat tenaga, hendak menjelaskannya.

Tapi pada saat ini, ibu mertuanya Sherry Chen berjalan ke samping ranjang, dan menarik rambut panjangnya, lehernya tertarik dan merasa kesakitan, lalu memperlihatkan dada yang terus tertutupi oleh rambut panjang, di leher, terdapat belasan jejak ciuman yang menusuk mata, terpapar dengan jelas.

"Fotolah, foto dengan jelas." Sherry Chen berkata terhadap putrinya.

Angie Lu sambil memfoto dengan antusias, sambil tertawa sinis, "Kakak ipar, betapa bahagianya kamu semalam!"

Candice menundukkan kepala karena merasa sangat sakit, melihat bekas-bekas di dadanya yang entah kapan telah terbentuk, pikirannya telah muncul gambaran yang memalukan, dia mengira itu adalah sebuah mimpi......

Ternyata bukan.

Candice Cheng dengan panik pergi melihat wajah Andreas Lu yang tampan, tapi terlihat wajah sang pria begitu murung, dengan pandangan mata yang dingin dan tajam menatapnya, tatapannya bagaikan sedang menatap setumpuk sampah, "Bagus sekali, Candice Cheng, baru saja menikah selama setengah tahun, kamu bahkan sudah berani untuk berselingkuh, aku tidak peduli dengan siapa kamu melewati hari malam kemarin...... tapi persiapkanlah dirimu baik-baik untuk perceraian!"

Setelah melontarkan perkataan ini, dia tidak lagi sudi untuk melihat Candice Cheng lebih lama dan membalikkan badan pergi meninggalkan tempat.

Raut wajah Candice Cheng, seketika menjadi pucat pasi.

Cerai?

"Tidak, Andreas, dengarkan aku...... bukan seperti itu......" Seluruh tubuh Candice Lu masih tidak mengenakan pakaian, lalu buru-buru menarik selimut menutupi tubuhnya, hendak pergi mengejar.

Tapi pada saat ini, badannya telah di tarik dan dihempaskan ke ranjang dengan kuat oleh sebuah tenaga, yaitu oleh ibu mertuanya Sherry Chen, Candice Cheng dengan kaget menatapnya, "Ma......"

"Kamu tidak berhak memanggilku mama, dasar siluman rubah yang tidak tahu malu, beraninya kamu berselingkuh dengan pria lain di balik punggung putraku, sungguh telah mempermalukan seluruh wajah keluarga kami, aku katakan padamu, keluarga kami tidak akan pernah bisa menerima keberadaan wanita gampangan seperti kamu."

"Ma, aku telah selesai memfotonya." Angie Lu dengan bangga berkata sambil menggenggam ponselnya.

"Candice , di ponselnya Angie telah memiliki bukti atas perselingkuhanmu, kalau kamu sadar diri, segeralah bercerai dengan Andreas Lu, kalau tidak, aku akan mengirimkan fotomu ini kepada pengacara, dan menyatakan perceraian."

Andreas Lu membukakan pintu mobil Porsche, di posisi kursi samping pengemudi, terdapat sesosok orang dengan tubuh yang ramping duduk disana, melihatnya telah masuk ke dalam, bibir merahnya membentuk sebuah lekukan senyuman, "Kak Andreas? Apakah rencananya berhasil?"

Andreas Lu mengulurkan tangan, dan memeluknya, menekan kepala sang gadis, dan menciumnya dengan ganas, sepasang tangan sang gadis mengelilingi leher dia, langsung menciumnya dengan tidak rela untuk berpisah.

Setelah sebuah ciuman panas telah berlalu, Andreas Lu dengan lembut menempelkan keningnya dengan kening sang gadis sambil tersenyum.

"Debby, dalam waktu dekat, aku sudah akan bisa meminangmu."

"Hmm, aku telah menantikan ucapan seperti ini darimu begitu lama."

Setelah mengatakannya, Debby memegang wajahnya yang tampan, dan mengambil inisiatif untuk mendekatkan diri kearahnya menciumnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ilusi Cinta yang Kukira Abadi
8.9
Setelah dikhianati sahabat masa kecilnya, Monica menemukan kebahagiaan baru saat Simon, seorang miliarder terpandang, menikahinya. Lima tahun berlalu dalam limpahan kasih sayang, hingga Monica tidak sengaja mengungkap kebenaran pahit. Simon rupanya hanya memanfaatkan pernikahan mereka demi melindungi Cita, wanita yang dicintainya secara rahasia. Menyadari seluruh hidupnya hanyalah kepura-puraan, Monica memutuskan untuk merencanakan kematian palsunya sendiri melalui sebuah insiden tenggelam agar bisa menghilang selamanya.
Sampul Novel KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN
8.2
Dunia Sahira yang tenang runtuh seketika saat ia memergoki suaminya berkhianat dengan sahabatnya sendiri. Di tengah kehancuran hati akibat pengkhianatan ganda tersebut, harapan muncul dari arah yang tak terduga. Seorang miliarder dari masa lalu kembali hadir dalam hidupnya, menawarkan perlindungan dan mengajak Sahira untuk menyembuhkan luka bersama. Akankah momen ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Sahira setelah dikhianati secara menyakitkan?
Sampul Novel Lovers
8.9
Pertemuan tak terduga di kelab malam saat tahun baru menjadi awal kisah Ryan Bagaskara dan Kanaya Putri Soemardi. Meski Kanaya tak sengaja mengotori bajunya, Ryan justru jatuh hati pada pandangan pertama. Namun, hubungan mereka terhalang tembok besar karena ayah Kanaya berniat menjodohkan putrinya dengan Gilang Witjaksono. Situasi kian rumit sebab Gilang, anak pejabat negara itu, ternyata masih kerabat Ryan. Ryan kini harus berjuang demi cinta di tengah restu yang sulit didapat.
Sampul Novel Misi Rahasia sang Pewaris
9.3
Zara, ahli waris kaya raya, memilih menyamar jadi staf biasa demi memantau kondisi internal perusahaannya. Di sana, ia berurusan dengan Arman, manajer dingin yang sangat ambisius. Namun, situasi menjadi rumit saat Zara menemukan ancaman internal yang membahayakan bisnis keluarga. Kini ia terjepit dalam dilema besar: mengungkap jati dirinya demi menyelamatkan aset perusahaan atau tetap bersembunyi di balik topengnya. Rahasia gelap industri pun mulai terkuak perlahan.
Sampul Novel Miss Liar
8.1
Sandra, wanita yang tumbuh di panti asuhan, menyimpan dendam atas masa lalunya. Setelah melarikan diri dari jeratan rentenir di desa, ia memalsukan ijazah demi bertahan hidup di kota. Di sana, ia mencari ibunya dan bertemu Hardy, CEO stasiun TV yang bersimpati padanya. Namun, ia juga memikat hati Bayu, pengusaha sukses yang menyembunyikan identitasnya sebagai pewaris hotel mewah. Di tengah ambisi dan rahasia, Sandra harus menghadapi Nina, sahabat masa kecil yang mengkhianatinya.
Sampul Novel MY HUSBAND'S A HANDSOME CEO
9.7
Mempunyai suami seorang CEO yang rupawan dan kaya raya memang menjadi impian banyak orang. Namun, di balik keberuntungan itu, tersimpan tantangan besar untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Ada banyak wanita di luar sana yang terobsesi dan siap melakukan segala cara demi merebut posisi sang istri sah. Anda harus ekstra waspada menghadapi berbagai godaan serta rencana licik yang mengincar kebahagiaan pernikahan Anda dengan sang pria idaman.